A A A A A


Pencarian

Yohanes 16:1
“Semua ini Ku-katakan supaya kalian masing-masing tidak meninggalkan kepercayaanmu kepada-Ku.


1 Korintus 2:5
Dan hal itu baik, karena dengan demikian kepercayaan kalian atas dasar kuasa Allah saja — bukan atas dasar hikmat manusia.


Titus 1:11
Kita harus hentikan mereka supaya tidak mengajar lagi, karena ajaran mereka itu menyebabkan kepercayaan banyak keluarga beriman menjadi kacau — baik itu orang tua maupun anak-anak. Dan mereka juga memakai ajaran palsu itu sebagai alasan untuk minta uang.


Ibrani 10:23
Marilah kita berpegang teguh kepada kepercayaan kita itu — yaitu segala sesuatu yang kita harapkan dan akui! Karena Dia sangat setia untuk memenuhi segala sesuatu yang Dia janjikan.


Ibrani 11:4
Oleh karena Habel percaya penuh kepada Allah, dia mempersembahkan kurban yang lebih baik dari kurban yang dipersembahkan oleh Kain. Karena itu Allah berkenan kepada Habel dan menerima dia sebagai orang benar. Jadi biarpun Habel sudah lama mati, tetapi karena kepercayaannya itu, dia masih menjadi teladan bagi kita.


Ibrani 11:8
Dan kepercayaan Abraham adalah contoh juga: Dia percaya penuh kepada Allah ketika dia disuruh pergi ke negeri lain — yaitu negeri yang Allah janjikan akan diwariskan kepadanya dan keturunannya. Lalu dengan percaya penuh dia berangkat walaupun dia belum tahu ke mana dia harus pergi.


Ibrani 11:11
Kepercayaan Abraham juga menjadi teladan ketika Sara akan melahirkan Isak. Biarpun mereka sudah tua dan Sara mandul, tetapi Allah membuat Sara bisa mengandung, sehingga mereka mendapatkan keturunan. Hal ini terjadi karena Abraham percaya penuh bahwa Allah setia dan akan menepati janji-Nya.


Ibrani 11:17
Abraham juga menjadi contoh ketika kepercayaannya diuji oleh Allah — yaitu ketika Allah menyuruh dia untuk mempersembahkan Isak. Abraham percaya penuh, lalu dengan rela mengurbankan anak satu-satunya (melalui Sara) — biarpun Abraham sudah menerima janji-janji Allah,


Ibrani 11:36
Dan ada juga di antara mereka yang tetap bertahan ketika kepercayaan mereka diuji — walaupun mereka diejek dan dipukuli habis-habisan, atau ditinggalkan dalam penjara dalam keadaan terikat dengan rantai besi.


Ibrani 11:39
Sekarang, orang-orang itu menjadi contoh yang baik bagi kita, karena sudah terbukti bahwa mereka percaya penuh kepada Allah. Biarpun mereka mati sebelum menerima apa yang sudah Allah janjikan, Allah tetap senang kepada mereka karena kepercayaan mereka.


Ibrani 11:40
Karena rencana Allah bukan hanya untuk mereka saja, tetapi untuk kita juga. Allah menetapkan bahwa lebih baik mereka menunggu kita, dan ketika kepercayaan kita sudah selesai diuji dan disempurnakan, barulah kita semua menerima berkat yang luar biasa yang disediakan bagi kita!


Yakobus 2:18
Tetapi akan ada orang yang menentang saya dengan berkata, “Tetapi saya tidak seperti kamu! Saya percaya penuh tanpa harus membuktikannya melalui perbuatan.” Tetapi saya menjawab orang seperti itu, “Bagaimana saya bisa tahu kalau kepercayaanmu itu benar-benar ada atau omong kosong saja kalau kamu sendiri tidak pernah membuktikannya? Saya yakin kita lebih baik membuktikan kepercayaan kita kepada Kristus lewat kasih dalam perbuatan!”


Yakobus 2:19
Sebagai contoh, kamu mengatakan bahwa kamu mempunyai kepercayaan karena kamu yakin bahwa hanya ada satu Allah. Oh kamu sungguh hebat! Setan-setan pun percaya seperti kamu! Dan mereka gemetar ketakutan karena mereka sudah tahu bahwa ‘kepercayaan’ mereka itu tidak mampu menyelamatkan mereka dari neraka.


Yakobus 2:20
Janganlah begitu bodoh! Kalau kamu masih memerlukan bukti bahwa kepercayaan yang tidak ditunjukkan lewat perbuatan tidak ada artinya, pikirkanlah contoh ini:


Yakobus 2:22
Jadi, kita bisa melihat bahwa kepercayaan dan perbuatan Abraham bekerja sama. Maksudnya, kepercayaannya dilengkapi karena ada perbuatan yang membuktikannya.


Yakobus 2:25
Begitu juga dengan Rahab — yaitu pelacur yang menerima dua orang mata-mata yang diutus oleh Yosua. Kepercayaannya menjadi nyata lewat perbuatannya ketika dia mengajak mereka berdua pulang melalui jalan lain, dan karena itu dia diterima sebagai perempuan yang benar dan diselamatkan.


Wahyu 1:9
Saya Yohanes adalah saudara seiman kalian yang juga sering mengalami penganiayaan seperti yang kalian sedang alami karena mengikut Yesus. Oleh karena itulah kita belajar bertahan dalam kepercayaan kita kepada-Nya dan menjadi sabar menanti saatnya Allah memerintah sebagai Raja di dunia ini dengan nyata. Oleh karena saya memberitakan Firman Allah dan bersaksi tentang Yesus, maka saya juga ditangkap lalu diasingkan oleh pemerintah kerajaan Roma ke pulau Patmos.


Indonesian Bible (TSI) 2013
Yayasan Alkitab BahasaKita