A A A A A


Pencarian

Matius 1:23
“Seorang perawan akan mengandung dan melahirkan seorang Anak laki-laki, dan Dia akan dinamakan Imanuel.” (Nama Imanuel berarti, “Allah bersama dengan kita.”)


Matius 7:2
Karena sebagaimana kamu menghakimi orang lain, demikian juga kamu akan dihakimi oleh Allah. Dan seberat hukuman yang kamu berikan kepada orang lain, seberat itulah hukuman yang akan diberikan Allah kepadamu.


Matius 7:7
“Mintalah terus kepada Allah, maka kamu akan menerimanya. Carilah terus, maka kamu akan menemukannya. Ketuklah terus, maka pintu akan dibukakan bagimu.


Matius 7:16
Kalian bisa mengenal nabi-nabi palsu dari ajaran dan perbuatan mereka. Sebagaimana buah anggur atau buah ara tidak dihasilkan dari tumbuhan liar yang berduri, begitu juga orang jahat tidak bisa menghasilkan hal-hal yang baik.


Matius 10:8
Sembuhkanlah orang-orang sakit, hidupkanlah orang-orang mati, sembuhkanlah orang-orang yang berpenyakit kulit yang menular, dan usirlah setan-setan. Sebagaimana kamu masing-masing sudah diberkati Allah dengan cuma-cuma, begitu jugalah kamu dengan cuma-cuma menolong dan memberkati orang-orang lain.


Matius 10:19
Apabila kamu diadili, janganlah kuatir tentang apa yang akan kamu katakan atau bagaimana kamu harus membela diri. Karena pada saat itu juga akan diberitahukan kepadamu tentang apa yang harus kamu katakan.


Matius 11:18
Artinya begini: Kalian menolak pekerjaan Allah — bagaimana pun bentuknya. Karena waktu Yohanes Pembaptis sedang melayani Tuhan di antara kalian, dia sering berpuasa dan tidak minum air anggur. Tetapi kalian berkata, ‘Dia dikuasai setan.’


Matius 12:34
Hei! Kamu keturunan ular berbisa! Bagaimana mungkin kamu orang jahat mengeluarkan kata-kata yang baik?! Karena kata-kata yang keluar dari mulut orang tergantung dari hati orang itu.


Matius 13:52
Lalu Dia berkata lagi, “Jadi karena kalian sudah mengerti semua itu, kalian juga akan mengerti hal ini: Setiap kalian yang menjadi guru ajaran-ajaran tentang kerajaan Allah ini hendaklah menjadi seperti seorang tuan rumah yang berhikmat: Orang seperti itu mengerti bagaimana menggunakan semua harta yang sudah disimpannya — baik yang baru maupun yang lama.”


Matius 16:15
Lalu Dia bertanya lagi, “Tetapi bagaimana pendapat kalian tentang Aku?”


Matius 17:25
Jawab Petrus, “Dia selalu bayar!” Lalu ketika Petrus masuk ke dalam rumah di mana Yesus tinggal, sebelum dia sempat berbicara, Yesus bertanya kepadanya, “Menurut kamu, dari orang yang bagaimanakah raja-raja selalu menagih pajak? — Apakah mereka menagihnya dari keluarga dekat mereka sendiri, atau dari orang-orang lain?”


Matius 18:15
“Kalau saudara seimanmu bersalah kepadamu, pergilah secara pribadi kepadanya dan beritahukanlah kesalahan yang sudah dilakukannya. Kalau dia mengakui kesalahannya dan bertobat, kamu sudah berdamai kembali dengan saudaramu itu.


Matius 18:16
Tetapi kalau dia tidak mau mengakui kesalahannya, bertemu dengan dia lagi bersama satu atau dua orang saudara seiman yang lain. Hal itu dilakukan supaya seperti peraturan dari Hukum Taurat yang mengatakan, ‘Setiap masalah harus didukung oleh dua atau tiga orang saksi mata, barulah masalah itu bisa diputuskan secara resmi.’


Matius 18:17
Kalau dia masih menolak mendengarkan saksi mata itu juga, beritahukanlah hal itu kepada semua jemaat. Dan kalau dia tidak mau juga menerima nasihat jemaat, biarlah semua saudara seiman menjauhkan diri dari dia — sebagaimana orang Israel tidak berhubungan dengan orang-orang yang tidak mengenal Allah dan para penagih pajak.


Matius 18:21
Lalu Petrus mendekati Yesus dan bertanya, “Tuhan, kalau saudara seiman saya terus melakukan kesalahan kepada saya, sampai berapa kali saya harus memaafkan dia? Apakah cukup tujuh kali?”


Matius 18:23
“Biarlah Aku menjelaskan kenapa Aku menjawab seperti itu: Keadaan di antara saudara-saudara seiman dalam kerajaan Allah adalah seperti cerita ini: Pada suatu hari ada seorang raja yang mau membereskan perhitungan uang yang dia pinjamkan kepada pegawai-pegawainya.


Matius 19:27
Lalu Petrus berkata kepada-Nya, “Bagaimana dengan kami? Kami sudah meninggalkan semua milik kami dan mengikut Engkau. Jadi apa yang akan kami dapatkan?”


Matius 19:29
Dan setiap orang yang sudah meninggalkan rumahnya, saudara-saudarinya, orang tuanya, anak-anaknya, atau ladangnya karena mengikut Aku, maka seratus kali lipat yang serupa akan diterimanya kembali, dan dia juga akan menerima hidup yang selama-lamanya.


Matius 21:22
Segala sesuatu yang kamu minta dalam doa, percayalah bahwa Allah sedang memberikannya, maka kalian akan menerimanya.”


Matius 22:12
Lalu raja berkata kepada orang itu, ‘Kawan, bagaimana kamu bisa masuk ke sini tanpa memakai pakaian seragam?’ Tetapi orang itu tidak bisa menjawabnya.


Matius 22:15
Kemudian beberapa anggota kelompok Farisi pergi meninggalkan Yesus dan mengatur rencana bagaimana menjebak-Nya. Mereka mau membujuk Yesus supaya Dia melawan aspirasi umum para orang Yahudi atau mengatakan sesuatu yang melawan pemerintah. Waktu itu beberapa teman Raja Herodes juga hadir.


Matius 22:42
“Bagaimana pendapat kalian tentang si Kristus? Nanti Dia datang sebagai keturunan siapa?” Jawab mereka, “Keturunan Raja Daud.”


Matius 23:33
“Kalian sama saja seperti ular berbisa! Nenek moyang kalian pun ular berbisa! Bagaimana mungkin orang-orang seperti kalian bisa melarikan diri dari hukuman neraka?! Memang tidak mungkin.


Matius 24:10
Kemudian banyak orang akan berhenti percaya kepada-Ku karena penganiayaan itu. Dan orang-orang yang sebelumnya kalian anggap sebagai saudara seiman akan membenci kalian dan menyerahkan kalian kepada para penguasa.


Matius 24:14
Kabar Baik tentang bagaimana Allah mendirikan kerajaan-Nya akan diberitakan ke seluruh dunia, supaya orang-orang dari semua suku bangsa mendapat kesempatan untuk percaya kepada berita keselamatan itu. Sesudah itu barulah terjadi akhir dari dunia ini.


Matius 24:38
[ 38-39 ] Karena pada hari-hari sebelum banjir besar itu datang, orang-orang tidak pernah berpikir bahwa bencana akan menimpa mereka. Mereka sibuk makan dan minum, laki-laki menikahi perempuan, dan perempuan dinikahi laki-laki. Mereka terus hidup sebagaimana biasanya sampai tiba waktunya Nuh masuk ke dalam perahu besar dan tiba-tiba banjir itu datang dan membinasakan mereka. Sebelum Aku — Anak Manusia, datang kembali, seperti itu jugalah nanti keadaan orang-orang yang tidak percaya kepada-Ku.


Matius 26:4
Mereka mengatur rencana secara diam-diam bagaimana caranya menangkap dan membunuh Yesus.


Matius 27:1
Pagi-pagi sekali pada besok harinya, semua imam kepala dan pemimpin Yahudi mengatur rencana bagaimana mendorong gubernur pemerintahan Roma untuk membunuh Yesus.


Matius 27:3
Pada waktu Yudas — yaitu orang yang menjual Yesus, melihat bahwa Yesus dijatuhi hukum mati, maka dia menyesali perbuatannya. Lalu ketiga puluh keping uang perak yang sudah diterimanya itu, dia kembalikan kepada imam-imam kepala dan para pemimpin Yahudi.


Markus 3:6
Sesudah orang-orang Farisi keluar dari rumah pertemuan itu, mereka langsung bertemu dengan teman-teman raja Herodes untuk mengatur rencana bagaimana caranya untuk membunuh Yesus.


Markus 4:16
Dan bibit yang jatuh di tanah yang berbatu-batu seperti orang-orang yang mendengarkan ajaran dari Allah dan langsung menerimanya dengan senang hati.


Markus 4:20
Dan bibit yang jatuh di tanah yang subur sama seperti orang-orang yang mendengarkan ajaran dari Allah dan menerimanya dengan sepenuh hati. Seperti tanah yang subur itu, mereka menghasilkan banyak buah — seperti satu tanaman yang menghasilkan tiga puluh, atau enam puluh, atau pun seratus biji.”


Markus 4:24
Lalu Yesus berkata lagi kepada mereka, “Apa yang Aku ajarkan, kalian masing-masing harus menyimpannya dengan baik di dalam hatimu. Karena sebagaimana kamu berusaha untuk mengerti ajaran-Ku, begitu juga Allah akan menambahkan kemampuan kepadamu untuk memahaminya. Bahkan Dia akan menambahkan lebih banyak hikmat lagi.


Markus 4:27
Sesudah menabur bibit itu, dia pergi dan hidup seperti biasa. Dia tinggal siang dan malam tanpa merasa kuatir tentang bibit itu. Dengan sendirinya bibit itu bertunas dan terus bertumbuh, tetapi orang itu tidak mengerti bagaimana caranya bibit itu bisa bertumbuh.


Markus 5:19
Tetapi Yesus tidak setuju. Dia berkata kepada orang itu, “Pulanglah dan ceritakanlah kepada keluargamu dan orang-orang di kampungmu bagaimana Allah sudah mengasihi dan menolongmu.”


Markus 5:20
Lalu orang itu pergi ke propinsi Sepuluh Kota dan dia menceritakan bagaimana caranya Yesus menolong dia secara luar biasa. Dan semua orang yang mendengarkan kesaksiannya itu menjadi heran.


Markus 8:18
Kalian punya mata dan telinga — bukan?! Kalau begitu kenapa sampai kalian tidak bisa melihat atau mendengar?! Bagaimana kalian sampai bisa lupa kejadian yang kalian sendiri saksikan?!


Markus 8:29
Lalu Dia bertanya lagi kepada mereka, “Tetapi bagaimana pendapat kalian tentang Aku?” Petrus menjawab, “Engkau adalah Kristus yang sudah Allah janjikan.”


Markus 10:28
Lalu Petrus berkata kepada-Nya, “Bagaimana dengan kami? Kami sudah meninggalkan semua milik kami dan mengikut Engkau.”


Markus 12:12
Pemimpin-pemimpin Yahudi yang sedang mendengarkan perumpamaan itu, tahu bahwa merekalah yang Yesus maksudkan sebagai petani-petani yang jahat itu. Karena itu mereka mencari cara bagaimana menangkap Yesus. Tetapi mereka takut kepada orang banyak yang juga hadir di situ, jadi mereka pergi meninggalkan Dia.


Markus 14:64
Kalian sendiri sudah mendengar dia menghina Allah! Jadi bagaimana menurut kalian?” Lalu mereka semua memutuskan untuk menjatuhkan hukuman mati kepada-Nya.


Lukas 1:18
Lalu Zakaria berkata kepada malaikat itu, “Bagaimana saya bisa yakin bahwa apa yang engkau katakan itu benar-benar akan terjadi? Saya dan istri saya sudah terlalu tua untuk bisa mendapatkan anak kandung!”


Lukas 1:34
Lalu Maria berkata kepada malaikat itu, “Wah! Bagaimana mungkin semua hal itu akan terjadi?! Karena saya masih perawan.”


Lukas 1:77
Maksudnya, kamu akan memberitahukan kepada umat-Nya bagaimana caranya supaya mereka dapat diselamatkan melalui pengampunan dosa mereka.


Lukas 2:30
Dengan mata saya sendiri, saya sudah melihat bagaimana Engkau akan menyelamatkan umat-Mu


Lukas 2:31
dan bagaimana caranya Engkau akan menyelamatkan orang-orang dari setiap suku dan bangsa.


Lukas 3:6
Dengan demikian setiap orang akan mendapat kesempatan untuk mengerti bagaimana caranya dia dapat diselamatkan oleh Allah.”


Lukas 3:14
Bahkan ada tentara-tentara yang bertanya kepadanya, “Dan bagaimana dengan kami? Apa yang harus kami lakukan?” Jawabnya kepada mereka, “Jangan memakai kekerasan, ancaman, atau tuduhan-tuduhan palsu kepada seseorang supaya kamu mendapatkan uang dari dia. Puaskanlah dirimu dengan gajimu.”


Lukas 4:22
Awalnya semua orang mengatakan hal-hal yang baik tentang Yesus. Ada yang berkata, “Setiap ajarannya sangat bagus dan enak didengar.” Dan ada juga yang heran dan berkata, “Wah, bagaimana mungkin anak Yusuf bisa mengajar seperti ini?!”


Lukas 6:31
Dan sebagaimana kalian masing-masing inginkan supaya orang-orang lain lakukan kepadamu, lakukanlah seperti itu juga kepada mereka.


Lukas 7:33
Artinya begini: Kalian selalu menolak pekerjaan Allah — bagaimana pun bentuknya. Karena waktu Yohanes Pembaptis sedang melayani Tuhan di antara kalian, dia sering berpuasa dan tidak minum air anggur. Tetapi kalian berkata, ‘Dia dikuasai setan.’


Lukas 8:13
Bibit yang jatuh di tanah yang berbatu-batu menggambarkan orang-orang yang ketika mendengarkan ajaran dari Allah menerimanya dengan senang hati. Tetapi ajaran itu tidak bisa tumbuh di dalam hati mereka. Mereka percaya hanya sebentar saja. Ketika mereka mendapat kesulitan dalam hidup mereka, mereka meninggalkan ajaran itu.


Lukas 8:36
Dan para penjaga babi yang sudah melihat hal itu sendiri menceritakan kembali kepada orang-orang yang baru datang itu — bagaimana orang yang kerasukan setan-setan itu disembuhkan.


Lukas 8:39
“Pulanglah dan ceritakanlah bagaimana Allah sudah menolongmu.” Dia pun pergi ke seluruh kota Gerasa dan menceritakan caranya Yesus dengan begitu luar biasa menolong dia.


Lukas 8:47
Ketika perempuan itu melihat bahwa perbuatannya sudah ketahuan, dengan gemetar dia maju dan sujud di hadapan-Nya. Lalu di hadapan semua orang yang ada di situ, dia menceritakan kenapa dia menyentuh jubah-Nya dan bagaimana dia menjadi sembuh saat itu juga.


Lukas 9:20
Dan Dia bertanya, “Tetapi bagaimana pendapat kalian tentang Aku?” Jawab Petrus, “Engkau adalah Kristus yang diutus Allah.”


Lukas 9:31
Mereka nampak bersinar dengan kemuliaan surgawi dan sedang berbicara dengan Yesus tentang bagaimana Dia akan menggenapi rencana Allah dengan kematian-Nya di Yerusalem.


Lukas 11:9
“Karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah terus kepada Allah, maka kamu akan menerimanya. Carilah terus, maka kamu akan menemukannya. Ketuklah terus, maka pintu itu akan dibukakan bagimu.


Lukas 11:52
“Celakalah kalian, hai ahli-ahli Taurat! Kalian sudah diberikan pengetahuan bagaimana caranya orang berkenan kepada Allah — yaitu ajaran yang bisa digambarkan seperti kunci. Tetapi kalian sendiri tidak menggunakan ajaran itu! Bahkan kalian merahasiakannya dan menghalang-halangi semua orang yang ingin mengetahui ajaran itu!”


Lukas 12:11
“Waktu kamu ditangkap dan dibawa menghadap para pemimpin rumah-rumah pertemuan atau para pejabat pemerintah, janganlah kamu kuatir tentang bagaimana seharusnya kamu membela dirimu di hadapan mereka, atau bagaimana kamu menjawab semua pertanyaan mereka.


Lukas 14:7
Yesus melihat bagaimana para undangan berusaha duduk di tempat-tempat yang terhormat. Oleh karena itu Dia menyampaikan perumpamaan ini kepada mereka masing-masing.


Lukas 16:16
“Hukum Taurat dan tulisan para nabi sudah berlaku untuk mengajarkan kehendak Allah tentang bagaimana cara hidup manusia yang seharusnya — sampai pada saat Yohanes Pembaptis mulai mengajar. Sejak saat itu, Kabar Baik tentang kerajaan Allah mulai diberitakan. Hendaklah setiap orang berusaha keras untuk bisa masuk ke dalam kerajaan Allah itu.


Lukas 17:3
Karena itu berjaga-jagalah terhadap diri kalian! Jangan sampai kalian melakukan hal yang seperti itu! “Kalau saudaramu seiman melakukan kesalahan kepadamu, tegurlah dia. Kalau dia menyesali kesalahannya, maafkanlah dia.


Lukas 18:24
Ketika Yesus melihat bagaimana orang kaya itu menanggapi perkataan-Nya Dia berkata, “Betapa sulitnya orang kaya menjadi warga kerajaan Allah!


Lukas 18:28
Lalu Petrus berkata kepada-Nya, “Bagaimana dengan kami? Kami sudah meninggalkan semua milik kami dan mengikut Engkau.”


Lukas 22:4
Karena itu dia menemui imam-imam kepala dan para kepala pengawal Rumah Allah untuk membicarakan tentang bagaimana caranya menyerahkan Yesus kepada mereka.


Lukas 23:55
Ibu-ibu yang menyertai Yesus dari Galilea itu mengikuti Yusuf dari jauh, melihat kuburan Yesus, dan juga bagaimana Yusuf meletakkan mayat Yesus di situ.


Lukas 24:35
Kemudian kedua pengikut itu juga memberitahukan kepada mereka yang di Yerusalem kejadian apa yang mereka alami ketika mereka berdua dalam perjalanan ke Emaus, dan bagaimana keduanya mengenali Yesus ketika Dia menyobek-nyobek roti.


Yohanes 1:48
Natanael bertanya, “Bagaimana Bapa bisa tahu tentang saya?” Lalu jawab Yesus kepadanya, “Sebelum Filipus memberitahu tentang Aku kepadamu, Aku sudah melihat kamu sedang duduk di bawah pohon ara.”


Yohanes 3:4
Lalu Nikodemus bertanya, “Bagaimana mungkin seseorang dapat dilahirkan lagi kalau dia sudah dewasa? Tidak mungkin dia bisa masuk kembali ke dalam kandungan ibunya dan dilahirkan lagi!”


Yohanes 3:9
Lalu Nikodemus bertanya lagi, “Bagaimana mungkin hal-hal itu bisa terjadi?”


Yohanes 3:10
Yesus menjawab, “Bagaimana Bapak bisa menjadi guru agama untuk orang Israel kalau Bapak sendiri tidak mengerti hal-hal ini?!


Yohanes 3:12
Ternyata kalian tidak percaya kalau Aku mengajar tentang hal-hal duniawi, jadi bagaimana mungkin kalian bisa percaya kalau Aku mengajar tentang hal-hal surgawi?


Yohanes 4:9
Lalu perempuan itu berkata kepada-Nya, “Saya heran! Bagaimana mungkin Bapak — seorang Yahudi, minta air minum kepada saya — seorang Samaria!” Dia berkata begitu karena orang Yahudi menganggap orang Samaria najis.


Yohanes 4:11
Lalu perempuan itu berkata, “Bapak tidak punya timba, dan juga sumur ini sangat dalam. Bagaimana mungkin Bapak bisa memberikan air hidup itu kepada saya?


Yohanes 5:40
Walaupun begitu, kalian tidak mau datang kepada-Ku untuk belajar bagaimana menerima hidup itu.


Yohanes 5:44
Itu karena kalian suka mencari pujian dari sesama kalian saja, tetapi kalian tidak pernah mencari pujian dari Allah yang satu-satunya. Kalau begitu, bagaimana kalian bisa percaya kepada-Ku?


Yohanes 6:42
Mereka berkata, “Yesus ini hanya anak Yusuf. Dan kita mengenal ibu-bapaknya. Bagaimana dia bisa berkata, ‘Aku sudah turun dari surga’? ”


Yohanes 6:52
Kemudian para pemimpin itu mulai bertengkar satu sama lain. Mereka berkata, “Bagaimana dia bisa memberikan tubuhnya untuk kita makan?”


Yohanes 7:15
Para pemimpin Yahudi menjadi heran dan berkata, “Bagaimana orang ini bisa tahu banyak hal? — padahal dia bukan orang yang berpendidikan seperti kita!”


Yohanes 8:5
Dan menurut Hukum Taurat, orang seperti ini harus dilempari dengan batu sampai mati. Tetapi menurut kamu bagaimana?”


Yohanes 8:33
Lalu ada yang berkata kepada-Nya, “Kami adalah keturunan Abraham! Kami tidak pernah menjadi budak bangsa lain. Bagaimana kamu bisa berkata bahwa kami akan dibebaskan? ”


Yohanes 9:10
Karena itu mereka bertanya kepadanya, “Bagaimana caranya kamu bisa melihat?”


Yohanes 9:15
Jadi orang-orang Farisi itu juga bertanya kepadanya, “Bagaimana caranya kamu bisa melihat?” Lalu orang itu menjawab, “Yesus mengoleskan lumpur pada kelopak mata saya, lalu saya pergi mencuci mata saya, dan sekarang saya bisa melihat.”


Yohanes 9:17
Lalu mereka bertanya lagi kepada orang itu, “Kamulah si buta yang sudah dibuatnya bisa melihat. Jadi bagaimana pendapatmu tentang orang itu?” Mantan orang buta itu menjawab, “Dia adalah nabi.”


Yohanes 9:19
Lalu mereka bertanya kepada kedua orang tuanya, “Orang ini anakmu — bukan! Apakah dia benar-benar buta sejak lahir? Kalau begitu, bagaimana caranya sehingga dia bisa melihat?”


Yohanes 9:21
Tetapi kami tidak tahu bagaimana caranya sehingga dia bisa melihat, dan kami tidak mengenal orang yang membuat matanya bisa melihat. Silakan Bapak-bapak bertanya kepadanya. Dia sudah dewasa, dan dia sendiri bisa menjawabnya.”


Yohanes 9:26
Lalu mereka bertanya, “Apa yang dia perbuat terhadap kamu? Bagaimana dia membuat matamu bisa melihat?”


Yohanes 11:56
[56-57] Pada waktu itu, karena para imam kepala dan kelompok Farisi mau menangkap Yesus, mereka mengeluarkan perintah seperti ini: “Bagi siapa yang mengetahui keberadaan Yesus, harus segera melaporkannya kepada kami.” Oleh karena itu banyak orang mencari Yesus. Waktu mereka berdiri di teras Rumah Allah, mereka sering berkata satu sama lain, “Bagaimana pendapat kamu? Apakah Yesus akan datang ke pesta ini?”


Yohanes 12:33
Yesus berkata seperti itu untuk memberitahukan bagaimana caranya Dia akan mati.


Yohanes 12:48
Ingatlah: Pada hari penghakiman, siapa saja yang menolak Aku dan ajaran-ajaran-Ku akan dihukum Allah. Ajaran-Ku akan menjadi tolok ukur bagi mereka!


Yohanes 14:5
Lalu Thomas berkata kepada-Nya, “Tuhan, kami belum tahu ke mana Engkau pergi. Jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?”


Yohanes 16:12
“Masih ada banyak hal yang mau Ku-sampaikan kepada kalian, tetapi kalian tidak sanggup menerimanya sekarang.


Yohanes 16:24
Sampai sekarang kamu belum minta sesuatu dari Bapa untuk memuliakan Aku. Mintalah hal-hal yang memuliakan Aku, maka kamu akan menerimanya! Dengan demikian kamu akan sungguh-sungguh merasa sukacita.”


Yohanes 17:18
Sebagaimana Bapa mengutus Aku ke dunia ini, begitu juga Aku akan mengutus mereka ke seluruh dunia.


Yohanes 17:21
Dan Aku minta supaya mereka semua menjadi satu, sebagaimana Bapa dengan Aku adalah satu dan Aku dengan Bapa adalah satu. Aku juga berdoa supaya mereka dengan Kita menjadi satu, supaya orang-orang duniawi menjadi percaya bahwa Bapalah yang mengutus Aku ke dunia ini.


Yohanes 18:32
(Perkataan mereka itu sebenarnya sesuai dengan ketetapan Allah, supaya terjadi dengan tepat apa yang dikatakan Yesus sebelumnya tentang bagaimana caranya Dia akan mati.)


Yohanes 21:19
Dengan berkata seperti itu, Dia menyatakan bagaimana caranya nanti Petrus mati demi memuliakan Allah. Kemudian Yesus berkata lagi kepadanya, “Ikutlah Aku terus!” Lalu mereka mulai berjalan di pinggir danau itu.


Yohanes 21:23
Karena perkataan Yesus tersebut, tersebarlah berita di antara saudara-saudari seiman bahwa saya tidak akan mati sebelum Yesus kembali. Tetapi Dia tidak berkata seperti itu. Dia hanya berkata, “Kalau Aku mau supaya dia tetap hidup sampai Aku datang kembali, itu bukan urusanmu.”


Yohanes 21:24
Sayalah murid itu, dan saya menulis buku ini sebagai kesaksian tentang semua kejadian itu. Dan saya dan Saudara-saudari seiman tahu bahwa kesaksian saya ini adalah benar.


Kisah Para Rasul 1:15
Sesudah beberapa hari, ada kira-kira seratus dua puluh orang saudara-saudari seiman yang sudah berkumpul di situ. Lalu Petrus berdiri di antara mereka dan berkata,


Kisah Para Rasul 2:7
[7-8] Lalu mereka semua terheran-heran dan berkata, “Bagaimana mungkin ini bisa terjadi?! Orang-orang yang berbicara ini semuanya orang Galilea, tetapi setiap kita mendengar mereka berbicara dalam bahasa kita masing-masing! Sungguh heran karena kita berasal dari banyak daerah,


Kisah Para Rasul 2:12
Oleh karena mereka heran dan bingung maka mereka bertanya satu sama lain, “Bagaimana hal ini bisa terjadi?”


Kisah Para Rasul 4:9
Kalau hari ini kami diadili karena melakukan perbuatan yang baik kepada seorang yang lumpuh, dan ditanya bagaimana dia sudah disembuhkan,


Kisah Para Rasul 9:27
Tetapi Barnabas membawa dia kepada para rasul dan menceritakan bagaimana Saulus sudah melihat Tuhan dalam perjalanan ke Damsik. Barnabas juga memberitahukan bahwa Tuhan sudah berbicara kepada Saulus, dan Saulus sudah memberitakan tentang Yesus dengan berani di Damsik.


Kisah Para Rasul 9:30
Pada waktu hal itu didengar oleh saudara-saudari seiman yang lain, mereka mengantar Saulus ke Kaisarea, lalu mengirim dia ke Tarsus.


Kisah Para Rasul 10:23
Lalu Petrus mengundang mereka masuk dan bermalam di rumah itu. Besok harinya, sesudah bersiap-siap, dia berangkat bersama mereka. Beberapa saudara seiman dari Yope juga ikut bersama mereka.


Kisah Para Rasul 10:48
Jadi Petrus menyuruh saudara-saudara seiman dari Yope itu untuk membaptis orang yang bukan Yahudi itu dalam nama Kristus Yesus. Sesudah itu, Kornelius dan yang lainnya meminta Petrus supaya tinggal bersama mereka selama beberapa hari lagi.


Kisah Para Rasul 11:1
Lalu para rasul dan saudara-saudari seiman di propinsi Yudea mendengar bahwa orang yang bukan Yahudi juga sudah percaya Firman Allah tentang Tuhan Yesus.


Kisah Para Rasul 11:2
Jadi, waktu Petrus pergi ke Yerusalem, ada saudara-saudari seiman dari bangsa Yahudi yang bertengkar dengan dia.


Kisah Para Rasul 11:13
Dan pemilik rumah itu memberitahukan kepada kami bagaimana dia melihat malaikat berdiri di rumahnya dan berkata, ‘Kirimlah beberapa orang ke Yope untuk menjemput Simon — yang juga disebut Petrus.


Kisah Para Rasul 11:14
Dia akan menyampaikan berita tentang bagaimana kamu dan semua orang yang tinggal bersamamu bisa diselamatkan.’


Kisah Para Rasul 11:17
Jadi kalau Allah sudah memberikan Roh-Nya kepada mereka yang bukan Yahudi, bagaimana mungkin saya bisa menghalangi Tuhan! Berdasarkan percaya kepada Tuhan kita Kristus Yesus, mereka juga sudah mendapat pemberian yang sama seperti yang dulu kita terima.”


Kisah Para Rasul 11:29
Sesudah mendengar nubuat itu, semua pengikut Yesus di Antiokia memutuskan untuk mengumpulkan sumbangan dan mengirimkannya untuk membantu saudara-saudari seiman di propinsi Yudea. Mereka sepakat memberikan sumbangan sebanyak mungkin — sesuai dengan kemampuan masing-masing.


Kisah Para Rasul 12:1
Pada waktu itu juga, Raja Herodes menyuruh tentara-tentaranya untuk menangkap dan menganiaya beberapa orang saudara-saudari seiman.


Kisah Para Rasul 12:17
Tetapi Petrus memberi tanda dengan tangannya supaya mereka diam, lalu dia menceritakan kepada mereka bagaimana Tuhan sudah mengeluarkan dia dari penjara. Sesudah itu, dia berkata kepada mereka, “Beritahukanlah tentang hal ini kepada Yakobus dan saudara-saudari seiman yang lain.” Lalu dia pergi ke tempat lain.


Kisah Para Rasul 12:18
Besok paginya, para pengawal dan tentara-tentara itu menjadi gempar tentang bagaimana Petrus bisa keluar dari dalam penjara.


Kisah Para Rasul 13:1
Pada waktu itu, di antara saudara-saudari seiman di Antiokia ada beberapa orang yang mempunyai kemampuan khusus untuk bernubuat atau mengajarkan Firman Allah. Mereka itu adalah Barnabas, Saulus, Simeon — yang juga disebut Niger, Lukius — yang berasal dari Kirene, dan Manaen. Manaen itu sudah dibesarkan bersama-sama dengan Raja Herodes.


Kisah Para Rasul 13:46
Tetapi Paulus dan Barnabas berbicara dengan berani, “Seharusnya Kabar Baik dari Allah ini disampaikan lebih dulu kepada kalian orang Yahudi. Tetapi karena kalian tidak mau menerimanya, itu artinya kalian sudah menganggap diri kalian tidak pantas menerima hidup yang selama-lamanya. Oleh karena itu, sekarang kami meninggalkan kalian dan pergi melayani bangsa yang bukan Yahudi.


Kisah Para Rasul 14:28
Lalu mereka tinggal dalam waktu yang lama dengan saudara-saudari seiman di kota itu.


Kisah Para Rasul 15:2
Tetapi Paulus dan Barnabas sangat tidak setuju dengan ajaran itu. Sesudah perdebatan yang serius terjadi di antara mereka, semua saudara seiman memutuskan untuk mengirim Paulus dan Barnabas serta beberapa orang lain untuk pergi kepada para rasul dan penatua seluruh orang percaya di Yerusalem untuk membahas masalah itu.


Kisah Para Rasul 15:3
Jadi, dengan dukungan dari jemaat, mereka pergi ke Yerusalem. Waktu mereka melewati propinsi Fenisia dan Samaria, mereka juga mengunjungi saudara-saudari seiman di situ dan menceritakan bahwa banyak orang bukan Yahudi sudah bertobat dan mengikut Yesus. Mendengar hal itu, saudara-saudari seiman itu menjadi sangat bersukacita.


Kisah Para Rasul 15:4
Pada waktu mereka tiba di Yerusalem, mereka disambut dengan baik oleh para rasul dan penatua serta saudara-saudari seiman yang lain. Lalu Paulus dan Barnabas melaporkan semua yang sudah Allah lakukan melalui mereka.


Kisah Para Rasul 15:5
Tetapi beberapa saudara seiman yang sebelumnya termasuk anggota kelompok Farisi berdiri dan berkata, “Orang-orang percaya yang bukan orang Yahudi harus disunat, dan kita perlu menyuruh mereka untuk menaati semua Hukum Musa.”


Kisah Para Rasul 15:10
Jadi sekarang, kenapa kalian menguji Allah dengan menyusahkan saudara-saudari seiman yang bukan Yahudi itu? Baik kita maupun nenek moyang kita tidak pernah mampu melakukan seluruh Hukum Taurat itu. Kenapa membebani mereka dengan semua itu?


Kisah Para Rasul 15:14
Petrus sudah menceritakan kepada kita bagaimana untuk pertama kalinya Allah menunjukkan kebaikan hati-Nya kepada orang yang bukan Yahudi — di mana banyak orang diangkat dari antara mereka menjadi umat-Nya.


Kisah Para Rasul 15:22
Kemudian para rasul dan penatua bersama-sama dengan seluruh jemaat memutuskan untuk memilih dan mengutus beberapa orang dari antara mereka ke Antiokia bersama Paulus dan Barnabas. Lalu mereka memilih Silas dan Yudas — yang juga disebut Barsabas. Kedua orang itu dihormati sebagai pemimpin di antara saudara-saudari seiman di Yerusalem.


Kisah Para Rasul 15:23
Kepada kedua orang itu dititipkan sebuah surat untuk mereka bawa, yang berbunyi sebagai berikut: “Salam kepada semua saudara-saudari seiman yang bukan orang Yahudi yang ada di kota Antiokia dan tempat-tempat lain di propinsi Siria dan Kilikia. Surat ini dari rasul-rasul dan para penatua seluruh orang percaya di Yerusalem — yaitu saudara-saudara kalian.


Kisah Para Rasul 15:32
Yudas dan Silas juga mempunyai kemampuan khusus untuk menyampaikan pesan yang diterima dari Roh Allah. Jadi mereka berbicara banyak untuk menasihati dan menguatkan saudara-saudari seiman itu.


Kisah Para Rasul 15:36
Lalu sesudah beberapa hari, Paulus berkata kepada Barnabas, “Marilah kita kunjungi kembali saudara-saudari seiman kita di setiap kota di mana sebelumnya kita sudah memberitakan Firman Tuhan — supaya kita tahu bagaimana keadaan mereka.”


Kisah Para Rasul 15:40
Tetapi Paulus memilih Silas, lalu mereka berangkat sesudah saudara-saudari seiman di Antiokia mempercayakan mereka kepada Tuhan Allah, supaya dengan kebaikan hati-Nya Dia menjaga mereka.


Kisah Para Rasul 16:2
Semua saudara-saudari seiman di Listra dan Ikonium mengatakan bahwa Timotius adalah orang baik.


Kisah Para Rasul 16:40
Sesudah itu, mereka berdua pergi ke rumah Lidia. Dan waktu mereka sudah bertemu dan menghibur saudara-saudari seiman, mereka pergi meninggalkan kota itu.


Kisah Para Rasul 17:6
Tetapi ketika mereka tidak menemukan kedua rasul itu, maka Yason dan beberapa saudara seiman yang lain diseret kepada para pejabat kota. Mereka berteriak, “Orang-orang terkenal yang sudah menyebabkan kekacauan di seluruh dunia sekarang sudah datang ke sini juga!


Kisah Para Rasul 17:10
Lalu pada malam itu, saudara-saudari seiman di situ segera mengirim Paulus dan Silas ke kota Berea. Sesudah sampai di sana, mereka pergi ke rumah pertemuan orang Yahudi.


Kisah Para Rasul 17:14
Oleh karena itu, saudara-saudari seiman di sana segera mengirim Paulus ke daerah pantai, tetapi Silas dan Timotius tetap tinggal di Berea.


Kisah Para Rasul 17:30
Pada masa yang lalu, Allah tidak peduli ketika manusia tidak mengenal-Nya dan tidak tahu bagaimana caranya menyembah Dia. Tetapi sekarang Dia perintahkan setiap orang di mana saja supaya bertobat dan hanya menyembah Dia saja.


Kisah Para Rasul 18:18
Sesudah itu, Paulus masih tinggal beberapa bulan lagi di Korintus. Lalu dia pamit kepada saudara-saudari seiman dan berlayar ke propinsi Siria bersama Priskila dan Akwila. Ketika di kota pelabuhan Kengkrea, sebelum berangkat, Paulus mencukur rambutnya sesuai dengan adat Yahudi, sebagai tanda bahwa dia sudah menetapkan perjanjian dengan Tuhan.


Kisah Para Rasul 18:27
Sesudah itu, Apolos mau pergi ke propinsi Akaya. Lalu saudara-saudari seiman di Efesus membantu dia dengan menulis surat pengantar, supaya semua saudara-saudari seiman di sana menerima dia dengan baik. Pada waktu dia tiba di sana, dia banyak menolong mereka yang oleh karena kebaikan hati Tuhan sudah percaya kepada Yesus.


Kisah Para Rasul 19:30
Saat itu Paulus juga mau masuk ke dalam stadion itu untuk berbicara kepada orang banyak itu, tetapi saudara-saudari seiman tidak mengijinkan dia.


Kisah Para Rasul 20:7
Pada hari minggu malam, kami dan saudara-saudari seiman di Troas berkumpul untuk makan bersama dan merayakan Perjamuan Kudus. Paulus berkhotbah kepada mereka lama sekali, sampai tengah malam, karena rombongan kami berencana untuk berangkat meninggalkan mereka besok paginya.


Kisah Para Rasul 20:12
Lalu Eutikus itu diantar pulang ke rumahnya, dan semua saudara-saudari seiman di situ sangat senang karena dia masih hidup.


Kisah Para Rasul 20:18
Sesudah mereka tiba, dia berkata kepada mereka, “Kalian tahu, bagaimana caranya saya hidup di antara kalian, sejak hari pertama saya tiba di Asia sampai saat ini.


Kisah Para Rasul 20:30
Bahkan dari antara kalian akan muncul orang-orang yang berusaha untuk memutar-balikkan ajaran benar, untuk menarik saudara-saudari seiman menjadi pengikut mereka.


Kisah Para Rasul 20:34
Kalian sendiri tahu bahwa saya sudah bekerja dengan kedua tangan saya supaya bisa memenuhi semua kebutuhan saya dan kebutuhan beberapa saudara seiman yang bekerjasama dengan saya.


Kisah Para Rasul 20:35
Dengan begitu saya selalu berusaha untuk menjadi teladan, bagaimana seharusnya kita bekerja keras untuk menolong orang-orang yang lemah. Dan kita juga harus ingat bahwa Tuhan Yesus sudah berkata, ‘Allah lebih memberkati orang yang memberi bantuan daripada orang yang menerima bantuan.’”


Kisah Para Rasul 21:5
Ketika tiba waktunya untuk berangkat dengan kapal itu lagi, semua saudara seiman di sana bersama para istri dan anak-anak mereka mengantar kami sampai ke luar kota. Lalu di pinggir pantai, kami semua berlutut dan berdoa.


Kisah Para Rasul 21:7
Dari Tirus, kami lanjut berlayar dan tiba di kota Petolemais. Kami mencari saudara-saudari seiman di situ. Ketika kami bertemu dan bersalam-salaman dengan mereka, mereka mengajak kami tinggal bersama mereka malam itu.


Kisah Para Rasul 21:12
Waktu mendengar hal itu, kami bersama dengan saudara-saudari seiman yang ada di situ meminta Paulus supaya jangan melanjutkan perjalanan ke Yerusalem.


Kisah Para Rasul 21:17
Pada waktu kami tiba di Yerusalem, saudara-saudari seiman menyambut kami dengan senang hati.


Kisah Para Rasul 21:23
[23-24] Jadi kami penatua menasihatkan Saudara untuk melakukan ini: Di antara saudara seiman, ada empat orang yang sudah menyelesaikan masa perjanjian khusus dan perlu mengikuti upacara penyucian di teras Rumah Allah. Dukunglah mereka, dan Saudara sendiri ikut dengan mereka dalam upacara penyucian, dan bayarlah ongkos untuk mencukur rambut kalian. Dengan demikian, waktu melihat kamu, semua orang Yahudi di daerah ini akan tahu bahwa kabar tentang kamu itu tidak benar dan kamu sendiri masih mengikuti Hukum Taurat.


Kisah Para Rasul 23:11
Pada malam itu Tuhan berdiri di samping Paulus dan berkata, “Jangan takut. Sebagaimana kamu sudah bersaksi tentang Aku di Yerusalem, begitu jugalah kamu akan bersaksi tentang Aku di Roma.”


Kisah Para Rasul 24:24
Beberapa hari kemudian, Feliks bersama istrinya kembali ke kota itu dari suatu kunjungan. (Istrinya Drusila adalah seorang perempuan Yahudi.) Lalu Feliks menyuruh supaya Paulus menghadap mereka berdua. Kemudian mereka mendengarkan Paulus berbicara tentang bagaimana percaya kepada Kristus Yesus.


Kisah Para Rasul 24:25
Tetapi waktu Paulus menjelaskan tentang cara hidup yang benar di mata Tuhan, tentang menguasai diri, dan bagaimana nanti Allah akan menghakimi manusia, Feliks menjadi takut lalu berkata, “Cukup sudah! Kamu boleh pergi sekarang. Kalau ada kesempatan, saya akan memanggil kamu lagi.”


Kisah Para Rasul 25:20
Jadi saya bingung bagaimana saya harus menyelidiki masalah ini. Makanya saya menanyakan dia apakah dia mau diadili tentang tuduhan-tuduhan itu di Yerusalem.


Kisah Para Rasul 28:14
Di kota itu kami bertemu dengan beberapa orang saudara seiman, dan mereka meminta kami menginap di rumah mereka selama tujuh hari. Kemudian kami melanjutkan perjalanan dan tiba di Roma.


Kisah Para Rasul 28:15
Saudara-saudari seiman di kota Roma sudah mendengar berita bahwa kami dalam perjalanan ke kota itu. Dan mereka datang menemui kami di dua kampung yang bernama Pasar Apius dan Tiga Tempat Penginapan. Ketika Paulus melihat mereka, dia bersyukur kepada Allah dan hatinya dikuatkan.


Roma 1:1
Kepada yang kekasih saudara-saudari saya seiman di Roma: Salam dari Paulus, hamba Kristus Yesus. Allah sudah memanggil saya menjadi seorang rasul, dengan tugas untuk memberitakan Kabar Baik dari Allah kepada semua orang.


Roma 1:13
Saudara-saudari, saya mau supaya kalian tahu bahwa saya sudah berkali-kali berencana untuk mengunjungi kalian, tetapi sampai sekarang selalu ada halangan. Saya mau datang supaya nanti di antara kalian pekerjaan pelayanan saya terus berhasil dengan baik — sebagaimana saya sudah berhasil di antara orang yang bukan Yahudi di tempat lain.


Roma 1:17
Karena kabar itu menyatakan bagaimana Allah membenarkan manusia di hadapan-Nya — yaitu hanya karena percaya saja. Hal itu sesuai dengan yang tertulis dalam Firman Allah, “Orang yang dianggap benar oleh Tuhan akan hidup untuk selama-lamanya karena percaya penuh kepada-Nya.”


Roma 2:16
Jadi, Allah akan mengadili semua orang sesuai dengan hati nurani mereka masing-masing. Dan hal itu akan terjadi pada waktu Dia menghakimi setiap manusia sesuai dengan pikiran-pikiran yang mereka rahasiakan di dalam hati mereka. Penghakiman yang adil itu akan terjadi melalui Kristus Yesus. Hal itulah yang saya beritakan di dalam Kabar Baik yang Allah berikan kepada saya.


Roma 2:17
Tetapi bagaimana dengan kalian yang keturunan Yahudi? — termasuk saya sendiri. Kita merasa bangga karena kita keturunan Yahudi, dan merasa bahwa kita sendirilah yang paling dekat dengan Allah karena mewarisi Hukum Taurat.


Roma 3:17
Mereka tidak tahu bagaimana hidup damai dengan sesama.”


Roma 4:16
Jadi, kunci untuk dibenarkan di mata Allah adalah percaya penuh! Orang-orang yang percaya penuh kepada-Nya akan menerima berkat dari janji Allah seperti yang terjadi kepada Abraham. Allah mengatur seperti itu supaya pembenaran sesuai dengan janji itu merupakan hadiah yang diberikan secara cuma-cuma. Dan kalau janji itu adalah hadiah, artinya semua keturunan Abraham pasti akan menerimanya. Janji itu bukan hanya untuk keturunannya yang hidup sesuai dengan Hukum Taurat, tetapi juga untuk keturunan yang percaya penuh seperti dia. Jadi di hadapan Allah, secara rohani Abraham adalah nenek moyang kita semua.


Roma 6:1
Jadi, bagaimana kita akan berpikir tentang kebaikan hati Allah kepada kita? Apakah kita boleh terus berbuat dosa supaya kebaikan hati Allah semakin bertambah kepada kita?


Roma 9:4
Karena mereka adalah bangsa Israel yang sudah dipilih Allah dan diangkat menjadi anak-Nya. Dia pun sudah menyatakan kemuliaan-Nya kepada mereka, meneguhkan janji-janji-Nya yang besar dengan mereka, serta memberikan Hukum Taurat kepada mereka. Hal ini termasuk aturan-aturan bagaimana harus menyembah Allah di Rumah-Nya, dan juga memberikan janji-janji tentang masa depan mereka.


Roma 10:3
Karena mereka tidak mengerti bagaimana caranya Allah membenarkan manusia, jadi mereka berusaha dengan cara mereka sendiri — bukan dengan cara Allah. Dan karena itu mereka tidak mau taat dan mengikuti cara yang sudah ditentukan Allah.


Roma 10:14
Tetapi bagaimana orang bisa minta pertolongan-Nya kalau mereka belum percaya kepada-Nya? Dan bagaimana orang bisa percaya kepada Dia kalau mereka belum mendengar tentang Dia? Dan bagaimana orang bisa mendengar tentang Dia kalau tidak ada orang yang memberitakan tentang Dia?


Roma 10:15
Dan bagaimana kita bisa memberitakan tentang Dia kepada mereka kalau kita tidak diutus? Seperti yang tertulis dalam Kitab Suci, “Betapa indahnya kedatangan orang-orang yang diutus untuk menyampaikan Kabar Baik.”


Roma 11:7
Jadi, beginilah yang terjadi: Pada umumnya orang Israel tidak mendapatkan apa yang mereka cari dengan usaha mereka sendiri — yaitu bagaimana caranya menjadi benar dalam pandangan Allah. Dan hanya sejumlah kecil yang mendapatkannya — yaitu orang-orang yang telah dipilih oleh Allah. Tetapi yang lain dikeraskan hatinya.


Roma 11:33
Oh benar sekali, Allah kita sangat baik kepada kita semua! Kebijaksanaan dan pengetahuan-Nya tidak bisa dipahami oleh manusia. Dan tidak mungkin kita mengerti keputusan-keputusan-Nya dan bagaimana Dia mengatur semua.


Roma 12:10
Sebagai saudara-saudari seiman yang sudah bersatu dengan Kristus, hendaklah kita satu sama lain saling mengasihi dengan sepenuh hati. Dan marilah kita berusaha menghormati semua saudara seiman lebih dari diri kita sendiri.


Roma 12:13
Ketika saudara-saudari kita seiman perlu bantuan, tolonglah mereka. Dan kalau mereka membutuhkan tumpangan, hendaklah pintu rumahmu terbuka sebagai tempat menumpang untuk mereka.


Roma 14:3
Orang yang yakin boleh makan semua jenis makanan janganlah menganggap dirinya lebih baik dari orang yang hanya makan sayur-sayuran. Begitu juga orang yang keyakinannya hanya makan sayur-sayuran, janganlah menganggap bersalah orang yang makan semua jenis makanan. Karena Allah sudah menerima saudara-saudari seiman itu, tanpa mempersoalkan keyakinannya tentang makanan.


Roma 14:10
Jadi, janganlah kita saling menyalahkan sesama saudara seiman! Kita tidak berhak melakukan itu. Dan janganlah kita menganggap diri kita lebih baik dari saudara-saudari seiman yang lain. Karena kita semua akan berdiri di hadapan Allah, dan Dialah yang akan menghakimi kita.


Roma 14:15
Kalau kamu tahu saudaramu seiman menganggap suatu makanan haram, tetapi kamu masih dilihatnya makan makanan tersebut, maka kamu sedang merusak keyakinan saudaramu itu dan kamu sungguh-sungguh tidak melakukan kasih. Jadi, janganlah mematahkan keyakinan saudara seimanmu itu hanya karena soal makanan. Ingatlah bahwa Kristus juga sudah mati untuk saudaramu itu.


Roma 14:20
Jangan sampai soal makanan saja menghancurkan pekerjaan Allah di dalam hidup saudara atau saudarimu seiman. Karena semua makanan adalah halal, tetapi kita bersalah kalau memakan sesuatu di hadapan orang yang menganggap makanan itu haram. Kalau dia ikut makan makanan itu, dia sudah jatuh ke dalam dosa.


Roma 15:7
Oleh karena Kristus sudah menerima kalian sebagai umat-Nya, hendaklah kalian juga saling menerima satu sama lain sesama saudara-saudari seiman, supaya Allah dimuliakan.


Roma 15:27
Saudara-saudari kita di Makedonia dan Akaya dengan sangat senang hati melakukan hal itu. Memang sudah sepantasnya mereka menolong saudara-saudari seiman di Yerusalem, karena mereka orang yang bukan Yahudi sudah turut menerima berkat rohani yang luar biasa dari orang Yahudi. Jadi, mereka merasa berhutang kepada orang Yahudi sehingga mereka mengirimkan berkat materi.


Roma 16:1
Saya mohon kalian mau mengenal dan mempercayai saudari seiman kita — Febe. Dia sudah ditugaskan sebagai pelayan khusus di dalam jemaat di Kengkrea.


Roma 16:11
Sampaikan salam saya kepada teman saya Herodion — yang sebangsa dengan saya. Sampaikan salam saya kepada keluarga Narkisus — saudara-saudari seiman kita di dalam Kristus.


Roma 16:14
Sampaikan salam saya kepada Asinkritus, Flegon, Hermes, Patrobas, Hermas, dan saudara-saudara seiman lain yang ada bersama mereka.


Roma 16:19
Tetapi semua saudara seiman sudah mendengar tentang kalian — jemaat Roma, bahwa kalian sangat taat kepada Tuhan Yesus. Jadi, saya sangat bersukacita karena kalian! Tetapi saya minta kalian supaya terus bijaksana terhadap semua hal yang baik, dan tetap merasa bahwa tidak perlu mengetahui apa pun tentang yang jahat.


Roma 16:23
[23-24] Salam dari Gayus kepada kalian. Dia yang sudah mengijinkan saya, Paulus, dan semua jemaat di sini untuk menggunakan rumahnya. Erastus dan saudara kita seiman — Kwartus, menyampaikan salam kepada kalian. Erastus adalah bendahara kota ini.


1 Korintus 1:1
[1-2] Kepada yang kekasih Saudara-saudari saya seiman jemaat Allah di Korintus — yaitu kepada kalian yang dikuduskan karena bersatu dengan Kristus Yesus: Kalian juga sudah dipanggil untuk menjadi umat Allah, bersama dengan semua orang di mana saja yang percaya kepada Kristus Yesus — yaitu Tuhan mereka dan Tuhan kita. Salam dari Paulus, yang dipanggil atas kehendak Allah menjadi rasul Kristus Yesus, dan dari Sostenes — saudara kita seiman.


1 Korintus 3:10
Sesuai dengan kebaikan hati Allah yang diberikan kepada saya, saya ditugaskan untuk meletakkan fondasi Rumah Allah itu — yaitu saya yang mengajarkan kalian tentang Kristus Yesus. Jadi saya ditugaskan seperti seorang ahli bangunan. Tetapi sekarang orang-orang lain sedang membangun di atas fondasi yang sudah saya kerjakan itu. Karena itu, hendaklah tiap-tiap orang berhati-hati tentang bagaimana caranya dia membangun di atas fondasi itu.


1 Korintus 4:5
Jadi saya menasihatkan supaya jangan menilai para pelayan Tuhan sebelum Tuhan sendiri datang. Dialah yang akan menyatakan segala hal yang dirahasiakan dalam kegelapan, termasuk alasan dan pikiran manusia. Kemudian Allah akan memberikan pujian kepada semua pelayan-Nya yang layak menerimanya.


1 Korintus 4:7
Kalau masih mau bertengkar, alasan apa yang kamu pakai untuk merasa dirimu lebih baik dari saudara-saudari seiman yang lain? Pikirkanlah ini: Semua kemampuan yang kamu miliki hanyalah pemberian Tuhan saja. Jadi, kalau pemberian itu hanya karena kebaikan hati Allah, janganlah kamu menyombongkan diri — seolah-olah kamu mendapatkan itu karena kekuatanmu sendiri!


1 Korintus 5:11
Tetapi maksud saya hindarilah orang yang menyebut dirinya saudara seiman, sedangkan dia masih melakukan percabulan ataupun berbuat dosa lain — yaitu serakah, menyembah berhala, atau orang yang menghina orang lain, pemabuk, atau orang yang suka menipu untuk mendapatkan uang. Jangan pernah berhubungan dengan orang-orang seperti itu yang pura-pura berbuat baik — bahkan makan bersama juga jangan!


1 Korintus 5:12
[12-13] Bukan urusan kita untuk menghakimi orang-orang yang bukan saudara seiman. Itu urusan Allah. Tetapi kalian harus mengatur dan siap menghakimi orang-orang yang sudah menjadi anggota jemaat. Seperti tertulis dalam Firman Tuhan, “Usirlah orang jahat dari antara kalian!”


1 Korintus 6:1
Saya sangat tidak setuju kalau terjadi perkara di antara kalian, dan ada yang berani membawa perkara itu kepada hakim yang tidak percaya kepada Allah! Kenapa kamu tidak meminta salah satu saudara seiman untuk menyelesaikan perkara-perkara yang terjadi di antara kalian? Hal itu akan lebih baik karena saudara seiman itu sudah disucikan oleh Kristus, sedangkan hakim-hakim dari luar jemaat belum.


1 Korintus 6:4
Jadi, kalau kamu mempunyai perkara seperti itu yang harus diadili, kenapa kamu membawa hal itu kepada hakim yang tidak termasuk saudara seiman? Itu kebodohan!


1 Korintus 6:5
Seharusnya kamu merasa malu! Apakah tidak ada satu orang pun di antara kamu yang cukup berhikmat untuk mengadili perkara-perkara yang terjadi di antara saudara-saudari seiman?!


1 Korintus 6:6
Tetapi sekarang, ada saudara seiman yang membawa saudara seiman yang lain ke pengadilan — bahkan pengadilan itu dilaksanakan di hadapan orang-orang yang tidak percaya kepada Kristus!


1 Korintus 6:7
Dengan adanya perkara di antara kalian sudah jelas bahwa kalian sudah bersalah. Dari pada mempertahankan perkara lebih baik kamu membiarkan saudara seiman melakukan kesalahan terhadap kamu atau merugikan kamu.


1 Korintus 6:8
Tetapi malah kamu sendiri terlibat dalam hal yang tidak adil dan merugikan orang — bahkan saudara-saudari seiman!


1 Korintus 7:12
Dan sekarang saya mau memberi nasihat lagi kepada kalian dalam situasi lain. Nasihat ini dari saya sendiri — bukan dari Tuhan: Kalau ada seorang saudara seiman yang mempunyai istri yang belum percaya kepada Tuhan, tetapi kalau istrinya itu masih bersedia hidup dengan dia, maka suami itu tidak boleh menceraikan dia.


1 Korintus 7:15
Tetapi kalau suami atau istri yang belum percaya kepada Kristus memutuskan untuk bercerai dari saudara atau saudari yang adalah pengikut Kristus, biarkan dia bercerai. Kalau hal itu terjadi, saudara atau saudari seiman tidak terikat lagi. Karena kehendak Allah bagi kita adalah supaya hidup dengan tenang dan damai dengan semua orang.


1 Korintus 8:1
Sekarang saya menulis tentang sisa daging binatang yang dikurbankan kepada berhala. Tentang hal itu sering orang-orang Kristen merasa bahwa kita semua mempunyai pengetahuan. Tetapi perlu kita ingat bahwa pengetahuan sering membuat kita sombong. Sedangkan kasih lebih penting dari pada pengetahuan, karena kasih menolong saudara-saudari seiman kita untuk bertumbuh.


1 Korintus 8:7
Tetapi, tidak semua pengikut Kristus mempunyai pengetahuan akan hal itu. Ada saudara-saudari seiman yang dulu penyembah berhala. Jadi kalau mereka makan sisa daging dari kurban itu, mereka masih merasa seperti sedang terlibat dalam penyembahan berhala. Hati mereka gampang merasa bersalah karena mengingat agama mereka yang dulu.


1 Korintus 8:10
Coba pikirkan, apa yang terjadi kalau kamu yang merasa bisa makan segala sesuatu terlihat makan daging di dalam rumah makan, dan rumah makan itu biasanya menjual sisa daging dari kurban berhala. Kalau ada saudara seiman yang melihat kamu sedang makan daging itu, dan dulu dia hidup sebagai penyembah berhala, tentu dia ingin makan daging itu lagi. Tetapi kalau dia makan daging itu, dia akan mudah merasa bersalah di dalam hatinya.


1 Korintus 8:11
Kalau itu terjadi, kamu yang membanggakan pengetahuanmu sudah menghancurkan saudara seiman itu, walaupun dia juga — sama seperti kamu, orang yang sudah diselamatkan oleh Yesus melalui kematian-Nya.


1 Korintus 8:12
Dengan demikian kamu sudah berdosa terhadap saudara seimanmu. Waktu kamu memberi teladan yang membuat saudara yang lemah itu untuk melakukan apa yang dia anggap dosa, kamu juga berdosa di hadapan Kristus.


1 Korintus 8:13
Jadi, kalau daging yang saya makan bisa membuat saudara saya jatuh ke dalam dosa, saya tidak akan makan daging lagi seumur hidup saya! Dan saya bersedia berhenti makan daging untuk selamanya supaya saya tidak membuat saudara seiman saya berdosa.


1 Korintus 9:5
Kalau misalnya saya dan Barnabas punya istri masing-masing yang juga seiman dengan kami, apakah hanya kami yang tidak berhak membawa istri dalam perjalanan? — seperti yang dilakukan oleh Petrus, rasul-rasul lain dan adik-adik Tuhan Yesus!


1 Korintus 10:23
Sekali lagi, tentu akan ada yang menjawab, “Kita pengikut Kristus diperbolehkan berbuat apa saja.” Tetapi saya menjawab bahwa tidak semua perbuatan berguna. Ada hal-hal yang diperbolehkan tetapi tidak menguatkan keyakinan saudara seiman kita.


1 Korintus 10:24
Janganlah kita hanya mencari apa yang menyenangkan diri kita sendiri saja! Melainkan marilah kita hidup sedemikian rupa sehingga teladan kita masing-masing selalu menguatkan saudara-saudari seiman yang lain.


1 Korintus 10:28
Tetapi kalau ada saudara seiman di rumah itu yang memberitahukan kepadamu, “Awas, daging itu adalah sisa dari persembahan kepada berhala,” maka janganlah makan itu, untuk menghormati pendapat dan menjaga hati saudara yang memberitahukan itu.


1 Korintus 10:32
Dan janganlah kita melakukan sesuatu yang dianggap salah — baik itu di mata orang Yahudi, orang yang bukan Yahudi, maupun saudara seiman di dalam jemaat Allah.


1 Korintus 12:6
Demikianlah Allah bekerja dengan bermacam-macam cara di dalam diri setiap saudara seiman, tetapi hanya Allah yang Esa saja yang mengerjakan semuanya itu.


1 Korintus 12:11
Roh Allah yang sama dan satu itulah yang mengerjakan semuanya itu! Dan Dialah yang menentukan kemampuan apa yang diberikan kepada setiap saudara atau saudari seiman kita.


1 Korintus 14:9
Demikian juga halnya dengan kamu yang berbicara dalam suatu bahasa lain sesuai pimpinan Roh. Kalau kata-katamu tidak bisa dimengerti, bagaimana kata-katamu itu bisa berguna bagi para pendengar? Kamu seperti berbicara kepada angin saja.


1 Korintus 14:16
Karena kalau kamu memuji Allah dengan rohmu dengan menggunakan kemampuan berbicara dalam bahasa lain, bagaimana pendengar yang tidak mengerti bisa turut memuji Allah atau mengucapkan “Amin” atas ucapan syukurmu itu?


1 Korintus 14:39
Jadi Saudara-saudari, hendaklah kalian masing-masing berdoa dengan sungguh-sungguh supaya kamu diberikan kemampuan khusus untuk menyampaikan pesan dari Allah. Dan jangan melarang saudara seiman yang lain untuk menggunakan kemampuan khusus untuk berbicara dalam bahasa lain sesuai pimpinan Roh Kudus.


1 Korintus 15:6
Sesudah itu Yesus menampakkan diri kepada lima ratus orang lebih saudara-saudari seiman kita pada waktu yang sama. Sebagian besar dari mereka masih hidup sampai sekarang, tetapi beberapa orang dari mereka sudah meninggal.


1 Korintus 15:29
Dan lagi tentang kebangkitan kita orang-orang percaya dari kematian: Kalau memang benar orang-orang mati tidak dihidupkan kembali dari kematian, kenapa pernah ada dari saudara-saudari kita seiman yang minta dibaptis dengan air sekali lagi untuk mewakili bapak atau ibunya yang sudah mati? Sudah jelas saudara-saudari kita itu berpikir bahwa kita sebagai pengikut Kristus juga akan dihidupkan kembali dari kematian. Kalau tidak begitu, kenapa mereka memohon untuk melakukan yang seperti itu?


1 Korintus 15:35
Tetapi sering ada pertanyaan, “Bagaimana orang mati akan dihidupkan kembali? Waktu kita dihidupkan, seperti apakah tubuh kita nanti?”


1 Korintus 16:11
Jadi jangan sampai ada yang merendahkan dia. Tetapi kalian tolonglah dia dalam perjalanannya dengan berkat yang ada pada kalian, sehingga dia bisa kembali kepada saya dengan selamat. Karena saya menantikan dia bersama dengan saudara-saudara seiman yang lain yang akan ikut bersama dia.


1 Korintus 16:18
Mereka sudah menghiburkan dan menguatkan hati saya — sebagaimana mereka sering lakukan di antara kalian. Biarlah kalian selalu menghargai orang-orang seperti mereka.


1 Korintus 16:20
Semua saudara-saudari seiman di sini menyampaikan salam kepada kalian. Dan sesudah kalian membaca surat ini, sebagai umat yang sudah disucikan oleh Allah, hendaklah kalian saling memberi salam dengan penuh kasih satu sama lain.


2 Korintus 1:1
Kepada yang kekasih saudara-saudari saya seiman jemaat Allah di Korintus dan semua umat Allah di seluruh daerah Akaya: Salam dari Paulus, yang menjadi seorang rasul Kristus Yesus atas kehendak Allah, dan dari Timotius — saudara kita dalam Kristus.


2 Korintus 1:4
Dialah yang menguatkan kami sehingga kami sanggup menghadapi setiap penderitaan yang kami alami. Karena dengan kami kuat, kami bisa menguatkan orang lain yang mengalami bermacam-macam penderitaan. Mereka dikuatkan ketika kami bersaksi kepada mereka bagaimana Allah sudah menguatkan kami lewat penderitaan yang kami alami.


2 Korintus 1:24
Maksud saya dan rasul Kristus yang lain bukan untuk memerintahkan kalian jemaat Korintus bagaimana caranya kalian masing-masing menjalankan keyakinanmu. Kami yakin bahwa setiap kalian akan terus berdiri teguh dalam keyakinanmu. Kami hanya mau bekerjasama dengan kamu supaya kamu semakin bersukacita karena hidup sesuai dengan keyakinanmu itu.


2 Korintus 5:12
Dengan menulis hal-hal di atas, sekali lagi maksud saya bukan untuk membanggakan pelayanan kami, melainkan saya menyatakan hal-hal itu untuk memberikan alasan bagaimana kalian bisa bangga karena kami sudah melayani di antara kalian. Dengan begitu kalian mempunyai jawaban kepada guru-guru palsu itu yang lebih membanggakan hal-hal yang kelihatan daripada hati nurani yang bersih.


2 Korintus 7:7
Kedatangan Titus bukan hanya menguatkan kami, tetapi saya lebih bersukacita lagi ketika dia memberitahukan tentang kerinduan kalian untuk bisa bertemu lagi dengan saya, dan bagaimana kalian sungguh-sungguh menyesal atas semua kesalahan yang sudah terjadi, dan kalian sangat senang bekerjasama dengan saya lagi. Mendengar semua itu, sukacita saya sangat melimpah.


2 Korintus 7:14
Memang, sebelum dia mengunjungi kalian, saya sudah memberitahukan banyak hal yang baik tentang kalian jemaat Korintus. Dan sekarang saya senang di mana Titus sudah membuktikan semua pujian yang saya sampaikan itu. Sebagaimana saya selalu terus terang mengatakan ajaran yang benar kepada kalian, begitu juga pujian saya tentang kalian yang pernah saya katakan kepada Titus sudah terbukti benar.


2 Korintus 7:15
Dan kasihnya kepada kalian semakin dalam setiap kali dia mengingat cara kalian mendengarkan dia, dan bagaimana kalian menyambut dia dengan rasa takut dan hormat.


2 Korintus 8:1
Dan sekarang, Saudara-saudari, kami ingin kalian tahu bagaimana kebaikan hati Allah sudah bekerja di dalam hati saudara-saudari kita jemaat-jemaat di propinsi Makedonia.


2 Korintus 8:8
Yang saya tuliskan ini bukanlah suatu perintah. Tetapi oleh karena jemaat lain sudah menunjukkan semangat yang luar biasa untuk membantu saudara-saudari kita seiman di Yerusalem, maka sudah waktunya kalian membuktikan bahwa kalian juga sungguh-sungguh mengasihi saudara-saudari kita itu.


2 Korintus 8:14
Saat ini kalian berkelimpahan dan mampu menolong saudara-saudari seiman yang berkekurangan di Yerusalem. Tetapi suatu saat nanti ada waktunya mereka berkelimpahan dan kalian berkekurangan, dan mereka juga bisa mencukupi kekurangan kalian. Dengan demikian kebutuhan hidup kita sama-sama tercukupi.


2 Korintus 8:18
Bersama Titus kami juga mengutus salah satu saudara seiman yang lain — yang sangat dipuji oleh semua jemaat karena pelayanannya dalam memberitakan Kabar Baik.


2 Korintus 8:22
Bersama mereka berdua, kami juga mengutus seorang saudara seiman yang sudah berkali-kali membuktikan bahwa dia selalu bersedia membantu. Bahkan sekarang dia sangat bersedia lagi untuk membantu karena dia sangat mempercayai kalian.


2 Korintus 8:23
Kalau ada orang yang bertanya tentang Titus, katakanlah bahwa dia adalah sahabat saya yang bekerja bersama saya untuk membantu kalian. Dan tentang saudara-saudara seiman yang lain, mereka diutus oleh jemaat-jemaat di sini dengan tujuan memuliakan Kristus.


2 Korintus 8:24
Oleh karena itu, hendaklah kalian tunjukkan kepada mereka bahwa kalian sungguh-sungguh mengasihi semua saudara-saudari seiman. Dengan begitu, para jemaat di sini akan mendengar kesaksian tentang kalian sehingga terbukti kenapa kami selalu membanggakan kalian.


2 Korintus 9:4
Karena kalau ada saudara-saudara seiman dari Makedonia yang datang bersama saya, dan mereka melihat bahwa kalian belum siap, maka kami akan malu! Tentu kalian juga akan malu, kalau apa yang kami banggakan tentang kalian dengan begitu yakin ternyata omong kosong.


2 Korintus 9:10
Jadi sebagaimana Allah menyediakan bibit bagi penabur dan hari demi hari memberikan makanan untuk kita makan, demikian juga Dia akan memberkati kamu dengan berlimpah-limpah. Maksud saya, kamu akan dimampukan untuk memberi dengan murah hati kepada orang-orang lain, lalu perbuatan-perbuatan baikmu itu akan menghasilkan banyak kebaikan di hadapan Tuhan.


2 Korintus 11:26
Dalam perjalanan sering kali saya terancam bahaya sungai, bahaya pencuri, bahaya dari bangsa saya sendiri, dan bahaya dari orang yang bukan Yahudi. Begitu juga kalau saya berada di kota, di tempat-tempat yang sunyi, atau di laut. Dan saya juga dalam bahaya ketika bersama-sama dengan orang yang menyamar sebagai saudara seiman.


2 Korintus 12:18
Contohnya, saya sudah meminta Titus untuk mengunjungi kalian, dan bersama dia saya mengutus saudara seiman kita. Titus tidak memungut dana dari kalian — bukan? Kalian memang tahu bahwa Titus dan saya bekerja dengan tujuan dan cara yang sama.


2 Korintus 13:13
Doa saya, kebaikan hati Tuhan kita Kristus Yesus akan selalu ada di dalam hidup kalian, dan Allah selalu mengasihi kalian, dan Roh Kudus juga selalu menyertai kalian semua supaya tetap bersatu sebagai saudara-saudari seiman.


Galatia 1:1
[1-2] Kepada yang kekasih saudara-saudari seiman di setiap jemaat di propinsi Galatia: Salam dari saya, Paulus, dan dari semua saudara seiman yang ada bersama saya. Saya menjadi rasul bukan karena diangkat atau diutus oleh manusia, tetapi saya menerima jabatan ini langsung dari Kristus Yesus dan dari Allah Bapa — yang sudah menghidupkan Yesus kembali dari kematian.


Galatia 1:13
Tentu kalian sudah mengetahui cara hidup saya dulu dalam agama Yahudi. Dan kalian sudah dengar bagaimana saya sangat menganiaya semua pengikut Kristus — yaitu anggota-anggota persatuan jemaat Allah, dan berusaha membinasakan mereka.


Galatia 3:1
Saudara-saudari di Galatia, kenapa kalian bisa begitu bodoh!? Kenapa kalian begitu cepat tertipu?! Padahal di hadapan kalian saya sudah menerangkan dengan sangat jelas bagaimana Kristus Yesus mati disalibkan demi kita!


Galatia 3:9
Jadi siapa yang percaya kepada janji-janji Allah seperti pahlawan iman kita Abraham juga turut diberkati seperti dia.


Galatia 3:28
Jadi di antara kita saudara-saudari seiman, kita tidak pantas lagi membeda-bedakan antara orang Yahudi dan orang yang bukan orang Yahudi, atau antara budak dan yang bukan budak, ataupun antara laki-laki dan perempuan. Karena kita semua sudah menjadi satu karena bersatu dengan Kristus Yesus.


Galatia 4:9
Jadi bagaimana mungkin kalian yang sekarang sudah mengenal Allah — bahkan yang sudah Dia akui sebagai anak-anak-Nya, berbalik kembali menjadi seperti budak kepada hal-hal yang lemah dan tidak berguna — bahkan kepada para penguasa gelap yang memerintah di dunia ini!


Galatia 4:12
[12-13] Jadi Saudara-saudari, saya mohon supaya kalian bebas dari aturan-aturan agama lama itu — sebagaimana saya sudah menyesuaikan diri dan tidak mengikuti semua aturan Yahudi selama saya hidup bersama kalian. Kalian tentu masih ingat bahwa kunjungan saya yang pertama terjadi karena saya sedang sakit. Tetapi hal itu justru menjadi kesempatan bagi saya untuk memberitakan Kabar Baik kepada kalian. Ingatlah cara kalian menerima saya dengan baik dan tidak pernah mengejek saya.


Galatia 5:6
Bagi kita yang bersatu dengan Kristus Yesus, tidak ada perbedaan antara orang yang sudah disunat dengan orang yang tidak disunat. Yang penting kita saling mengasihi saudara-saudari seiman oleh karena kita percaya penuh kepada Kristus!


Galatia 5:26
Janganlah kita menjadi sombong dan berkata dalam hati kita, “Saya lebih baik dari saudara-saudari seiman yang lain.” Atau berkata secara langsung, “Saya lebih baik di mata Tuhan daripada kamu!” Janganlah kita iri hati dengan berpikir, “Saudara seiman saya itu sudah menjadi lebih hebat dari saya dalam jemaat.”


Galatia 6:2
Hendaklah setiap kita saling tolong-menolong untuk meringankan beban saudara-saudari kita seiman yang mengalami kelemahan atau kesusahan. Dengan begitu kita menaati Hukum Kasih yang diberikan oleh Kristus.


Galatia 6:3
Karena kalau kamu menganggap dirimu lebih istimewa untuk menolong saudara-saudari kita itu, berarti kamu menipu dirimu sendiri. Kamu tidak lebih istimewa dari saudara seiman yang mana pun!


Galatia 6:4
Tidak usah membanding-bandingkan dirimu dengan saudara-saudari seiman yang lain. Tetapi nilailah perbuatanmu sendiri saja. Lalu kamu boleh puas dengan cara kamu sendiri melayani Kristus — tanpa memikirkan orang lain.


Galatia 6:10
Karena itu, setiap kali kita mempunyai kesempatan, marilah kita terus berbuat baik kepada semua orang — terutama kepada saudara-saudari kita seiman.


Ef 1:1
Kepada yang kekasih saudara-saudari saya seiman [jemaat Efesus] — yaitu kalian yang percaya penuh kepada Kristus Yesus dan yang disucikan-Nya: Salam dari Paulus, rasul Kristus Yesus, yang menjadi rasul karena kehendak Allah.


Ef 1:13
Dengan begitu ketika kalian mendengar ajaran yang benar — yaitu Kabar Baik tentang bagaimana Allah menyelamatkan kita, kalian percaya kepada Kristus. Dan oleh karena itu, Allah memberikan Roh Kudus yang sudah dijanjikan-Nya kepada kalian sebagai tanda bahwa kalian adalah milik kepunyaan Allah.


Ef 4:24
Sebagaimana kamu memakai baju baru, begitulah hendaknya seluruh hidupmu menjadi baru. Karena kamu sudah diciptakan menjadi manusia baru, yang semakin serupa dengan Allah. Berarti kamu akan sungguh-sungguh hidup suci dan benar di hadapan-Nya.


Ef 5:24
Jadi sebagaimana seluruh jemaat sebagai tubuh Kristus menaati kehendak-Nya, begitu jugalah istri menaati kemauan suaminya dalam segala hal.


Ef 5:27
Karena itulah Kristus mati untuk kita: Supaya kita dalam kesatuan jemaat-Nya dikhususkan bagi diri-Nya sendiri, sebagaimana seorang pengantin laki-laki mengambil seorang pengantin perempuan sebagai istrinya. Maksudnya adalah bahwa kita disucikan dan dimuliakan secara khusus untuk tinggal menetap bersama Dia — tanpa dosa, tanpa kesalahan, atau tanpa noda apa pun.


Filipi 1:1
Kepada yang kekasih saudara-saudari saya seiman di Filipi — yaitu semua yang sudah disucikan oleh Allah karena bersatu dengan Kristus Yesus, khususnya kepada semua penatua dan para pengerja jemaat. Salam dari Paulus dan Timotius, hamba Kristus Yesus.


Filipi 1:5
karena saya ingat bagaimana cara kalian bekerjasama dengan saya dalam pemberitaan Kabar Baik tentang Kristus sejak kalian percaya kepada berita itu sampai sekarang.


Filipi 1:15
Memang ada beberapa orang yang memberitakan tentang Kristus karena iri hati kepada saya, atau karena mereka mau menjadi lebih terkenal dari saya. Tetapi kebanyakan saudara-saudari seiman memberitakan Kabar itu karena mereka sungguh-sungguh ingin menyenangkan hati Tuhan.


Filipi 1:20
Karena saya sungguh-sungguh merindukan dan mengharapkan supaya saya tidak gagal dalam melaksanakan tugas saya dan tidak menjadi malu di hadapan Tuhan. Yang saya mau adalah supaya saya terus bersaksi dengan penuh keberanian — sebagaimana saya sudah pernah bersaksi sebelumnya. Dengan begitu, saya berharap bahwa Kristus selalu dimuliakan melalui apa yang terjadi atas diri saya — baik hidup maupun mati.


Filipi 2:3
Apa saja yang kalian masing-masing lakukan, tidak boleh mementingkan kepentinganmu sendiri atau menonjolkan dirimu. Tetapi utamakanlah kepentingan setiap saudara seiman daripada kepentinganmu sendiri dan tetap rendah hati.


Filipi 2:12
Karena itu saudara-saudari yang saya kasihi, sebagaimana kalian selalu taat kepada saya, maka sekarang saya mendorong kalian untuk berusaha hidup sesuai dengan apa yang pantas bagi orang yang sudah diselamatkan oleh Allah — dengan takut dan hormat kepada-Nya. Jangan lakukan itu hanya pada waktu saya ada bersama kalian, tetapi lebih baik lagi kalau kalian melakukannya pada waktu saya tidak bersama kalian.


Filipi 2:25
Tetapi saya merasa perlu mengutus Epafroditus kembali kepada kalian. Dia adalah saudara seiman saya yang baik, teman sekerja dan seperjuangan dalam melayani pekerjaan Tuhan. Memang dulu kalian mengutus dia untuk mengurus keperluan saya di dalam penjara ini.


Filipi 4:3
Saya minta kepada teman sekerja saya yang setia — yaitu pemimpin jemaat, supaya kamu menolong kedua saudari kita itu. Karena saya ingat bagaimana mereka berdua melayani dan berjuang bersama saya, Klemens, dan saudara-saudari yang lain dalam pemberitaan Kabar Baik. Nama-nama mereka pasti ada dalam buku kehidupan!


Filipi 4:12
Jadi saya tahu bagaimana memuaskan diri — baik ketika hidup dalam kekurangan maupun dalam kelebihan. Karena saya sudah menemukan rahasia bagaimana caranya bisa merasa puas dalam segala keadaan — baik kenyang maupun lapar, baik kaya maupun miskin.


Kolose 1:1
[1-2] Kepada yang kekasih saudara-saudari saya seiman yang tinggal di Kolose — yaitu kalian yang sudah disucikan oleh Allah karena bersatu dengan Kristus Yesus dan setia kepada-Nya: Dari kami, Paulus dan saudara kita, Timotius. Karena kehendak Allah, saya Paulus menjadi rasul Kristus Yesus. Doa saya, Allah Bapa kita akan selalu baik hati kepada kalian masing-masing dan menjagamu supaya kamu hidup dengan tenang dalam perlindungan-Nya.


Kolose 1:11
Kami juga berdoa supaya Allah menguatkan kalian dengan kuasa-Nya yang sangat luar biasa — sehingga kalian pantang menyerah dan tidak putus asa pada waktu kalian mengalami kesusahan. Dan dalam keadaan bagaimana pun juga, kami berdoa supaya kalian terus bersukacita


Kolose 2:1
Saudara-saudari, saya ingin kalian tahu bahwa saya berjuang keras untuk menolong kalian — yaitu semua saudara seiman yang ada di Kolose dan Laodikia, dan juga untuk menolong semua saudara kita yang belum pernah melihat saya.


Kolose 3:9
Dan kita sebagai saudara-saudari seiman tidak boleh saling menipu. Karena kita sudah membuang sifat hidup lama seperti itu — seperti seorang yang membuang pakaiannya yang rusak.


Kolose 3:13
Janganlah kita melihat kelemahan saudara-saudari kita seiman, tetapi hendaklah kita saling memaafkan — kalau ada yang melakukan kesalahan. Ingatlah bahwa Allah sudah terlebih dahulu mengampuni dosa-dosa kita, jadi demikianlah kita juga wajib saling memaafkan.


Kolose 4:5
Pikirkanlah dengan bijaksana tentang bagaimana hidup di antara orang-orang yang belum percaya kepada Yesus, dan gunakanlah setiap kesempatan yang diberikan supaya Dia dimuliakan.


Kolose 4:6
Bicaralah selalu dengan ramah dan manis didengar. Dengan demikian kalian akan belajar bagaimana menjawab setiap pertanyaan mereka dengan bijaksana apabila mereka menanyakan sesuatu tentang Raja kita.


Kolose 4:11
Yustus — yang dulu dipanggil Yesus, juga mengirim salam kepada kalian. Sama seperti saya, ketiga saudara seiman itu juga orang Yahudi. Hanya mereka bertigalah yang sekarang bertugas bersama saya sehingga semakin banyak orang menjadi warga kerajaan Allah. Betapa terhiburnya saya karena mereka!


Kolose 4:13
Saya bersaksi kepada kalian bahwa dia sungguh-sungguh bergumul untuk kalian — termasuk untuk saudara-saudari seiman yang ada di Laodikia dan di Hierapolis.


Kolose 4:15
Sampaikan salam kami kepada saudara-saudari seiman kita di Laodikia. Kami juga mengirim salam kepada Nimfa dan jemaat yang biasa berkumpul di rumahnya.


1 Tesalonika 1:1
Kepada yang kekasih saudara-saudari saya seiman di Tesalonika — yaitu kalian yang sudah bersatu dengan Allah Bapa dan Tuhan kita Kristus Yesus: Salam dari Paulus, Silas, dan Timotius. Doa saya, Allah Bapa kita akan selalu baik hati kepada kalian masing-masing dan menjagamu supaya kamu hidup dengan tenang dalam perlindungan-Nya.


1 Tesalonika 1:5
Sebab ketika kami datang membawa Kabar Baik tentang Kristus, kamu tidak menerima kabar itu sebagai kabar biasa saja, melainkan sebagai Firman Allah yang berkuasa. Dan Roh Kudus memberikan keyakinan penuh kepada kalian bahwa kabar itu benar. Kalian juga tentu masih ingat bagaimana hidup kami juga menjadi kesaksian di antara kalian bahwa kabar itu benar.


1 Tesalonika 1:9
Justru merekalah yang lebih dulu menceritakan kepada kami bagaimana cara kalian menerima kami dengan baik ketika kami bersama kalian, dan bagaimana kalian berhenti menyembah berhala dan berbalik untuk melayani Allah yang satu-satunya — yaitu Allah yang hidup dan yang benar.


1 Tesalonika 1:10
Dan mereka juga menceritakan bagaimana kalian menantikan kedatangan Anak Allah dari surga — yaitu Yesus yang sudah dihidupkan-Nya kembali dari kematian. Yesus itulah yang akan menyelamatkan kita dari kemarahan Allah yang segera akan dinyatakan pada waktu Allah menghukum orang-orang berdosa di dunia ini.


1 Tesalonika 2:9
Saudara-saudari, tentu kalian masih ingat bagaimana kami bekerja keras siang dan malam untuk memenuhi keperluan kami sendiri. Kami melakukan itu supaya kami tidak menjadi beban bagi kalian selama kami bersama kalian.


1 Tesalonika 2:13
Hal ini juga yang membuat kami tidak henti-hentinya bersyukur kepada Allah! — yaitu, waktu kalian mendengar berita keselamatan itu dari kami, kalian masing-masing menerimanya sebagai Firman Allah, dan bukan sebagai perkataan manusia. Dan tanggapanmu itu sungguh benar, karena Firman Allah hidup dan berkuasa di dalam diri kita masing-masing yang percaya kepada Kristus.


1 Tesalonika 2:14
Saudara-saudari terbukti sebagai orang percaya, karena kalian terpaksa mengikuti teladan saudara-saudarimu di Yudea — yaitu mereka yang bersamamu bersatu dengan Kristus Yesus. Para anggota jemaat di Yudea mengalami siksaan berat dari orang-orang Yahudi yang tidak percaya — sebagaimana yang kalian alami juga di sana oleh bangsa kalian sendiri.


1 Tesalonika 3:1
[1-2] Ketika kerinduan kami bertiga untuk bertemu dengan kalian tidak bisa ditahan lagi, akhirnya kami memutuskan untuk mengutus saudara kita seiman — Timotius, untuk datang kembali kepada kalian. (Dia adalah teman sekerja kami dalam pelayanan memberitakan Kabar Baik tentang Kristus.) Jadi, sementara kami berdua tetap tinggal di kota Atena, dialah yang kami utus untuk menguatkan dan memberi dorongan kepada kalian supaya kalian terus percaya penuh kepada Yesus.


1 Tesalonika 3:12
Dan doa kami supaya Tuhan Yesus membuat kasih kalian masing-masing semakin bertumbuh di antara saudara-saudarimu seiman dan kepada semua orang. Jadi saya berdoa supaya Allah bekerja di dalam hati kalian sebagaimana Dia sudah mengukir nama kalian di dalam hati kami.


1 Tesalonika 4:4
Allah juga mau supaya setiap kita tahu bagaimana caranya menguasai diri sendiri — khususnya menguasai keinginan hawa nafsu supaya kita terus hidup suci, dan hidup dengan cara yang terhormat di hadapan semua orang.


1 Tesalonika 4:6
Dalam hal hawa nafsu ini, janganlah berbuat salah terhadap saudaramu seiman! Maksud saya, jangan sampai ada saudara seiman yang berbuat zina dengan istri dari saudara seiman yang lain. Karena dulu kami sudah mengajar kalian dengan terus terang bahwa Tuhan akan menghukum setiap orang yang berbuat cabul seperti itu.


1 Tesalonika 4:9
Tentang hal mengasihi saudara-saudari kita seiman, ternyata kami tidak perlu memberikan dorongan lagi, karena Allah sendirilah yang sudah mengajar kalian bagaimana saling mengasihi.


1 Tesalonika 4:10
Ternyata hal itu sedang kalian lakukan terhadap saudara-saudari seiman di seluruh Makedonia. Biarpun begitu Saudara-saudari, kami mendorong kalian supaya kalian semakin saling mengasihi lagi.


1 Tesalonika 4:13
Saudara-saudari, jangan sampai kamu tidak tahu jawaban dari pertanyaan ini, “Apa yang terjadi kepada saudara-saudari kita seiman yang sudah meninggal?” Kami tidak mau kalian berdukacita seperti orang-orang lain yang belum mempunyai pengharapan bahwa di balik kematian ada kehidupan lagi.


1 Tesalonika 4:14
Nah, kalau kita percaya bahwa Yesus sudah mati dan hidup kembali, maka kita juga harus percaya bahwa ketika Tuhan Yesus datang kembali, Allah juga akan membawa kembali ke dunia ini semua saudara-saudari kita seiman yang sudah mati.


1 Tesalonika 5:8
Tetapi kita adalah anak-anak terang, jadi hendaklah kita menguasai diri kita sendiri. Karena kita sedang berperang melawan iblis. Dan hendaklah kita memakai alat-alat perang yang ada pada kita. Biarlah keyakinan kita kepada Yesus dan kasih kepada saudara-saudari seiman menjadi seperti baju besi yang melindungi hati kita. Dan biarlah keyakinan bahwa kita pasti diselamatkan menjadi seperti topi perang.


1 Tesalonika 5:15
Perhatikanlah supaya tidak ada anggota kita yang membalas kejahatan dengan kejahatan. Tetapi berusahalah untuk selalu berbuat baik kepada saudara-saudari seiman dan semua orang.


1 Tesalonika 5:26
Sebagai umat yang disucikan oleh Allah, hendaklah kalian masing-masing saling memberi salam dengan penuh kasih kepada semua saudara-saudari seiman yang ada di sana.


1 Tesalonika 5:27
Demi kesatuan kita dengan Tuhan, saya ingatkan supaya surat ini dibacakan kepada semua saudara-saudari seiman yang lain.


2 Tesalonika 1:1
Kepada yang kekasih saudara-saudari saya seiman jemaat Tesalonika — yaitu kalian yang sudah bersatu dengan Allah Bapa dan Tuhan kita Kristus Yesus. Salam dari Paulus, Silas, dan Timotius.


2 Tesalonika 1:4
Jadi kami selalu senang untuk menceritakan tentang kalian kepada jemaat-jemaat yang lain, yaitu mereka yang sama seperti kita sudah dipilih oleh Allah. Kami menceritakan kepada mereka bagaimana kalian tetap bertahan dan berpegang kepada keyakinanmu pada waktu kalian dianiaya dan menderita banyak hal.


2 Tesalonika 2:2
Janganlah kalian cepat bingung atau kaget kalau mendengar orang-orang berbicara tentang hari itu seperti ini, “Tanpa kita tahu atau sempat berkumpul dengan saudara seiman yang lain, Tuhan Yesus sudah datang kembali.” Jangan berpikir seperti itu biarpun orang berkata, “Roh Allah sudah memberitahukan kepada kami seperti itu.” Juga jangan percaya kalau orang berkata, “Saya sudah mendengar Paulus berkata bahwa Tuhan Yesus sudah datang kembali.” Dan kalau berita seperti itu datang dalam surat, jangan kalian percaya bahwa surat itu berasal dari kami.


2 Tesalonika 3:1
Akhirnya Saudara-saudari, saya minta kalian berdoa untuk kami supaya ajaran kita tentang Tuhan Yesus bisa menyebar dengan cepat. Doakan juga supaya orang-orang menerima ajaran itu serta menghargainya — sebagaimana yang sudah terjadi di antara kalian.


2 Tesalonika 3:6
Saudara-saudari, sebagai utusan Tuhan kita Kristus Yesus, kami perintahkan kalian supaya jangan bergaul dengan saudara atau saudari seiman yang malas bekerja, dan yang tidak mau hidup sesuai dengan ajaran yang kalian terima dari kami.


2 Tesalonika 3:15
Tetapi janganlah menganggap mereka sebagai musuh. Teruslah menasihati mereka sebagai saudara-saudari seiman.


1 Timotius 1:1
[1-2] Kepada yang kekasih Saudara saya seiman Timotius — yang sungguh-sungguh seperti anakku sendiri karena kamu mengikut saya dalam keyakinan yang sama. Salam dari Paulus, rasul Kristus Yesus. Saya diutus sebagai rasul karena perintah Allah — yang juga adalah Juruselamat kita. Perintah itu juga dari Kristus Yesus — yang adalah Pengharapan kita. Doa saya, Allah Bapa dan Tuhan kita Kristus Yesus akan selalu baik hati kepadamu, mengasihanimu, dan menjagamu supaya kamu hidup dengan tenang dalam perlindungan Bapa dan Tuhan kita.


1 Timotius 2:8
Jadi, di mana saja saudara-saudari seiman berkumpul, saya mau supaya setiap laki-laki yang memimpin doa adalah orang yang tidak bercela. Maksud saya, kedua tangan yang diangkat ke surga waktu berdoa tidak boleh dikotori dengan dosa, dan dia bukanlah seorang yang pemarah dan suka bertengkar.


1 Timotius 3:15
Tetapi kalau saya terlambat datang, melalui surat ini kamu akan mengetahui bagaimana seharusnya kita hidup sebagai keluarga Allah. Yang saya maksudkan sebagai keluarga Allah adalah kesatuan seluruh jemaat kepunyaan Allah yang hidup. Memang sebagai anggota kesatuan itu, kita terlibat untuk mendukung dan mempertahankan ajaran benar dari Allah — sebagaimana tiang penopang dan batu dasar yang menguatkan rumah.


1 Timotius 4:6
Ajarkanlah hal-hal seperti itu kepada saudara-saudari seiman di sana, sehingga di hadapan Tuhan kita Kristus Yesus kamu akan terbukti sebagai hamba-Nya yang baik. Seorang hamba Kristus yang baik haruslah semakin dewasa dalam segala macam ajaran yang membangun keyakinan kita — seperti ajaran-ajaran baik yang kamu sudah ikuti.


1 Timotius 5:1
Janganlah tegur dengan keras saudara seiman yang lebih tua darimu, tetapi dengan penuh rasa hormat berilah nasihat kepadanya seperti kepada bapakmu sendiri. Dan nasihatilah saudara seiman yang lebih muda darimu seperti adikmu sendiri.


1 Timotius 5:2
Demikian juga, dengan penuh rasa hormat berilah nasihat kepada saudari seiman yang lebih tua darimu, seperti kepada ibumu sendiri. Dan dengan hati yang tulus nasihatilah saudari seiman yang lebih muda darimu, seperti menasihati adikmu sendiri.


1 Timotius 5:7
Sampaikanlah hal-hal itu kepada saudara-saudari seiman di sana, supaya mereka mengatur pelayanan kepada para janda dengan baik. Dengan demikian cara hidup jemaat tidak ternoda di hadapan orang-orang yang belum percaya kepada Kristus.


1 Timotius 5:10
Hendaklah setiap janda yang didaftarkan dikenal lewat perbuatannya sebagai ibu yang baik — misalnya dia sudah membesarkan anak-anaknya dengan baik, suka memberi tumpangan, rela menjadi pelayan bagi saudara-saudari seiman, suka membantu orang yang mengalami kesusahan, dan selalu melibatkan diri dalam segala macam perbuatan yang baik.


1 Timotius 6:2
Dan kepada setiap budak berilah dorongan seperti ini, “Kalau keluarga tuanmu sama-sama seiman denganmu, janganlah merasa bahwa hal itu menjadi alasan untuk bersikap kurang hormat kepada mereka. Tetapi kamu harus lebih rajin bekerja untuk melayani mereka karena mereka adalah saudara-saudari seimanmu yang terkasih.” Ajaran sesat dan kekayaan yang sejati Jadi Timotius, hendaklah kamu terus mengajar dan mendorong semua jemaat Tuhan yang kamu layani itu untuk melakukan hal-hal tersebut.


2 Timotius 1:15
Kamu sudah mendengar bahwa semua saudara seiman di daerah Asia sudah meninggalkan saya — termasuk Figelus dan Hermogenes.


2 Timotius 2:2
Dan semua ajaran yang sudah kamu dengar ketika saya mengajar para saudara-saudari seiman, hendaklah kamu juga ajarkan dan percayakan kepada saudara-saudari yang lain — khususnya kepada mereka yang sanggup mengajar dan yang setia menyampaikan ajaran itu kepada orang lain lagi.


2 Timotius 3:11
Di daerahmu sendiri, kamu jelas tahu bagaimana penduduk kota Antiokia, Ikonium, dan Listra menganiaya saya dan membuat saya menderita. Tetapi ingatlah bahwa Tuhan menyelamatkan saya dari semuanya itu!


2 Timotius 3:16
Seluruh Kitab Suci ditulis sesuai dengan perkataan Allah sendiri. Dan semuanya berguna untuk mengajar, menegur, menunjukkan kesalahan, dan mendidik kita bagaimana hidup benar di mata Allah.


2 Timotius 4:21
Usahakanlah sedapat mungkin datang kemari sebelum musim dingin. Ebulus dan juga Pudes, Linus, Klaudia, dan semua saudara-saudari seiman di sini mengirim salam kepadamu.


Titus 1:1
[1-4] Kepada yang kekasih saudara seiman saya, Titus — yaitu anak rohani saya yang sesungguhnya karena mempunyai keyakinan yang sama: Salam dari Paulus, hamba Allah dan rasul Kristus Yesus. Saya sudah diutus untuk menolong umat Allah supaya semakin percaya kepada Kristus dan mengetahui ajaran benar. Dan ajaran benar itu memimpin kita supaya hidup menurut kemauan Allah. Karena kita percaya dan mengikuti ajaran itu, kita yakin bahwa kita memiliki hidup yang selama-lamanya. Allah, yang tidak pernah berdusta, sudah menjanjikan hidup itu bagi kita sebelum dunia diciptakan. Lalu pada waktu yang tepat, Allah, yang juga adalah Juruselamat kita, menyatakan tentang hidup itu kepada dunia melalui Kabar Baik, dan saya dipercayakan tugas untuk mengabarkan berita keselamatan itu. Doa saya, Allah Bapa dan Juruselamat kita Kristus Yesus akan selalu baik hati kepadamu dan menjagamu supaya kamu hidup dengan tenang dalam perlindungan Bapa dan Juruselamat kita.


Titus 1:11
Kita harus hentikan mereka supaya tidak mengajar lagi, karena ajaran mereka itu menyebabkan kepercayaan banyak keluarga beriman menjadi kacau — baik itu orang tua maupun anak-anak. Dan mereka juga memakai ajaran palsu itu sebagai alasan untuk minta uang.


Titus 2:5
Mereka juga bisa mengajar perempuan-perempuan muda untuk hidup bijaksana dan dengan hati yang bersih. Sebaiknya yang muda juga belajar bagaimana mengurus rumah tangga dengan baik, dan cara melayani suami. Dengan begitu, tidak ada orang yang bisa menjelekkan ajaran yang sudah diberikan Allah kepada kita.


Filemon 1:1
[1-2] Kepada yang kekasih saudara saya seiman Filemon — teman sekerja kami, dan kepada saudari seiman kita Afia, dan seluruh anggota jemaat yang berkumpul di rumah Filemon, dan kepada saudara seiman Arkipus — yang berjuang bersama kami untuk Tuhan. Salam dari Paulus yang dipenjarakan karena Kristus Yesus, dan salam dari Timotius — saudara seiman kita.


Filemon 1:7
Saudara Filemon, perbuatan kasihmu kepada semua umat Allah sangat menyenangkan hati saya dan memberi kekuatan kepada saya. Dan hati semua saudara-saudari seiman sudah disegarkan karena pelayananmu.


Filemon 1:16
Sekarang Onesimus bukan hanya sebagai budak lagi, tetapi derajatnya sudah naik! Karena dia sudah menjadi saudara seiman yang terkasih — khususnya bagi saya, dan teristimewa bagimu — sebagai budakmu dan sekaligus sebagai saudaramu seiman, karena sama-sama bersatu dengan Tuhan.


Filemon 1:17
Jadi kalau Saudara menganggap saya sebagai saudaramu seiman, terimalah Onesimus kembali sama seperti kamu menerima saya.


Ibrani 2:17
Oleh karena itulah, Yesus harus menjadi manusia sama seperti kita saudara-saudari-Nya dalam segala hal. Dengan begitu Dia bisa menjadi Imam Agung bagi kita — yang penuh belas kasihan dan sangat setia dalam tugas itu di hadapan Allah. Sebagaimana sebelumnya para imam selalu membawa darah binatang kurban kepada Allah untuk mendamaikan manusia dengan Allah, sekarang Imam Agung kita, Yesus — melalui darah-Nya sendiri, sudah mendamaikan kita dengan Allah.


Ibrani 3:1
[1-2] Jadi Saudara-saudari, dengan dipilih-Nya kita menjadi warga kerajaan surga, marilah kita lebih mengenal Yesus yang sudah kita akui itu. Dialah yang menjadi wakil Allah dan Imam Agung kita di dunia ini. Dalam menjalankan tugas-Nya itu Yesus melayani dengan setia — sebagaimana juga Musa pernah melayani dengan setia dalam menjalankan tugasnya sebagai pemimpin umat Israel.


Ibrani 5:13
Karena siapa yang masih minum susu saja berarti dia masih bayi. Orang yang seperti itu belum siap untuk menerima ajaran-ajaran yang lebih tinggi, karena belum terlatih bagaimana caranya membedakan ajaran yang memimpin kepada hidup benar dari ajaran yang menyesatkan.


Ibrani 6:10
Karena Allah adil. Dia akan tetap ingat apa saja yang kalian masing-masing sudah lakukan bagi-Nya, terutama ketika kamu berbuat kasih kepada saudara-saudari seiman untuk memuliakan Allah. Dia memperhatikan bagaimana kamu sudah sering melayani mereka dan masih melayani mereka terus sampai sekarang, dan Dia tidak akan pernah lupa memberkatimu.


Ibrani 6:12
Dengan begitu kamu juga tidak akan menjadi pemalas. Tetapi hendaklah kamu mengikuti teladan saudara-saudari seiman kita yang sudah mendahului kita ke surga. Perhatikanlah bahwa mereka tetap sabar dan percaya penuh kepada Kristus sampai akhir hidup mereka. Pikirkanlah bahwa sekarang mereka sedang menikmati semua janji Allah.


Ibrani 8:11
Oleh karena itu, nanti kalian tidak lagi perlu saling mengingatkan saudara seiman seperti ini, ‘Kenallah Tuhan.’ Karena kalian semua — besar kecil, akan sungguh-sungguh mengenal Aku.


Ibrani 10:24
Oleh karena itu, marilah kita semua berpikir bagaimana kita bisa saling mendorong dan saling mengingatkan untuk berbuat kasih dan melakukan hal-hal yang baik.


Ibrani 10:34
Dan waktu saudara-saudari kita seiman dipenjarakan, kalian turut merasakan penderitaan mereka — seolah-olah kamu sendiri yang dipenjarakan. Bahkan ada di antara kalian yang dianiaya sampai barang-barang kalian pun dirampas. Dalam keadaan seperti itu juga, kalian tetap bersukacita, karena kalian tahu bahwa kalian mempunyai harta surgawi yang terjamin dan yang tahan untuk selama-lamanya.


Ibrani 12:1
Oleh karena semua itu, Saudara-saudari, marilah kita ingat dan mengikuti cara hidup para pahlawan iman kita yang sudah mendahului kita dan yang sedang menanti-nantikan kita sekarang! Jadi, marilah kita lepaskan dan tinggalkan semua beban dan dosa yang menghalangi kita dalam pertandingan yang sudah ditetapkan Allah untuk kita jalani, dan marilah kita terus berjuang mencapai tujuan kita.


Ibrani 12:2
Dalam pertandingan ini, biarlah mata kita terus memandang ke depan — yaitu kepada Yesus. Dialah Raja dan Pahlawan Iman yang terutama bagi kita, dan yang telah menyelesaikan pertandingan yang diberikan kepada-Nya dengan sempurna. Dia rela menahan penderitaan yang sangat memalukan di kayu salib karena Dia memandang terus ke depan kepada sukacita yang disediakan untuk Dia di kemudian hari. Sekarang Dia sudah duduk menantikan kita di tempat yang paling terhormat di samping takhta Allah.


Ibrani 12:10
Dan bapak-bapak kita yang di dunia ini mengoreksi kita masing-masing hanya untuk sementara saja — sesuai dengan apa yang mereka anggap baik. Tetapi waktu Bapa surgawi mengoreksi kita selalu tepat dan berguna, supaya kita disucikan sebagaimana Dia suci.


Ibrani 13:1
Hendaklah kalian selalu saling mengasihi sebagai saudara-saudari seiman.


Ibrani 13:3
Dan janganlah lupa berdoa dan menolong saudara-saudari kita seiman yang sekarang dipenjarakan. Lakukanlah itu seperti kamu sendiri juga sedang menderita bersama mereka di dalam penjara itu. Dan turutlah merasakan kesusahan saudara-saudari kita seiman yang sedang dibuat menderita — seolah-olah kamu sendiri juga menderita sama seperti mereka.


Ibrani 13:17
Hendaklah kita menghormati dan menaati para pemimpin kita yang seiman. Karena Allah memberi tugas kepada mereka untuk berjaga-jaga atas kehidupan rohani kita masing-masing, dan mereka tahu bahwa nanti mereka akan memberi pertanggung-jawaban kepada Allah. Jadi hormat dan taatlah kepada mereka selalu supaya mereka bisa melaksanakan tugas mereka dengan senang hati. Karena kalau mereka bekerja dengan hati yang sedih, hal itu pasti tidak membawa berkat bagi kita.


Ibrani 13:24
Sampaikan salam saya kepada semua pemimpin kalian dan kepada semua saudara-saudari kita seiman — yaitu semua yang sudah disucikan oleh Tuhan. Dan semua saudara-saudari seiman di Italia mengirim salam kepada kalian.


Yakobus 1:1
Kepada yang kekasih saudara-saudari seiman saya — yaitu kedua belas suku umat Allah yang sekarang tersebar di seluruh dunia: Salam dari Yakobus, hamba Allah dan hamba dari Tuhan kita Kristus Yesus.


Yakobus 1:5
Tetapi dalam suatu ujian iman, kalau kamu merasa kekurangan hikmat, mintalah hikmat dari Allah. Karena Allah sangat murah hati kepada semua orang, dan Dia tidak pernah tersinggung kalau kita meminta hal itu kepada-Nya. Karena itu mintalah, dan hikmat yang kamu perlukan akan diberikan kepadamu.


Yakobus 1:9
Saudara-saudari seiman, kalau kamu miskin atau mempunyai kedudukan rendah, bersukacitalah! Karena Allah sudah memberikan kedudukan yang tinggi kepadamu — yaitu sebagai warga kerajaan-Nya.


Yakobus 2:18
Tetapi akan ada orang yang menentang saya dengan berkata, “Tetapi saya tidak seperti kamu! Saya percaya penuh tanpa harus membuktikannya melalui perbuatan.” Tetapi saya menjawab orang seperti itu, “Bagaimana saya bisa tahu kalau kepercayaanmu itu benar-benar ada atau omong kosong saja kalau kamu sendiri tidak pernah membuktikannya? Saya yakin kita lebih baik membuktikan kepercayaan kita kepada Kristus lewat kasih dalam perbuatan!”


Yakobus 3:5
Begitu juga dengan lidah kita. Meskipun lidah hanya bagian kecil dari tubuh kita, tetapi kita bisa memakai lidah itu untuk menyombongkan diri dan menyakiti hati saudara-saudari kita! Biarpun kecil, tetapi bisa merusak banyak hal — sebagaimana hutan yang luas bisa terbakar hanya karena lidah api yang kecil.


Yakobus 5:11
Ingatlah bahwa sekarang kita sangat menghormati mereka karena mereka bertahan dalam penderitaan itu. Antara lain, Ayub menjadi contoh orang yang terus kuat. Dan kalian sudah tahu bagaimana akhirnya Allah memberkati dia, karena Tuhan penuh dengan belas kasihan dan baik hati.


1 Petrus 1:10
Pada zaman dulu nabi-nabi sudah berusaha dengan tekun dan teliti untuk lebih mengerti bagaimana caranya manusia diselamatkan. Biarpun mereka tidak mengerti sepenuhnya, mereka masih terus menyampaikan berita keselamatan yang dari Allah itu — bahwa kita diselamatkan hanya oleh karena kebaikan hati Allah.


1 Petrus 1:22
Ketika kita menyerahkan diri kita untuk mengikuti ajaran yang benar, kita dibersihkan dari dosa-dosa kita. Hal itu memampukan kita untuk saling mengasihi dengan hati yang tulus kepada sesama saudara-saudari seiman kita. Jadi marilah kita saling mengasihi dengan sungguh-sungguh dan dengan sepenuh hati.


1 Petrus 2:2
[2-3] Sebagaimana bayi yang baru lahir yang selalu haus akan air susu murni dari ibunya, begitu juga kalian hendaklah selalu haus akan pelajaran rohani yang benar — yaitu yang terdapat dalam Firman Allah. Karena dalam Firman Allah dikatakan seperti ini, “Kalian sendiri sudah merasakan kebaikan Tuhan.” Dengan demikian kalian akan semakin dewasa rohani sampai pada hari Allah menyelamatkan kita dari dunia ini.


1 Petrus 2:17
Jadi kita harus menghormati semua orang, mengasihi saudara-saudari seiman, hidup dengan rasa hormat dan takut kepada Allah, dan hormat kepada kepala negara kita yang ada di dunia ini.


1 Petrus 3:8
Jadi kesimpulannya, hendaklah kalian hidup dengan satu tujuan, rendah hati, saling mengasihi, saling mengasihani, dan saling berbaik hati sebagai saudara-saudari seiman.


1 Petrus 4:9
Dan kalau saudara seiman kita perlu tempat untuk menginap, saya harap kalian selalu bersedia menerimanya di rumahmu tanpa bersungut-sungut.


1 Petrus 5:9
Dengan tetap percaya kepada Kristus, lawanlah dia! Karena kamu tahu bahwa saudara-saudari seiman kita di seluruh dunia tetap berdiri teguh ketika mereka mengalami penderitaan yang sama seperti yang kamu alami.


1 Petrus 5:12
Saya menulis surat yang singkat ini kepada kalian dengan bantuan Silas, yang saya anggap sebagai saudara seiman kita yang bisa dipercaya. Maksud saya menulis surat ini adalah untuk menguatkan hati kalian dengan meyakinkan bahwa Allah menunjukkan kebaikan hati-Nya kepada kita melalui apa saja yang kita alami. Jadi hendaklah kalian tetap berdiri teguh dalam kebaikan hati Allah itu!


2 Petrus 1:1
Kepada yang kekasih Saudara-saudari saya seiman — yaitu kalian yang sudah diberkati Allah sehingga kalian percaya penuh kepada Kristus Yesus sama seperti kami. Dan oleh karena percaya itu kalian diberkati dengan berlimpah-limpah sama seperti kami — yaitu kita sudah diselamatkan melalui apa yang Kristus Yesus buat untuk membenarkan kita. Dialah Allah dan Penyelamat kita! Salam dari saya — Simon yang juga disebut Petrus, rasul dan hamba Kristus Yesus.


2 Petrus 1:6
Ketiga, belajarlah bagaimana cara menguasai diri. Keempat, belajarlah bagaimana cara bertahan dalam kesusahan. Kelima, berusahalah semakin hidup sesuai kemauan Allah.


2 Petrus 1:7
Keenam, belajarlah bagaimana cara mengasihi saudara-saudari seiman. Dan ketujuh, hendaklah kita nyatakan kasih kita kepada semua orang melalui perbuatan.


2 Petrus 1:9
Tetapi kalau saudara atau saudari seiman tidak memiliki sifat-sifat itu — sepertinya mata rohaninya sudah kabur dan hampir menjadi buta. Orang seperti itu lupa bahwa sebenarnya dosa-dosanya yang lama sudah dibersihkan ketika dia percaya kepada Kristus.


2 Petrus 2:2
Banyak saudara-saudari seiman yang akan tersesat dan mengikuti cara hidup mereka — yaitu cara hidup yang dipimpin oleh hawa nafsu. Lalu waktu orang-orang lain yang belum percaya kepada Kristus melihat hal itu, mereka akan menghina ajaran kita, karena mereka akan berpikir bahwa ajaran sesat itu memang ajaran kita.


2 Petrus 2:21
Karena lebih baik kalau kita belum pernah mengetahui ajaran tentang bagaimana kita dibenarkan Allah dan dimampukan untuk hidup suci, daripada kita sudah mengetahui ajaran itu tetapi menolaknya.


2 Petrus 2:22
Karena orang itu akan seperti anjing dan babi dalam kedua peribahasa ini: “Anjing yang muntah akan memakan muntahnya lagi.” Dan “Babi yang sudah dimandikan dengan bersih akan kembali mandi lumpur di dalam kolam lumpur.”


1 Yohanes 1:7
Tetapi, kalau kita hidup di dalam terang sama seperti Allah hidup di dalam terang, kita dengan saudara-saudari seiman kita akan tetap mempunyai hubungan yang erat, dan darah Yesus — yang adalah Anak Allah, tetap menyucikan kita dari setiap dosa kita.


1 Yohanes 2:9
Kalau ada seseorang di antara kita yang berkata, “Saya hidup di dalam terang,” tetapi dia membenci saudaranya seiman, sebenarnya dia masih terus hidup di dalam kegelapan.


1 Yohanes 2:10
Sedangkan orang yang mengasihi saudaranya seiman, tentu dia hidup di dalam terang. Dan orang yang seperti itu tidak akan membuat orang lain jatuh ke dalam dosa.


1 Yohanes 2:11
Tetapi orang yang membenci saudara seiman, dia seperti orang yang berjalan di dalam kegelapan dan tidak tahu ke mana dia pergi. Karena kegelapan itu sudah membuatnya tidak bisa melihat apa-apa.


1 Yohanes 4:8
Kalau seseorang tidak mengasihi saudaranya seiman, berarti dia tidak mengenal Allah, karena Allah mengasihi semua orang.


1 Yohanes 5:16
Salah satu contoh adalah kalau kita melihat saudara seiman kita berbuat dosa. (Maksud saya di sini, berbuat dosa yang tidak mengakibatkan kematian yang selama-lamanya. ) Hendaklah kita berdoa kepada Allah supaya Allah menyelamatkan saudara kita itu, dan Allah akan memberikan kehidupan kepadanya. (Saya tekankan sekali lagi bahwa yang saya bicarakan adalah tentang orang yang melakukan dosa yang tidak mengakibatkan kematian kekal. Karena ada jenis dosa yang mengakibatkan kematian kekal. Saya tidak meminta kita berdoa kepada Allah untuk orang yang berbuat dosa yang seperti itu.


2 Yohanes 1:13
Anak-anak dari saudarimu seiman — yang juga sudah dipilih oleh Allah, mengirim salam kepadamu.


3 Yohanes 1:1
Kepada yang kekasih saudara saya seiman Gayus — yang saya kasihi sesuai dengan ajaran benar yang kita terima dari Allah. Salam dari saya, penatua jemaat.


3 Yohanes 1:3
Saya sangat bersukacita ketika beberapa dari saudara seiman datang, dan mereka mengatakan secara terbuka bahwa kamu setia dan terus mengikuti ajaran benar.


3 Yohanes 1:5
Saudara yang saya kasihi, kamu menunjukkan kesetiaan dengan semua bantuan yang kamu berikan kepada saudara-saudara seiman kita, walaupun mereka adalah orang yang tidak kamu kenal.


3 Yohanes 1:6
Mereka telah bersaksi di hadapan jemaat tentang bagaimana Saudara mengasihi mereka. Dan sekarang saya minta Saudara sekali lagi untuk menolong mereka dengan cara yang berkenan kepada Allah, supaya mereka bisa melanjutkan perjalanan mereka.


3 Yohanes 1:10
Oleh karena itu, waktu saya datang, saya akan menyatakan berbagai perbuatan yang sudah dia lakukan — yaitu cerita palsu dan hal-hal jahat yang dia katakan tentang kami. Dia juga tidak mau menerima saudara-saudara seiman yang datang ke tempat itu. Dan bukan itu saja, dia bahkan melarang orang-orang yang mau menolong saudara-saudara seiman itu. Dan kalau ada anggota jemaat yang masih melakukan hal seperti itu, dia mengeluarkan orang-orang itu dari jemaat.


Yudas 1:1
Kepada yang kekasih saudara-saudari saya seiman — yaitu kalian yang sudah dipanggil dan yang sangat dikasihi oleh Allah, dan dipelihara oleh Kristus Yesus. Salam dari saya, Yudas — hamba Kristus Yesus, dan saya adalah saudaranya Yakobus.


Wahyu 1:4
Saya — Yohanes, mengirim salam kepada Saudara-saudari seiman yang ada di ketujuh jemaat di propinsi Asia. Doa saya, Allah akan selalu baik hati kepada kalian masing-masing dan menjagamu sehingga hidupmu tenang dalam perlindungan-Nya. Karena segala berkat yang kita terima berasal dari Allah yang sudah ada sejak penciptaan sampai sekarang, dan yang terus ada sampai masa yang akan datang, dan dari Roh Allah yang dengan seluruh kekuatan-Nya berada di hadapan takhta Allah,


Wahyu 1:9
Saya Yohanes adalah saudara seiman kalian yang juga sering mengalami penganiayaan seperti yang kalian sedang alami karena mengikut Yesus. Oleh karena itulah kita belajar bertahan dalam kepercayaan kita kepada-Nya dan menjadi sabar menanti saatnya Allah memerintah sebagai Raja di dunia ini dengan nyata. Oleh karena saya memberitakan Firman Allah dan bersaksi tentang Yesus, maka saya juga ditangkap lalu diasingkan oleh pemerintah kerajaan Roma ke pulau Patmos.


Wahyu 2:14
“Tetapi Aku kecewa dengan kalian karena hal ini: Beberapa dari antara kalian mengikuti ajaran sesat yang dulu diajarkan Bileam. Ingatlah bagaimana Bileam mengajari Balak untuk membujuk orang Israel supaya berbuat dosa — yaitu dengan ikut dalam pesta makan untuk menghormati berhala dan melakukan percabulan.


Wahyu 2:19
“Aku tahu cara hidup kalian masing-masing, dan Aku tahu bahwa kalian tetap saling mengasihi sesama saudara-saudarimu seiman. Aku tahu kamu tetap yakin dan setia kepada-Ku, tetap melayani Aku, dan tetap bertahan dalam kesusahan. Bahkan dalam semua hal ini kalian sudah lebih maju dan semakin mengalami peningkatan dari cara hidup kalian yang semula ketika kalian baru percaya kepada-Ku.


Wahyu 3:21
“Inilah hadiah yang akan diberikan kepada setiap kalian yang menang dalam peperangan rohani ini: Aku akan memberikan kuasa kepadamu untuk memerintah bersama-Ku. Dan kamu akan duduk di takhta-takhta di sebelah kiri dan kanan takhta-Ku — sebagaimana Aku yang sesudah menang dalam peperangan rohani besar lalu duduk di sebelah kanan Bapa-Ku.


Wahyu 6:11
Maka kepada setiap jiwa itu diberikan jubah putih, dan mereka diberitahukan untuk bersabar sebentar lagi. Karena masih ada lagi saudara-saudari seiman mereka yang akan dibunuh seperti mereka — yaitu orang-orang yang sedang mencontoh mereka dalam pelayanan kepada Kristus. Hendaklah mereka sabar menunggu sampai — sesuai dengan rencana Allah, jumlah orang yang mati terbunuh sudah tercapai.


Wahyu 12:10
Kemudian saya mendengar suara surgawi yang sangat keras sekali berseru, “Sekarang sudah tiba saatnya di mana Allah akan menggunakan kuasa-Nya! Allah akan mendirikan kerajaan-Nya secara nyata dan Kristus akan memerintah sebagai Raja bersama Dia! Kemenangan-Nya akan terlihat dalam diri setiap umat-Nya yang sudah Dia selamatkan! Karena iblis — yang selalu menuduh saudara-saudari kita seiman siang dan malam di hadapan Allah, sudah dilemparkan keluar dari surga.


Wahyu 15:4
Setiap orang akan hormat dan takut kepada-Mu, ya Tuhan. Dan semua orang akan memuji dan memuliakan nama-Mu. Karena nyata sekali bahwa hanya Engkaulah yang kudus. Semua bangsa akan datang dan tersungkur menyembah-Mu, karena sudah jelas bahwa penghakiman-Mu adil dan benar.”


Wahyu 19:10
Lalu saya langsung tersungkur untuk menyembah malaikat itu. Tetapi dia berkata kepada saya, “Jangan lakukan itu! Saya juga hamba Allah sama seperti kamu dan saudara-saudarimu seiman — yaitu semua orang yang setia bersaksi tentang Yesus. Sembahlah Allah! Karena semua orang yang mengabarkan berita keselamatan tentang Yesus menjalankan pekerjaan Roh Kudus — sama seperti bernubuat.”


Indonesian Bible (TSI) 2013
Yayasan Alkitab BahasaKita