A A A A A


Pencarian

Matius 1:1
[Daftar nenek moyang Yesus Kristus] Yesus Kristus adalah keturunan Daud, keturunan Abraham. Dari Abraham sampai Daud, nama-nama nenek moyang Yesus adalah sebagai berikut:


Matius 1:12
Dari masa bangsa Israel dibuang ke Babilonia sampai pada waktu Yesus lahir, tercatat nama-nama berikut ini: Yekhonya, Sealtiel, Zerubabel, Abihud, Elyakim, Azur, Zadok, Akhim, Eliud, Eleazar, Matan, Yakub, Yusuf suami Maria. Dan Maria inilah yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus.


Matius 1:17
Jadi, dari Abraham sampai Daud, semuanya ada empat belas keturunan. Dari Daud sampai pada waktu bangsa Israel dibuang sebagai tawanan ke Babilonia ada empat belas keturunan juga. Dan dari masa mereka dibuang ke Babilonia sampai pada waktu Yesus lahir ada empat belas keturunan.


Matius 1:18
[Maria dan Yusuf] Beginilah kisah tentang kelahiran Yesus Kristus: Maria sudah bertunangan dengan Yusuf dan mereka belum tinggal bersama-sama. Tetapi, karena kuasa Roh Allah, Maria mengandung.


Matius 1:21
Maria akan melahirkan seorang anak laki-laki dengan kuasa Roh Allah. Karena itu, janganlah takut untuk menikah dengan dia. Kau harus menamakan Anak itu Yesus (Yesus berarti “Tuhan menyelamatkan”), sebab Ia akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.”


Matius 1:25
Tetapi, selama anak itu belum lahir, Yusuf dan Maria tidak tidur bersama-sama. Dan ketika anak itu lahir, Yusuf menamakan Dia Yesus.


Matius 2:1
[Tamu-tamu dari timur] Pada waktu Yesus lahir di kota Betlehem di Yudea, yang menjadi raja di sana ialah Herodes. Tidak lama sesudah itu, ada beberapa orang dari negeri di sebelah timur datang ke Yerusalem. Mereka ahli-ahli ilmu bintang.


Matius 2:13
[Yesus dibawa mengungsi ke Mesir] Setelah ahli-ahli bintang itu pergi, malaikat Tuhan datang kepada Yusuf di dalam mimpi. Malaikat itu berkata, “Yusuf, Herodes mau mencari Yesus dan membunuh Dia. Karena itu, bangunlah dan bawalah Anak itu dengan ibu-Nya mengungsi ke Mesir. Tinggallah di sana, sampai saya datang dan berbicara lagi kepadamu.”


Matius 2:14
Maka bangunlah Yusuf dan malam itu juga ia membawa Yesus dengan ibu-Nya ke Mesir.


Matius 2:19
[Kembali dari Mesir] Yusuf dengan Maria dan Yesus masih di Mesir, ketika Herodes meninggal. Maka malaikat Tuhan datang lagi kepada Yusuf di dalam mimpi.


Matius 2:20
Malaikat itu berkata, “Yusuf, orang-orang yang mau membunuh Yesus sudah meninggal. Karena itu, bangunlah, ambil Anak itu dengan ibu-Nya dan kembalilah ke negeri Israel.”


Matius 2:21
Yusuf bangun, lalu kembali dengan Yesus dan Maria ke Israel.


Matius 3:1
[Khotbah Yohanes Pembaptis] Ketika Yesus masih tinggal di kota Nazaret, ada seorang laki-laki bernama Yohanes Pembaptis. Ia mulai mengajar di padang gurun Yudea. Ia mengajar tentang Allah.


Matius 3:13
[Tuhan Yesus dibaptis] Ketika Yohanes sedang membaptis orang di Sungai Yordan, Yesus meninggalkan Galilea dan pergi kepada Yohanes. Ia ingin dibaptis,


Matius 3:15
Yesus menjawab, “Memang itulah kemauan Allah. Kalau kita melakukannya, berarti kita taat sepenuhnya kepada Allah.” Maka Yohanes pun membaptis Yesus.


Matius 3:16
Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari sungai itu. Tiba-tiba langit terbuka dan Yesus melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas diri-Nya.


Matius 4:1
[Yesus dicobai oleh Iblis] Setelah Yesus dibaptis, Roh Allah membimbing-Nya ke padang gurun untuk dicobai oleh Iblis.


Matius 4:2
Di sana Yesus berpuasa selama empat puluh hari empat puluh malam. Ia menjadi lapar sekali.


Matius 4:3
Iblis datang dan berkata kepada Yesus, “Saya tahu, Engkau Anak Allah. Jadi, ubahlah batu-batu ini menjadi makanan.”


Matius 4:4
Yesus menjawab, “Di dalam Kitab Suci tertulis bahwa manusia hidup tidak hanya dengan makan, melainkan juga dengan mengikuti setiap perkataan Allah.”


Matius 4:5
Setelah itu, Iblis membawa Yesus ke puncak Rumah Tuhan di Yerusalem.


Matius 4:7
Yesus menjawab, “Di dalam Kitab Suci juga tertulis: Jangan mencobai Tuhan Allah. Jangan coba menyuruh Dia melakukan kehendakmu.”


Matius 4:8
Lalu Iblis membawa Yesus ke sebuah gunung yang sangat tinggi. Di sana Iblis memperlihatkan semua bangsa di dunia dengan segala kekayaannya kepada Dia.


Matius 4:10
Yesus menjawab, “Pergilah, hai Penggoda! Di dalam Kitab Suci tertulis: Sembahlah Tuhan Allahmu dan berbaktilah kepada Dia saja!”


Matius 4:11
Akhirnya Iblis pergi dan malaikat-malaikat datang untuk melayani Yesus.


Matius 4:12
[Yesus memulai pekerjaan-Nya di Galilea] Yesus mendengar bahwa Yohanes Pembaptis sudah dimasukkan ke dalam penjara. Karena itu, Yesus menyingkir ke Galilea.


Matius 4:14
Dahulu Nabi Yesaya pernah berkata begini, “Daerah Zebulon dan Naftali, di jalan yang menuju ke danau, di seberang Sungai Yordan, Galilea, daerah tempat tinggal orang-orang bukan Yahudi. Bangsa yang hidup dalam dosa telah melihat cahaya Allah yang cemerlang! Bagi mereka yang seolah-olah sudah mati karena berdosa, Allah telah memberikan terang-Nya!” Karena Yesus pindah ke kota Kapernaum, maka apa yang dahulu dikatakan oleh Nabi Yesaya, sekarang telah terjadi. Yesus mulai mengelilingi daerah Galilea dan menyerukan berita ini kepada orang-orang, “Berhentilah berbuat dosa dan lakukanlah yang baik, sebab Allah segera akan memerintah sebagai Raja!”


Matius 4:18
[Yesus memanggil empat orang untuk membantu Dia] Pada suatu hari Yesus sedang berjalan di tepi Danau Galilea. Di situ Ia melihat dua orang nelayan sedang menangkap ikan dengan jala. Yang seorang bernama Simon dan yang seorang lagi bernama Andreas. Andreas adalah adik Simon. Simon disebut juga Petrus.


Matius 4:19
Yesus berkata kepada mereka, “Mari ikut Aku. Aku akan mengajar kalian bagaimana membuat orang percaya kepada Allah.”


Matius 4:20
Kedua orang itu langsung meninggalkan jala mereka lalu mengikuti Yesus.


Matius 4:21
Setelah itu, Yesus berjalan terus. Lalu ia melihat dua orang lain. Kedua orang itu juga bersaudara. Namanya Yakobus dan Yohanes. Bapak mereka bernama Zebedeus. Mereka bersama ayah mereka sedang memperbaiki jala di dalam perahu. Yesus memanggil mereka juga.


Matius 4:22
Dan mereka pun langsung meninggalkan perahu dan ayah mereka, lalu mengikuti Yesus.


Matius 4:23
[Yesus mengajar, berkhotbah, dan menyembuhkan orang] Yesus pergi ke mana-mana di seluruh provinsi Galilea dan mengajarkan tentang Allah di rumah-rumah ibadat orang Yahudi. Ia menyiarkan Kabar Baik bahwa Allah akan datang untuk memerintah sebagai Raja atas umat-Nya. Yesus juga menyembuhkan orang-orang yang sakit dan cacat.


Matius 4:24
Orang-orang di seluruh negeri Siria mendengar tentang Yesus, maka banyak dari mereka datang kepada-Nya. Mereka membawa semua orang yang sakit dan menderita, yaitu orang yang kemasukan roh jahat, yang sakit ayan dan yang lumpuh.


Matius 4:25
Yesus menyembuhkan semua orang itu. Banyak sekali orang yang mengikuti Yesus pada waktu itu -- ada yang datang dari Galilea, dari Sepuluh Kota, dari Yerusalem, dari Yudea dan dari kota-kota di seberang Sungai Yordan.


Matius 5:1
[Yesus mengajar di atas bukit] Banyak sekali orang mengikuti Yesus. Pada suatu hari, Ia naik ke atas sebuah bukit dan di sana Ia duduk dan mengajar mereka. Pengikut-pengikut-Nya berkumpul di sekeliling-Nya.


Matius 5:13
[Yesus mengumpamakan pengikut-pengikut-Nya seperti garam dan terang] Yesus berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, “Kalian seperti garam untuk semua orang di seluruh dunia. Kalau garam itu tidak asin lagi, maka tidak ada cara untuk membuatnya menjadi asin kembali. Garam itu sudah tak berguna, akan dibuang dan diinjak-injak orang.


Matius 5:17
[Yesus mengajar tentang hukum-hukum] “Jangan mengira Aku datang untuk mengajar kalian supaya tidak lagi menaati hukum Musa dan ajaran nabi-nabi. Aku datang bukan untuk menghapuskan, tetapi untuk menunjukkan arti yang sesungguhnya dari hukum-hukum dan ajaran-ajaran itu.


Matius 5:21
[Yesus mengajar tentang kemarahan] “Kalian tahu bahwa nenek moyang kita diajar begini: Jangan membunuh; siapa yang membunuh, akan diadili.


Matius 5:27
[Yesus mengajar tentang perzinaan] “Nenek moyang kita mengajar kita begini juga: Jangan berzina dengan istri atau suami orang lain.


Matius 5:31
[Yesus mengajar tentang perceraian] “Nenek moyang kita juga diajar begini: Orang yang menceraikan istrinya harus memberikan surat cerai kepada wanita itu.


Matius 5:33
[Yesus mengajar tentang janji kepada Allah] “Kalian juga sudah dengar bahwa nenek moyang kita diajar begini: Jangan ingkar janji. Kalau kau sudah berjanji dan bersumpah kepada Allah, kau harus melakukan apa yang telah kaujanjikan dengan sumpah itu.


Matius 5:38
[Yesus mengajar bahwa orang tidak boleh membalas dendam] “Kalian sudah mendengar ajaran ini: Kalau engkau memukul mata orang sampai matanya cacat, matamu harus balas dipukul sampai cacat juga. Dan kalau kau memukul mulut orang sampai giginya patah, mulutmu pun harus balas dipukul sampai gigimu patah juga.


Matius 5:43
[Yesus mengajar tentang mengasihi musuh] “Kalian sudah mendengar ini: Kasihilah kawan-kawanmu dan bencilah musuh-musuhmu. Tetapi, sekarang Aku berkata kepadamu:


Matius 6:1
[Yesus mengajar supaya orang tolong-menolong] Yesus berkata lagi, “Ingat, jangan menjalankan peraturan agama di depan orang dengan maksud supaya orang melihat perbuatanmu itu. Kalau kalian berbuat begitu, kalian tidak akan mendapat upah dari Allah Bapamu di surga.


Matius 6:5
[Yesus mengajar tentang berdoa] Yesus berkata, “Kalau kalian berdoa, janganlah seperti orang yang suka berpura-pura. Mereka suka berdoa dengan berdiri di tengah-tengah rumah ibadat atau di persimpangan jalan, supaya semua orang dapat melihat dan memuji mereka. Ingat, hanya itulah upah mereka.


Matius 6:14
Lalu Yesus meneruskan pengajaran-Nya mengenai doa. Ia berkata, “Kalau kalian mengampuni orang yang bersalah kepadamu, Bapamu yang di surga juga akan mengampuni kalian.


Matius 6:16
[Yesus mengajar tentang puasa] Yesus berkata, “Kalau kalian berpuasa, jangan bermuka muram seperti orang yang suka berpura-pura. Mereka membiarkan muka mereka tidak terurus supaya orang mengetahui bahwa mereka sedang berpuasa. Ingat, hanya itulah upah mereka.


Matius 6:19
[Yesus mengajar tentang harta di surga] Yesus berkata, “Janganlah mengumpulkan harta untuk dirimu di dunia. Sebab, harta itu bisa dirusak oleh rayap dan karat dan dicuri oleh pencuri.


Matius 6:22
[Yesus mengajar tentang terang dalam diri orang] Yesus berkata, “Mata seperti jendela bagi dirimu. Jika matamu tertuju pada yang baik, maka dirimu menjadi seperti terang.


Matius 6:24
[Yesus mengajar tentang Allah dan uang] Yesus berkata, “Tidak seorang pun dapat bekerja dengan sungguh-sungguh untuk dua majikan. Sebab, ia akan lebih mengasihi yang satu daripada mengasihi yang lain; atau lebih setia kepada yang satu daripada kepada yang lain. Begitu juga dengan kalian. Kalian tidak dapat bekerja untuk Allah dan sekaligus untuk uang.


Matius 7:1
[Yesus mengajar supaya jangan menghakimi orang lain] Yesus berkata, “Jangan menghakimi orang lain supaya kalian tidak dihakimi Allah.


Matius 7:7
[Yesus mengajar supaya orang minta kepada Allah apa yang mereka perlukan] Yesus berkata, “Mintalah kepada Tuhan apa yang kalian perlukan, maka kalian akan menerimanya. Carilah, maka kalian akan mendapat. Mohonlah kepada Tuhan seperti orang yang mengetuk pintu, maka Tuhan akan menjawabmu dan membukakan pintu bagimu.


Matius 7:13
[Yesus mengajar tentang jalan sempit yang menuju hidup] Yesus berkata, “Jalan yang menuju ke neraka, lebar dan gampang dilewati. Banyak orang mengambil jalan itu. Tetapi, ambillah jalan yang sempit.


Matius 7:15
[Yesus memperingatkan supaya hati-hati terhadap nabi-nabi palsu] Yesus berkata, “Hati-hatilah terhadap nabi-nabi palsu. Mereka memberitakan ajaran-ajaran yang tidak benar. Mereka datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sebenarnya mereka seperti serigala yang buas.


Matius 7:21
[Siapakah yang akan menjadi anggota umat Allah?] Yesus berkata, “Banyak orang memanggil-Ku, ‘Tuhan, Tuhan,’ tapi, tidak semua dari mereka akan menjadi anggota umat Allah. Yang menjadi umat Allah hanyalah orang-orang yang menuruti kemauan Bapa-Ku di surga.


Matius 7:24
[Pembangun rumah yang pandai dan pembangun rumah yang bodoh] Akhirnya Yesus berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, “Setiap orang yang mendengar pengajaran-Ku dan menurutinya, ia sama dengan orang bijaksana yang membangun rumahnya di atas tanah yang keras.


Matius 7:26
Lalu Yesus berkata lagi, “Setiap orang yang mendengar pengajaran-Ku, tetapi tidak menurutinya, ia sama dengan orang bodoh yang membangun rumahnya di atas pasir.


Matius 7:28
[Yesus mengajar dengan berwibawa] Setelah mengatakan semua itu, Yesus selesai mengajar. Orang-orang yang mendengar-Nya kagum sekali pada cara Dia mengajar.


Matius 8:1
[Yesus menyembuhkan seorang yang sakit kulit] Setelah Yesus selesai mengajar di atas bukit, Ia turun dari bukit itu dan banyak orang mengikuti-Nya.


Matius 8:2
Lalu datanglah seorang yang sakit kulit. Menurut agama Yahudi, orang yang mempunyai penyakit seperti itu tidak layak untuk menyembah Allah. Orang itu sujud di hadapan Yesus dan berkata, “Bapak Guru, kalau Bapak mau, Bapak bisa menyembuhkan saya.”


Matius 8:3
Yesus memegang orang itu dan berkata, “Aku mau menyembuhkan engkau. Jadilah sembuh!” Saat itu juga penyakit orang itu hilang dan ia sembuh.


Matius 8:4
Lalu Yesus berkata kepadanya, “Dengarlah, jangan menceritakan hal ini kepada siapa pun. Tetapi, pergilah kepada imam di rumah ibadat dan minta dia memeriksa engkau. Sesudah itu, persembahkanlah kurban kepada Tuhan seperti yang diperintahkan oleh Musa. Itulah buktinya bagi orang-orang bahwa engkau sudah sembuh.”


Matius 8:5
[Yesus menyembuhkan pelayan seorang perwira Romawi] Pada suatu hari, Yesus pergi ke kota Kapernaum. Ketika Ia memasuki kota itu, seorang perwira Romawi datang kepada-Nya dan meminta pertolongan.


Matius 8:7
“Aku akan ke rumahmu dan menyembuhkan dia,” kata Yesus.


Matius 8:10
Yesus kagum sekali mendengar kata-kata perwira itu. Lalu Yesus berkata kepada orang-orang yang sedang mengikuti Dia, “Hebat sekali orang ini! Di antara orang Israel belum pernah Kutemukan orang yang percaya kepada Allah seperti orang ini!


Matius 8:13
Lalu Yesus berkata kepada perwira itu, “Pulanglah! Kau percaya bahwa Aku dapat menyembuhkan pelayanmu hanya dengan kata-kata-Ku saja. Nah, apa yang kaupercayai itu akan terjadi.” Saat itu juga pelayan perwira itu sembuh.


Matius 8:14
[Yesus menyembuhkan banyak orang sakit] Pada suatu hari Yesus pergi ke rumah Petrus. Ibu mertua Petrus sedang sakit demam pada saat itu dan ia sedang tidur di tempat tidur.


Matius 8:15
Yesus melihat ibu itu sakit. Lalu Ia memegang tangan ibu itu dan demamnya pun hilang. Ibu itu bangun dan melayani Yesus.


Matius 8:16
Ketika hari sudah mulai sore, banyak orang membawa kepada Yesus orang-orang yang kemasukan roh jahat.


Matius 8:17
Dengan mengucapkan satu kata saja, Yesus menyuruh roh-roh jahat itu keluar dari orang-orang itu. Yesus juga menyembuhkan orang-orang sakit lainnya yang dibawa ke situ. Karena Yesus melakukan semua itu, terjadilah apa yang dahulu pernah dikatakan oleh Nabi Yesaya. Begini katanya, “Ia menanggung penderitaan kita dan menyembuhkan penyakit kita.”


Matius 8:18
[Orang-orang yang mau menjadi pengikut Yesus] Banyak sekali orang berkerumun di sekeliling Yesus. Karena itu, ia berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, “Kita harus pergi ke seberang danau.”


Matius 8:19
Seorang guru agama datang kepada Yesus dan berkata, “Bapak Guru, saya mau mengikuti Bapak ke mana saja!”


Matius 8:20
Yesus menjawab, “Serigala dan burung masing-masing punya tempat tinggal; serigala punya liang dan burung punya sarang. Tetapi Aku, Anak Manusia, tidak demikian. Untuk berbaring saja, Aku tidak punya tempat.”


Matius 8:22
Tetapi Yesus menjawab, “Biarlah orang mati menguburkan orang matinya sendiri. Dan mengenai engkau, kalau kau ingin mempunyai hidup yang sejati dan kekal, ikutlah Aku!”


Matius 8:23
[Yesus meneduhkan angin ribut] Yesus naik ke perahu dan pengikut-pengikut-Nya ikut juga bersama Dia. Ketika perhu sedang berlayar, Yesus pergi tidur.


Matius 8:25
Pengikut-pengikut Yesus membangunkan Yesus. Mereka berkata, “Bapak Guru, tolong! Kita celaka!”


Matius 8:26
Yesus bangun dan berkata, “Mengapa kalian takut? Apakah kalian tidak percaya bahwa Aku akan menyelamatkan kalian?” Setelah berkata begitu, Yesus berdiri dan memerintahkan angin supaya berhenti. Ia juga menyuruh ombak untuk tenang Maka angin pun reda dan danau menjadi tenang.


Matius 8:27
Pengikut-pengikut Yesus heran melihat hal itu. Mereka berkata, “Orang apakah Dia ini sampai angin dan ombak pun menuruti perintah-Nya?”


Matius 8:28
[Yesus menyembuhkan dua orang yang kemasukan roh jahat] Pada suatu hari, Yesus tiba di daerah orang Gadara di seberang danau. Lalu ada dua orang keluar dari daerah pekuburan dan datang kepada Yesus. Keduanya kemasukan roh jahat.


Matius 8:31
Roh-roh jahat itu minta kepada Yesus, “Kalau Engkau hendak mengusir kami, suruhlah kami masuk ke dalam babi-babi itu.”


Matius 8:32
Yesus berkata, “Baik, masuklah ke babi-babi itu!” Maka roh-roh jahat itu keluar dari orang itu, lalu masuk ke dalam babi-babi itu. Saat itu juga binatang-binatang itu lari dan terjun dari pinggir jurang ke dalam danau, sehingga semua mati tenggelam.


Matius 8:34
Kemudian semua orang di kota itu datang kepada Yesus dan memohon kepada-Nya supaya Ia meninggalkan daerah itu.


Matius 9:1
[Yesus menyembuhkan seorang lumpuh] Yesus naik ke dalam perahu dan berlayar ke seberang barat Danau Galilea, kembali ke Kapernaum, kota tempat tinggal-Nya.


Matius 9:2
Di situ ada seorang lumpuh. Beberapa kawannya membawa dia dengan tikar kepada Yesus. Yesus melihat bahwa kawan-kawan orang itu sangat percaya kepada-Nya. Maka Ia berkata kepada orang lumpuh itu, “Tabahlah, anak-Ku! Allah sudah mengampuni dosa-dosamu!”


Matius 9:4
Yesus tahu apa yang mereka pikirkan, jadi Ia berkata, “Mengapa kalian memikirkan hal yang jahat?


Matius 9:6
Nah, sekarang Aku akan memperlihatkan kepadamu sesuatu yang membuktikan bahwa Aku, Anak Manusia, berkuasa untuk mengampuni dosa.” Lalu Yesus berkata kepada orang lumpuh itu, “Bangun, angkat tikarmu dan pulanglah!”


Matius 9:9
[Yesus memanggil Matius untuk mengikut Dia] Setelah menyembuhkan orang lumpuh itu, Yesus meninggalkan tempat itu. Di dalam perjalanan, Ia melewati rumah pajak. Seorang penagih pajak, bernama Matius, sedang duduk di situ. Yesus berkata kepadanya, “Mari ikut Aku!” Matius berdiri dan mengikuti Yesus.


Matius 9:10
Kemudian mereka pergi ke rumah Matius. Lalu Yesus dan pengikut-pengikut-Nya makan di situ. Pada waktu itu, ada juga banyak orang lain yang datang ke rumah Matius dan ikut makan dengan Yesus dan pengikut-pengikut-Nya.


Matius 9:11
Di antara mereka ada banyak penagih pajak dan orang-orang yang dianggap tidak baik oleh penduduk di kota itu. Orang-orang Farisi melihat hal itu. Mereka berkata kepada pengikut-pengikut Yesus, “Mengapa gurumu makan dengan penagih-penagih pajak dan orang-orang yang tidak baik itu?”


Matius 9:12
Yesus mendengar mereka bertanya begitu kepada pengikut-pengikut-Nya. Maka Ia berkata kepada orang-orang Farisi yang ada di situ, “Dokter hanya untuk orang sakit, bukan untuk orang sehat.


Matius 9:14
[Yesus mengajar tentang hal puasa] Pada suatu hari pengikut-pengikut Yohanes Pembaptis datang kepada Yesus. Mereka bertanya, “Bapak Guru, kami dan orang-orang Farisi puasa. Mengapa pengikut-pengikut Bapak tidak?”


Matius 9:15
Yesus menjawab, “Aku ingin tahu pendapat kalian mengenai hal ini: Kalau dalam sebuah pesta kawin, pengantin laki-laki masih berada di dalam pesta bersama tamu-tamu, apakah bisa tamu-tamu bersedih hati? Tentu tidak, bukan? Tetapi nanti ada saatnya pengantin laki-laki itu diambil dengan kekerasan dari antara mereka. Nah, pada saat itulah baru mereka berpuasa.


Matius 9:18
[Yesus menyembuhkan seorang wanita dan menghidupkan kembali seorang anak] Yesus masih berbicara dengan pengikut-pengikut Yohanes Pembaptis. Seorang pemimpin rumah ibadat Yahudi datang dan berlutut di depan Yesus sambil berkata, “Bapak Guru, anak perempuan saya baru saja meninggal. Saya mohon, sudilah Bapak datang menjamah dia supaya ia hidup lagi.”


Matius 9:19
Maka Yesus bangkit, lalu Ia dengan pengikut-pengikut-Nya pergi bersama orang itu.


Matius 9:20
Di tengah jalan seorang wanita datang dan mendekati Yesus dari belakang. Wanita itu sudah dua belas tahun lamanya sakit pendarahan. Ia mendekati Yesus sebab ia berpikir, “Kalau saya bisa menyentuh Dia, biar hanya baju-Nya saja, pasti saya bisa sembuh.” Lalu ia menyentuh ujung baju Yesus.


Matius 9:22
Yesus menoleh, lalu melihat wanita itu. Yesus berkata kepadanya, “Tabahlah, anak-Ku! Kau percaya kepada-Ku, karena itu engkau sembuh!” Saat itu juga wanita itu sembuh.


Matius 9:23
Yesus berjalan terus lalu sampai di rumah pemimpin rumah ibadat itu. Di situ sudah ada pemain-pemain musik perkabungan dan banyak orang lain yang ribut-ribut.


Matius 9:24
Yesus berkata kepada mereka, “Keluar kalian semua! Anak ini tidak mati; ia hanya tidur.” Mendengar Yesus berkata begitu, mereka semua menertawakan Yesus.


Matius 9:25
Setelah orang-orang itu keluar, Yesus masuk ke kamar anak itu dan memegang tangannya. Lalu anak itu bangun.


Matius 9:27
[Yesus menyembuhkan dua orang buta] Setelah Yesus meninggalkan tempat itu, di tengah jalan ada dua orang buta yang mengikuti Dia. Mereka berteriak, “Bapak, keturunan Daud, kasihanilah kami!”


Matius 9:28
Yesus masuk ke dalam rumah, dan kedua orang buta itu datang kepada-Nya. Yesus bertanya kepada mereka, “Apakah kalian percaya Aku dapat menyembuhkan kalian?” “Percaya!” jawab mereka.


Matius 9:29
Yesus menjamah mata mereka sambil berkata, “Kalian percaya bahwa Aku dapat menyembuhkan kalian. Karena itu, jadilah apa yang kalian harapkan.”


Matius 9:30
Maka mereka bisa melihat. Lalu Yesus dengan keras memperingatkan mereka, “Jangan memberitahukan hal ini kepada siapa pun!”


Matius 9:31
Tetapi, kedua orang yang tadinya buta itu pergi dan menyiarkan berita tentang Yesus ke seluruh daerah itu.


Matius 9:32
[Yesus menyembuhkan seorang bisu] Sesudah kedua orang itu pergi, seorang bisu dibawa kepada Yesus. Orang itu bisu karena dikuasai oleh roh jahat.


Matius 9:33
Yesus mengusir roh jahat dari orang itu dan pada saat itu juga orang itu bisa berbicara lagi. Semua orang yang ada di situ kagum. Mereka berkata, “Ini pertama kali hal seperti itu terjadi di negeri kita!”


Matius 9:35
[Yesus kasihan kepada orang banyak] Yesus pergi berkeliling dari satu kota ke kota yang lain dan dari satu kampung ke kampung yang lain. Di sana ia mengajar di rumah-rumah ibadat dan memberitakan Kabar Baik tentang bagaimana Allah memerintah sebagai Raja. Ia juga menyembuhkan orang-orang sakit dari bermacam-macam penyakit dan orang-orang cacat dari segala macam cacat di badan.


Matius 9:36
Yesus melihat bahwa orang-orang itu cemas dan tidak berdaya. Mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Ia merasa kasihan kepada mereka.


Matius 10:1
[Dua belas rasul Yesus] Pada suatu hari Yesus mengumpulkan kedua belas orang pengikut-Nya. Lalu Ia memberikan kuasa kepada mereka. Dengan kuasa itu, mereka dapat mengusir roh-roh jahat dari orang-orang dan menyembuhkan orang-orang sakit dari segala macam penyakit dan cacat badan.


Matius 10:2
Pengikut-pengikut itu disebut juga rasul sebab mereka diutus atas kuasa dari Yesus. Inilah nama-nama mereka: Simon (ia disebut juga Petrus) Andreas (saudara Simon) Yakobus Yohanes (saudara Yakobus; mereka berdua adalah anak-anak Zebedeus)


Matius 10:4
Simon, si Patriot Yudas Iskariot (dialah yang mengkhianati Yesus).


Matius 10:5
[Yesus memberi tugas kepada kedua belas rasul] Yesus sudah memilih dua belas orang menjadi rasul-rasul-Nya. Kemudian Ia menyuruh mereka pergi untuk melaksanakan tugas. Ia memberi petunjuk-petunjuk ini kepada mereka, “Jangan pergi ke daerah orang-orang bukan Yahudi, atau ke kota-kota orang Samaria.


Matius 10:16
[Rasul-rasul Yesus akan dianiaya] “Dengarlah!” kata Yesus. “Aku mengutus kalian seperti domba ke tengah-tengah serigala. Kalian harus waspada seperti ular dan lembut hati seperti burung merpati.


Matius 10:26
[Jangan takut kepada manusia, takutlah kepada Allah] Yesus memberi petunjuk-petunjuk lain kepada kedua belas rasul-Nya. Yesus berkata, “Janganlah kalian takut kepada manusia. Setiap hal yang ditutup-tutupi akan terbongkar dan setiap hal yang dirahasiakan akan diketahui semua orang.


Matius 10:32
[Memihak pada Yesus atau melawan Yesus] “Siapa saja mengakui di depan umum bahwa ia pengikut-Ku, Aku pun akan mengakui di hadapan Bapa-Ku di surga bahwa Aku mengenal dia.


Matius 10:34
[Bukan persatuan, tetapi perpecahan] Yesus memberi petunjuk-petunjuk lain kepada kedua belas rasul-Nya. Ia berkata, “Jangan menyangka bahwa karena Aku datang ke dunia ini, maka orang tidak bertengkar lagi.


Matius 10:40
[Upah untuk orang yang menerima pengikut-pengikut Yesus] “Siapa saja yang menerima kalian, berarti ia menerima-Ku. Dan siapa saja yang menerima-Ku, berarti ia menerima Allah yang mengutus-Ku.


Matius 11:1
[Utusan Yohanes Pembaptis] Setelah Yesus selesai memberi petunjuk-petunjuk kepada kedua belas pengikut-Nya, Ia meninggalkan tempat itu. Ia pergi ke kota-kota di dekat situ dan mengajar serta menyiarkan pesan dari Allah kepada orang-orang.


Matius 11:2
Pada waktu itu, Yohanes Pembaptis sedang di dalam penjara. Ketika ia mendengarkan apa yang Yesus lakukan, ia mengutus beberapa orang pengikutnya kepada Yesus.


Matius 11:3
Ketika mereka sampai pada Yesus, mereka bertanya, “Bapak Guru, guru kami, Yohanes, berkata bahwa nanti akan datang raja yang dijanjikan Allah! Sekarang coba Bapak beritahukan kepada kami: Bapakkah raja itu, ataukah kami masih harus menunggu orang lain?”


Matius 11:4
Yesus menjawab, “Kalian sudah mendengar dan melihat sendiri:


Matius 11:7
Pada waktu pengikut-pengikut Yohanes itu pulang, Yesus berbicara tentang Yohanes kepada orang banyak yang ada di situ. Yesus berkata, “Kalian pergi kepada Yohanes di padang gurun untuk melihat apa? Apakah untuk melihat seorang yang mudah kena pengaruh orang lain seperti sehelai rumput yang ditiup angin?


Matius 11:20
[Kota-kota yang penduduknya tidak percaya kepada Yesus] Di beberapa kota, antara lain di Khorazim, Betsaida, dan Kapernaum, Yesus mengadakan banyak keajaiban. Tetapi, orang-orang di situ tidak mau berhenti berbuat dosa. Karena itu, Yesus mencela mereka. Yesus berkata,


Matius 11:25
[Yesus mengundang orang-orang untuk datang kepada-Nya] Sesudah itu, Yesus berdoa, “Bapa, Tuhan yang berkuasa di langit dan di bumi! Aku mengucap terima kasih kepada-Mu, sebab Engkau tidak menunjukkan kepada orang-orang yang pandai dan berpengetahuan apa yang Engkau tunjukkan kepada orang-orang yang belum berpengetahuan.


Matius 11:27
Sesudah itu Yesus berkata, “Allah Bapa-Ku sudah menyerahkan kepada-Ku kekuasaan atas segala sesuatu. Dan tidak seorang pun mengenal Anak Allah, selain Allah Bapa. Begitu juga tidak seorang pun mengenal Allah, Bapa-Ku, selain Aku dan orang-orang yang kepadanya Aku berkenan memperkenalkan Bapa-Ku.”


Matius 11:28
Yesus berkata lagi, “Datanglah kepada-Ku, hai kalian semua yang sudah lelah menanggung kesusahan-kesusahan yang berat; Aku akan melepaskan kalian dari tanggunganmu itu.


Matius 12:1
[Pertanyaan mengenai hari Sabat] Pada suatu hari Sabat, Yesus dan pengikut-pengikut-Nya sedang berjalan melewati sebuah ladang gandum. Pengikut-pengikut-Nya merasa lapar, jadi mereka memetik gandum di ladang itu dan memakannya.


Matius 12:2
Orang-orang Farisi melihat pengikut-pengikut Yesus melakukan hal itu. Mereka berkata kepada Yesus, “Lihat, pengikut-pengikut-Mu memetik gandum pada hari Sabat! Itu melanggar hukum agama kita!”


Matius 12:3
Yesus menjawab, “Apakah kalian belum pernah membaca tentang apa yang dilakukan Daud dan orang-orangnya dahulu?


Matius 12:9
[Orang yang tangannya lumpuh sebelah] Pada suatu hari, Yesus datang ke sebuah rumah ibadat.


Matius 12:10
Di situ ada seorang laki-laki yang lumpuh sebelah tangannya. Pada waktu itu, di rumah ibadat itu ada juga orang-orang yang ingin mencari alasan untuk mempersalahkan Yesus. Jadi, mereka bertanya kepada-Nya, “Apakah menyembuhkan orang pada hari Sabat termasuk melanggar hukum agama?”


Matius 12:11
Yesus menjawab, “Seandainya di antara kalian ada yang mempunyai domba dan domba itu jatuh ke dalam lubang yang dalam pada hari Sabat, apa yang dilakukan oleh pemilik domba itu? Tentu ia akan menangkap domba itu dan mengeluarkannya dari lubang itu.


Matius 12:13
Lalu Yesus berkata kepada orang yang tangannya lumpuh sebelah itu, “Ulurkanlah tanganmu.” Orang itu mengulurkan tangannya, lalu tangan itu sembuh dan menjadi sehat seperti sebelah tangannya yang lain.


Matius 12:14
Pemimpin-pemimpin agama Yahudi yang ada di rumah ibadat itu keluar, lalu bersekongkol untuk membunuh Yesus.


Matius 12:15
[Utusan yang dipilih Allah] Yesus tahu bahwa pemimpin-pemimpin agama Yahudi berniat jahat terhadap diri-Nya. Karena itu, Ia meninggalkan tempat itu dan banyak orang mengikuti Dia. Lalu Ia menyembuhkan orang-orang yang sakit.


Matius 12:17
Karena Yesus berkata begitu, maka apa yang Allah katakan dahulu melalui Nabi Yesaya, sekarang telah menjadi kenyataan. Allah berkata,


Matius 12:22
[Yesus dituduh bersekutu dengan Beelzebul] Kemudian orang membawa seorang laki-laki yang buta dan bisu karena dikuasai roh jahat kepada Yesus. Yesus menyembuhkan orang itu sehingga ia dapat melihat dan berbicara. Semua orang yang ada di situ heran sekali melihat keajaiban yang dilakukan oleh Yesus.


Matius 12:25
Yesus mengetahui apa yang dipikirkan oleh pemimpin-pemimpin itu. Karena itu, Ia berkata kepada mereka, “Kalau penduduk dalam sebuah negara terpecah menjadi golongan-golongan yang saling bermusuhan, negara itu akan hancur. Dan kalau penduduk sebuah kota atau anggota-anggota sebuah keluarga terpecah-pecah menjadi kelompok-kelompok yang saling bermusuhan, kota itu atau keluarga itu akan hancur.


Matius 12:33
[Yesus mengingatkan supaya berhati-hati terhadap nabi-nabi palsu] Yesus berkata kepada pemimpin-pemimpin agama Yahudi, “Untuk mendapat buah yang baik, pohonnya harus baik. Kalau pohonnya tidak baik, buahnya pun tidak baik. Sebab, dari buahnya bisa diketahui apakah pohonnya baik atau tidak.


Matius 12:38
[Pemimpin-pemimpin agama minta Yesus melakukan keajaiban] Kemudian beberapa guru dan pemimpin agama Yahudi berkata, “Bapak Guru, kami ingin melihat Bapak melakukan keajaiban.”


Matius 12:39
Yesus menjawab, “Alangkah jahat dan durhaka orang-orang zaman ini! Kalian minta Aku melakukan keajaiban? Tidak, Aku sama sekali tidak akan melakukan keajaiban apa pun kecuali seperti yang pernah dialami oleh Nabi Yunus.


Matius 12:43
[Bertambah jahat] Yesus berkata lagi, “Kalau roh jahat yang ada di dalam seseorang meninggalkan orang itu, roh itu akan berjalan keliling mencari tempat istirahat di tempat-tempat yang kering.


Matius 12:46
[Ibu dan saudara-saudara Yesus] Ketika Yesus masih berbicara dengan orang banyak, ibu dan saudara-saudara-Nya datang. Mereka berdiri di luar dan berusaha untuk dapat berbicara dengan Dia.


Matius 12:47
Seorang dari antara orang banyak itu berkata kepada Yesus, “Bapak Guru, ibu dan saudara-saudara Bapak ada di luar. Mereka mau bicara dengan Bapak.”


Matius 12:48
Yesus menjawab, “Aku akan menunjukkan siapa sesungguhnya ibu dan saudara-saudara-Ku.”


Matius 13:1
[YESUS MEMAKAI CERITA KIASAN UNTUK MENGAJAR ORANG Cerita tentang benih] Pada suatu hari, Yesus meninggalkan rumah dan pergi ke tepi Danau Galilea. Ia duduk di situ dan mulai mengajar.


Matius 13:2
Banyak sekali orang berkumpul di sekeliling Yesus sehingga sukar bagi-Nya untuk berbicara. Karena itu, Ia pergi dan duduk di dalam perahu, sedangkan orang banyak itu berdiri di pantai.


Matius 13:3
Yesus memakai cerita kiasan untuk mengajarkan banyak hal kepada mereka. Yesus berkata, “Ada seorang petani pergi untuk menanam gandum. Ia menaburkan benih gandum itu di seluruh ladangnya.


Matius 13:9
Setelah Yesus mengakhiri cerita itu, Ia berkata, “Kalian sudah mendengarkan apa yang Kukatakan kepadamu. Jadi, perhatikanlah itu!”


Matius 13:10
[Mengapa Yesus memakai cerita kiasan untuk mengajar orang] Pengikut-pengikut Yesus datang kepada Yesus dan bertanya, “Mengapa Bapak memakai cerita kiasan kalau Bapak mengajar orang?”


Matius 13:11
Yesus menjawab, “Tuhan Allah baik hati kepadamu sehingga Ia membuat kalian mengerti bagaimana keadaannya kalau Allah memerintah manusia. Tetapi, orang lain tidak diberikan-Nya pengertian tentang hal itu.


Matius 13:18
[Yesus menerangkan arti cerita mengenai benih] Yesus terus mengajar pengikut-pengikut-Nya. Ia berkata, “Sekarang dengarkanlah arti dari cerita tentang benih itu.


Matius 13:24
[Cerita tentang gandum dan alang-alang] Pada hari itu, Yesus juga menceritakan beberapa cerita lain kepada orang-orang untuk mengajar mereka tentang keadaan kalau Allah memerintah manusia. Yesus berkata, “Ada seorang petani menanam benih gandum di ladangnya.


Matius 13:31
[Cerita tentang benih sawi yang sangat kecil] Yesus menceritakan lagi sebuah cerita untuk mengajar orang-orang tentang bagaimana keadaannya kalau Allah memerintah manusia. Yesus berkata, “Ada seorang laki-laki. Ia mengambil benih sawi dan menanam benih itu di ladangnya.


Matius 13:33
[Cerita tentang ragi] Ada lagi sebuah cerita yang diceritakan oleh Yesus untuk mengajar orang-orang tentang bagaimana keadaannya kalau Allah memerintah manusia. Yesus berkata, “Ada seorang wanita. Ia mengambil ragi, lalu mencampurnya dengan empat puluh liter tepung terigu sehingga menjadi adonan. Ragi itu menjadikan seluruh adonan itu mengembang.”


Matius 13:34
[Mengapa Yesus memakai cerita kiasan untuk mengajar orang] Yesus memakai cerita-cerita kiasan untuk mengajar orang banyak tentang bagaimana keadaannya kalau Allah memerintah manusia. Kalau Ia mengajar, Ia selalu memakai cerita-cerita itu.


Matius 13:36
[Yesus menjelaskan arti cerita tentang gandum dan alang-alang] Yesus meninggalkan orang banyak itu dan masuk ke dalam rumah. Pengikut-pengikut-Nya datang kepada-Nya dan berkata, “Bapak Guru, tolong jelaskan kepada kami apa arti cerita tentang gandum dan alang-alang itu.”


Matius 13:37
Yesus menjawab, “Petani yang menanam benih gandum yang baik itu ialah Anak Manusia yang diutus oleh Allah.


Matius 13:44
[Cerita tentang harta yang tersembunyi di dalam tanah] Inilah cerita-cerita lain yang diceritakan oleh Yesus kepada orang-orang untuk mengajar mereka tentang bagaimana keadaannya kalau Allah memerintah manusia. Yesus berkata, “Ada seorang laki-laki menemukan harta yang tersembunyi di dalam tanah. Ia senang sekali mendapat harta itu. Sebab itu, ia memasukkannya kembali ke dalam tanah, lalu pergi dan menjual semua yang dimilikinya. Kemudian ia kembali dan membeli tanah itu.”


Matius 13:45
[Cerita tentang sebutir mutiara] Yesus berkata, “Ada seorang pedagang mencari mutiara-mutiara berharga.


Matius 13:47
[Cerita tentang jala] Yesus berkata, “Pada suatu hari, ada beberapa orang nelayan menebarkan jalanya ke danau. Mereka mendapat bermacam-macam ikan.


Matius 13:51
[Barang baru dan barang lama] Yesus bertanya kepada pengikut-pengikut-Nya, “Apakah kalian mengerti semua itu?” “Mengerti!” jawab mereka.


Matius 13:52
Lalu Yesus berkata, “Itu sebabnya setiap guru agama yang sudah menjadi umat Tuhan adalah seperti seorang tuan rumah yang mempunyai tempat simpanan harta. Dari tempat itu ia mengeluarkan barang-barang baru dan barang-barang lama.”


Matius 13:53
[Yesus tidak diterima di Nazaret] Setelah Yesus selesai mengajar, Ia pergi dari tempat itu


Matius 13:57
Karena itu, mereka tidak mau menerima Dia. Yesus berkata kepada mereka, “Seorang nabi dihormati di mana-mana. Tetapi, biasanya ia tidak diterima di kotanya sendiri, tempat ia dibesarkan. Keluarganya juga tidak menerima dia.”


Matius 13:58
Karena orang-orang di kota itu tidak percaya kepada Yesus, maka Ia tidak melakukan banyak keajaiban di situ.


Matius 14:1
[Yohanes Pembaptis dihukum mati] Pada masa itu, penguasa negeri Galilea adalah Herodes. Ia mendengar tentang keajaiban-keajaiban yang dilakukan oleh Yesus.


Matius 14:12
Kemudian pengikut-pengikut Yohanes datang mengambil jenazah Yohanes dan menguburkannya. Lalu mereka pergi dan memberitahukan hal itu kepada Yesus.


Matius 14:13
[Yesus memberi makan lima ribu orang] Ketika Yesus mendengar bahwa Yohanes Pembaptis sudah meninggal, Ia pergi menyendiri. Ia naik perahu dan pergi sendirian ke tempat yang sunyi di seberang Danau Galilea. Ketika orang-orang mendengar bahwa Yesus sudah pergi ke seberang danau, mereka meninggalkan kota-kota mereka dan menyusul Dia melalui jalan darat.


Matius 14:14
Pada waktu Yesus turun dari perahu, Ia melihat banyak orang sudah berkumpul. Mereka membawa orang-orang mereka yang sakit. Yesus kasihan kepada mereka dan menyembuhkan semua orang yang sakit itu.


Matius 14:15
Sore harinya, pengikut-pengikut Yesus datang kepada-Nya dan berkata, “Bapak Guru, sekarang sudah sore dan tempat ini jauh dari rumah orang-orang ini. Lebih baik Bapak menyuruh mereka pergi supaya mereka bisa membeli makanan di desa!”


Matius 14:16
Yesus menjawab, “Tidak usah mereka pergi. Kalian saja yang memberi mereka makan.” Tetapi, pengikut-pengikut Yesus berkata,


Matius 14:18
“Bawalah itu kemari,” kata Yesus.


Matius 14:20
Semua orang makan sampai kenyang. Sesudah itu, pengikut-pengikut Yesus mengumpulkan kelebihan makanan itu. Ada dua belas bakul penuh.


Matius 14:22
[Yesus berjalan di atas air] Sesudah Yesus memberi makan lima ribu orang itu, Ia menyuruh pengikut-pengikut-Nya naik perahu untuk kembali ke seberang danau, dan menyuruh orang banyak itu pulang.


Matius 14:23
Sesudah itu Ia naik ke atas sebuah bukit untuk berdoa sendirian. Sampai malam Yesus masih di situ. Perahu yang membawa pengikut-pengikut Yesus sudah jauh di tengah-tengah danau.


Matius 14:25
Antara pukul tiga dan pukul enam pagi, Yesus datang mendekati perahu mereka. Ia berjalan di atas air.


Matius 14:26
Pengikut-pengikut-Nya tidak tahu bahwa orang itu adalah Yesus. Mereka terkejut sekali melihat Ia berjalan di atas air. “Hantu!” teriak mereka ketakutan.


Matius 14:27
Segera Yesus berkata, “Tenanglah, Aku Yesus! Jangan takut.”


Matius 14:29
“Datang saja,” jawab Yesus. Jadi, Petrus turun dari perahu dan mulai berjalan di atas air menuju Yesus.


Matius 14:31
Yesus segera mengulurkan tangan-Nya dan memegang dia. Yesus berkata, “Petrus, Petrus, kau kurang percaya! Mengapa kau ragu terhadap Aku?”


Matius 14:33
Pengikut-pengikut Yesus yang berada di perahu itu sujud menyembah Yesus. Mereka berkata, “Sungguh Engkau Anak Allah!”


Matius 14:34
[Yesus menyembuhkan orang-orang sakit di Genesaret] Mereka tiba di seberang Danau Galilea dan mendarat di Genesaret.


Matius 14:35
Orang-orang di situ melihat bahwa yang datang itu Yesus, maka mereka menyiarkan berita itu ke semua daerah di sekitar kota itu. Lalu orang-orang membawa kepada-Nya semua orang yang sakit.


Matius 14:36
Mereka minta supaya Yesus mengizinkan orang-orang sakit itu menyentuh Dia, biarpun hanya ujung jubah-Nya. Maka semua yang menyentuh-Nya sembuh.


Matius 15:1
[Ajaran-ajaran nenek moyang] Pada suatu hari, beberapa guru agama dan orang lain yang selalu taat kepada agama Yahudi datang dari Yerusalem untuk bertemu dengan Yesus. Mereka berkata kepada-Nya,


Matius 15:3
Yesus menjawab, “Dan mengapa kalian melanggar perintah-perintah Allah? Mengapa kalian tidak taat kepada-Nya hanya karena mau mengikuti adat istiadat nenek moyangmu?


Matius 15:10
[Hal-hal yang menyebabkan orang tidak layak menyembah Allah] Sesudah itu, Yesus memanggil orang-orang dan berkata, “Dengarlah dan berusahalah mengerti.


Matius 15:12
Lalu pengikut-pengikut Yesus datang kepada-Nya dan berkata, “Bapak Guru, tahukah Bapak bahwa orang-orang yang selalu taat kepada agama Yahudi tersinggung mendengar perkataan Bapak?”


Matius 15:13
Yesus menjawab, “Mereka seperti tanaman yang tidak ditanam oleh Bapa-Ku di surga. Mereka semua akan dicabut.


Matius 15:16
Yesus menjawab, “Petrus, kau sama saja dengan yang lain! Apakah kau tidak mengerti?


Matius 15:21
[Yesus menyembuhkan anak perempuan seorang wanita bukan Yahudi] Yesus pergi ke daerah dekat kota Tirus dan Sidon.


Matius 15:22
Seorang wanita Kanaan yang tinggal di daerah itu datang kepada Yesus dan berseru, “Tuan, keturunan Daud, kasihanilah saya! Anak perempuan saya kemasukan roh jahat. Keadaannya parah sekali!”


Matius 15:23
Tetapi Yesus tidak menjawab wanita itu. Pengikut-pengikut Yesus datang dan berkata kepada Yesus, “Bapak Guru, suruh wanita itu pergi! Ia terus mengikuti kita dan berteriak-teriak!”


Matius 15:24
Yesus menjawab, “Allah mengutus Aku hanya kepada orang Israel, karena mereka tidak melakukan kehendak-Nya lagi.”


Matius 15:25
Lalu wanita itu datang dan sujud di hadapan Yesus serta berkata, “Tuan, tolonglah saya!”


Matius 15:26
Yesus menjawab, “Tidak baik mengambil makanan anak-anak dan melemparkannya kepada anjing!”


Matius 15:28
Karena itu, Yesus berkata kepada wanita itu, “Ibu, engkau sungguh percaya sekali kepada-Ku! Biarlah terjadi apa yang Ibu inginkan!” Pada saat itu juga roh jahat itu keluar dari anak itu.


Matius 15:29
[Yesus menyembuhkan banyak orang] Pada suatu hari, Yesus naik ke sebuah bukit lalu mulai mengajar.


Matius 15:30
Banyak sekali orang datang kepada-Nya membawa orang timpang, orang buta, orang lumpuh, orang bisu dan orang-orang yang menderita penyakit lain. Orang-orang itu diletakkan di depan Yesus dan Ia menyembuhkan mereka semua.


Matius 15:32
[Yesus memberi makan empat ribu orang] Kemudian Yesus memanggil pengikut-pengikut-Nya dan berkata, “Aku kasihan melihat orang banyak ini. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan sekarang mereka kehabisan makanan. Aku tidak mau membiarkan mereka pergi dengan tidak makan dahulu, sebab mereka bisa pingsan di tengah jalan.”


Matius 15:33
Pengikut-pengikut Yesus berkata, “Kita jauh sekali dari kota! Bagaimana kita bisa mendapat makanan untuk orang sebanyak ini?”


Matius 15:34
“Berapa roti ada padamu?” tanya Yesus kepada mereka. “Tujuh,” jawab mereka, “dan ada juga beberapa ekor ikan kecil.”


Matius 15:35
Yesus menyuruh orang banyak itu duduk di tanah.


Matius 15:37
Mereka semua makan sampai kenyang. Setelah itu, pengikut-pengikut Yesus mengumpulkan roti dan ikan yang tersisa. Semuanya tujuh bakul penuh.


Matius 15:39
Kemudian Yesus menyuruh orang banyak itu pulang. Ia sendiri naik ke sebuah perahu dan pergi ke daerah Magadan.


Matius 16:1
[Beberapa orang Farisi minta Yesus mengadakan keajaiban] Ada beberapa orang Farisi dan orang Saduki mau menjebak Yesus. Karena itu, mereka datang kepada-Nya dan minta Ia membuat keajaiban untuk membuktikan bahwa Ia datang dari Allah.


Matius 16:2
Yesus berkata kepada mereka, “Bukan main orang-orang zaman ini! Mereka jahat sekali dan tidak taat kepada Allah! Kalau kalian melihat langit merah pada waktu matahari terbenam, kalian bisa meramalkan cuaca. Kalian berkata, ‘Hari ini cuaca baik.’


Matius 16:4
Lalu Yesus berkata lagi, “Kalian minta Aku membuat keajaiban? Tidak, Aku tidak akan melakukan keajaiban. Satu-satunya keajaiban untuk kalian ialah yang sudah dialami dahulu oleh Yunus.” Kemudian Yesus pergi.


Matius 16:5
[Ragi orang-orang Farisi dan Saduki] Ketika pengikut-pengikut Yesus sampai di seberang danau, mereka baru tahu bahwa mereka lupa membawa roti.


Matius 16:6
Yesus berkata kepada mereka, “Hati-hatilah kalian terhadap ragi orang-orang Farisi dan Saduki.”


Matius 16:7
Pengikut-pengikut Yesus mendengar kata-kata-Nya itu. Lalu mereka mulai berbicara, “Kita tidak membawa roti. Karena itu, Ia berkata begitu.”


Matius 16:8
Yesus tahu apa yang mereka bicarakan. Karena itu, Ia berkata, “Kalian memang tidak percaya! Mengapa kalian mengatakan, bahwa kalian tidak mempunyai roti?


Matius 16:12
Akhirnya, pengikut-pengikut Yesus itu mengerti, bahwa Yesus menyuruh mereka berhati-hati terhadap ajaran-ajaran yang diberikan oleh orang-orang Farisi dan Saduki, bukan terhadap ragi untuk membuat roti.


Matius 16:13
[Petrus mengakui bahwa Yesus adalah Raja Penyelamat yang dijanjikan Allah] Yesus dan pengikut-pengikut-Nya pergi ke daerah dekat kota Kaisarea Filipi. Di situ Ia bertanya kepada mereka, “Menurut kata orang, siapakah Anak Manusia yang diutus Allah?”


Matius 16:15
“Tetapi, menurut kalian sendiri, siapakah Aku ini?” tanya Yesus.


Matius 16:17
“Beruntung sekali engkau, Simon anak Yunus!” kata Yesus, “Sebab, bukan manusia yang memberitahukan hal itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di surga.


Matius 16:20
Lalu Yesus berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, “Jangan memberitahukan kepada siapa-siapa bahwa Akulah Raja Penyelamat yang dijanjikan Allah.”


Matius 16:21
[Yesus berbicara tentang kematian dan kebangkitan-Nya] Sejak saat itu, Yesus berkata dengan terus terang kepada pengikut-pengikut-Nya, “Aku harus pergi ke Yerusalem dan di sana akan diperlakukan dengan kejam oleh pemimpin-pemimpin Yahudi, imam-imam kepala dan guru-guru agama. Orang akan membunuh Aku, tapi pada hari ketiga Allah akan menghidupkan Aku kembali!”


Matius 16:22
Petrus menarik Yesus ke samping, lalu menegur Dia. Petrus berkata, “Bapak Guru, mudah-mudahan Allah tidak mengizinkan hal itu. Bapak tidak boleh membiarkan hal itu terjadi pada Bapak!”


Matius 16:23
Yesus menoleh dan berkata kepada Petrus, “Petrus, kau berlaku seperti Penggoda! Pergi dari sini dan jangan menggoda Aku! Engkau menghalang-halangi Aku. Pikiranmu itu pikiran manusia, bukan pikiran Allah!”


Matius 16:24
Lalu Yesus berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, “Siapa saja yang mau menjadi pengikut-Ku, ia tidak boleh lagi mementingkan diri sendiri. Ia harus mau menderita seperti Aku dan mengikuti Aku.


Matius 17:1
[Yesus dimuliakan] Enam hari setelah itu, Yesus pergi menyendiri ke sebuah gunung yang tinggi. Ia pergi bersama Petrus, Yakobus, dan Yohanes, saudara Yakobus.


Matius 17:2
Di sana ketiga orang itu melihat rupa Yesus berubah; muka-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya putih berkilauan.


Matius 17:4
Petrus berkata kepada Yesus, “Tuhan, alangkah enaknya kita di sini. Kalau Tuhan suka, saya akan mendirikan tiga kemah di sini: satu untuk Tuhan, satu untuk Musa, dan satu untuk Elia.”


Matius 17:6
Ketika ketiga pengikut Yesus mendengar suara itu, mereka ketakutan sekali sehingga mereka tersungkur ke tanah.


Matius 17:7
Tetapi, Yesus datang menyentuh mereka dan berkata, “Bangun, jangan takut!”


Matius 17:8
Ketika mereka menengadah, mereka melihat hanya Yesus yang ada di situ, tak ada siapa pun yang lain.


Matius 17:9
Setelah itu Yesus bersama Petrus, Yakobus, dan Yohanes turun dari gunung itu. Sementara berjalan, Yesus berkata kepada mereka, “Jangan menceritakan kepada siapa pun apa yang kalian lihat tadi di atas gunung. Nanti kalau Allah sudah membangkitkan Aku, Anak Manusia, dari kematian baru kalian boleh memberitahukannya kepada orang-orang.”


Matius 17:10
Ketiga pengikut Yesus itu bertanya, “Bapak Guru, mengapa guru-guru agama berkata bahwa Elia harus datang dahulu?”


Matius 17:11
Yesus menjawab, “Memang di dalam Kitab Suci tertulis bahwa Elia akan datang dahulu dan ia akan menyiapkan semuanya.


Matius 17:13
Petrus, Yakobus, dan Yohanes mengerti bahwa yang dimaksudkan oleh Yesus ialah Yohanes Pembaptis.


Matius 17:14
[Yesus menyembuhkan seorang anak laki-laki yang kemasukan roh jahat] Ketika Yesus, Petrus, Yakobus, dan Yohanes kembali kepada orang banyak yang berada di kaki gunung itu, seorang laki-laki datang kepada Yesus. Ia sujud di depan Yesus


Matius 17:17
Yesus menjawab, “Bukan main kalian semua! Kalian sungguh orang berdosa yang tidak punya iman! Aku sudah tidak tahan lagi dengan kalian! Bawa anak itu kemari!”


Matius 17:18
Lalu Yesus memerintahkan roh jahat yang ada di dalam anak itu supaya keluar. Roh jahat itu keluar, dan anak itu sembuh saat itu juga.


Matius 17:19
Pengikut-pengikut Yesus datang kepada Yesus, terpisah dari orang-orang lain, dan bertanya, “Bapak Guru, mengapa kami tidak dapat mengusir roh jahat itu?”


Matius 17:20
Yesus menjawab, “Sebab kalian kurang percaya. Ingat, kalau kalian percaya, biarpun percayamu hanya sebesar biji sawi, kalian dapat berkata kepada bukit ini, ‘Pindah ke sana!’ pasti bukit ini pindah. Segala sesuatu dapat kalian lakukan, tidak ada yang tidak!


Matius 17:22
[Yesus bicara lagi tentang kematian-Nya] Pada suatu hari, Yesus dan pengikut-pengikut-Nya berkumpul di Galilea. Yesus berkata kepada mereka, “Tidak lama lagi Aku, Anak Manusia, akan diserahkan orang kepada kuasa manusia.


Matius 17:23
Mereka akan membunuh-Ku, tetapi tiga hari kemudian Allah akan menghidupkan Aku kembali.” Mendengar Yesus berkata begitu, pengikut-pengikut-Nya menjadi sedih sekali.


Matius 17:24
[Yesus berbicara mengenai pembayaran pajak untuk Rumah Tuhan] Pada suatu hari, Yesus dan pengikut-pengikut-Nya sampai di kota Kapernaum. Lalu penagih pajak untuk Rumah Tuhan datang kepada Petrus dan bertanya, “Gurumu membayar pajak Rumah Tuhan atau tidak?”


Matius 17:25
“Bayar!” jawab Petrus. Ketika Petrus masuk ke dalam rumah, sebelum ia berkata apa-apa, Yesus bertanya, “Simon, bagaimana pendapatmu mengenai pajak yang harus dibayar kepada raja-raja di dunia ini? Siapa yang harus membayarnya, bangsa mereka sendiri atau orang asing?”


Matius 17:26
“Orang asing!” jawab Petrus. “Kalau begitu,” kata Yesus, “bangsa mereka sendiri tidak usah membayarnya, bukan?


Matius 18:1
[Orang yang terbesar di antara umat Allah.] Beberapa waktu kemudian, pengikut-pengikut Yesus datang kepada Yesus dan bertanya, “Bapak Guru, di antara umat Allah, siapakah yang terbesar?”


Matius 18:2
Untuk menanggapi pertanyaan itu, Yesus memanggil seorang anak kecil dan menyuruh dia berdiri di depan mereka.


Matius 18:3
Lalu Yesus berkata, “Percayalah, kalian hanya bisa menjadi anggota umat Allah kalau kalian mengubah kelakuanmu dan menjadi seperti anak-anak.


Matius 18:18
[Yesus berbicara mengenai kekuasaan untuk melarang dan mengizinkan] “Karena itu, ingatlah: Apa yang engkau larang dan engkau perbolehkan di dunia ini, juga akan dilarang atau diperbolehkan oleh Allah.


Matius 18:21
[Hamba yang tidak mau mengampuni kawannya] Pada suatu hari, Petrus bertanya kepada Yesus, “Seandainya saudara saya bersalah kepada saya, sampai berapa kali saya harus mengampuni dia? Apakah sampai tujuh kali?”


Matius 18:22
Yesus menjawab, “Jangan sampai tujuh kali saja, tetapi sampai tujuh puluh kali tujuh kali. Berarti kau harus terus-menerus mengampuni dia setiap kali dia bersalah kepadamu.


Matius 18:35
Yesus mengakhiri cerita-Nya itu dan berkata, “Bapa-Ku yang di surga akan berbuat begitu juga terhadap kalian, kalau kalian tidak mengampuni saudaramu dengan sepenuh hati.”


Matius 19:1
[Yesus mengajar tentang perceraian] Setelah Yesus mengatakan semua hal itu, Ia pergi dari Galilea ke daerah Yudea di seberang Sungai Yordan.


Matius 19:3
Lalu pemimpin-pemimpin agama Yahudi datang untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan dan berharap supaya Yesus salah menjawab. Mereka bertanya, “Menurut hukum-hukum agama kita, bolehkah orang menceraikan istrinya dengan alasan apa pun?”


Matius 19:4
Yesus menjawab, “Kalian sudah tahu apa yang tertulis di dalam Kitab Suci mengenai bagaimana Sang Pencipta membuat manusia. Pada mulanya Ia membuat mereka laki-laki dan perempuan.


Matius 19:8
Yesus menjawab, “Musa mengizinkan kalian menceraikan istri kalian karena kalian terlalu sukar untuk diajar. Tetapi, sebenarnya pada mulanya Allah tidak mengizinkan perceraian!


Matius 19:10
Pengikut-pengikut Yesus berkata, “Bapak Guru, kalau begitu, lebih baik tidak kawin!”


Matius 19:11
Yesus menjawab, “Tidak semua orang bisa tidak kawin, kecuali orang-orang yang sudah ditentukan oleh Allah untuk tidak kawin.


Matius 19:13
[Yesus dan anak-anak] Pada suatu hari orang-orang membawa anak-anak kepada Yesus supaya Ia meletakkan tangan-Nya ke atas kepala anak-anak itu untuk memberkati mereka dan berdoa bagi mereka.


Matius 19:14
Tetapi pengikut-pengikut Yesus melarang orang-orang itu. Yesus berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, “Jangan melarang anak-anak itu. Biarkan mereka datang kepada-Ku! Sebab, orang-orang seperti anak-anak inilah yang menjadi anggota umat Allah.”


Matius 19:15
Yesus meletakkan tangan-Nya ke atas anak-anak itu dan meminta berkat Allah untuk mereka. Kemudian Ia pergi dari situ.


Matius 19:16
[Orang muda yang kaya] Seorang laki-laki yang masih muda datang kepada Yesus. “Bapak Guru,” katanya kepada Yesus, “perbuatan baik apa yang harus saya lakukan supaya mendapat hidup yang sejati dan kekal?”


Matius 19:17
Yesus menjawab, “Mengapa engkau bertanya kepada-Ku mengenai apa yang baik? Yang baik hanya Allah. Kalau engkau ingin mempunyai hidup yang sejati, engkau harus taat kepada perintah-perintah Allah.”


Matius 19:19
Yesus menjawab, “Jangan membunuh, setialah kepada istri atau suami, jangan mencuri, jangan berdusta. Hormatilah ayah dan ibumu. Kasihilah orang lain seperti engkau mengasihi dirimu sendiri.”


Matius 19:21
Yesus berkata lagi kepadanya, “Kalau engkau ingin hidup dengan sempurna, juallah semua yang kaumiliki dan berikanlah uangnya kepada orang miskin. Engkau akan mendapat banyak hal yang baik dari Allah. Sesudah engkau melakukan semuanya itu, marilah ikut Aku!”


Matius 19:22
Ketika orang muda itu mendengar apa yang dikatakan Yesus, ia pergi dengan hati yang sedih karena ia sangat kaya.


Matius 19:23
Yesus berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, “Perhatikanlah kata-kata-Ku ini: Sungguh sukar bagi orang kaya untuk taat kepada Allah!


Matius 19:25
Ketika pengikut-pengikut Yesus mendengar Yesus berkata begitu, mereka heran sekali. “Kalau begitu,” kata mereka, “siapa yang bisa selamat?”


Matius 19:26
Yesus memandang mereka lalu berkata, “Manusia tidak bisa menyelamatkan siapa pun. Hanya Allah yang dapat menyelamatkan, sebab Ia dapat melakukan apa saja.”


Matius 19:28
Yesus berkata kepada mereka, “Percayalah, di Dunia Baru tempat Allah memerintah, Aku, Anak Manusia, akan duduk di atas takhta-Ku yang mulia! Dan pada waktu itu kalian, dua belas pengikut-Ku, akan duduk juga di atas takhta dan memerintah kedua belas suku Israel.


Matius 20:1
[Pekerja-pekerja di kebun anggur] Yesus berkata, “Kalau Allah memerintah, keadaannya seperti cerita kiasan berikut ini: Ada seorang laki-laki mempunyai kebun anggur. Pagi-pagi ia keluar mencari orang untuk bekerja di kebunnya.


Matius 20:16
Sesudah mengakhiri cerita itu, Yesus berkata, “Jadi, orang-orang yang terakhir akan menjadi yang pertama dan orang-orang yang pertama akan menjadi yang terakhir.”


Matius 20:17
[Yesus berbicara untuk ketiga kalinya tentang kematian-Nya] Yesus dan pengikut-pengikut-Nya sedang berjalan menuju kota Yerusalem. Di tengah jalan Ia mengumpulkan mereka tersendiri dan berkata,


Matius 20:20
[Permintaan Ibu Yakobus dan Yohanes] Kemudian istri Zebedeus datang kepada Yesus dengan kedua anaknya. Di depan Yesus, ia berlutut untuk meminta sesuatu.


Matius 20:21
Yesus bertanya, “Ibu mau apa?” Istri Zebedeus menjawab, “Bapak Guru, apabila Bapak menjadi raja nanti, saya mohon Bapak berjanji bahwa kedua anak saya ini akan Bapak tempatkan di sebelah kiri dan di sebelah kanan Bapak.”


Matius 20:22
“Kalian tidak tahu apa yang kalian minta,” kata Yesus kepada Yakobus dan Yohanes. “Apakah kalian sanggup menderita seperti yang sebentar lagi akan Kuderita?” “Sanggup,” jawab mereka.


Matius 20:23
“Memang kalian akan menderita seperti Aku,” kata Yesus. “Tetapi mengenai siapa yang akan duduk di sebelah kiri atau kanan-Ku, itu bukan hak-Ku untuk menentukan. Tempat-tempat itu disediakan oleh Bapa-Ku bagi orang-orang yang sudah dipilih-Nya untuk itu.”


Matius 20:25
Oleh karena itu, Yesus memanggil mereka semua dan berkata, “Kalian tahu bahwa pemerintah bangsa-bangsa yang tidak menyembah Allah, menguasai rakyatnya dengan sepenuhnya.


Matius 20:29
[Yesus menyembuhkan dua orang buta] Yesus dan pengikut-pengikut-Nya sedang meninggalkan kota Yerikho dan banyak orang mengikuti mereka.


Matius 20:30
Di pinggir jalan di luar kota duduk dua orang buta. Ketika mereka mendengar Yesus sedang melewati tempat itu, mereka berseru, “Bapak, keturunan Raja Daud, kasihanilah kami!”


Matius 20:31
Orang banyak yang sedang mengikuti Yesus memarahi kedua orang buta itu dan menyuruh mereka diam. Tetapi, mereka berseru semakin keras, “Bapak, keturunan Raja Daud, kasihanilah kami!”


Matius 20:32
Yesus berhenti dan memanggil kedua orang buta itu. “Apa yang kalian ingin Aku perbuat untuk kalian?” tanya Yesus kepada mereka.


Matius 20:34
Yesus kasihan kepada mereka. Ia menjamah mata mereka dan saat itu juga mereka dapat melihat. Lalu mereka mengikuti Yesus.


Matius 21:1
[Yesus masuk Yerusalem] Ketika Yesus dan pengikut-pengikut-Nya sudah dekat Yerusalem, mereka sampai di sebuah desa bernama Betfage. Desa itu terletak di bukit zaitun. Di situ Yesus berkata kepada dua orang pengikut-Nya,


Matius 21:6
Kedua pengikut Yesus itu pergi dan melakukan apa yang dikatakan Yesus kepada mereka.


Matius 21:7
Mereka membawa kepada Yesus keledai itu dengan anaknya, lalu mengalasi punggung keledai itu dengan jubah mereka. Kemudian Yesus naik ke atasnya.


Matius 21:8
Banyak orang membentangkan jubah mereka di jalan yang dilalui Yesus, dan ada pula yang memotong ranting-ranting pohon lalu menyebarkannya di tengah jalan.


Matius 21:9
Orang banyak yang berjalan di depan dan di belakang Yesus mulai berseru-seru, “Hidup Anak Daud! Diberkatilah Dia yang datang atas nama Tuhan! Terpujilah Allah yang Mahatinggi!”


Matius 21:10
Seluruh Yerusalem gempar ketika Yesus memasuki kota itu. Orang-orang di situ bertanya, “Ini siapa?”


Matius 21:11
“Nabi Yesus, nabi dari Nazaret di Galilea,” jawab orang banyak yang mengiringi Yesus.


Matius 21:12
[Yesus mengusir pedagang-pedagang di Rumah Tuhan] Lalu Yesus sampai di Rumah Tuhan dan masuk ke dalamnya. Di situ ada orang-orang yang sedang berjual-beli. Yesus mengusir mereka semua serta menjungkirbalikkan meja-meja penukar uang dan bangku-bangku penjual burung merpati.


Matius 21:14
Orang-orang buta dan lumpuh datang kepada Yesus di Rumah Tuhan dan Ia menyembuhkan mereka. Anak-anak di situ bersorak-sorak, “Hidup Anak Daud!”


Matius 21:15
Imam-imam kepala dan guru-guru agama di Rumah Tuhan itu marah sekali melihat Yesus membuat keajaiban-keajaiban. Mereka juga marah mendengar anak-anak bersorak-sorak.


Matius 21:16
Mereka berkata kepada Yesus, “Kau dengar apa yang anak-anak itu katakan?” “Ya, Aku dengar,” jawab Yesus. “Dalam Kitab Suci tertulis begini, ‘Engkau, ya Allah, sudah mengajar anak-anak dan bayi untuk memuji Engkau dengan sempurna.’ Kalian pasti sudah membaca ayat itu!”


Matius 21:17
Setelah itu, Yesus meninggalkan orang-orang itu lalu pergi ke luar kota, ke Betania, dan bermalam di sana.


Matius 21:18
[Pohon ara yang tidak berbuah] Keesokan harinya, pagi-pagi sekali, Yesus kembali ke Yerusalem. Dalam perjalanan ke kota itu, Ia merasa lapar.


Matius 21:19
Ia melihat sebatang pohon ara di pinggir jalan. Ia mendekati pohon itu, tetapi yang dilihat-Nya di situ hanya daun-daun, tidak ada buah satu pun. Yesus berkata kepada pohon itu, “Engkau tidak akan berbuah lagi!” Saat itu juga pohon itu menjadi kering.


Matius 21:20
Pengikut-pengikut Yesus heran sekali melihat apa yang terjadi. “Apa yang membuat pohon ara itu bisa mati begitu cepat?” tanya mereka.


Matius 21:21
Yesus menjawab, “Percayalah, kalau kalian yakin dan tidak ragu-ragu, kalian juga dapat melakukan apa yang Kulakukan terhadap pohon ara ini. Bahkan kalian dapat berkata kepada bukit ini, ‘Hai bukit, terangkatlah dan jatuhlah ke dalam laut!’ maka pasti hal itu akan terjadi.


Matius 21:23
[Orang bertanya tentang hak Yesus] Yesus kembali ke Rumah Tuhan dan mengajar di situ. Ketika Ia sedang mengajar, imam-imam kepala dan pemimpin-pemimpin Yahudi datang kepada-Nya. Mereka bertanya, “Siapa yang memberi hak kepada-Mu untuk melakukan semua yang Kaulakukan ini?”


Matius 21:24
Yesus menjawab, “Baik, Aku akan mengatakan kepadamu siapa yang memberi hak itu kepada-Ku. Tetapi kalian harus menjawab dahulu pertanyaan-Ku ini,


Matius 21:27
Oleh karena itu, imam-imam kepala dan pemimpin-pemimpin Yahudi itu menjawab, “Kami tidak tahu Yohanes menerima haknya dari siapa.” Maka Yesus menjawab mereka, “Kalau begitu Aku juga tidak mau memberitahukan kepadamu dari siapa Aku menerima hak untuk melakukan semua yang Kulakukan.”


Matius 21:28
[Yesus bercerita tentang seorang bapak dengan dua orang anaknya] Yesus berkata kepada imam-imam kepala dan pemimpin-pemimpin agama Yahudi, “Sekarang Aku akan menceritakan sebuah cerita kepadamu dan Aku ingin tahu bagaimana pendapat kalian. Ada seorang laki-laki mempunyai dua orang anak. Orang itu berkata kepada anaknya yang sulung, ‘Pergilah bekerja ke kebun anggur hari ini.’ Anak itu menjawab,


Matius 21:31
Kemudian Yesus bertanya kepada imam-imam kepala dan tokoh-tokoh Yahudi itu, “Di antara kedua anak itu, yang manakah yang mengikuti kemauan bapaknya?” “Yang sulung,” jawab mereka. Maka Yesus berkata kepada mereka, “Ingatlah: Penagih-penagih pajak dan wanita-wanita pelacur akan lebih dahulu menjadi anggota umat Allah daripada kalian.


Matius 21:33
[Yesus bercerita tentang penggarap-penggarap kebun anggur yang jahat] “Dengarkan cerita ini lagi,” kata Yesus. “Ada seorang laki-laki mempunyai kebun anggur. Ia memasang pagar di sekeliling kebun itu dan menggali lubang untuk alat pemeras anggur. Ia juga mendirikan menara jaga. Sesudah itu, ia menyewakan kebun itu kepada penggarap-penggarap, lalu berangkat ke luar negeri. Apabila kebun itu sudah menghasilkan buah anggur, ia akan menerima bagiannya.


Matius 21:40
Sesudah mengakhiri cerita itu, Yesus bertanya, “Apabila pemilik kebun anggur itu kembali, apa yang akan dilakukannya terhadap penggarap-penggarap itu?”


Matius 21:42
Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Tentu kalian sudah membaca ayat ini dalam Kitab Suci: ‘Batu yang dibuang oleh tukang bangunan sudah menjadi batu yang terutama. Tuhanlah yang menyebabkan hal itu terjadi. Alangkah indahnya!’”


Matius 21:43
“Jadi, ingatlah,” kata Yesus lagi, “semua hak yang sudah diberikan kepadamu sebagai umat Allah akan dicabut darimu dan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menuruti perintah-perintah Allah.”


Matius 21:45
Imam-imam kepala dan pemimpin-pemimpin agama Yahudi yang mendengarkan cerita itu, tahu bahwa yang Yesus maksudkan dengan penggarap-penggarap itu ialah mereka sendiri.


Matius 21:46
Karena itu, mereka berusaha untuk menangkap Dia. Tetapi, mereka takut kepada orang banyak yang menganggap Yesus seorang nabi.


Matius 22:1
[Yesus bercerita tentang pesta kawin] Yesus menceritakan lagi sebuah cerita yang lain kepada orang banyak.


Matius 22:14
Kemudian Yesus mengakhiri cerita-Nya itu dengan berkata, “Tuhan memanggil banyak orang, tetapi sedikit saja yang mau datang kepada-Nya.”


Matius 22:15
[Pertanyaan mengenai membayar pajak] Pemimpin-pemimpin agama Yahudi pergi dan berunding untuk menjebak Yesus dengan pertanyaan-pertanyaan. Mereka memanggil beberapa orang pengikut mereka dan beberapa orang anggota partai politik yang senang kepada Herodes.


Matius 22:16
Lalu mereka menyuruh orang-orang itu pergi kepada Yesus. Orang-orang itu berkata kepada Yesus, “Pak Guru, kami tahu, Bapak jujur. Bapak mengajarkan dengan terus terang kehendak Allah untuk manusia. Dan Bapak tidak menghiraukan pendapat orang lain, sebab Bapak tidak pandang muka.


Matius 22:18
Yesus tahu bahwa mereka bermaksud jahat. Jadi, Ia berkata, “Kalian orang yang berpura-pura! Mengapa kalian mau menjebak Aku?


Matius 22:20
lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Gambar dan nama siapakah ini?”


Matius 22:21
“Raja,” jawab mereka. Yesus berkata kepada mereka, “Kalau begitu, berilah kepada raja apa yang menjadi milik raja dan berilah kepada Allah apa yang menjadi milik Allah.”


Matius 22:22
Mereka heran mendengarkan jawaban Yesus. Maka mereka pergi meninggalkan Dia.


Matius 22:23
[Yesus menjawab pertanyaan tentang orang yang dihidupkan kembali dari kematian] Ada sebuah kelompok di antara orang Yahudi yang disebut kelompok Saduki. Salah satu kepercayaan mereka ialah bahwa orang yang sudah mati tidak akan hidup lagi.


Matius 22:24
Pada suatu hari, beberapa orang Saduki datang kepada Yesus dan berkata, “Bapak Guru, di dalam ajaran Nabi Musa ada ajaran ini: Jikalau seorang laki-laki yang sudah beristri meninggal dan ia tidak punya anak, maka saudaranya harus kawin dengan janda yang ditinggalkan orang itu supaya mereka bisa mempunyai anak. Dan anak itu dianggap sebagai anak dari orang yang sudah meninggal itu.


Matius 22:29
Yesus menjawab, “Kalian keliru sekali, karena kalian tidak mengerti isi Kitab Suci dan kalian tidak tahu tentang kuasa Allah!


Matius 22:33
Orang banyak yang ada di situ heran sekali mendengarkan penjelasan Yesus.


Matius 22:34
[Perintah yang paling penting] Orang-orang Farisi mendengar bahwa Yesus membuat orang-orang Saduki tidak bisa berkata apa-apa lagi. Maka mereka berkumpul, lalu datang kepada Yesus.


Matius 22:35
Seorang guru agama di antara mereka berusaha menjebak Yesus dengan suatu pertanyaan. Ia berkata,


Matius 22:37
Yesus menjawab, “Cintailah Tuhan Allahmu dengan sepenuh hatimu. Cintailah Dia dengan seluruh perasaanmu, segenap jiwamu, dan seluruh pikiranmu.


Matius 22:41
[Pertanyaan mengenai Raja Penyelamat] Pada suatu hari, ketika pemimpin-pemimpin agama Yahudi sedang berkumpul, Yesus bertanya kepada mereka,


Matius 22:43
“Kalau begitu,” tanya Yesus, “mengapa Roh Allah memberi ilham kepada Daud untuk menyebut Raja Penyelamat itu Tuhan? Daud berkata,


Matius 22:46
Tidak seorang pun dari para pemimpin agama itu dapat menjawab Yesus. Dan sejak hari itu, tidak ada yang berani menanyakan apa-apa lagi kepada-Nya.


Matius 23:1
[Hati-hati terhadap guru-guru agama dan orang-orang Farisi] Yesus berkata kepada orang banyak dan kepada pengikut-pengikutNya,


Matius 23:13
[Yesus mencela orang yang suka berpura-pura] Yesus berkata kepada guru-guru agama dan orang-orang Farisi, “Celakalah kalian, sebab kalian suka berpura-pura. Kalau ada orang mau menjadi umat yang diperintah oleh Allah, kalian menghalang-halangi dia. Kalian sendiri tidak mau menjadi umat yang diperintah Allah, tetapi kalau orang lain mau, kalian menghalang-halangi dia.


Matius 23:29
[Hukuman terhadap guru-guru agama dan orang-orang Farisi] Yesus masih berbicara kepada guru-guru agama dan orang-orang Farisi. Ia berkata kepada mereka, “Celakalah kalian! Kalian suka berpura-pura! Kalian membangun makam yang bagus-bagus di kuburan nabi-nabi yang sudah mati, dan kalian hiasi tugu-tugu peringatan orang-orang yang hidupnya baik.


Matius 23:37
[Yesus kasihan kepada kota Yerusalem] Yesus berkata, “Yerusalem, Yerusalem! Nabi-nabi kaubunuh dan orang-orang yang diutus Allah kaulempari dengan batu sampai mati. Sudah berkali-kali Aku ingin mengumpulkan pendudukmu seperti induk ayam melindungi anak-anaknya di bawah sayapnya! Tetapi, mereka tidak mau!


Matius 24:1
[Yesus berkata bahwa Rumah Tuhan di Yerusalem akan hancur] Sesudah itu, Yesus meninggalkan Rumah Tuhan. Di tengah jalan, para pengikut-Nya datang kepada-Nya dan menunjuk bangunan-bangunan rumah itu.


Matius 24:2
“Ya,” kata Yesus, “sekarang kalian boleh melihat semua itu. Tetapi, percayalah, nanti tidak satu pun batu-batu bangunan itu yang akan tinggal tersusun pada tempatnya; semuanya akan dirobohkan.”


Matius 24:3
[Yesus berkata bahwa pengikut-pengikut-Nya akan mengalami kesusahan dan penganiayaan] Ketika sampai di Bukit Zaitun, Yesus duduk dan pengikut-pengikut-Nya datang untuk berbicara dengan Dia sendirian.


Matius 24:5
Yesus menjawab, “Berjaga-jagalah jangan sampai kalian ditipu orang. Banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku. Masing-masing akan berkata bahwa mereka adalah Raja Penyelamat. Dan mereka akan menipu banyak orang.


Matius 24:15
[Mezbah yang menajiskan Rumah Tuhan] Yesus melanjutkan pembicaraan-Nya dengan pengikut-pengikut-Nya. Ia berkata, “Nabi Daniel pernah berbicara tentang ‘Berhala jahat yang Menajiskan Rumah Tuhan’. Nah, kalian akan melihat berhala jahat itu berada di dalam Rumah Tuhan. (Catatan kepada pembaca: Perhatikanlah apa artinya!)


Matius 24:32
[Pelajaran dari Pohon Ara] Yesus berkata lagi kepada pengikut-pengikut-Nya, “Ambillah pelajaran dari pohon ara. Kalau ranting-rantingnya hijau dan lembut, dan mulai bertunas, kalian tahu bahwa musim panas sudah dekat.


Matius 24:45
[Seorang pelayan harus setia dan bijaksana] Yesus berkata lagi, “Kalau seorang tuan hendak mengadakan perjalanan, ia akan mengangkat pelayannya yang setia dan bijaksana untuk mengepalai pelayan-pelayan lain dan mengurus makanan mereka selama ia pergi.


Matius 25:1
[Cerita tentang sepuluh anak gadis] Yesus berkata, “Apabila Allah datang dan memerintah sebagai Raja, keadaannya seperti cerita ini: Sekali peristiwa ada pesta perkawinan. Pengantin wanitanya ditemani oleh sepuluh orang anak gadis. Ketika berangkat untuk menyambut pengantin laki-laki, sepuluh anak gadis itu membawa pelita mereka masing-masing.


Matius 25:13
Lalu Yesus berkata lagi, “Karena itu, berjaga-jagalah selalu. Sebab, kalian tidak tahu hari apa atau jam berapa Tuhan datang.”


Matius 25:14
[Cerita tentang tiga orang pelayan] Yesus masih terus mengajar pengikut-pengikut-Nya. Ia berkata, “Apabila Allah datang dan memerintah sebagai raja, keadaannya seperti cerita ini: Sekali peristiwa ada seorang laki-laki yang mau berangkat ke tempat yang jauh. Sebelum berangkat, ia memanggil pelayan-pelayannya. Ia memberikan hartanya kepada setiap pelayan dan menyuruh mereka mengurusnya.


Matius 25:31
[Menolong orang lain sama dengan melayani Kristus] Yesus berkata lagi, “Pada suatu waktu, Anak Manusia yang diutus Allah akan datang bersama semua malaikat-Nya dan Ia akan memerintah sebagai Raja. Ia akan duduk di atas kursi kerajaan dan


Matius 25:46
Kemudian Yesus mengakhiri cerita-Nya. Ia berkata, “Orang-orang di sebelah kiri Raja itu akan diusir dan dihukum untuk selama-lamanya. Tetapi, orang-orang di sebelah kanan-Nya yang sudah menuruti kemauan Allah akan hidup bahagia untuk selama-lamanya.”


Matius 26:1
[Pemimpin-pemimpin Yahudi membuat rencana untuk membunuh Yesus] Setelah selesai mengajarkan semua hal itu, Yesus berkata kepada pengkut-pengikut-Nya,


Matius 26:3
Hari itu juga ketika Yesus mengatakan hal itu kepada pengikut-pengikut-Nya, para imam kepala dan pemimpin-pemimpin Yahudi berkumpul di istana Imam Agung Kayafas.


Matius 26:4
Di situ mereka berunding untuk menangkap Yesus dengan diam-diam dan membunuh Dia.


Matius 26:6
[Yesus dituangi dengan minyak di Betania] Di Betania ada orang bernama Simon. Kulitnya pernah kena penyakit yang mengerikan. Yesus pergi bertamu di rumahnya. Pada waktu Ia duduk makan di sana,


Matius 26:7
ada seorang perempuan datang kepada-Nya. Perempuan itu membawa sebuah botol yang berisi minyak wangi yang sangat mahal. Ia itu menuangkan minyak itu ke atas kepala Yesus.


Matius 26:8
Ketika pengikut-pengikut Yesus melihat kejadian itu, mereka menjadi marah, “Buat apa minyak itu dibuang-buang begitu saja?” kata mereka.


Matius 26:10
Yesus tahu apa yang mereka pikirkan itu. Lalu Ia berkata, “Mengapa kalian membuat perempuan ini susah? Ia melakukan perbuatan yang baik dan pantas dipuji untuk Aku.


Matius 26:14
[Yudas memutuskan untuk mengkhianati Yesus] Hari itu juga seorang dari kedua belas pengikut Yesus, yang bernama Yudas Iskariot, pergi kepada imam-imam kepala


Matius 26:15
dan berkata kepada mereka, “Apa yang akan kalian berikan kepada saya kalau saya menolong kalian menangkap Yesus?” Maka mereka mengambil tiga puluh uang perak, lalu menghitung uang itu dan menyerahkannya kepadanya.


Matius 26:16
Mulai saat itu, Yudas selalu mencari kesempatan yang baik untuk menolong mereka menangkap Yesus.


Matius 26:17
[Yesus merayakan Hari Paskah bersama pengikut-pengikut-Nya] Pada hari pertama perayaan Roti Tidak Beragi, pengikut-pengikut Yesus datang kepada Yesus dan bertanya, “Bapak Guru, Bapak ingin kami menyediakan makanan Paskah di mana untuk Bapak?”


Matius 26:18
Yesus menjawab, “Pergilah kepada seseorang di kota. Katakan kepadanya, ‘Bapak Guru mengatakan bahwa sudah sampai waktunya untuk-Ku; Aku mau merayakan Paskah di rumahmu bersama-sama dengan pengikut-pengikut-Ku.’”


Matius 26:19
Pengikut-pengikut Yesus melakukan apa yang dikatakan oleh Yesus. Mereka pergi dan menyiapkan makanan untuk perayaan Paskah itu.


Matius 26:20
Setelah malam, Yesus dan pengikut-pengikut-Nya duduk makan.


Matius 26:21
Sementara mereka makan, Yesus berkata, “Dengarkan, seorang dari antara kalian akan menyerahkan Aku kepada para penguasa untuk ditangkap.”


Matius 26:22
Pengikut-pengikut Yesus menjadi sangat sedih mendengar Yesus berkata begitu. Lalu mereka, seorang demi seorang, mulai berkata kepada Yesus, “Tentu bukan saya yang Bapak maksudkan!”


Matius 26:23
Yesus menjawab, “Orang yang bersama-Ku mencelup roti ke dalam mangkuk, dialah yang akan menyerahkan Aku kepada para penguasa untuk ditangkap.


Matius 26:25
Lalu Yudas si pengkhianat itu berkata, “Tentu bukan saya yang Bapak maksudkan!” Yesus menjawab, “Ya, begitulah katamu!”


Matius 26:26
[Perjamuan untuk memperingati pengorbanan Tuhan] Ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti dan mengucap terima kasih kepada Allah. Sesudah itu, Ia membelah-belah roti itu dengan tangan-Nya lalu memberikan-Nya kepada pengikut-pengikut-Nya sambil berkata, “Ambillah roti ini dan makanlah. Inilah tubuh-Ku.”


Matius 26:31
[Yesus meramalkan bahwa Petrus akan mengingkari Yesus] Pada malam itu, Yesus juga berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, “Malam ini juga kalian semua akan lari dan meninggalkan Aku. Sebab, di dalam Kitab Suci tertulis, ‘Allah akan membunuh gembala domba-domba itu, sehingga domba-domba itu tercerai-berai.’


Matius 26:33
Petrus berkata kepada Yesus, “Biarpun semua kawan saya meninggalkan Bapak, saya sama sekali tidak akan berbuat begitu!”


Matius 26:34
“Petrus,” kata Yesus, “Aku beritahukan kepadamu bahwa malam ini juga, sebelum ayam berkokok, engkau sudah tiga kali mengatakan kepada orang-orang bahwa engkau tidak mengenal Aku.”


Matius 26:36
[Yesus berdoa di Getsemani] Sesudah Yesus untuk terakhir kalinya makan bersama pengikut-pengikut-Nya yang terdekat, Ia pergi dengan mereka ke suatu tempat yang bernama Getsemani. Lalu Ia berkata kepada mereka semua, “Duduklah di sini. Aku mau ke sana untuk berdoa.”


Matius 26:37
Kemudian Ia mengajak Petrus, Yakobus dan Yohanes untuk berjalan terus bersama Dia. Yesus sedih dan hati-Nya merasa berat.


Matius 26:39
Yesus pergi agak jauh dari mereka, lalu sujud dan berdoa, “Bapa, Aku mohon janganlah biarkan Aku menanggung penderitaan ini. Tetapi, kalau Bapa memang mau supaya Aku menanggungnya, Aku bersedia.”


Matius 26:40
Lalu Yesus kembali kepada ketiga pengikut-Nya dan menemukan mereka sedang tidur. Ia berkata kepada Petrus, “Tidak dapatkah kalian bertiga berjaga dengan Aku selama satu jam saja?


Matius 26:42
Yesus pergi lagi dan berdoa, “Bapa, Aku mohon janganlah biarkan Aku menanggung penderitaan ini. Tetapi, kalau Bapa memang mau supaya Aku menanggungnya, Aku bersedia.”


Matius 26:43
Ketika Yesus kembali kepada ketiga pengikut-Nya itu, Ia menemukan mereka sedang tidur lagi, karena mereka terlalu mengantuk.


Matius 26:44
Sekali lagi Yesus meninggalkan ketiga pengikut-Nya itu dan mengucapkan doa yang sama kepada Tuhan.


Matius 26:47
[Yesus ditangkap] Sementara Yesus masih berada di Taman Getsemani, Yudas datang bersama banyak orang. Orang-orang itu membawa pedang dan pentungan. Mereka ikut dengan Yudas karena diperintahkan oleh imam-imam kepala dan para pemimpin Yahudi. Pelayan dari Imam Agung ada juga di antara orang banyak itu.


Matius 26:48
Yudas yang mengkhianati Yesus, sudah sepakat dengan mereka bahwa ia akan memberikan suatu tanda. Yudas berkata, “Orang yang saya cium, Dialah orang yang harus kalian tangkap!”


Matius 26:49
Setelah sampai di Getsemani, Yudas langsung pergi kepada Yesus dan berkata, “Selamat, Pak Guru!” Lalu ia mencium Yesus.


Matius 26:50
Yesus berkata, “Hai kawan, untuk apa kau ada sini?” Kemudian orang banyak itu maju menangkap Yesus dan mengikat Dia. Pengikut-pengikut Yesus ada juga di situ.


Matius 26:52
“Masukkan kembali pedangmu ke dalam sarungnya,” kata Yesus kepada pengikut-Nya itu. “Setiap orang yang memakai pedang akan mati oleh pedang.


Matius 26:55
Lalu Yesus berkata kepada orang banyak yang menangkap Dia, “Mengapa kalian harus datang membawa pedang dan pentungan untuk menangkap Aku? Apakah Aku ini penjahat? Setiap hari Aku mengajar di Rumah Tuhan! Mengapa kalian tidak menangkap Aku di situ?


Matius 26:56
Tetapi, memang seharusnya begitu supaya apa yang dikatakan oleh nabi-nabi di dalam Kitab Suci benar-benar terjadi.” Semua pengikut Yesus lari meninggalkan Yesus.


Matius 26:57
[Yesus di hadapan Pengadilan Tinggi orang Yahudi] Yesus ditangkap di Getsemani dan dibawa ke rumah Imam Agung Kayafas. Guru-guru agama Yahudi dan para pemimpin lain sudah berkumpul di rumah itu.


Matius 26:58
Petrus mengikuti orang-orang dari jauh, lalu masuk ke halaman rumah Imam Agung dan duduk di sana bersama para pengawal. Ia ingin tahu apa yang akan terjadi dengan Yesus.


Matius 26:59
Imam-imam kepala dan seluruh anggota Pengadilan Tinggi Yahudi ingin supaya Yesus dihukum mati. Karena itu, mereka berusaha untuk mendapat orang-orang yang mau berdusta mengenai Yesus.


Matius 26:60
Banyak yang datang dan memberi kesaksian yang tidak benar. Meskipun begitu, tidak ada satu bukti pun yang cukup kuat untuk menjatuhkan hukuman mati kepada Yesus. Akhirnya dua orang tampil ke depan.


Matius 26:62
Imam Agung berdiri dan bertanya kepada Yesus, “Apa jawab-Mu terhadap tuduhan itu?”


Matius 26:63
Tetapi, Yesus diam saja. Lalu Imam Agung berkata, “Demi Allah yang hidup, katakanlah yang benar. Apakah Engkau Raja Penyelamat yang dipilih Allah? Engkaukah Anak Allah?”


Matius 26:64
Yesus menjawab, “Betul kata Tuan! Tetapi, percayalah: Mulai saat ini kalian akan melihat Anak Manusia yang diutus Allah memerintah bersama Allah Yang Mahakuasa dan kalian akan melihat Dia datang di atas awan di langit!”


Matius 26:67
Lalu mereka meludahi muka Yesus dan memukul Dia. Ada juga yang menampar Dia


Matius 26:69
[Petrus mengatakan bahwa ia tidak mengenal Yesus] Pada waktu itu, Petrus sedang duduk di luar, di halaman rumah Imam Agung Kayafas. Seorang pelayan wanita yang bekerja pada Imam Agung itu datang dan berkata kepada Petrus, “Engkau juga pengikut Yesus orang Galilea itu!”


Matius 26:71
Lalu ia pergi ke pintu halaman. Seorang pelayan wanita yang lain melihat Petrus dan berkata kepada orang-orang di situ, “Orang ini juga pengikut Yesus, orang Nazaret itu!”


Matius 26:73
Tidak lama sesudah itu, orang-orang yang ada di situ datang kepada Petrus dan berkata, “Memang betul kau seorang dari pengikut Yesus. Itu kentara sekali dari logatmu.”


Matius 26:75
Maka Petrus teringat bahwa Yesus sudah berkata kepadanya, “Sebelum ayam berkokok, engkau sudah berkata sampai tiga kali bahwa engkau tidak mengenal Aku.” Kemudian Petrus keluar dan menangis tersedu-sedu.


Matius 27:1
[Yesus dibawa kepada Pilatus] Pagi-pagi sekali, semua imam kepala dan pemimpin Yahudi memutuskan untuk menghukum mati Yesus.


Matius 27:3
[Yudas bunuh diri] Pada waktu Yudas, si pengkhianat, melihat Yesus dijatuhi hukuman mati, ia jadi menyesal. Karena itu, ia pergi kepada imam-imam kepala dan pemimpin-pemimpin Yahudi dan mengembalikan ketiga puluh uang perak yang telah diterimanya dari mereka untuk mengkhianati Yesus.


Matius 27:11
[Yesus diadili di depan Gubernur] Ketika Yesus berdiri di depan Pilatus, gubernur negeri itu, Pilatus bertanya, “Apakah engkau raja orang Yahudi?” “Begitulah kata Tuan,” jawab Yesus.


Matius 27:12
Imam-imam kepala dan pemimpin-pemimpin Yahudi menuduh Yesus. Mereka berkata bahwa Yesus berbuat salah, tetapi Yesus sama sekali tidak menjawab.


Matius 27:13
Karena itu, Pilatus berkata kepada Yesus, “Apakah Engkau tidak peduli akan semua yang mereka katakan mengenai Engkau?”


Matius 27:14
Yesus diam saja. Ia tidak menjawab satu kata pun sehingga gubernur itu heran sekali.


Matius 27:15
[Yesus dijatuhi hukuman mati] Pada setiap Perayaan Paskah, gubernur biasanya melepaskan seorang tahanan yang diusulkan oleh orang banyak.


Matius 27:16
Pada waktu itu, ada seorang hukuman yang terkenal, namanya Yesus Barabas.


Matius 27:17
Jadi, Pilatus bertanya kepada orang banyak yang sudah berkumpul di situ, “Siapakah yang kalian mau saya lepaskan? Yesus Barabas atau Yesus yang disebut Kristus?”


Matius 27:18
Pilatus tahu benar bahwa penguasa-penguasa Yahudi menyerahkan Yesus kepadanya karena mereka iri hati.


Matius 27:19
Pada waktu itu, ketika Pilatus sedang duduk mengadili Yesus di balai pengadilan, istrinya mengirim pesan ini kepadanya, “Orang itu tidak bersalah. Jadi, jangan mencampuri perkara-Nya, sebab tadi malam saya bermimpi mengenai Dia. Dan saya merasa ngeri.”


Matius 27:20
Imam-imam kepala dan pemimpin-pemimpin Yahudi terus saja menghasut orang banyak yang hadir di situ supaya meminta Pilatus membebaskan Barabas dan menghukum mati Yesus.


Matius 27:22
“Kalau begitu, apa yang harus saya perbuat dengan Yesus yang disebut Kristus?” tanya Pilatus. “Salibkan Dia!” jawab mereka semua.


Matius 27:24
Akhirnya Pilatus menyadari bahwa ia tidak bisa berbuat apa-apa lagi untuk melepaskan Yesus. Malah, ia merasa bahwa orang-orang itu mungkin akan membuat kerusuhan. Karena itu, ia mengambil air, lalu di hadapan orang banyak itu, ia mencuci tangannya dan berkata, “Saya tidak bersalah atas kematian Orang ini! Itu tanggung jawab kalian!”


Matius 27:26
Maka Pilatus melepaskan Barabas sesuai dengan permintaan mereka. Lalu ia menyuruh orang mencambuk Yesus. Setelah itu, ia menyerahkan Dia kepada petugas untuk disalibkan.


Matius 27:27
[Prajurit-prajurit mempermainkan Yesus] Prajurit-prajurit Roma membawa Yesus masuk ke dalam istana Pilatus. Lalu semua prajurit yang ada di situ mengelilingi Yesus.


Matius 27:32
[Yesus Disalib] Di tengah jalan mereka berjumpa dengan seorang dari Kirene, bernama Simon. Mereka memaksa dia memikul kayu salib Yesus.


Matius 27:34
Di situ orang memberi kepada-Nya anggur yang sudah dicampur dengan empedu pahit untuk diminum. Tetapi setelah Yesus mencicipi anggur itu, Ia tidak mau meminumnya.


Matius 27:35
Kemudian prajurit-prajurit itu menyalibkan Dia. Lalu mereka membagi-bagi pakaian-Nya di antara mereka dengan diundi. Pada kayu salib di atas kepala-Nya, mereka memasang tulisan “Inilah Yesus, Raja Orang Yahudi.” Itulah kesalahan yang dituduhkan kepada-Nya. Setelah itu, mereka duduk di sana menjaga Dia. Bersama-sama dengan Dia, mereka menyalibkan juga dua orang penjahat, yang seorang di sebelah kanan, dan yang seorang lagi di sebelah kiri-Nya.


Matius 27:39
Orang-orang yang lewat di situ menggeleng-gelengkan kepala dan menghina Yesus.


Matius 27:41
Imam-imam kepala, guru-guru agama, dan pemimpin-pemimpin Yahudi mengejek Yesus begitu juga. Mereka berkata,


Matius 27:45
[Kematian Yesus] Pada tengah hari seluruh negeri itu menjadi gelap selama tiga jam.


Matius 27:46
Kira-kira pukul tiga sore, Yesus berteriak dengan suara keras, “Eli, Eli, lama sabakhtani?” yang berarti “Ya Allahku, ya Allahku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?”


Matius 27:48
Salah seorang di antara mereka cepat-cepat pergi mengambil bunga karang. Ia mencelupkannya ke dalam anggur asam, lalu mencucukkannya pada ujung sebatang kayu dan mengulurkannya ke bibir Yesus.


Matius 27:50
Kemudian Yesus berteriak lagi dengan suara keras, lalu menghembuskan napas-Nya yang penghabisan.


Matius 27:53
Dan setelah Yesus bangkit dari kematian, mereka masuk ke kota Yerusalem dan dilihat oleh banyak orang.


Matius 27:54
Kepala pasukan dan prajurit-prajurit yang sedang menjaga Yesus melihat gempa bumi itu dan semua yang terjadi. Mereka ketakutan sekali. Mereka berkata, “Sungguh, Ia ini Anak Allah!”


Matius 27:55
Di situ ada juga wanita-wanita yang sudah mengikuti Yesus sejak dari Galilea untuk menolong Dia.


Matius 27:57
[Yesus dikuburkan] Pada malam itu tibalah di Yerusalem seorang kaya dari kota Arimatea. Namanya Yusuf. Ia juga pengikut Yesus.


Matius 27:58
Ia pergi kepada Pilatus dan meminta jenazah Yesus. Maka Pilatus memerintahkan supaya jenazah Yesus diberikan kepadanya.


Matius 27:60
Lalu ia meletakkan-Nya ke dalam kubur kepunyaannya sendiri. Kubur itu masih baru, dibuat di dalam bukit batu. Setelah jenazah Yesus diletakkan di situ, Yusuf menggulingkan sebuah batu yang besar untuk menutupi kubur itu, lalu ia pergi.


Matius 27:62
[Kubur Yesus dijaga tentara] Pada hari Sabat, imam-imam kepala dan pemimpin-pemimpin agama Yahudi pergi bersama-sama menghadap Pilatus.


Matius 28:1
[Yesus dihidupkan kembali dari kematian] Hari Sabat sudah lewat. Lalu pada hari Minggu, pagi-pagi sekali, Maria Magdalena dan Maria yang lain pergi melihat kubur Yesus.


Matius 28:5
Malaikat itu berkata kepada Maria Magdalena dan Maria yang lain itu, “Jangan takut! Aku tahu, kalian sedang mencari Yesus yang sudah disalibkan itu.


Matius 28:6
Yesus sudah berkata, bahwa Ia akan bangkit setelah Ia mati. Dan sekarang Ia memang sudah bangkit. Jadi, Ia tidak ada di sini lagi. Mari, lihat tempat kosong di mana orang telah meletakkan mayat-Nya.


Matius 28:8
Wanita-wanita itu cepat-cepat meninggalkan kubur itu. Mereka berlari untuk memberitahukan hal itu kepada pengikut-pengikut Yesus. Hati mereka takut bercampur gembira.


Matius 28:9
Tiba-tiba Yesus datang kepada wanita-wanita itu dan berkata, “Salam!” Mereka mendekati Dia lalu memeluk kaki-Nya dan menyembah Dia.


Matius 28:10
“Jangan takut!” kata Yesus kepada mereka, “pergilah kepada saudara-saudara-Ku, yaitu para pengikut-Ku. Beritahukanlah kepada mereka supaya mereka pergi ke Galilea; di sana mereka akan melihat Aku.”


Matius 28:11
[Laporan tentara yang mengawal kubur Yesus] Wanita-wanita itu pergi kepada pengikut-pengikut Yesus yang lainnya. Sementara mereka pergi, beberapa dari tentara yang mengawal kubur itu kembali ke kota dan melaporkan kepada imam-imam kepala semua yang telah terjadi.


Matius 28:13
dan berkata, “Kalian harus mengatakan bahwa pengikut-pengikut Yesus datang pada malam hari dan mencuri mayat-Nya waktu kalian sedang tidur.


Matius 28:16
[Yesus mengutus pengikut-pengikut-Nya] Kesebelas pengikut Yesus pergi ke bukit di Galilea, sebab Yesus sudah menyuruh mereka ke sana.


Matius 28:18
Yesus mendekati mereka dan berkata, “Allah sudah memberikan seluruh kuasa di surga dan di dunia kepada-Ku.


Markus 1:1
[Khotbah Yohanes Pembaptis] Berikut ini adalah Kabar Baik tentang Yesus Kristus, Anak Allah.


Markus 1:9
[Yohanes membaptis Yesus] Tidak lama sesudah itu, Yesus datang dari Nazaret di daerah Galilea ke tempat di mana Yohanes membaptis orang.


Markus 1:10
Lalu Yohanes membaptis Yesus di Sungai Yordan. Setelah dibaptis, ketika keluar dari sungai itu, Yesus melihat langit terbuka dan Roh Allah, menyerupai burung merpati, turun ke atas-Nya.


Markus 1:12
[Iblis mencobai Yesus] Langsung setelah itu, Roh Allah memimpin Yesus pergi ke padang gurun dan di sana Ia dicobai oleh Iblis.


Markus 1:13
Empat puluh hari lamanya Yesus tinggal di tempat itu bersama binatang-binatang liar, dan malaikat-malaikat melayani Dia.


Markus 1:14
[Yesus mengajak empat orang nelayan untuk mengikut Dia] Setelah Yohanes dipenjarakan, Yesus pergi ke Galilea dan mengabarkan Kabar Baik dari Allah di sana.


Markus 1:15
Yesus berkata, “Sudah tiba saatnya Allah akan ditaati sebagai raja. Berhentilah berbuat dosa dan taatilah Allah. Percayalah akan Kabar Baik dari Allah!”


Markus 1:16
Sementara Yesus berjalan menyelusuri pantai Danau Galilea, Ia melihat dua orang nelayan, yaitu Simon dan adiknya, Andreas. Mereka sedang menangkap ikan dengan jala di danau itu.


Markus 1:17
Yesus berkata kepada mereka, “Ikutlah Aku. Aku akan mengajar kalian menjala orang.”


Markus 1:18
Simon dan Andreas langsung meninggalkan jala mereka lalu mengikut Yesus.


Markus 1:19
Yesus berjalan terus, lalu melihat dua orang bersaudara yang lain, yaitu Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus. Mereka berada di dalam perahu dan sedang memperbaiki jala mereka.


Markus 1:20
Begitu Yesus melihat mereka, Ia memanggil mereka. Maka mereka meninggalkan ayah mereka di dalam perahu bersama-sama orang-orang gajiannya, lalu pergi mengikut Yesus.


Markus 1:21
[Seorang laki-laki yang kemasukan roh jahat] Yesus dan pengikut-pengikut-Nya tiba di kota Kapernaum. Pada hari Sabat berikutnya, Yesus pergi ke rumah ibadat dan mengajar di situ.


Markus 1:22
Orang-orang yang mendengar Yesus, kagum akan cara-Nya mengajar. Sebab, Ia mengajar dengan berwibawa, tidak seperti guru-guru agama Yahudi.


Markus 1:24
“Hai Yesus, orang Nazaret, apakah yang akan Engkau perbuat terhadap kami? Apakah Engkau datang untuk membinasakan kami? Saya tahu siapa Engkau: Engkau utusan yang suci dari Allah!”


Markus 1:25
“Diam!” bentak Yesus kepada roh itu. “Keluarlah dari orang ini!”


Markus 1:28
Maka berita tentang Yesus tersebar dengan cepat ke mana-mana di seluruh daerah Galilea.


Markus 1:29
[Yesus menyembuhkan banyak orang] Yesus bersama Yakobus dan Yohanes serta pengikut-pengikut yang lain meninggalkan rumah ibadat itu. Mereka pergi ke rumah Simon dan Andreas.


Markus 1:30
Ketika Yesus dan pengikut-pengikut-Nya tiba di situ, Ia diberitahukan bahwa ibu mertua Simon sedang sakit demam.


Markus 1:31
Yesus pergi kepadanya, lalu memegang tangannya dan menolongnya bangun. Demamnya hilang, lalu wanita itu mulai melayani mereka.


Markus 1:32
Sore harinya, setelah matahari terbenam, orang-orang membawa semua yang sakit dan kemasukan roh jahat kepada Yesus. Orang-orang di seluruh kota itu berkerumun di depan rumah itu.


Markus 1:33
Yesus lalu menyembuhkan banyak orang yang menderita segala macam penyakit.


Markus 1:35
[Yesus menyiarkan perkataan Allah di Galilea] Keesokan harinya pagi-pagi benar, ketika masih gelap, Yesus bangun dan meninggalkan rumah. Ia pergi ke tempat yang sunyi di luar kota dan berdoa di sana.


Markus 1:38
Yesus menjawab, “Kita harus berjalan terus dan pergi ke kampung-kampung lain di sekitar sini supaya Aku bisa mengumumkan Kabar dari Allah di sana. Sebab, itulah maksudnya Aku datang ke sini.”


Markus 1:39
Lalu Yesus pergi ke seluruh Galilea. Ia menyiarkan perkataan Allah di rumah-rumah ibadat dan mengusir roh-roh jahat dari orang-orang.


Markus 1:40
[Yesus menyembuhkan seorang yang sakit kulit] Ada seorang yang sakit kulit, datang kepada Yesus. Menurut agama Yahudi, orang yang mempunyai penyakit seperti itu tidak layak untuk menyembah Allah. Orang itu berlutut di depan Yesus dan minta dengan sangat supaya Yesus mau menolong dia. Ia berkata, “Bapak Guru, kalau Bapak mau, Bapak dapat menyembuhkan saya supaya saya layak menyembah Allah lagi.”


Markus 1:41
Yesus kasihan sekali kepada orang itu. Jadi, Ia mengulurkan tangan-Nya dan memegang orang itu sambil berkata, “Aku mau menyembuhkan engkau. Jadilah sembuh!”


Markus 1:43
Lalu Yesus memperingatkan dia dengan keras supaya tidak menceritakan hal itu kepada siapa pun.


Markus 1:44
Yesus berkata kepadanya, “Ingat, jangan ceritakan hal ini kepada siapa pun. Tetapi, kau harus pergi kepada imam di rumah ibadat dan meminta dia memeriksa engkau. Dan sebagai tanda bahwa engkau sudah sungguh-sungguh sembuh, kau harus mempersembahkan kurban kepada Tuhan seperti yang diperintahkan oleh Musa.”


Markus 1:45
Tetapi orang itu pergi dan menceritakan kejadian itu di mana-mana. Kepada setiap orang ia menceritakan bahwa Yesus telah menyembuhkan dia. Dan karena itu, Yesus tidak bisa masuk ke kota di mana ada banyak orang. Ia menyingkir ke tempat yang sepi di luar kota. Namun orang terus saja datang kepada-Nya dari mana-mana.


Markus 2:1
[Yesus menyembuhkan seorang lumpuh] Beberapa hari kemudian, Yesus kembali ke kota Kapernaum. Maka tersebarlah kabar bahwa Yesus ada di rumah.


Markus 2:2
Jadi, banyak orang datang ke rumah di mana Yesus tinggal. Karena terlalu banyak orang berkerumun di situ, rumah itu penuh sesak dengan orang sehingga di depan pintu masuk pun penuh dengan orang. Lalu Yesus menyampaikan berita dari Allah kepada mereka.


Markus 2:3
Sementara Ia berbicara, empat orang datang dengan mengusung seorang lumpuh. Mereka mau membawa orang itu kepada Yesus.


Markus 2:4
Tetapi ada terlalu banyak orang di situ, sehingga mereka tidak bisa mendekati Yesus. Jadi, mereka naik ke atap rumah dan membongkar atap tepat di atas tempat Yesus duduk. Dari lubang itu, mereka menurunkan orang lumpuh itu bersama tikarnya.


Markus 2:5
Yesus melihat, mereka sangat percaya bahwa Ia dapat menyembuhkan orang yang sakit itu. Karena itu, Ia berkata kepada orang yang lumpuh itu, “Anak-Ku, dosa-dosamu sudah diampuni.”


Markus 2:6
Ada beberapa guru agama sedang duduk di situ. Mendengar Yesus berkata begitu kepada orang lumpuh itu, mereka berpikir,


Markus 2:8
Yesus langsung tahu apa yang ada di dalam pikiran mereka. Jadi, Ia berkata kepada mereka, “Mengapa kamu berpikir seperti itu?


Markus 2:10
Karena itu, Aku akan membuktikan kepadamu bahwa Aku, Anak Manusia yang diutus oleh Allah, mempunyai kuasa di atas bumi untuk mengampuni dosa.” Lalu Yesus berkata kepada orang yang lumpuh itu,


Markus 2:13
[Yesus mengajak Lewi mengikut Dia] Yesus kembali lagi ke pantai Danau Galilea. Banyak orang datang kepada-Nya dan Ia mengajar mereka.


Markus 2:14
Pada waktu Yesus berjalan di situ Ia melihat Lewi, anak Alfeus, sedang duduk di rumah pajak. Lewi adalah pegawai pajak.


Markus 2:15
Yesus berkata kepada Lewi, “Mari ikut Aku!” Lewi berdiri, lalu mengikuti Yesus.


Markus 2:16
Kemudian Yesus ke rumah Lewi dan makan di situ. Pada waktu itu banyak pegawai pajak dan orang-orang lain yang dianggap tidak baik oleh orang Yahudi, sedang mengikuti Yesus. Dan banyak di antara mereka ikut makan bersama Yesus dan pengikut-pengikut-Nya. Beberapa guru agama melihat Yesus makan bersama orang-orang yang dianggap tidak baik itu. Mereka bertanya kepada pengikut-pengikut Yesus, “Mengapa Yesus makan bersama orang-orang seperti itu?”


Markus 2:17
Yesus mendengar pertanyaan guru-guru agama itu dan Ia menjawab, “Bukan orang sehat yang memerlukan dokter, melainkan orang sakit. Aku datang bukan untuk orang yang menganggap dirinya sudah baik, melainkan untuk orang yang dianggap hina.”


Markus 2:18
[Orang bertanya kepada Yesus mengapa pengikut-pengikut-Nya tidak berpuasa] Pada suatu hari pengikut-pengikut Yohanes Pembaptis dan para pengikut pemimpin-pemimpin agama Yahudi sedang berpuasa, tetapi pengikut-pengikut Yesus tidak berpuasa. Maka orang datang kepada Yesus dan bertanya, “Bapak Guru, pengikut Yohanes Pembaptis dan pengikut pemimpin-pemimpin agama Yahudi berpuasa. Tetapi, mengapa pengikut-pengikut Bapak tidak berpuasa?”


Markus 2:19
Yesus menjawab, “Pada pesta kawin, selama pengantin laki-laki ada di pesta itu, tentu tamu-tamu disuguhi makanan dan mereka makan. Mustahil tidak!


Markus 2:23
[Orang bertanya kepada Yesus mengapa pengikut-pengikut-Nya memetik gandum pada hari Sabat] Pada suatu hari Sabat, Yesus berjalan melalui sebidang ladang gandum. Pengikut-pengikut-Nya yang berjalan bersama Dia mulai memetik gandum yang tumbuh di ladang.


Markus 2:24
Pemimpin-pemimpin agama Yahudi melihat hal itu dan bertanya kepada Yesus, “Lihat, pengikut-pengikut-Mu melanggar hukum agama kita! Ini hari Sabat dan mereka memetik gandum!”


Markus 2:25
Yesus menjawab, “Kalian pasti ingat apa yang dilakukan Raja Daud pada waktu ia dan anak buahnya lapar! Karena mereka memerlukan makanan, ia masuk ke dalam Rumah Tuhan dan mengambil roti yang sudah dipersembahkan kepada Allah! Lalu ia makan roti itu dan memberikannya juga kepada orang-orangnya, padahal menurut agama kita, hanya imam-imam yang boleh makan roti itu! Apakah kalian belum pernah membaca tentang hal itu? Cobalah baca; itu terjadi pada waktu Abyatar menjadi Imam Agung!”


Markus 2:27
Sesudah itu, Yesus berkata, “Hari Sabat dibuat untuk kepentingan manusia, bukan manusia untuk hari Sabat!


Markus 3:1
[Orang yang lumpuh satu tangannya] Pada suatu hari, Yesus kembali ke rumah ibadat. Di situ ada seorang yang lumpuh satu tangannya.


Markus 3:2
Pada waktu itu, di rumah ibadat itu ada juga orang-orang yang ingin supaya Yesus berbuat salah dan mereka dapat menuduh Dia. Jadi, mereka terus mengawasi Dia untuk melihat apakah Ia akan menyembuhkan orang itu pada hari Sabat.


Markus 3:3
Yesus berkata kepada orang itu, “Mari berdiri di sini di depan.”


Markus 3:4
Lalu Yesus melihat kepada orang-orang di sekelilingnya dan berkata, “Menurut hukum agama, kita boleh berbuat apa pada hari Sabat? Berbuat baik kepada orang atau berbuat jahat? Menyelamatkan nyawa orang atau membunuh dia?” Mereka diam saja, tidak menjawab sedikit pun.


Markus 3:5
Maka Yesus memandang mereka dengan marah, tetapi hati-Nya sedih karena mereka terlalu keras kepala dan salah sekali. Lalu Yesus melihat kepada orang yang tangannya lumpuh itu dan berkata, “Ulurkan tanganmu!” Orang itu menuruti apa yang dikatakan oleh Yesus. Ia mengulurkan tangannya, dan tangannya sembuh.


Markus 3:6
Maka orang-orang Farisi yang ada di situ meninggalkan rumah ibadat itu dan langsung pergi berunding dengan sahabat-sahabat Herodes untuk membunuh Yesus.


Markus 3:7
[Yesus menyembuhkan banyak orang] Yesus dan pengikut-pengikut-Nya pergi ke Danau Galilea untuk beristirahat, tetapi banyak sekali orang yang mengikuti Dia. Mereka datang dari Yudea,


Markus 3:12
Namun Yesus memerintahkan dengan keras supaya roh-roh jahat itu tidak memberitahukan kepada seorang pun siapa Yesus.


Markus 3:13
[Yesus memilih dua belas orang untuk menjadi pengikut-Nya] Pada suatu hari, Yesus naik ke sebuah bukit. Ia mengajak orang-orang yang mau dipilih-Nya menjadi pengikut-Nya. Orang-orang itu datang,


Markus 3:16
Inilah nama kedua belas orang itu yang dipilih Yesus: Simon (yang juga disebut Petrus)


Markus 3:19
Yudas Iskariot, yang mengkhianati Yesus.


Markus 3:20
[Yesus dituduh bersekongkol dengan kepala roh-roh jahat] Setelah itu, Yesus pulang ke rumah. Tetapi, orang banyak datang lagi berkumpul sehingga Ia dan pengikut-pengikut-Nya tidak sempat makan.


Markus 3:23
Maka Yesus memanggil guru-guru agama itu dan berbicara kepada mereka dengan memakai kiasan. Yesus berkata, “Bagaimana mungkin roh jahat mengusir roh jahat?


Markus 3:30
Yesus berkata begitu sebab ada yang berkata bahwa Ia kemasukan roh jahat.)


Markus 3:31
[Siapakah ibu dan saudara-saudara Yesus?] Yesus sedang mengajar di sebuah rumah dan orang-orang duduk di sekeliling-Nya. Sementara itu, ibu dan saudara-saudara-Nya datang. Mereka berdiri di luar dan menyuruh orang memanggil Dia.


Markus 3:32
Orang itu pergi dan berkata kepada Yesus, “Bapak Guru, ibu dan saudara-saudara Bapak ada di luar. Mereka mencari Bapak.”


Markus 3:33
Yesus bertanya, “Siapakah ibu dan saudara-saudara-Ku yang sebenarnya?”


Markus 3:34
Lalu Yesus memandang kepada orang-orang yang duduk di sekeliling-Nya dan berkata, “Inilah ibu dan saudara-saudara-Ku!


Markus 4:1
[Cerita kiasan tentang benih] Pada suatu hari, Yesus datang lagi ke pantai Danau Galilea dan mengajar di situ. Di sana, orang-orang yang berkumpul di sekeliling Yesus begitu banyak sehingga Yesus naik ke atas perahu dan duduk di situ untuk mengajar. Orang-orang berdiri di pantai di tepi danau dan Yesus duduk di dalam perahu di atas air di danau itu.


Markus 4:9
Setelah Yesus mengakhiri cerita itu, Ia berkata, “Kalian sudah mendengar apa yang Kukatakan kepadamu. Jadi, perhatikanlah hal itu!”


Markus 4:10
[Mengapa Yesus memakai cerita kiasan untuk mengajar orang] Ketika orang banyak sudah pergi, para pengikut Yesus datang kepada-Nya dan minta supaya Ia menerangkan arti cerita kiasan itu.


Markus 4:11
Maka Yesus menerangkan arti cerita itu. Yesus berkata, “Allah sangat baik hati kepada kalian sehingga Ia membuat kalian dapat mengerti bagaimana keadaannya kalau Allah memerintah manusia. Tetapi, ada orang-orang yang bukan umat Allah. Mereka tidak tunduk kepada perintah-perintah Allah. Orang-orang itu diajar dengan cerita kiasan.


Markus 4:13
[Yesus menerangkan arti cerita kiasan mengenai benih gandum] Lalu Yesus bertanya kepada pengikut-pengikut-Nya, “Apakah kalian tidak mengerti cerita kiasan yang Kuceritakan tadi? Kalau begitu, bagaimana kalian bisa mengerti cerita kiasan yang lain? Inilah arti cerita tentang petani yang menabur benih gandum itu.


Markus 4:21
[Cerita kiasan tentang lampu yang ditutup dengan tempayan] Yesus melanjutkan pelajaran-Nya. Ia berkata, “Apakah pernah orang menyalakan lampu lalu menutupnya dengan tempayan atau menaruhnya di bawah tempat tidur? Tentu tidak! Malah ia akan meletakkan lampu itu di atas kaki lampu!


Markus 4:24
Lalu Yesus berkata lagi, “Dengarkan baik-baik apa yang akan Kukatakan ini: Kalau kalian menilai orang, ukuran yang kalian pakai untuk menilai, akan dipakai oleh Allah juga untuk menilai dirimu sendiri -- bahkan Allah akan menilai dengan lebih keras.


Markus 4:26
[Cerita kiasan tentang benih yang tumbuh dan menjadi besar] Yesus berkata lagi, “Kalau Allah memerintah sebagai raja, keadaannya dapat diumpamakan seperti cerita berikut ini. Ada seorang yang menabur benih di ladangnya.


Markus 4:30
[Cerita kiasan mengenai benih sawi] Yesus memberikan sebuah cerita kiasan yang lain. Ia memulai cerita itu dengan bertanya kepada orang-orang yang mendengarnya,


Markus 4:33
Banyak cerita kiasan seperti itu yang dipakai Yesus apabila Ia menyampaikan kabar baik dari Allah kepada orang-orang.


Markus 4:35
[Yesus meredakan angin ribut] Pada hari itu juga setelah matahari terbenam, Yesus berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, “Mari kita pergi ke seberang danau.”


Markus 4:36
Maka pengikut-pengikut Yesus itu meninggalkan orang banyak itu di situ dan naik ke perahu. Yesus sedang duduk di situ. Lalu mereka berlayar dengan membawa Yesus bersama mereka. Di situ ada juga perahu-perahu lain.


Markus 4:38
Pada waktu itu, Yesus berada di buritan kapal dan sedang tidur dengan memakai bantal di kepala-Nya. Pengikut-pengikut Yesus membangunkan Dia dan berkata, “Bapak Guru, kita celaka! Apakah Bapak tidak peduli?”


Markus 4:39
Yesus berdiri dan berkata kepada angin itu, “Diam!” Lalu kepada ombak di danau itu, Ia berkata, “Tenang!” Maka angin pun reda dan danau menjadi tenang sekali.


Markus 4:40
Lalu Yesus berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, “Mengapa kalian takut? Seharusnya kalian percaya kepada-Ku!”


Markus 5:1
[Yesus menyembuhkan seorang yang dikuasai roh jahat] Yesus dan pengikut-pengikut-Nya sampai di seberang Danau Galilea di daerah orang Gerasa.


Markus 5:2
Segera setelah Yesus turun dari perahu, ada seorang laki-laki keluar dari gua-gua kuburan dan datang kepada Yesus.


Markus 5:6
Dari jauh ia sudah melihat Yesus dan berlari mendapati-Nya. Ia lalu sujud di depan Yesus sambil berteriak


Markus 5:7
dengan suara yang keras, “Yesus, Anak Allah Yang Mahatinggi! Mau Kauapakan saya? Demi Allah, saya mohon, janganlah menghukum saya!” (


Markus 5:8
Orang itu berkata begitu sebab Yesus berkata kepadanya, “Roh jahat, keluarlah dari orang ini!”)


Markus 5:9
Lalu Yesus bertanya kepadanya, “Siapa namamu?” Orang itu menjawab, “Nama saya ‘Legiun’ -- kami banyak sekali!”


Markus 5:10
Berulang kali orang itu minta dengan sangat supaya Yesus jangan mengusir roh-roh jahat itu keluar dari daerah itu.


Markus 5:12
Maka roh-roh jahat itu minta kepada Yesus supaya mereka disuruh masuk ke dalam babi-babi itu.


Markus 5:13
Lalu Yesus menyetujui permintaan mereka. Maka mereka keluar dari orang itu dan masuk ke dalam babi-babi itu. Seluruh kawanan babi itu lari dan terjun dari tepi jurang ke dalam danau, lalu tenggelam. Semuanya ada kira-kira dua ribu ekor.


Markus 5:15
Ketika mereka datang kepada Yesus, mereka melihat orang itu, yang tadinya dikuasai roh jahat, duduk di situ. Ia sudah berpakaian dan pikirannya sudah waras. Maka mereka semua takut dan kagum.


Markus 5:17
Lalu orang-orang di daerah itu minta supaya Yesus meninggalkan daerah mereka.


Markus 5:18
Pada waktu Yesus naik ke dalam perahu, orang yang tadinya dikuasai roh jahat itu, minta kepada-Nya supaya ia boleh ikut.


Markus 5:19
Namun Yesus tidak mengizinkannya. Sebaliknya, Yesus berkata, “Kau harus pulang ke rumah dan beritahukanlah kepada kaum keluargamu apa yang telah dilakukan Tuhan kepadamu dan bagaimana baiknya Ia terhadapmu!”


Markus 5:20
Maka orang itu pergi dan menceritakan di mana-mana di seluruh daerah Sepuluh Kota tentang apa yang telah dilakukan Yesus kepadanya. Semua orang heran mendengar hal itu.


Markus 5:21
[Yesus menyembuhkan seorang anak perempuan dan seorang wanita] Yesus kembali lagi ke seberang danau. Di sana di tepi danau itu banyak orang datang dan berkumpul di sekeliling Yesus.


Markus 5:22
Pada waktu itu datang juga seorang laki-laki bernama Yairus. Ia seorang pemimpin rumah ibadat di tempat itu. Ketika ia melihat Yesus, ia sujud di depannya


Markus 5:24
Lalu Yesus pergi dengan Yairus. Orang-orang yang berjalan mengikuti mereka banyak sekali. Orang-orang itu berdesak-desak di sekeliling Yesus.


Markus 5:27
Wanita itu sudah mendengar banyak tentang Yesus. Jadi, ia ikut bersama orang banyak itu dan berjalan di belakang Yesus.


Markus 5:29
Maka ia memegang jubah Yesus dan pendarahannya langsung berhenti. Ia tahu bahwa ia sembuh dari penyakitnya.


Markus 5:30
Saat itu juga Yesus merasa bahwa ada kekuatan yang keluar dari diri-Nya. Karena itu, Ia menoleh kepada orang banyak yang ada di situ dan bertanya, “Siapa yang memegang pakaian-Ku?”


Markus 5:32
Tetapi Yesus tetap melihat ke sekelilingnya untuk mengetahui siapa yang melakukan hal itu.


Markus 5:33
Mendengar Yesus berkata begitu, wanita itu gemetar dan ketakutan karena ia menyadari apa yang telah terjadi pada dirinya. Maka ia sujud di depan Yesus dan mengakui semuanya.


Markus 5:34
Yesus berkata kepadanya, “Anak-Ku, karena engkau percaya kepada-Ku maka engkau sembuh. Pergilah dengan sejahtera. Engkau sungguh-sungguh sudah sembuh!”


Markus 5:35
Sementara Yesus masih berbicara, tibalah beberapa orang pesuruh dari rumah Yairus. Mereka berkata kepada Yairus, “Tuan, putri Tuan sudah meninggal. Tak usah lagi menyusahkan Bapak Guru.”


Markus 5:36
Tetapi Yesus tidak peduli akan kata-kata orang-orang itu. Ia berkata kepada Yairus, “Jangan takut, percaya saja!”


Markus 5:37
Lalu Yesus berjalan terus. Tetapi ia tidak mau orang lain ikut, kecuali Petrus dan Yakobus serta saudara Yakobus, yaitu Yohanes.


Markus 5:38
Setelah tiba di rumah Yairus, Yesus melihat orang-orang di situ ribut sekali. Mereka menangis dan meratap.


Markus 5:39
Yesus masuk dan berkata kepada mereka, “Tidak usah ribut! Untuk apa menangis? Anak itu tidak mati, ia hanya tidur!”


Markus 5:40
Mendengar Yesus berkata begitu, mereka menertawakan Dia. Maka Yesus menyuruh mereka semua keluar. Lalu Ia mengajak ayah-ibu anak itu bersama Petrus, Yakobus, dan Yohanes, masuk ke dalam kamar anak itu.


Markus 5:41
Yesus memegang tangan anak itu dan berkata, “Talita kum,” yang berarti “Anak perempuan, Aku berkata kepadamu, bangunlah!”


Markus 5:43
Tetapi, Yesus melarang keras mereka supaya jangan memberitahukan hal itu kepada orang lain. Lalu Yesus menyuruh mereka memberi anak itu makan.


Markus 6:1
[Yesus pulang ke Nazaret] Yesus pulang ke kampung halaman-Nya di Nazaret dan pengikut-pengikut-Nya pergi bersama Dia.


Markus 6:2
Ketika tiba hari Sabat, yaitu hari beribadat untuk orang Yahudi, Yesus pergi ke rumah ibadat dan mengajar. Banyak orang hadir di situ. Mereka semua heran mendengar pengajaran Yesus. Mereka bertanya, “Dari mana Ia tahu semua itu? Kepandaian apa ini yang diberikan kepada-Nya? Bagaimana Ia melakukan hal-hal yang ajaib?


Markus 6:4
Yesus berkata kepada mereka, “Di mana-mana orang menghormati seorang nabi. Tetapi, di kotanya sendiri dan oleh sanak saudara serta keluarganya, nabi tidak dihormati.”


Markus 6:5
Di kota Nazaret Yesus tidak dapat melakukan satu keajaiban pun. Ia hanya meletakkan tangan-Nya ke atas beberapa orang sakit dan menyembuhkan mereka.


Markus 6:6
(6:6a) Ia heran bahwa mereka tidak percaya kepada-Nya. (6:6b) [Yesus mengutus dua belas pengikut-Nya] Kemudian Yesus pergi di kampung-kampung sekitar tempat itu dan mengajar orang-orang.


Markus 6:12
Setelah menerima perintah itu, kedua belas pengikut Yesus itu pergi dan memberitahukan kepada orang-orang bahwa mereka harus berhenti berbuat dosa dan mulai melakukan apa yang dikehendaki Allah.


Markus 6:13
Pengikut-pengikut Yesus juga mengusir banyak roh jahat dan menyembuhkan banyak orang sakit dengan mengoleskan minyak zaitun pada mereka.


Markus 6:14
[Yohanes Pembaptis dihukum mati] Raja Herodes mendengar tentang semua yang dilakukan Yesus. Sebab, di seluruh Galilea, orang berbicara mengenai keajaiban-keajaiban yang dilakukan-Nya. Ada yang berkata, “Ia Yohanes Pembaptis yang hidup kembali! Itu sebabnya Ia mempunyai kuasa untuk melakukan keajaiban.”


Markus 6:30
[Yesus memberi makan lima ribu orang] Setelah melakukan apa yang diperintahkan Yesus kepada mereka, kedua belas pengikut Yesus itu kembali dan berkumpul lagi dengan Yesus. Mereka melaporkan semua yang telah mereka lakukan dan ajarkan kepada orang-orang.


Markus 6:31
Pada waktu itu, banyak sekali orang datang ke tempat Yesus berada. Yang satu datang, yang lain pergi. Begitu seterusnya sehingga Yesus dan pengikut-pengikut-Nya tidak mempunyai waktu sama sekali, biarpun hanya untuk makan. Karena itu, Yesus berkata kepada kedua belas pengikut-Nya, “Mari kita pergi ke tempat yang sepi di mana kita bisa sendirian, supaya kalian dapat beristirahat sedikit.”


Markus 6:33
Tetapi, banyak orang melihat mereka ketika mereka berangkat. Orang-orang itu tahu siapa mereka. Jadi, dari semua kota di daerah itu, orang-orang keluar dan berlari melalui jalan darat mendahului Yesus dan pengikut-pengikut-Nya ke tempat yang akan didatangi Yesus.


Markus 6:34
Ketika Yesus turun dari perahu, ia melihat orang banyak itu sudah ada di situ. Mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Ia kasihan kepada mereka dan mulai mengajarkan banyak hal kepada mereka.


Markus 6:35
Ketika hari sudah mulai malam, pengikut-pengikut Yesus berkata kepada Yesus, “Bapak Guru, tempat ini sepi, dan hari sudah hampir malam.


Markus 6:37
Tetapi Yesus menjawab, “Kalian saja yang memberi mereka makan!” Pengikut-pengikut Yesus menyahut, “Bagaimana mungkin? Untuk membeli roti bagi orang-orang ini, harus ada uang sebanyak gaji delapan bulan!”


Markus 6:38
Lalu Yesus berkata, “Kalian punya berapa roti? Coba periksa!” Maka mereka pergi memeriksanya, lalu kembali kepada-Nya dan berkata, “Ada lima roti dan dua ekor ikan.”


Markus 6:39
Yesus berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, “Suruh orang-orang itu duduk berkelompok di atas rumput.”


Markus 6:41
Yesus mengambil lima roti dan dua ikan itu, lalu menengadah ke langit dan mengucap terima kasih kepada Allah. Kemudian Ia membelah-belah roti itu dengan tangan-Nya dan memberikannya kepada pengikut-pengikut-Nya supaya dibagi-bagikan kepada orang banyak itu. Begitu juga dengan kedua ikan itu. Ia membagi-bagikannya kepada mereka semua dan


Markus 6:43
Lalu pengikut-pengikut Yesus mengumpulkan roti dan ikan yang tidak dimakan, semuanya ada dua belas bakul penuh.


Markus 6:45
[Yesus berjalan di atas air] Setelah itu, Yesus langsung menyuruh pengikut-pengikut-Nya naik ke perahu dan berlayar mendahului Dia ke kota Betsaida di seberang Danau Galilea. Sementara itu, Ia tinggal dan menyuruh orang banyak itu pulang.


Markus 6:46
Setelah mengucapkan selamat jalan kepada mereka, Yesus pergi ke sebuah bukit untuk berdoa di situ.


Markus 6:47
Hari sudah malam ketika perahu yang ditumpangi pengikut-pengikut Yesus itu berada di tengah-tengah danau. Pada waktu itu Yesus masih sendirian di darat,


Markus 6:50
Saat itu juga Yesus berbicara kepada mereka. Ia berkata, “Tenanglah! Aku Yesus, jangan takut!”


Markus 6:52
Mereka heran sekali, sebab mereka belum bisa memahami arti dari keajaiban yang dibuat Yesus ketika Ia memberi makan lima ribu orang. Hal itu terlalu sulit untuk mereka.


Markus 6:53
[Yesus menyembuhkan orang-orang sakit di Genesaret] Yesus dan pengikut-pengikut-Nya sampai di Genesaret dan berlabuh di sana.


Markus 6:54
Ketika mereka keluar dari perahu, orang-orang langsung mengenali Dia. Mereka segera pergi ke mana-mana ke seluruh daerah itu dan mengambil orang-orang mereka yang sakit. Mereka meletakkan orang-orang sakit itu di atas tikar dan membawanya kepada Yesus.


Markus 6:55
Kalau mereka mendengar bahwa Yesus ada di suatu tempat, mereka pergi ke sana membawa orang-orang sakit itu.


Markus 6:56
Ke mana saja Yesus pergi, baik ke desa, ke kota atau ke kampung, orang juga selalu pergi ke sana sambil membawa orang-orang mereka yang sakit ke alun-alun. Mereka minta supaya Yesus mengizinkan orang-orang sakit itu menyentuh jubah Yesus, meskipun hanya ujungnya. Semua yang menyentuhnya menjadi sembuh.


Markus 7:1
[Peraturan-peraturan dari nenek moyang] Pada suatu hari, ada beberapa orang Farisi dan beberapa guru agama yang datang dari Yerusalem, berkumpul dan datang kepada Yesus.


Markus 7:2
Mereka melihat pengikut-pengikut Yesus makan dengan tangan yang tidak bersih, karena tidak mencuci tangannya terlebih dahulu menurut peraturan agama.


Markus 7:5
Jadi, karena orang-orang Farisi dan guru-guru agama itu melihat pengikut-pengikut Yesus makan dengan tidak mencuci tangan terlebih dahulu, maka mereka berkata kepada Yesus, “Pengikut-pengikut-Mu makan dengan tidak mencuci tangannya terlebih dahulu! Mengapa mereka tidak mengikuti peraturan nenek moyang kita?”


Markus 7:6
Yesus menjawab, “Kalian orang munafik, suka berpura-pura! Tepat sekali apa yang diramalkan oleh Nabi Yesaya. Ia menulis begini tentang kalian:


Markus 7:9
Lalu Yesus berkata lagi, “Pandai sekali kalian menolak perintah-perintah Allah supaya bisa mempertahankan ajaranmu sendiri!


Markus 7:14
[Hal-hal yang menyebabkan orang tidak layak menyembah Allah] Sesudah Yesus berbicara dengan orang-orang Farisi dan guru-guru agama itu, Ia memanggil lagi orang-orang lain yang ada di situ dan berkata kepada mereka, “Kalian semua, dengarlah dan berusahalah mengerti!


Markus 7:17
Setelah itu, Yesus meninggalkan orang banyak itu dan masuk ke dalam rumah. Pengikut-pengikut-Nya datang kepada-Nya dan minta supaya Ia menerangkan kepada mereka arti dari peribahasa yang Ia ajarkan tadi kepada orang banyak.


Markus 7:18
Maka Yesus berkata kepada mereka, “Kalian sama saja dengan orang-orang lain! Apakah kalian tidak mengerti? Semua yang masuk dari luar ke dalam seseorang sesungguhnya tidak satu pun yang dapat menyebabkan orang itu tidak layak menyembah Allah.


Markus 7:19
Sebab, yang masuk dari luar itu, tidak masuk ke dalam hatinya, tetapi ke dalam perutnya, kemudian keluar lagi dari badannya.” (Dengan berkata begitu Yesus menyatakan bahwa semua makanan halal.)


Markus 7:20
Lalu Yesus berkata lagi, “Justru yang keluar dari orang, itulah yang menyebabkan orang itu tidak layak menyembah Allah.


Markus 7:24
[Yesus menyembuhkan anak perempuan seorang wanita bukan Yahudi] Setelah itu, Yesus meninggalkan tempat itu dan pergi ke daerah dekat kota Tirus. Di situ Ia masuk ke sebuah rumah dan tidak mau orang tahu bahwa Ia ada di situ. Tetapi, Ia tidak bisa terus bersembunyi.


Markus 7:26
Wanita itu bukan bangsa Yahudi. Ia lahir di daerah Fenisia di negeri Siria. Anaknya yang perempuan sakit, kemasukan roh jahat. Wanita itu minta dengan sangat supaya Yesus mengusir roh jahat itu dari anaknya.


Markus 7:27
Tetapi Yesus berkata, “Kurang baik kalau makanan untuk anak-anak diambil dan diberikan kepada anjing. Anak-anak harus diberi makan terlebih dahulu.”


Markus 7:29
Lalu Yesus berkata kepada wanita itu, “Karena Ibu menjawab seperti itu, sekarang pulanglah; roh jahat sudah keluar dari anak Ibu!”


Markus 7:31
[Yesus menyembuhkan seorang yang bisu tuli] Setelah itu Yesus meninggalkan daerah Tirus. Ia meneruskan perjalanan-Nya melalui kota Sidon dan lewat daerah Sepuluh Kota, lalu terus ke Danau Galilea.


Markus 7:32
Di situ beberapa orang membawa seorang bisu tuli kepada Yesus. Mereka minta supaya Ia meletakkan tangan-Nya pada orang itu dan menyembuhkan dia.


Markus 7:33
Maka Yesus mengajak dia sendiri ke samping, lalu meludah dan menjamah lidahnya. Kemudian Yesus memasukkan jari-Nya ke dalam kedua telinga orang itu.


Markus 7:34
Sesudah itu Yesus memandang ke atas dan bernapas keras lalu berkata, “Terbukalah!”


Markus 7:36
Lalu Yesus minta kepada orang-orang di situ supaya mereka tidak menceritakan kejadian itu kepada orang lain. Tetapi, semakin Yesus melarang mereka, semakin mereka menyebarkan berita itu ke mana-mana.


Markus 8:1
[Yesus memberi makan empat ribu orang] Pada suatu waktu, ada lagi banyak orang yang datang berkumpul pada Yesus. Setelah beberapa waktu lamanya, mereka tidak mempunyai makanan lagi. Jadi, Yesus memanggil pengikut-pengikut-Nya dan berkata,


Markus 8:4
Pengikut-pengikut Yesus menjawab, “Tempat ini jauh sekali dari kota! Mana mungkin mendapat makanan yang cukup untuk semua orang ini?”


Markus 8:5
“Ada berapa roti pada kalian?” tanya Yesus kepada mereka. “Tujuh,” jawab mereka.


Markus 8:6
Maka Yesus menyuruh orang banyak itu duduk di tanah. Lalu Ia mengambil tujuh roti itu dan mengucap terima kasih kepada Allah. Kemudian Ia membelah-belah roti itu dengan tangan-Nya dan memberikannya kepada pengikut-pengikut-Nya supaya dibagi-bagikan kepada orang banyak itu. Maka pengikut-pengikut-Nya membagi-bagikan roti itu.


Markus 8:7
Mereka juga mempunyai beberapa ikan kecil-kecil. Yesus mengucap terima kasih kepada Allah atas ikan-ikan itu lalu menyuruh pengikut-pengikut-Nya membagi-bagikannya juga kepada orang-orang.


Markus 8:8
Mereka semua makan sampai kenyang. Ada kira-kira empat ribu orang yang makan. Setelah itu, pengikut-pengikut Yesus mengumpulkan roti dan ikan yang tidak dimakan, semuanya ada tujuh bakul penuh. Lalu Yesus menyuruh orang-orang itu pulang sedangkan


Markus 8:11
[Yesus menolak permintaan pemimpin-pemimpin Yahudi untuk membuat keajaiban] Beberapa pemimpin agama Yahudi datang kepada Yesus dan mulai berdebat dengan Dia. Mereka bermaksud menjebak Dia. Karena itu, mereka berkata, “Buatlah suatu keajaiban sebagai bukti bahwa memang Allah yang menyuruh Engkau datang ke dunia!”


Markus 8:12
Tetapi, Yesus menarik napas panjang dan menjawab, “Mengapa kalian, orang-orang zaman ini, minta Aku membuat keajaiban? Tidak! Aku tidak akan memberikan bukti semacam itu kepada kalian!”


Markus 8:13
Yesus meninggalkan mereka dan naik kembali ke dalam perahu bersama pengikut-pengikut-Nya, lalu berangkat ke seberang Danau Galilea.


Markus 8:14
[Ragi pemimpin-pemimpin agama Yahudi dan ragi Herodes] Ketika naik ke dalam perahu, pengikut-pengikut Yesus lupa membawa roti secukupnya. Di perahu itu hanya ada sebuah roti. Lalu Yesus memperingatkan mereka supaya hati-hati terhadap ragi, yaitu pengaruh jahat dari pemimpin-pemimpin agama Yahudi dan dari Herodes.


Markus 8:15
“Hati-hatilah terhadap ragi pemimpin-pemimpin agama Yahudi dan ragi Herodes,” kata Yesus.


Markus 8:16
Maka pengikut-pengikut Yesus mulai membicarakan hal itu. Mereka berkata, “Ia berkata begitu, sebab kita tidak mempunyai roti.”


Markus 8:17
Yesus tahu apa yang mereka katakan. Sebab itu, Ia bertanya kepada mereka, “Mengapa kalian membicarakan soal tidak mempunyai roti? Kalian masih belum tahu dan belum mengerti juga! Tumpul sekali pikiran kalian!


Markus 8:20
“Dan pada waktu Aku membelah-belah tujuh roti untuk empat ribu orang,” tanya Yesus lagi, “berapa bakul lebihnya yang kalian kumpulkan?” “Tujuh,” jawab mereka.


Markus 8:21
“Nah, mengapa kalian masih belum mengerti juga?” tanya Yesus lagi.


Markus 8:22
[Yesus menyembuhkan seorang buta] Yesus dan pengikut-pengikut-Nya sampai di kota Betsaida. Di situ, orang membawa seorang buta dan meminta supaya Yesus menyembuhkan dia. Orang buta itu berasal dari kota yang lain.


Markus 8:23
Yesus memegang tangannya dan menuntun dia ke luar kota itu. Lalu Yesus meludah ke mata orang itu dan menjamahnya sambil bertanya, “Apakah engkau dapat melihat sesuatu?”


Markus 8:25
Lalu Yesus meletakkan tangan-Nya lagi pada mata orang itu. Kali ini orang itu berusaha untuk melihat. Matanya sembuh dan ia melihat semuanya dengan jelas.


Markus 8:26
Kemudian Yesus berkata kepadanya, “Pulanglah sekarang dan jangan kembali lagi ke kota itu.”


Markus 8:27
[Petrus mengakui bahwa Yesus adalah Raja Penyelamat Yang Dijanjikan oleh Allah] Yesus dan pengikut-pengikut-Nya pergi ke desa-desa dekat kota Kaisarea Filipi. Di tengah jalan, Yesus bertanya kepada mereka, “Menurut kata orang, siapakah Aku ini?”


Markus 8:29
“Tetapi, menurut kalian sendiri, Aku ini siapa?” tanya Yesus. Petrus menjawab, “Bapak adalah Raja Penyelamat Yang Dijanjikan Allah.”


Markus 8:30
Lalu Yesus berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, “Jangan beritahukan hal itu kepada siapa pun.”


Markus 8:31
[Yesus memberitahukan bahwa Ia akan dibunuh tetapi akan hidup kembali] Lalu Yesus mulai mengajar pengikut-pengikut-Nya mengenai diri-Nya. Ia berkata, “Aku, Anak Manusia, harus banyak menderita. Pemimpin-pemimpin Yahudi, imam-imam kepala, dan guru-guru agama akan menentang Aku. Aku akan dibunuh, tetapi tiga hari kemudian Aku akan hidup kembali.”


Markus 8:32
Yesus memberitahukan hal itu dengan jelas sekali kepada mereka. Karena Yesus berkata begitu, maka Petrus menarik-Nya ke samping dan menegur Dia.


Markus 8:33
Yesus menoleh dan melihat kepada pengikut-pengikut-Nya serta berkata kepada Petrus, “Petrus, kau berlaku seperti Setan! Pergi dari sini! Pikiranmu itu pikiran manusia, bukan pikiran Allah!”


Markus 8:34
Setelah itu, Yesus memanggil orang banyak yang ada di situ dan juga pengikut-pengikut-Nya, lalu Ia berkata kepada mereka, “Siapa saja yang mau mengikut Aku, Ia harus berhenti memikirkan diri sendiri, Ia harus mau menderita seperti Aku dan mengikut Aku.


Markus 9:1
Akhirnya Yesus berkata, “Percayalah, di antara kalian di sini ada yang masih hidup untuk melihat Allah memerintah manusia dengan kuasa yang ada pada-Nya.”


Markus 9:2
[Yesus, Musa dan Elia] Enam hari setelah itu, Yesus mengajak Petrus, Yakobus, dan Yohanes naik ke sebuah gunung yang tinggi. Hanya mereka sendiri di tempat itu, tidak ada orang lain. Di situ mereka melihat rupa Yesus berubah.


Markus 9:4
Ketiga pengikut Yesus itu melihat Yesus bercakap-cakap dengan Elia dan Musa.


Markus 9:5
Lalu Petrus berkata kepada Yesus, “Bapak Guru, enak sekali kita di sini! Baiklah kami mendirikan tiga kemah di sini: Satu untuk Bapak, satu untuk Musa, dan satu lagi untuk Elia.”


Markus 9:8
Petrus, Yakobus, dan Yohanes melihat cepat-cepat ke sekeliling mereka, tetapi Musa dan Elia tidak kelihatan lagi, hanya Yesus yang ada di situ bersama mereka.


Markus 9:9
Lalu mereka turun dari gunung itu, dan sementara turun Yesus berkata kepada mereka, “Ingat, kalau Aku, Anak Manusia, belum hidup kembali dari kematian, jangan sekali-kali memberitahukan kepada siapa pun apa yang kalian lihat tadi.”


Markus 9:10
Petrus, Yakobus, dan Yohanes menaati perintah itu. Tetapi di antara mereka sendiri, mereka mulai bertanya-tanya, “Apa maksud Yesus dengan ‘hidup kembali dari kematian?’”


Markus 9:11
Lalu mereka bertanya kepada Yesus, “Bapak Guru, mengapa guru-guru agama berkata bahwa yang datang lebih dahulu haruslah Elia?”


Markus 9:12
Yesus menjawab, “Memang Elia datang lebih dahulu untuk mempersiapkan semuanya. Tetapi, bagaimanakah dengan Anak Manusia? Mengapa dalam Kitab Suci tertulis bahwa Ia harus banyak menderita dan dihina orang?


Markus 9:14
[Yesus menyembuhkan seorang anak laki-laki yang kemasukan roh jahat] Ketika Yesus dan ketiga pengikut-Nya sudah berada kembali bersama pengikut-pengikut yang lain, mereka melihat banyak orang di situ. Beberapa guru agama sedang berdebat dengan pengikut-pengikut Yesus.


Markus 9:15
Segera setelah orang banyak itu melihat Yesus datang, mereka heran karena tidak menyangka akan melihat Dia di situ. Maka mereka berlari kepada-Nya dan menyambut Dia.


Markus 9:16
Yesus bertanya kepada pengikut-pengikut-Nya, “Apa yang kalian persoalkan dengan orang-orang itu?”


Markus 9:19
Yesus berkata kepada mereka, “Bukan main kalian! Kalian kurang percaya kepada Aku! Sampai kapan Aku harus terus berada bersama kalian dan sabar terhadap kalian? Bawa anak itu kemari!”


Markus 9:20
Maka mereka membawa anak itu kepada Yesus. Begitu roh jahat itu melihat Yesus, ia membuat anak itu kejang sehingga anak itu jatuh terguling-guling di tanah dan dari mulutnya keluar busa.


Markus 9:21
“Sudah berapa lama ia begini?” tanya Yesus kepada bapak anak itu. “Sejak kecil,” jawab bapaknya.


Markus 9:23
“Apa katamu? Kalau Bapak bisa?” tanya Yesus. “Segalanya bisa, asal orang percaya bahwa Allah bisa melakukannya!”


Markus 9:25
Yesus melihat bahwa orang banyak itu mulai datang berkerumun. Karena itu, Ia berkata dengan keras kepada roh jahat itu, “Roh tuli dan bisu, Aku perintahkan kau keluar dari anak ini dan jangan sekali-kali masuk lagi ke dalamnya!”


Markus 9:27
Tetapi, Yesus memegang tangannya dan menolong dia berdiri. Maka anak itu berdiri.


Markus 9:28
Setelah Yesus di rumah, pengikut-pengikut-Nya datang dan berbicara kepada-Nya pada waktu tidak ada seorang lain pun bersama mereka. Mereka bertanya, “Bapak Guru, mengapa kami tidak bisa mengusir roh jahat itu dari anak itu?”


Markus 9:29
Yesus menjawab, “Roh jahat semacam itu tidak bisa diusir dengan cara apa pun, kecuali dengan berdoa.”


Markus 9:30
[Yesus berbicara kepada pengikut-pengikut-Nya bahwa Ia akan dihukum mati] Yesus dan pengikut-pengikut-Nya sedang berjalan melalui Galilea. Di dalam perjalanan itu Ia mengajar pengikut-pengikut-Nya bahwa Ia, yakni Anak Manusia yang diutus Allah, akan ditangkap dan dibunuh, tetapi sesudah tiga hari Ia akan hidup kembali.


Markus 9:32
Pengikut-pengikut Yesus tidak mengerti apa yang diajarkan Yesus, tetapi mereka takut bertanya kepada-Nya.


Markus 9:33
[Siapa yang terbesar?] Yesus dan dua belas pengikut-Nya tiba di kota Kapernaum. Setelah mereka masuk ke dalam rumah, Yesus bertanya kepada pengikut-pengikut-Nya, “Tadi kalian membicarakan apa di tengah jalan?”


Markus 9:35
Yesus duduk dan memanggil mereka, lalu berkata, “Siapa saja yang ingin menjadi nomor satu ia harus terlebih dahulu mau menjadi yang terakhir dan melayani semua orang.”


Markus 9:36
Setelah itu, Yesus memanggil seorang anak kecil dan menyuruh dia berdiri di depan mereka semua. Yesus memeluk anak itu dan berkata kepada pengikut-pengikut-Nya,


Markus 9:38
[Siapa tidak memusuhi kita, ia teman kita] Yohanes berkata kepada Yesus, “Bapak Guru, kami melihat orang mengusir roh jahat dengan memakai nama Bapak. Kami menyuruh dia berhenti melakukan hal itu karena ia bukan pengikut Bapak seperti kami.”


Markus 9:39
“Jangan melarang dia,” kata Yesus, “sebab tidak seorang pun dapat membuat keajaiban dengan memakai nama-Ku dan sekaligus mengatakan hal-hal yang jahat terhadap Aku.


Markus 9:42
[Peringatan supaya jangan membuat orang lain berdosa] Yesus berkata, “Siapa saja yang menyebabkan seorang dari antara anak-anak kecil ini tidak lagi percaya kepada-Ku, lebih baik sebuah batu besar diikatkan pada lehernya dan ia dibuang ke dalam laut.


Markus 10:1
[Yesus mengajar tentang perceraian] Setelah itu, Yesus meninggalkan tempat itu dan pergi ke daerah Yudea. Lalu Ia menyeberang ke daerah sebelah timur Sungai Yordan. Banyak orang datang lagi kepada-Nya dan Ia mengajar mereka seperti yang biasanya Ia lakukan.


Markus 10:3
Yesus menjawab dengan balik bertanya kepada mereka, “Musa memberikan hukum apa kepada kalian?”


Markus 10:5
Yesus menjawab, “Musa membuat peraturan itu untuk kalian karena kalian terlalu sukar untuk diajar.


Markus 10:10
Setelah itu Yesus dan pengikut-pengikut-Nya pulang ke rumah. Di sana pengikut-pengikut-Nya bertanya kepada-Nya tentang hal itu.


Markus 10:11
Yesus berkata kepada mereka, “Orang yang menceraikan istrinya lalu kawin dengan wanita yang lain, berarti ia berbuat zina dan bersalah terhadap istrinya yang pertama.


Markus 10:13
[Yesus dan anak-anak] Pada suatu hari orang-orang membawa anak-anak kepada Yesus supaya Ia meletakkan tangan-Nya ke atas kepala mereka dan memberkati mereka. Tetapi, pengikut-pengikut Yesus marah kepada orang-orang itu.


Markus 10:14
Yesus melihat pengikut-pengikut-Nya memarahi orang-orang itu. Maka Yesus marah kepada pengikut-pengikut-Nya dan berkata, “Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan melarang mereka. Sebab, orang yang datang kepada Tuhan seperti seorang anak, akan masuk ke dalam Dunia Baru Allah.


Markus 10:16
Setelah Yesus berkata begitu, Ia memeluk anak-anak itu lalu meletakkan tangan-Nya ke atas kepala mereka masing-masing dan memberkati mereka.


Markus 10:17
[Orang kaya] Pada suatu hari ketika Yesus sedang meneruskan perjalanan-Nya, seorang laki-laki datang berlari-lari kepada-Nya. Orang itu sujud di depan Yesus dan bertanya, “Bapak Guru yang baik, apa yang harus saya lakukan supaya dapat menerima hidup yang sejati dan kekal?”


Markus 10:18
Yesus menjawab, “Mengapa engkau berkata bahwa Aku baik? Yang baik hanya Allah, orang lain tidak ada yang baik.” Lalu Yesus berkata,


Markus 10:21
Yesus memandang orang itu dengan cinta kasih dan berkata, “Hanya satu lagi yang harus kaulakukan. Pulanglah dan juallah semua yang kaumiliki. Berilah uang hasil penjualannya kepada orang miskin. Kalau kau melakukan itu, engkau akan mendapat banyak hal yang baik dari Allah. Setelah itu, kembalilah ke sini dan ikutlah Aku.”


Markus 10:22
Orang itu kaya sekali, jadi ia cemas ketika mendengar Yesus berkata begitu. Lalu ia pulang dengan hati yang sedih.


Markus 10:23
Yesus memandang sekelilingnya kepada pengikut-pengikut-Nya dan berkata, “Sulit sekali bagi orang kaya untuk menjadi warga umat Allah!”


Markus 10:24
Pengikut-pengikut Yesus heran mendengar Yesus berkata begitu. Tetapi Yesus berkata lagi, “Anak-anak-Ku, sungguh sukar untuk menjadi warga umat Allah!


Markus 10:26
Pengikut-pengikut Yesus heran sekali mendengar Yesus berkata begitu. Maka mereka bertanya satu sama lain, “Kalau begitu, siapa yang bisa selamat?”


Markus 10:27
Yesus memandang mereka dan berkata, “Bagi manusia hal itu mustahil, tetapi bagi Allah tidak. Sebab, Allah bisa melakukan segala sesuatu.”


Markus 10:29
“Percayalah,” kata Yesus kepada mereka, “orang yang sudah meninggalkan rumahnya atau saudara-saudaranya atau ibu-bapaknya atau anak-anaknya atau sawah ladangnya karena mengikut Aku dan karena memberitakan Kabar Baik dari Allah kepada orang-orang lain,


मरकुस १०:३२
[Yesus berbicara lagi bahwa Ia akan dihukum mati] Yesus dan pengikut-pengikut-Nya sedang dalam perjalanan menuju Yerusalem. Yesus berjalan di depan, diikuti oleh pengikut-pengikut-Nya dan orang-orang lain. Pengikut-pengikut Yesus cemas dan orang-orang lain yang mengikuti mereka dari belakang juga merasa takut. Sekali lagi Yesus memanggil kedua belas pengikut-Nya tersendiri dan memberitahukan kepada mereka apa yang akan terjadi atas diri-Nya nanti.


मरकुस १०:३३
“Dengarlah,” kata Yesus kepada mereka, “kita sekarang menuju Yerusalem. Di sana Anak Manusia akan ditangkap dan diserahkan kepada imam-imam kepala dan guru-guru agama. Mereka akan menjatuhkan hukuman mati ke atas-Nya dan menyerahkan-Nya kepada orang-orang bukan Yahudi.


मरकुस १०:३५
[Permohonan Yakobus dan Yohanes] Yakobus dan Yohanes adalah anak-anak Bapak Zebedeus. Kedua orang itu datang kepada Yesus dan berkata, “Bapak Guru, kami minta Bapak melakukan sesuatu untuk kami.”


मरकुस १०:३६
“Apa yang kamu inginkan?” tanya Yesus.


मरकुस १०:३८
“Kalian tidak tahu apa yang kalian minta,” kata Yesus. “Apakah kalian sanggup menderita bersama Aku? Aku akan mati disiksa dan dianiaya. Apakah kalian juga sanggup mati seperti itu?”


मरकुस १०:३९
“Sanggup,” jawab mereka. “Memang kalian akan menderita seperti Aku,” kata Yesus, “dan kalian juga akan mati seperti Aku.


मरकुस १०:४१
Ketika sepuluh pengikut Yesus yang lain mendengar tentang hal itu, mereka marah sekali kepada Yakobus dan Yohanes.


मरकुस १०:४२
Karena itu, Yesus memanggil mereka semua dan berkata, “Kalian tahu, para penguasa bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, menindas rakyat mereka.


मरकुस १०:४६
[Yesus mencelikkan mata Bartimeus yang buta] Yesus dan pengikut-pengikut-Nya tiba di kota Yerikho, kemudian berangkat lagi meninggalkan kota itu bersama dengan orang banyak. Di pinggir jalan yang mereka lalui, ada seorang buta sedang duduk meminta-minta. Namanya Bartimeus, anak Timeus.


मरकुस १०:४७
Ia mendengar dari orang bahwa yang sedang lewat di situ adalah Yesus, orang Nazaret. Maka ia mulai berteriak, “Yesus, keturunan Daud! Kasihanilah saya!”


मरकुस १०:४८
Banyak orang memarahi dia dan menyuruh dia diam. Tetapi, ia berteriak lebih keras lagi, “Anak Daud, kasihanilah saya!” Mendengar ia berteriak, Yesus berhenti dan berkata, “Suruh dia datang!”


मरकुस १०:४९
Maka orang memanggil dia. Mereka berkata kepadanya, “Tenanglah, Yesus memanggil engkau! Pergilah kepada-Nya!”


मरकुस १०:५०
Bartimeus langsung melempar jubahnya lalu cepat-cepat berdiri dan pergi kepada Yesus.


मरकुस १०:५१
“Apa yang kaukehendaki Kuperbuat bagimu?” tanya Yesus. “Bapak Guru, saya ingin bisa melihat lagi,” kata Bartimeus buta.


मरकुस १०:५२
“Pergilah,” kata Yesus kepadanya, “engkau sembuh, sebab engkau percaya kepada-Ku.” Saat itu juga Bartimeus bisa melihat dan ia berjalan mengikuti Yesus.


मरकुस ११:१
[Yesus dielu-elukan sewaktu masuk kota Yerusalem] Yesus dan pengikut-pengikut-Nya sudah dekat kota Yerusalem. Mereka tiba di daerah Bukit Zaitun dekat kota Betfage dan Betania. Di situ Yesus menyuruh dua orang pengikut-Nya berjalan lebih dahulu.


मरकुस ११:२
“Pergilah ke kampung di depan situ,” kata Yesus kepada mereka berdua, “setibanya di sana, kalian akan melihat seekor anak keledai terikat. Keledai itu belum pernah ditunggangi orang. Lepaskan keledai itu dan bawalah kemari.


मरकुस ११:६
Kedua pengikut Yesus itu menjawab seperti yang dikatakan oleh Yesus kepada mereka. Maka orang-orang itu membiarkan mereka membawa anak keledai itu kepada Yesus.


मरकुस ११:७
Ketika sampai pada Yesus, mereka mengalasi punggung keledai itu dengan jubah mereka, lalu Yesus naik ke atasnya.


मरकुस ११:८
Di jalanan banyak orang mengikuti Yesus. Mereka menghamparkan jubah mereka di jalan, dan ada yang memotong ranting-ranting pohon lalu menebarkannya di tengah jalan yang dilalui Yesus.


मरकुस ११:११
Akhirnya Yesus sampai di Yerusalem lalu masuk ke Rumah Tuhan dan memperhatikan semua yang ada di sekelilingnya. Pada waktu itu hari sudah hampir gelap. Jadi, Yesus keluar dari situ dan pergi bersama kedua belas pengikut-Nya ke Betania.


मरकुस ११:१२
[Pohon ara yang tidak berbuah] Keesokan harinya, Yesus dan pengikut-pengikut-Nya berangkat lagi dari Betania dan kembali ke Yerusalem. Di tengah jalan, Yesus merasa lapar.


मरकुस ११:१४
Yesus berkata kepada pohon ara itu, “Mulai sekarang tidak seorang pun akan makan buahmu lagi!” Pengikut-pengikut Yesus mendengar Yesus berkata begitu kepada pohon ara itu.


मरकुस ११:१५
[Yesus mengusir orang-orang yang berjual beli di Rumah Tuhan] Yesus dan pengikut-pengikut-Nya tiba di Yerusalem dari Betania. Lalu Yesus pergi ke Rumah Tuhan. Di situ Ia mengusir semua orang yang sedang berjual beli. Ia menjungkirbalikkan meja-meja para penukar uang dan bangku-bangku penjual burung merpati.


मरकुस ११:१८
Imam-imam dan guru-guru agama yang mendengar Yesus mengatakan hal itu, mulai mencari jalan untuk membunuh Dia. Mereka takut kepada-Nya karena semua orang kagum mendengar ajaran-Nya.


मरकुस ११:१९
Ketika hari mulai malam, Yesus dan pengikut-pengikut-Nya meninggalkan kota Yerusalem.


मरकुस ११:२१
Petrus teringat akan apa yang terjadi sehari sebelumnya. Maka ia berkata kepada Yesus, “Bapak Guru, lihat, pohon ara yang Bapak kutuk kemarin sudah mati!”


मरकुस ११:२२
Yesus menjawab, “Kalian harus percaya kepada Allah!


मरकुस ११:२७
[Orang bertanya mengenai siapa yang memberi hak untuk berkuasa di Rumah Tuhan kepada Yesus] Yesus dan pengikut-pengikut-Nya datang lagi ke Yerusalem. Mereka pergi ke Rumah Tuhan dan ketika Yesus berjalan di situ, imam-imam kepala, guru-guru agama, dan pemimpin-pemimpin Yahudi menemui Dia.


मरकुस ११:२९
Yesus menjawab, “Jawablah dulu pertanyaan-Ku ini, baru Aku memberitahukan kepadamu dengan kuasa apa Aku melakukan semua itu. Katakanlah kepada-Ku:


मरकुस ११:३३
Karena itu, mereka berkata kepada Yesus, “Kami tidak tahu!” Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Kalau begitu Aku juga tidak mau memberitahukan kepadamu dengan kuasa apa Aku melakukan semua itu.”


मरकुस १२:१
[Yesus bercerita tentang penggarap-penggarap kebun anggur yang jahat] Setelah itu, Yesus menceritakan lagi sebuah cerita kiasan kepada mereka. Ia berkata, “Ada seorang laki-laki. Ia menanam anggur di kebunnya dan memagari kebun itu. Lalu ia menggali lubang untuk alat pemeras anggur, kemudian mendirikan sebuah menara jaga. Sesudah itu, ia menyewakan kebun anggur itu kepada penggarap-penggarap lalu berangkat ke luar negeri. Apabila kebun itu sudah menghasilkan buah anggur, ia akan menerima bagiannya.


मरकुस १२:९
Setelah menceritakan kisah itu, Yesus bertanya kepada para pendengar-Nya, “Nah, apakah yang akan dilakukan oleh pemilik kebun itu terhadap penggarap-penggarap itu?” Yesus menjawab sendiri pertanyaan-Nya itu. Ia berkata, “Pasti pemilik kebun itu akan datang dan membunuh orang-orang itu lalu menyerahkan kebunnya itu kepada penggarap-penggarap lain.”


मरकुस १२:१०
Lalu Yesus berkata lagi, “Kalian pasti sudah membaca ayat ini dalam Kitab Suci: ‘Batu yang dibuang oleh tukang bangunan sudah menjadi batu yang terutama.


मरकुस १२:१२
Pemimpin-pemimpin bangsa Yahudi yang mendengar cerita itu, tahu bahwa cerita itu mengenai mereka sendiri. Karena itu, mereka berusaha menangkap Yesus. Tetapi, mereka takut kepada orang banyak yang ada di situ. Jadi, mereka meninggalkan Yesus dan pergi.


मरकुस १२:१३
[Pertanyaan mengenai membayar pajak] Beberapa orang Farisi dan anggota partai politik yang mendukung Raja Herodes disuruh pergi kepada Yesus dan menjebak Dia dengan pertanyaan-pertanyaan.


मरकुस १२:१५
Yesus tahu apa maksud mereka di balik pertanyaan itu. Jadi, Ia menjawab, “Mengapa kalian mau menjebak Aku? Coba bawa kemari sekeping uang perak, Aku mau lihat!”


मरकुस १२:१७
“Kalau begitu, itu kepunyaan raja, bukan?” kata Yesus. “Nah, bayarlah kepada raja apa yang menjadi kepunyaan raja, dan bayarlah kepada Allah apa yang menjadi kepunyaan Allah.” Orang-orang itu heran mendengar jawaban Yesus.


मरकुस १२:१९
Beberapa orang Saduki itu datang kepada Yesus dan berkata, “Bapak Guru, Musa memberikan ajaran ini kepada kita: Kalau seorang laki-laki meninggal, dan ia mempunyai istri tetapi tidak mempunyai anak, maka saudaranya yang laki-laki harus kawin dengan janda yang ditinggalkan itu supaya mereka bisa mempunyai anak. Dan anak itu dianggap sebagai anak dari orang yang sudah meninggal itu.


मरकुस १२:२४
Yesus menjawab, “Kalian keliru sekali. Sebab, kalian tidak tahu Kitab Suci dan tidak mengenal kuasa Allah.


मरकुस १२:२८
[Perintah yang paling utama] Ketika Yesus berbicara dengan orang-orang Saduki itu, ada seorang guru agama di situ yang mendengar percakapan itu. Ia melihat bahwa Yesus sudah memberi jawaban yang baik sekali kepada orang-orang Saduki itu. Jadi, ia bertanya kepada Yesus, “Bapak Guru, dari semua perintah yang diberikan Allah kepada kita, perintah manakah yang paling penting?”


मरकुस १२:२९
Yesus menjawab, “Perintah yang paling penting ialah: Dengarkan, hai umat Israel! Tuhan Allah kita adalah satu-satunya Tuhan!


मरकुस १२:३२
Guru agama itu berkata kepada Yesus, “Tepat sekali, Bapak Guru! Memang benar apa yang Bapak katakan: Hanya Tuhan adalah Allah. Tidak ada yang lain.


मरकुस १२:३४
Yesus melihat bahwa guru agama itu sudah menjawab dengan baik. Jadi, Ia berkata kepadanya, “Engkau sudah hampir menjadi warga umat Allah.” Sesudah itu, tidak seorang pun yang berani lagi mengajukan pertanyaan kepada Yesus.


मरकुस १२:३५
[Pertanyaan mengenai Raja Penyelamat yang Dijanjikan Allah] Pada suatu hari, Yesus mengajar di Rumah Tuhan. Di dalam pelajaran-Nya itu Ia bertanya, “Guru-guru agama berkata bahwa Raja Penyelamat yang Dijanjikan Allah adalah keturunan Daud.


मरकुस १२:३७
(12:37a) Kalau Daud menyebut Raja Penyelamat itu Tuhan, bagaimana mungkin Dia keturunan Daud?” (12:37b) [Yesus memperingatkan supaya berhati-hati terhadap guru-guru agama] Banyak sekali orang yang mendengarkan pengajaran Yesus di Rumah Tuhan dan mereka senang mendengar Dia.


मरकुस १२:४१
[Persembahan seorang janda yang miskin] Pada suatu hari, Yesus berada di Rumah Tuhan. Ia duduk di dekat kotak persembahan dan memperhatikan orang-orang memasukkan uang ke dalam kotak itu. Banyak orang kaya memasukkan uang banyak sekali.


मरकुस १२:४३
Yesus memanggil pengikut-pengikut-Nya dan berkata, “Dengarlah baik-baik! Janda itu miskin, tetapi Allah menganggap uang yang dimasukkannya itu lebih berharga daripada semua uang yang dimasukkan oleh orang-orang lain.


मरकुस १३:१
[Yesus berkata bahwa Rumah Tuhan di Yerusalem akan hancur] Setelah itu, Yesus meninggalkan Rumah Tuhan. Sementara berjalan, seorang dari antara pengikut-Nya menunjuk kepada gedung Rumah Tuhan sambil bertanya kepada Yesus, “Bapak Guru, lihat bangunan-bangunan itu! Bukan main bagus batu-batunya!”


मरकुस १३:२
Yesus menjawab, “Lihat baik-baik gedung-gedung yang besar itu! Tidak satu pun dari batu-batunya akan tetap tersusun pada tempatnya. Semuanya akan dirobohkan!”


मरकुस १३:३
[Pengikut-pengikut Yesus akan mengalami kesusahan dan dianiaya orang] Yesus dan pengikut-pengikut-Nya sampai di Bukit Zaitun. Lalu Yesus duduk di tempat yang berhadapan dengan Rumah Tuhan. Petrus, Yakobus, dan Yohanes datang kepada-Nya dan berbicara dengan Dia tersendiri.


मरकुस १३:५
Yesus berkata kepada mereka, “Waspadalah, jangan sampai kalian ditipu orang.


मरकुस १३:१४
[Berhala jahat yang menajiskan Rumah Tuhan] Yesus berkata lagi, “Nanti akan ada ‘Berhala Jahat yang Menajiskan Rumah Tuhan’. Dan kalian akan melihat berhala itu diletakkan di tempat suci yang tidak boleh dimasukinya.” (Catatan untuk pembaca: Berusahalah supaya Saudara mengerti apa maksudnya!) “Pada waktu hal itu terjadi, orang-orang yang berada di Yudea harus lari ke daerah pegunungan.


मरकुस १३:२८
[Sebelum tiba akhir zaman, akan ada tanda-tandanya] Yesus berkata lagi, “Lihatlah pohon ara, dan ambillah pelajaran dari pohon itu. Kalau ranting-rantingnya hijau dan lembut, dan muncul daun-daun muda, kalian tahu bahwa sudah hampir tiba musim panas.


मरकुस १३:३५
“Sebab itu,” kata Yesus seterusnya kepada pengikut-pengikut-Nya, “kalian harus berjaga-jaga. Sebab, kalian tidak tahu kapan tuan rumah akan kembali -- mungkin pada sore hari, mungkin tengah malam, atau mungkin pada waktu subuh, atau mungkin juga pada waktu matahari terbit.


मरकुस १४:१
[Pemimpin-pemimpin agama membuat rencana untuk membunuh Yesus] Dua hari lagi orang Yahudi akan merayakan Paskah. Imam-imam kepala dan guru-guru agama ingin menangkap Yesus dan membunuh Dia. Tetapi, mereka mau melakukan hal itu dengan diam-diam, tidak diketahui orang. Maka mereka mulai mencari jalan untuk itu.


मरकुस १४:३
[Seorang wanita menuang minyak wangi ke atas kepala Yesus] Ada seorang laki-laki bernama Simon. Rumahnya di kota Betania. Simon pernah menderita penyakit kulit yang mengerikan. Yesus berada di rumah Simon dan sedang makan, ketika seorang wanita datang ke sana. Wanita itu membawa sebuah botol pualam berisi minyak wangi yang mahal sekali. Minyak itu dibuat dari akar wangi. Wanita itu mendekati Yesus, lalu memecahkan botol itu dan menuang minyak wanginya ke atas kepala Yesus.


मरकुस १४:४
Orang-orang yang berada di situ marah melihat wanita itu menuang minyak wangi ke atas kepala Yesus. Mereka berkata satu sama lain, “Untuk apa dia membuang-buang minyak wangi itu?


मरकुस १४:६
Yesus berkata, “Biarkan dia berbuat itu! Jangan mencela dia! Ia sudah melakukan sesuatu yang baik dan terpuji untuk Aku.


मरकुस १४:१०
[Yudas setuju untuk membantu musuh-musuh Yesus] Yudas adalah seorang dari kedua belas pengikut Yesus yang dekat dengan Yesus. Ia pergi kepada imam-imam kepala dengan maksud untuk menyerahkan Yesus kepada mereka.


मरकुस १४:११
Mereka senang sekali mendengar usulnya, dan mereka berjanji untuk memberikan uang kepadanya. Maka Yudas mulai mencari waktu yang baik untuk menyerahkan Yesus kepada mereka.


मरकुस १४:१२
[Pengikut-pengikut Yesus menyiapkan makanan Paskah dan makan bersama Yesus] Pada hari pertama perayaan Paskah biasanya orang Yahudi menyembelih domba untuk dimakan dalam upacara perayaan Paskah. Jadi, pada hari itu pengikut-pengikut Yesus bertanya kepada Yesus, “Bapak Guru, di mana Bapak mau kami menyiapkan makanan Paskah untuk Bapak?”


मरकुस १४:१३
Maka Yesus menyuruh dua orang di antara mereka pergi ke kota. Yesus berkata kepada mereka, “Di kota kalian akan bertemu dengan seorang laki-laki yang sedang membawa sebuah kendi berisi air. Ia akan memasuki sebuah rumah. Ikutilah dia masuk


मरकुस १४:१६
Siapkanlah makanan untuk perayaan Paskah kita di sana.” Maka pergilah kedua orang pengikut Yesus itu ke kota. Di sana mereka menemukan semua yang dikatakan oleh Yesus. Lalu mereka menyediakan makanan Paskah.


मरकुस १४:१७
Malam itu Yesus dan kedua belas pengikut-Nya berkumpul di tempat itu untuk makan makanan Paskah.


मरकुस १४:१८
Sementara mereka duduk makan, Yesus berkata, “Dengarkan apa yang Kukatakan: Dari antara kalian yang sekarang ini makan bersama-Ku, ada satu yang akan menyerahkan Aku kepada orang-orang yang memusuhi-Ku.”


मरकुस १४:१९
Pengikut-pengikut Yesus sangat sedih mendengar Yesus berkata begitu. Mereka semua, seorang demi seorang, mulai bertanya kepada Yesus, “Bapak Guru, tentu orang yang Bapak maksudkan bukan saya?”


मरकुस १४:२०
Yesus menjawab, “Orang itu makan bersama dengan Aku. Dia salah seorang dari kalian yang dua belas ini.”


मरकुस १४:२१
Lalu Yesus berkata lagi, “Memang Aku, Anak Manusia, akan mati seperti yang tertulis di dalam Kitab Suci. Tetapi, alangkah celakanya orang yang mengkhianati Anak Manusia! Lebih baik untuk orang itu kalau ia tidak pernah dilahirkan sama sekali!”


मरकुस १४:२२
[Perjamuan peringatan pengorbanan Tuhan untuk manusia] Ketika Yesus dan pengikut-pengikut-Nya makan makanan Paskah, Yesus mengambil roti yang tersedia di situ lalu Ia berdoa mengucap terima kasih kepada Allah. Sesudah itu, Ia membelah-belah roti itu dengan tangan-Nya kemudian memberikannya kepada pengikut-pengikut-Nya sambil berkata, “Ini tubuh-Ku, ambillah dan makanlah!”


मरकुस १४:२४
Sesudah itu Yesus berkata, “Inilah darah-Ku yang akan tumpah karena pengorbanan-Ku untuk banyak orang. Melalui penumpahan darah-Ku, maka perjanjian antara Allah dan manusia menjadi sah.


मरकुस १४:२७
[Yesus meramalkan bahwa Petrus akan berkata ia tidak mengenal Yesus] Yesus berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, “Kalian semua akan lari meninggalkan Aku. Sebab, di dalam Kitab Suci tertulis, ‘Allah akan membunuh gembala domba-domba sehingga domba-domba itu akan tercerai-berai.’


मरकुस १४:३०
Yesus berkata kepada Petrus, “Aku beritahukan kepadamu: Malam ini juga sebelum ayam berkokok dua kali, engkau sudah tiga kali berkata kepada orang-orang bahwa engkau tidak mengenal Aku.”


मरकुस १४:३१
Petrus menjawab dengan lebih tegas lagi, “Tidak! Meskipun saya harus mati bersama Bapak, saya tidak akan berkata bahwa saya tidak mengenal Bapak!” Semua pengikut Yesus yang lain juga berkata begitu.


मरकुस १४:३२
[Yesus berdoa di Getsemani] Sesudah Yesus untuk terakhir kalinya makan makanan Paskah bersama pengikut-pengikut-Nya yang terdekat, Ia pergi dengan mereka ke suatu tempat yang bernama Getsemani. Di situ Yesus berkata kepada mereka, “Duduklah di sini. Aku mau berdoa.”


मरकुस १४:३३
Lalu Ia pergi dan mengajak Petrus, Yakobus, dan Yohanes pergi bersama Dia. Yesus sedih sekali dan hati-Nya merasa berat. Ia berkata kepada ketiga pengikut-Nya itu,


मरकुस १४:३७
Setelah berdoa, Yesus kembali kepada ketiga pengikut-Nya dan Ia menemukan mereka sedang tidur. Yesus berkata kepada Petrus, “Simon, kau tidur? Apakah kau tidak bisa berjaga hanya untuk satu jam?”


मरकुस १४:३९
Yesus pergi lagi dan berdoa. Ia mengucapkan kata-kata yang sama yang tadi telah dikatakan-Nya kepada Allah di dalam doa-Nya.


मरकुस १४:४०
Setelah itu, Ia kembali lagi kepada ketiga pengikut-Nya, dan menemukan mereka masih tidur. Mereka terlalu mengantuk, tidak bisa berjaga. Maka mereka tidak tahu apa yang harus mereka katakan kepada Yesus.


मरकुस १४:४१
Pada waktu Yesus untuk ketiga kalinya pergi berdoa dan kembali kepada ketiga pengikut-Nya itu, Ia berkata kepada mereka, “Kalian masih juga tidur dan istirahat? Sekarang cukup! Sudah tiba saatnya Anak Manusia utusan Allah diserahkan kepada orang-orang berdosa.


मरकुस १४:४३
[Yesus ditangkap] Sementara Yesus masih di Taman Getsemani, Yudas, salah seorang dari kedua belas pengikut Yesus, datang bersama banyak orang. Orang-orang itu membawa pedang dan pentungan. Mereka ikut dengan Yudas karena diperintahkan oleh imam-imam kepala, guru-guru agama, dan para pemimpin Yahudi. Pelayan Imam Agung ada juga di situ di antara orang banyak itu.


मरकुस १४:४४
Yudas yang mengkhianati Yesus, sudah sepakat dengan mereka bahwa ia akan memberikan suatu tanda. Yudas berkata, “Orang yang saya cium, Dialah Orang yang kalian cari! Tangkap dan bawa Dia dengan dijaga ketat!”


मरकुस १४:४५
Segera setelah Yudas tiba di Getsemani, ia pergi kepada Yesus dan berkata, “Bapak Guru!” Lalu ia mencium Yesus.


मरकुस १४:४६
Maka orang-orang yang datang bersama Yudas menangkap Yesus dan mengikat Dia.


मरकुस १४:४८
Yesus berkata kepada orang-orang yang menangkap Dia, “Mengapa kalian harus datang dengan membawa pedang dan pentungan untuk menangkap Aku? Apakah Aku ini penjahat?


मरकुस १४:५०
Sesudah itu, semua pengikut Yesus lari meninggalkan Yesus.


मरकुस १४:५१
Pada waktu itu, ada seorang pemuda di situ yang mengikuti Yesus. Ia tidak memakai baju, hanya sehelai kain untuk menutupi badannya. Orang-orang berusaha menangkap dia,


मरकुस १४:५३
[Yesus menghadap Pengadilan Tinggi orang Yahudi] Setelah ditangkap, Yesus dibawa ke rumah Imam Agung. Semua imam kepala, pemimpin orang Yahudi, dan guru-guru agama sudah berkumpul di situ.


मरकुस १४:५५
Imam-imam kepala dan seluruh anggota Pengadilan Tinggi Yahudi ingin supaya Yesus dihukum mati. Oleh sebab itu, mereka berusaha mendapatkan bukti-bukti untuk hal itu. Tetapi, tidak ada satu orang pun yang dapat memberikan bukti yang cukup kuat untuk menjatuhkan hukuman mati ke atas Yesus.


मरकुस १४:५६
Banyak yang menjadi saksi dalam perkara Yesus ini berdusta mengenai Yesus. Dan kesaksian mereka tidak cocok satu sama lain.


मरकुस १४:६०
Imam Agung berdiri di depan semua orang dan mengajukan pertanyaan ini kepada Yesus, “Apa jawab-Mu terhadap tuduhan orang-orang itu?”


मरकुस १४:६१
Yesus tidak menjawab satu kata pun. Ia diam saja. Imam Agung bertanya lagi, “Apakah Engkau ini Raja Penyelamat yang Dijanjikan Allah? Apakah Engkau Anak Allah Yang Mahakudus?”


मरकुस १४:६२
“Akulah Dia,” jawab Yesus. “Nanti kalian semua akan melihat Anak Manusia yang diutus Allah memerintah bersama Allah Yang Mahakuasa. Dan kalian akan melihat Dia datang dengan awan dari langit!”


मरकुस १४:६४
Kalian sendiri sudah mendengar Ia berbicara melawan Allah! Sekarang apa keputusanmu?” Mereka semua memutuskan bahwa Yesus bersalah dan patut dihukum mati.


मरकुस १४:६६
[Petrus berkata bahwa ia tidak mengenal Yesus] Pada waktu itu, Petrus masih di halaman rumah Imam Agung. Seorang pelayan wanita yang bekerja pada Imam Agung datang ke tempat itu dan melihat Petrus sedang menghangatkan badan di dekat api.


मरकुस १४:६७
Pelayan itu memandang muka Petrus dan berkata, “Engkau juga pengikut Yesus, orang Nazaret itu!”


मरकुस १४:६९
Pelayan Imam Agung melihat Petrus di situ dan ia mulai berkata lagi kepada orang-orang yang ada di situ, “Orang ini memang salah seorang dari antara pengikut-pengikut Yesus itu!”


मरकुस १४:७२
Saat itu juga ayam berkokok untuk kedua kalinya. Lalu Petrus teringat bahwa Yesus telah berkata kepadanya, “Sebelum ayam berkokok dua kali engkau sudah tiga kali berkata bahwa engkau tidak mengenal-Ku.” Maka Petrus sedih sekali dan menangis tersedu-sedu.


मरकुस १५:१
[Yesus dibawa menghadap Pilatus] Pagi-pagi sekali imam-imam kepala cepat-cepat mengadakan rapat dengan pemimpin-pemimpin Yahudi, guru-guru agama, dan seluruh anggota Pengadilan Tinggi. Lalu mereka mengikat Yesus dengan rantai dan membawa Dia pergi dan menyerahkan-Nya kepada Pilatus.


मरकुस १५:२
Pilatus bertanya kepada-Nya, “Betulkah Engkau raja orang Yahudi?” Yesus menjawab, “Begitulah kata Tuan.”


मरकुस १५:३
Imam-imam kepala mengajukan banyak tuduhan terhadap Yesus.


मरकुस १५:५
Yesus tetap tidak mau menjawab apa pun sehingga Pilatus heran sekali.


मरकुस १५:६
[Yesus dijatuhi hukuman mati] Pada setiap Perayaan Paskah, biasanya Pilatus melepaskan satu orang tahanan. Dan untuk itu, rakyat boleh memilih siapa dari antara orang tahanan yang mereka mau supaya dibebaskan oleh Pilatus.


मरकुस १५:१०
Pilatus tahu benar bahwa imam-imam kepala telah menyerahkan Yesus kepadanya untuk diadili karena mereka iri hati.


मरकुस १५:१५
Maka Pilatus melepaskan Barabas, sebab ia ingin menyenangkan hati orang banyak itu. Lalu ia menyuruh orang mencambuk Yesus, kemudian menyerahkan-Nya untuk disalib.


मरकुस १५:१६
[Prajurit-prajurit Romawi mempermainkan Yesus] Prajurit-prajurit Romawi membawa Yesus ke dalam ruang pengadilan di istana gubernur. Lalu seluruh pasukan dipanggil untuk berkumpul.


मरकुस १५:१७
Mereka memakaikan jubah ungu pada Yesus. Mereka juga membuat mahkota dari ranting-ranting berduri dan memasang mahkota itu di kepala-Nya.


मरकुस १५:१९
Lalu prajurit-prajurit itu bergantian memukuli kepala Yesus dengan kayu, meludahi Dia dan sujud di hadapan-Nya.


मरकुस १५:२१
[Yesus disalibkan] Prajurit-prajurit itu membawa Yesus ke suatu tempat yang bernama Golgota, artinya “Tempat Tengkorak”. Pada waktu itu, seorang laki-laki kebetulan lewat di jalan yang mereka lalui. Ia dari desa dan baru saja hendak masuk ke kota. Orang itu berasal dari negeri Kirene dan bernama Simon. Ia ayah Aleksander dan Rufus.


मरकुस १५:२२
Ketika prajurit-prajurit itu melihat Simon, mereka menyuruh dia memikul salib Yesus.


मरकुस १५:२३
Setibanya di Golgota, mereka mau memberikan kepada Yesus anggur yang telah dicampur dengan mur, tetapi Yesus tidak mau minum anggur itu.


मरकुस १५:२४
Lalu pada pukul sembilan pagi mereka menyalibkan Dia. Di atas salib-Nya mereka memasang papan bertuliskan “Raja Orang Yahudi”, yaitu kata-kata yang menunjukkan kesalahan yang mereka tuduhkan kepada Yesus. Pakaian Yesus mereka bagi-bagi di antara mereka melalui undian.


मरकुस १५:२७
Pada waktu itu, ada juga dua orang lain yang disalibkan bersama Yesus. Yang seorang disalib di sebelah kiri, dan yang lainnya di sebelah kanan Yesus. Kedua orang itu adalah penyamun.


मरकुस १५:२८
Maka karena itu, terjadilah apa yang tertulis dalam Kitab Suci tentang Yesus bahwa “Ia dianggap termasuk orang jahat”.


मरकुस १५:२९
Orang-orang yang lewat di tempat itu menggeleng-geleng kepala melihat Yesus. Mereka menghina Dia. “Hai, Kau,” kata mereka, “Kata-Mu Kau mau merobohkan Rumah Allah dan membangunnya kembali dalam tiga hari?


मरकुस १५:३१
Imam-imam kepala dan guru-guru agama juga mengejek Yesus. Mereka berkata satu sama lain, “Ia menyelamatkan orang lain, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan!


मरकुस १५:३२
Katanya Dia raja Israel, Raja Penyelamat. Nah, turunlah sekarang juga dari salib itu, baru kita percaya kepada-Nya!” Bahkan orang-orang jahat yang disalibkan bersama Yesus itu juga menghina Yesus.


मरकुस १५:३३
[Kematian Yesus] Pada tengah hari seluruh negeri itu menjadi gelap selama tiga jam.


मरकुस १५:३४
Dan pukul tiga sore Yesus berteriak dengan suara yang keras, “Eloi, Eloi, lama sabakhtani?” yang berarti “Ya Allah-Ku, ya Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?”


मरकुस १५:३५
Beberapa orang yang berada di situ mendengar Yesus berteriak. Mereka berkata, “Dengar, Ia memanggil Elia!”


मरकुस १५:३६
Seorang di antara mereka cepat-cepat pergi mengambil bunga karang dan mencelupkannya ke dalam anggur asam. Bunga karang itu dicucukkannya pada ujung sebatang kayu lalu diulurkan ke bibir Yesus. Sambil berbuat itu ia berkata, “Tunggu, mari kita lihat apakah Elia datang menurunkan Dia dari salib itu.”


मरकुस १५:३७
Yesus berteriak lalu meninggal.


मरकुस १५:३९
Seorang perwira yang sedang berdiri di depan salib itu melihat bagaimana Yesus meninggal. Ia berkata, “Benar, orang ini Anak Allah!”


मरकुस १५:४०
Di antara orang-orang yang menyaksikan kematian Yesus ada juga wanita-wanita, antara lain: Salome, Maria Magdalena, dan Maria, ibu dari Yakobus (yang lebih muda) dan Yoses. Mereka berdiri dari jauh dan menyaksikan semua yang terjadi pada waktu itu.


मरकुस १५:४१
Mereka adalah wanita-wanita pengikut Yesus yang sudah menolong Dia pada waktu Ia berada di Galilea. Bersama mereka ada juga banyak wanita lain yang menyaksikan kematian Yesus. Mereka adalah wanita-wanita yang sudah datang ke Yerusalem bersama-sama dengan Yesus.


मरकुस १५:४२
[Yesus dikubur] Ada seorang anggota Pengadilan Tinggi Yahudi yang dihormati oleh masyarakat Yahudi. Namanya Yusuf, dan ia berasal dari kota Arimatea. Ia berharap bahwa tidak lama lagi Allah akan datang dan memerintah sebagai Raja. Pada hari kematian Yesus itu, ia juga datang ke Yerusalem. Tetapi ketika ia datang, hari sudah malam. Hari itu hari Persiapan bagi orang Yahudi, yaitu hari sebelum hari Sabat. Yusuf dengan berani pergi menghadap Pilatus dan minta supaya ia diizinkan mengambil jenazah Yesus.


मरकुस १५:४४
Pilatus heran mendengar bahwa Yesus sudah meninggal. Maka ia menyuruh orang memanggil kepala pasukan yang menyalibkan Yesus lalu bertanya kepadanya apakah Yesus sudah meninggal.


मरकुस १५:४५
Setelah mendengar laporan perwira itu, Pilatus mengizinkan Yusuf mengambil jenazah Yesus.


मरकुस १५:४६
Yusuf membeli kain kafan dari lenan halus. Lalu Ia pergi menurunkan jenazah Yesus dan membungkusnya dengan kain itu. Kemudian ia meletakkan jenazah itu di dalam sebuah kuburan yang dibuat di dalam bukit batu. Setelah itu, ia mengambil sebuah batu yang besar lalu menutup pintu kuburan itu dengan batu itu.


मरकुस १५:४७
Pada waktu Yusuf melakukan semua itu, Maria Magdalena dan Maria ibu Yoses ada di situ memperhatikan di mana Yesus diletakkan.


मरकुस १६:१
[Yesus hidup kembali dari kematian] Sabtu sore setelah lewat waktu Sabat, Maria Magdalena, Salome, dan Maria ibu Yakobus, pergi membeli ramuan-ramuan untuk membalur jenazah Yesus.


मरकुस १६:६
Orang muda itu berkata kepada mereka, “Jangan takut! Saya tahu kalian mencari Yesus, orang Nazaret yang mati disalib. Ia tidak ada di sini! Ia sudah hidup kembali! Lihat saja tempat-Nya di mana mereka membaringkan jenazah-Nya!


मरकुस १६:७
Sekarang, pergilah kepada pengikut-pengikut-Nya, termasuk Petrus. Katakan kepada mereka, ‘Yesus sudah pergi ke Galilea mendahului kalian. Kalian akan melihat Dia di sana seperti yang pernah Ia katakan kepadamu.’”


मरकुस १६:९
[BAGIAN AKHIR YANG PENDEK DARI BUKU MARKUS] [Lalu mereka segera pergi kepada Petrus dan teman-temannya serta menceritakan dengan singkat semua yang telah diberitahukan kepada mereka oleh orang muda itu. Setelah Yesus hidup kembali dari kematian pada hari Minggu pagi, mula-mula Ia memperlihatkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Maria adalah wanita yang pernah kemasukan roh jahat dan Yesus mengeluarkan tujuh roh jahat dari dalam dirinya.


मरकुस १६:१०
Setelah itu, Yesus sendiri menyebarkan ke seluruh dunia berita yang suci mengenai keselamatan dari Allah yang berlaku untuk selama-lamanya. Yesus menyebarkan berita itu melalui pengikut-pengikut-Nya. Berita itu adalah berita yang benar yang pasti akan dilakukan oleh Allah.] [BAGIAN AKHIR YANG PANJANG DARI BUKU MARKUS Yesus memperlihatkan diri-Nya kepada Maria Magdalena] [Setelah Maria Magdalena melihat Yesus, ia pergi kepada teman-teman Yesus dan memberitahukan bahwa Yesus hidup dan ia telah melihat Yesus. Pada waktu itu, teman-teman Yesus sedang berkabung dan menangis.


मरकुस १६:११
Tetapi, ketika Maria memberitahukan kepada mereka bahwa Yesus hidup dan ia sudah melihat Yesus, mereka tidak percaya.


मरकुस १६:१२
[Yesus memperlihatkan diri-Nya kepada dua orang pengikut-Nya] Setelah itu, Yesus memperlihatkan diri-Nya lagi dengan cara yang lain kepada dua orang di antara pengikut-pengikut-Nya. Pada waktu itu, kedua orang itu sedang berjalan ke sebuah kampung.


मरकुस १६:१३
Karena Yesus memperlihatkan diri-Nya kepada mereka, maka mereka kembali dan memberitahukan hal itu kepada teman-teman Yesus yang lain, tetapi mereka tidak percaya.


मरकुस १६:१४
[Yesus memperlihatkan diri-Nya kepada kesebelas pengikut-Nya] Akhirnya Yesus memperlihatkan diri-Nya kepada kesebelas pengikut-Nya pada waktu mereka sedang makan. Ia mencela mereka sebab mereka tidak percaya bahwa Ia hidup. Hati mereka terlalu keras untuk percaya kepada berita yang disampaikan oleh orang-orang yang sudah melihat sendiri bahwa Yesus hidup.


मरकुस १६:१५
Yesus berkata kepada mereka, “Kalian harus pergi ke mana-mana di seluruh dunia dan menyampaikan Kabar Baik dari Allah kepada semua orang.


मरकुस १६:१९
[Yesus diangkat ke surga] Setelah Tuhan Yesus berbicara dengan mereka, Ia diangkat ke surga dan di sana Ia memerintah bersama dengan Allah.


मरकुस १६:२०
Maka pengikut-pengikut-Nya berangkat dan pergi ke mana-mana memberitakan Kabar Baik dari Allah kepada orang-orang. Dan Tuhan Yesus bekerja bersama-sama dengan mereka serta menolong mereka melakukan keajaiban-keajaiban sehingga orang-orang bertambah percaya bahwa berita yang mereka sampaikan itu memang benar.]


Yohanes 1:17
Melalui Musa, Allah memberikan hukum-hukum-Nya kepada kita, tetapi melalui Yesus Kristus, Allah memperkenalkan diri-Nya kepada kita dan menunjukkan bahwa Ia sangat mengasihi kita.


Yohanes 1:29
[Anak Domba Allah] Pada suatu hari, Yohanes melihat Yesus datang kepadanya. Lalu Yohanes berkata kepada orang-orang yang ada di situ, “Lihat, itulah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia!


Yohanes 1:35
[Pengikut-pengikut Yesus yang pertama] Keesokan harinya kira-kira pukul empat sore, Yohanes berada di tempat itu lagi di dekat Sungai Yordan. Dua orang pengikutnya ada di situ juga.


Yohanes 1:36
Yohanes melihat Yesus lewat, lalu ia berkata, “Lihat! Itulah Anak Domba Allah.”


Yohanes 1:37
Mendengar Yohanes berkata begitu, kedua pengikutnya itu pun mengikuti Yesus dari belakang.


Yohanes 1:38
Yesus menoleh dan melihat mereka sedang mengikuti-Nya. Ia bertanya, “Apakah yang kalian cari?” Mereka menjawab, “Di manakah Rabi tinggal?” (Dalam bahasa Ibrani, “Rabi” berarti “Guru”.)


Yohanes 1:39
“Mari lihat,” kata Yesus kepada mereka. Maka mereka berjalan bersama-Nya dan melihat di mana Ia tinggal. Hari itu mereka tinggal di situ dengan Dia.


Yohanes 1:42
Lalu Andreas membawa Simon kepada Yesus. Yesus menatap Simon dan berkata, “Namamu Simon, tetapi engkau akan disebut Petrus.” (Petrus berarti “gunung batu”.)


Yohanes 1:43
[Yesus memanggil Filipus dan Natanael untuk menjadi pengikut-Nya] Hari berikutnya Yesus memutuskan untuk pergi ke Galilea.


Yohanes 1:44
Ia bertemu dengan Filipus, seorang laki-laki dari Betsaida. Betsaida adalah tempat tinggal Andreas dan Petrus. Yesus berkata kepada Filipus, “Mari ikut Aku!”


Yohanes 1:45
Kemudian Filipus bertemu dengan Natanael dan berkata kepadanya, “Kami sudah bertemu dengan orang yang disebut Musa dalam Buku Hukum Allah dan yang diberitakan oleh nabi-nabi. Dia Yesus anak Yusuf dari Nazaret.”


Yohanes 1:47
Yesus melihat Natanael datang, lalu Ia berkata, “Lihat, inilah orang Israel sejati. Sama sekali tidak ada yang palsu di dalam hatinya.”


Yohanes 1:48
“Bagaimana Bapak tahu tentang saya?” tanya Natanael kepada Yesus. Yesus menjawab, “Sebelum Filipus memanggilmu, ketika engkau berada di bawah pohon ara itu, Aku sudah melihatmu.”


Yohanes 1:50
Yesus berkata, “Natanael, apakah engkau percaya, karena Aku berkata bahwa Aku melihatmu di bawah pohon ara? Kau akan melihat hal-hal yang jauh lebih ajaib daripada itu!”


Yohanes 1:51
Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Percayalah, kalian akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah naik turun di hadapan Anak Manusia.”


Yohanes 2:1
[Pesta kawin di Kana] Dua hari kemudian ada pesta kawin di Kana, sebuah kota kecil di Galilea. Ibu Yesus diundang ke pesta itu.


Yohanes 2:2
Begitu juga Yesus dan pengikut-pengikut-Nya.


Yohanes 2:3
Setelah tamu-tamu minum anggur dan anggurnya habis, ibu Yesus berkata, “Yesus, mereka kehabisan anggur!”


Yohanes 2:4
“Ibu,” jawab Yesus, “janganlah menyuruh Aku. Belum waktunya Aku memperlihatkan siapa Aku ini.”


Yohanes 2:5
Tetapi, ibu Yesus berkata kepada orang-orang yang melayani di situ, “Kalau Yesus menyuruh kalian melakukan sesuatu, turutilah perintah-Nya!”


Yohanes 2:7
Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu, “Isilah gentong-gentong ini penuh dengan air.”


Yohanes 2:8
Mereka mengisi gentong-gentong itu sampai penuh. Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sekarang ambillah sedikit dari air itu dan bawalah kepada pemimpin pesta.”


Yohanes 2:11
Itulah keajaiban pertama yang dibuat oleh Yesus. Dan itu terjadi di kota Kana di Galilea. Keajaiban itu menunjukkan bahwa Ia mempunyai kuasa yang luar biasa. Maka pengikut-pengikut-Nya percaya kepada-Nya.


Yohanes 2:12
Sesudah itu Yesus pergi ke kota Kapernaum bersama-sama dengan ibu-Nya, saudara-saudara-Nya dan pengikut-pengikut-Nya. Mereka tinggal di sana beberapa hari lamanya.


Yohanes 2:13
[Yesus mengusir orang yang berjual beli di Rumah Tuhan] Beberapa hari lagi Hari Raya Paskah Yahudi akan tiba. Karena itu, Yesus pergi ke Yerusalem.


Yohanes 2:15
Maka Yesus membuat sebuah cambuk dari tali lalu mengusir semua binatang yang ada di situ, baik domba maupun sapi. Lalu Ia pergi kepada para penukar uang dan menjungkirbalikkan meja-meja mereka sehingga uang mereka jatuh berserakan di mana-mana.


Yohanes 2:17
Ketika pengikut-pengikut Yesus melihat Ia berbuat begitu, maka mereka teringat bahwa di dalam Kitab Suci ada ayat yang berbunyi begini, “Aku sangat mencintai Rumah-Mu, ya Allah, dan cinta-Ku itu berkobar-kobar seperti api di dalam hati-Ku.”


Yohanes 2:18
Para penguasa Yahudi menantang Yesus. Mereka berkata, “Kau tidak punya hak untuk melakukan semua ini! Kalau Allah sudah memberikan hak itu kepada-Mu, buktikanlah itu dengan suatu keajaiban!”


Yohanes 2:19
Yesus menjawab, “Runtuhkanlah Rumah ini, dan dalam tiga hari Aku akan membangunnya kembali!”


Yohanes 2:21
Sebenarnya yang Yesus maksudkan dengan Rumah Tuhan yang akan Ia bangun kembali ialah tubuh-Nya sendiri.


Yohanes 2:22
Jadi, di kemudian hari, setelah Yesus hidup kembali dari kematian, barulah pengikut-pengikut Yesus teringat bahwa Ia pernah berbicara tentang hal itu. Maka mereka percaya akan apa yang tertulis di dalam Kitab Suci dan apa yang telah dikatakan oleh Yesus.


Yohanes 2:23
[Yesus tahu apa yang ada di dalam hati semua orang] Yesus berada di kota Yerusalem pada Hari Raya Paskah. Di sana Ia melakukan keajaiban-keajaiban dan banyak orang percaya kepada-Nya.


Yohanes 2:24
Tetapi, Yesus sendiri tidak mempercayai mereka sebab Ia tahu apa yang ada di dalam hati semua orang.


Yohanes 3:2
Ia seorang pemimpin agama Yahudi. Pada suatu malam, ia datang kepada Yesus dan berkata, “Bapak Guru, kami tahu Bapak diutus oleh Allah untuk mengajar orang. Sebab, tidak seorang pun bisa melakukan perbuatan-perbuatan ajaib seperti yang Bapak lakukan kalau Allah tidak menyertai dia.”


Yohanes 3:3
“Percayalah,” kata Yesus, “tak seorang pun bisa mengakui Allah sebagai Rajanya kalau ia tidak dilahirkan kembali.”


Yohanes 3:5
“Percayalah akan apa yang Kukatakan ini,” kata Yesus. “Kalau orang tidak dilahirkan melalui baptisan air dan melalui Roh Allah, ia tidak bisa menjadi anggota umat Allah.


Yohanes 3:10
Yesus menjawab, “Masakan engkau tidak tahu, padahal engkau guru agama Yahudi?


Yohanes 3:22
[Yesus bicara tentang Yohanes Pembaptis] Kemudian Yesus dan pengikut-pengikut-Nya pergi ke daerah Yudea. Di sana Ia tinggal dengan mereka beberapa waktu lamanya dan Ia membaptis orang. Yohanes juga membaptis orang. Mereka datang kepadanya dan ia membaptis mereka di Ainon, tidak jauh dari Salim, sebab di situ ada banyak air. (Pada waktu itu, Yohanes belum dimasukkan ke dalam penjara.)


Yohanes 4:1
[Yesus dengan seorang wanita Samaria] Pemimpin-pemimpin agama Yahudi mendengar bahwa Yesus sudah membuat banyak orang menjadi pengikut-Nya dan membaptis mereka, lebih daripada Yohanes.


Yohanes 4:2
Sebenarnya yang membaptis orang-orang itu ialah pengikut-pengikut Yesus, bukan Yesus sendiri.


Yohanes 4:3
Jadi, ketika Yesus mendengar apa yang dibicarakan orang tentang diri-Nya, Ia meninggalkan daerah Yudea dan kembali ke Galilea.


Yohanes 4:6
Dahulu Yakub memberikan tanah itu kepada anaknya yang bernama Yusuf. Dekat kota itu ada sebuah sumur yang disebut sumur Yakub. Yesus lelah sekali karena sudah berjalan jauh. Jadi, Ia duduk di pinggir sumur itu untuk istirahat. Waktu itu kira-kira pukul dua belas siang.


Yohanes 4:7
Yesus duduk sendirian karena pengikut-pengikut-Nya pergi ke kota untuk membeli makanan. Sementara Yesus duduk di situ, datanglah seorang wanita Samaria untuk mengambil air. Yesus berkata kepadanya, “Bu, bolehkah Aku minta minum?”


Yohanes 4:10
Yesus menjawab, “Ada pemberian yang hanya dapat diberikan oleh Allah. Dan Ibu tidak tahu pemberian itu. Ibu juga tidak tahu siapa yang meminta minum pada Ibu. Seandainya Ibu tahu, tentu Ibulah yang meminta minum dari Aku. Dan akan Kuberikan kepada Ibu air yang memberi hidup kepada manusia.”


Yohanes 4:13
Yesus menjawab, “Orang yang minum air dari sumur ini akan haus lagi.


Yohanes 4:16
“Pergilah, panggil suami Ibu dan kembalilah ke sini,” kata Yesus.


Yohanes 4:17
“Saya tidak punya suami,” jawab wanita itu. Yesus berkata, “Memang benar kata Ibu.


Yohanes 4:21
“Percayalah,” kata Yesus kepadanya. “Suatu waktu, orang akan menyembah Allah Bapa bukan lagi di bukit itu dan bukan juga di Yerusalem.


Yohanes 4:25
Wanita itu berkata kepada Yesus, “Saya tahu Raja Yang Dipilih Allah sekali kelak akan datang. Kalau Ia datang, Ia akan memberitahukan segala sesuatu kepada kita.”


Yohanes 4:26
Yesus menjawab, “Akulah Dia. Aku yang sekarang sedang berbicara dengan Ibu.”


Yohanes 4:27
Pada waktu itu, pengikut-pengikut Yesus kembali. Mereka heran melihat Yesus berbicara dengan seorang wanita. Tetapi, tak seorang pun dari mereka yang bertanya kepada wanita itu, “Apa yang Ibu perlukan?” Dan tak ada juga yang bertanya kepada Yesus mengapa Ia berbicara dengan wanita itu.


Yohanes 4:30
Orang-orang yang mendengar kata-kata wanita itu segera meninggalkan kota dan pergi kepada Yesus.


Yohanes 4:31
Sementara itu pengikut-pengikut Yesus mengajak Yesus makan. “Bapak Guru,” kata mereka, “makanlah dulu.”


Yohanes 4:32
Yesus menjawab, “Aku mempunyai makanan, tetapi kalian tidak tahu makanan apa itu.”


Yohanes 4:33
Pengikut-pengikut Yesus heran mendengar jawaban itu. Mereka bertanya satu sama lain, apakah ada orang yang membawa makanan untuk Dia.


Yohanes 4:34
Yesus berkata kepada mereka, “Inilah makanan-Ku, yaitu: Taat kepada Allah yang mengutus Aku ke dunia dan menyelesaikan pekerjaan yang diserahkan-Nya kepada-Ku.


Yohanes 4:39
Banyak orang Samaria di kota Sikhar percaya bahwa Yesus adalah Raja Yang Dipilih Allah. Mereka percaya karena wanita itu berkata, “Ia memberitahukan kepadaku segala sesuatu yang pernah saya lakukan.”


Yohanes 4:40
Maka ketika orang-orang Samaria itu datang kepada Yesus, mereka minta dengan sangat supaya Yesus tinggal dengan mereka. Jadi, Yesus tinggal di situ dua hari lamanya.


Yohanes 4:41
Dan karena Yesus sendiri yang mengajar, maka lebih banyak lagi orang yang percaya bahwa Yesus adalah Raja Yang Dipilih Allah. Mereka berkata kepada wanita itu, “Sekarang, kami percaya bukan karena apa yang kaukatakan kepada kami.


Yohanes 4:43
[Yesus menyembuhkan anak seorang pejabat pemerintah] Yesus tinggal di kota Sikhar dua hari lamanya. Setelah itu, Ia pergi ke Galilea. Di sana orang-orang Galilea menyambut Dia dengan senang hati, sebab mereka sudah melihat semua yang Ia lakukan di Yerusalem pada hari Raya Paskah.


Yohanes 4:46
Lalu Yesus kembali ke kota Kana di Galilea. Di kota itu Ia pernah membuat air menjadi anggur. Ada seorang pejabat pemerintah di situ. Anaknya sedang sakit keras di rumahnya, di Kapernaum. Pejabat itu mendengar bahwa Yesus sudah datang dari Yudea ke Galilea.


Yohanes 4:47
Maka ia pergi kepada Yesus dan minta supaya Yesus mau ikut ke Kapernaum untuk menyembuhkan anaknya yang hampir mati itu.


Yohanes 4:48
Tetapi, Yesus berkata kepada pejabat itu dan orang-orang lain yang ada di situ, “Kalau kalian tidak melihat Aku melakukan hal-hal yang ajaib, kalian tidak akan percaya kepada-Ku.”


Yohanes 4:50
“Pergilah, anakmu sembuh!” kata Yesus. Orang itu percaya akan perkataan Yesus, lalu ia pergi.


Yohanes 4:53
Lalu pejabat itu teringat bahwa pada jam itulah Yesus berkata kepadanya, “Pergilah, anakmu sembuh!” Maka ia dan seluruh keluarganya percaya kepada Yesus.


Yohanes 4:54
Ini adalah untuk kedua kalinya Yesus membuat keajaiban di Galilea setelah Ia datang dari Yudea.


Yohanes 5:1
[Yesus menyembuhkan seorang laki-laki di Kolam Betesda] Pada suatu hari, Yesus pergi ke Yerusalem untuk suatu perayaan agama Yahudi.


Yohanes 5:6
Yesus melihat dia berbaring di situ. Yesus tahu bahwa ia sudah lama sakit. Maka Yesus bertanya kepadanya, “Maukah engkau sembuh?”


Yohanes 5:8
“Bangunlah, angkat tikarmu dan berjalanlah!” kata Yesus kepadanya.


Yohanes 5:13
“Saya tidak tahu,” jawab orang itu. Sebab, ada banyak orang di sana dan Yesus sudah menghilang di antara orang-orang itu.


Yohanes 5:14
Kemudian Yesus berjumpa dengan orang itu di dalam Rumah Tuhan. Yesus berkata kepadanya, “Sekarang engkau sudah sembuh. Jangan berdosa lagi supaya engkau tidak mengalami yang lebih buruk.”


Yohanes 5:15
Lalu orang itu pergi dan memberitahukan kepada para penguasa Yahudi bahwa Yesuslah yang menyembuhkan dia.


Yohanes 5:16
Maka penguasa-penguasa Yahudi mulai menekan Yesus, sebab Ia menyembuhkan orang pada hari Sabat.


Yohanes 5:17
Tetapi, Yesus berkata kepada mereka, “Bapa-Ku bekerja terus-menerus dan Aku pun harus bekerja.”


Yohanes 5:18
Kata-kata itu membuat para penguasa Yahudi semakin bertekad untuk membunuh Yesus. Sebab, Yesus bukan hanya melanggar peraturan agama mengenai hari Sabat, tetapi Ia juga berkata bahwa Allah itu Bapa-Nya. Itu berarti Ia menganggap diri-Nya sama dengan Allah.


Yohanes 5:19
[Allah memberikan kekuasaan kepada Anak-Nya] Karena para penguasa Yahudi itu berpikir begitu mengenai Yesus, maka Yesus berkata begini kepada mereka, “Percayalah, Aku sebagai Anak Allah tidak dapat berbuat apa-apa atas kemauan-Ku sendiri. Aku hanya melakukan apa yang dilakukan oleh Bapa-Ku. Sebab, apa yang dilakukan oleh Bapa-Ku, itu jugalah yang Aku lakukan sebagai Anak-Nya.


Yohanes 5:30
[Bukti-bukti tentang Yesus] Yesus berkata, “Aku tidak bisa melakukan apa-apa menurut kemauan-Ku sendiri. Aku menghakimi orang hanya atas perintah Bapa-Ku. Jadi, apabila menghakimi orang, Aku menghakimi dia dengan adil. Sebab, Aku tidak berusaha menuruti kemauan-Ku. Aku hanya menuruti kemauan Bapa-Ku yang mengutus Aku ke dunia.


Yohanes 6:1
[Yesus memberi makan lima ribu orang] Beberapa waktu kemudian Yesus pergi ke seberang Danau Galilea. Danau itu disebut juga Danau Tiberias.


Yohanes 6:3
Lalu Yesus dan pengikut-pengikut-Nya naik ke atas sebuah bukit, dan Ia duduk di situ bersama mereka.


Yohanes 6:6
Sebenarnya Yesus sudah tahu apa yang akan Ia lakukan, tetapi Ia berkata begitu sebab Ia ingin tahu apa yang akan dilakukan oleh Filipus.


Yohanes 6:8
Andreas, saudara Simon Petrus, adalah seorang pengikut Yesus juga. Ia berkata,


Yohanes 6:10
“Suruhlah orang-orang itu duduk,” kata Yesus. Di tempat itu ada banyak rumput, jadi orang-orang itu duduk di rumput. Ada lima ribu orang laki-laki di antara orang banyak yang duduk itu.


Yohanes 6:11
Yesus mengambil roti itu lalu mengucap terima kasih kepada Allah. Sesudah itu, Ia menyuruh orang membagi-bagikan roti itu kepada orang banyak yang sedang duduk. Kemudian Ia mengambil ikan itu dan mengucap terima kasih kepada Allah, lalu menyuruh orang membagi-bagikannya kepada orang-orang.


Yohanes 6:12
Maka mereka makan sampai puas. Setelah mereka makan sampai kenyang, Yesus berkata kepada pengikut-pengikut-Nya, “Kumpulkanlah yang tidak dimakan, jangan sampai ada yang terbuang.”


Yohanes 6:13
Maka pengikut-pengikut Yesus melakukan apa yang diperintahkan Yesus kepada mereka. Mereka mengumpulkan kelebihan makanan dari lima roti itu. Semuanya ada dua belas bakul penuh.


Yohanes 6:14
Karena orang banyak itu melihat Yesus melakukan keajaiban itu, mereka berkata, “Di dalam Kitab Suci tertulis bahwa seorang nabi akan datang ke dunia. Pasti inilah Nabi itu!”


Yohanes 6:15
Yesus tahu bahwa mereka mau datang dan memaksa Dia untuk menjadi raja mereka. Sebab itu, Ia pergi menyendiri ke daerah berbukit.


Yohanes 6:16
[Yesus berjalan di atas air] Setelah petang, pengikut-pengikut Yesus turun ke danau,


Yohanes 6:17
lalu naik perahu dan menyeberang menuju ke kota Kapernaum. Yesus tidak ikut dengan mereka.


Yohanes 6:18
Hari sudah gelap dan danau mulai bergelora karena angin yang keras. Tetapi, Yesus belum juga datang.


Yohanes 6:19
Sesudah mereka berlayar kira-kira lima atau enam kilometer, mereka melihat Yesus datang menuju ke perahu mereka dengan berjalan di atas air. Mereka takut sekali.


Yohanes 6:20
Tetapi, Yesus berkata kepada mereka, “Jangan takut, ini Aku!” Mereka senang sekali dan menyambut Dia ke dalam perahu.


Yohanes 6:22
[Orang-orang mencari Yesus] Di seberang danau, di tempat yang telah ditinggalkan oleh para pengikut Yesus, masih ada banyak orang. Sehari setelah pengikut-pengikut Yesus berangkat, orang banyak itu menyadari bahwa tadinya hanya ada satu perahu di situ. Mereka tahu bahwa pengikut-pengikut Yesus sudah berangkat dengan perahu itu, tetapi Yesus tidak ikut.


Yohanes 6:23
Mereka tahu bahwa Ia masih tinggal di tempat itu. Kemudian datang beberapa perahu dari kota Tiberias. Perahu-perahu itu berlabuh di dekat tempat di mana orang banyak itu diberi makan roti setelah Yesus mengucap terima kasih kepada Allah.


Yohanes 6:24
Orang banyak itu melihat bahwa Yesus tidak ada di dalam perahu-perahu itu dan pengikut-pengikut-Nya pun tidak ada. Maka mereka naik ke perahu-perahu itu dan berangkat ke Kapernaum untuk mencari Yesus.


Yohanes 6:25
[Yesus, makanan yang memberi hidup] Ketika orang-orang itu bertemu dengan Yesus di seberang danau, mereka bertanya, “Bapak Guru, kapan Bapak sampai disini?”


Yohanes 6:26
Yesus menjawab, “Percayalah, kalian mencari Aku karena kalian sudah diberi makan sampai kenyang, bukan karena kalian mengerti keajaiban-keajaiban yang Aku lakukan.


Yohanes 6:29
Yesus menjawab, “Allah mau kalian percaya kepada Dia yang diutus Allah!”


Yohanes 6:32
“Percayalah,” kata Yesus kepada mereka, “makanan yang diberikan Musa kepadamu bukanlah makanan dari surga. Makanan yang sesungguhnya dari surga ialah makanan yang diberikan oleh Bapa-Ku kepadamu.


Yohanes 6:35
“Akulah makanan yang memberi hidup,” jawab Yesus. “Orang yang datang kepada-Ku sekali-kali tidak akan lapar lagi. Dan orang yang percaya kepada-Ku sekali-kali tidak akan haus lagi.”


Yohanes 6:41
Karena Yesus berkata, “Akulah makanan yang turun dari surga,” maka orang-orang Yahudi mulai mengomel.


Yohanes 6:42
Mereka berkata, “Ah, ini Yesus, anak Yusuf! Kami tahu siapa ibu bapak-Nya! Jadi, bagaimana mungkin Ia dapat berkata sekarang bahwa Ia turun dari surga?”


Yohanes 6:43
“Berhentilah mengomel!” kata Yesus kepada mereka. “Tidak seorang pun dapat datang kepada-Ku, kalau Bapa-Ku yang mengutus Aku tidak memimpin dia untuk datang kepada-Ku. Dan orang yang datang kepada-Ku, akan Kuhidupkan kembali pada Hari Kiamat.


Yohanes 6:48
“Akulah makanan yang memberi hidup,” kata Yesus lagi.


Yohanes 6:52
Orang-orang Yahudi yang mendengar Yesus berkata begitu, mulai bertengkar satu sama lain. “Bagaimana orang ini dapat memberikan daging-Nya kepada kita untuk dimakan?” kata mereka.


Yohanes 6:53
Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Percayalah, kalau kalian tidak makan daging Anak Manusia yang diutus Allah dan tidak minum darah-Nya, kalian tidak akan benar-benar hidup.


Yohanes 6:59
Yesus mengatakan semua itu ketika Ia mengajar di rumah ibadat di Kapernaum.


Yohanes 6:60
[Roh Allah memberi hidup kepada manusia] Banyak di antara pengikut Yesus yang mendengar Yesus mengajarkan hal-hal itu. Maka mereka berkata, “Pengajaran ini terlalu sukar untuk diterima. Mana mungkin orang memahaminya!”


Yohanes 6:61
Tidak ada seorang pun yang memberitahukan kepada Yesus bahwa pengikut-pengikut-Nya mengomel. Tetapi Ia mengetahuinya.


Yohanes 6:64
Meskipun begitu, ada juga di antara kalian yang tidak percaya kepada-Ku.” Memang Yesus sudah tahu dari semula siapa-siapa yang tidak mau percaya dan siapa yang akan mengkhianati Dia.


Yohanes 6:65
Selanjutnya Yesus berkata, “Itulah sebabnya Aku memberitahukan kepadamu bahwa tidak seorang pun dapat datang kepada-Ku kalau Bapa-Ku tidak berkata kepadanya, ‘Engkau boleh menjadi pengikut Yesus.’”


Yohanes 6:67
Karena itu, Yesus bertanya kepada kedua belas pengikut-Nya, “Nah, kalian -- apakah kalian juga mau meninggalkan Aku?”


Yohanes 6:70
Yesus menjawab, “Aku sudah memilih kalian dua belas orang, bukan? Tetapi, satu di antara kalian adalah Iblis!”


Yohanes 6:71
Yang Yesus maksudkan ialah Yudas anak Simon Iskariot. Sebab, meskipun Yudas adalah seorang dari kedua belas pengikut Yesus, tetapi dialah yang akan mengkhianati Yesus.


Yohanes 7:1
[Yesus dan saudara-saudara-Nya] Setelah itu, Yesus pergi ke mana-mana di daerah Galilea. Ia tidak mau ke daerah Yudea karena para penguasa Yahudi di sana mau membunuh Dia.


Yohanes 7:3
Saudara-saudara Yesus berkata kepada-Nya, “Jangan tinggal di sini. Pergilah ke Yudea supaya pengikut-pengikut-Mu dapat melihat pekerjaan-Mu juga.


Yohanes 7:6
Yesus berkata kepada mereka, “Belum waktunya bagi-Ku untuk pergi. Kalian bisa pergi ke sana setiap waktu.


Yohanes 7:9
Begitulah kata Yesus kepada saudara-saudara-Nya dan Ia pun tinggal di Galilea.


Yohanes 7:10
[Yesus pergi ke perayaan Pondok Daun] Saudara-saudara Yesus pergi ke perayaan Pondok Daun. Setelah mereka pergi, Yesus juga pergi, tetapi tanpa diketahui orang.


Yohanes 7:14
Di tengah perayaan, Yesus masuk ke dalam Rumah Tuhan dan mulai mengajar.


Yohanes 7:16
Yesus menjawab, “Yang Aku ajarkan ini bukan ajaran-Ku, tetapi ajaran Allah yang mengutus Aku.


Yohanes 7:21
Yesus menjawab, “Aku melakukan hanya satu keajaiban pada hari Sabat, dan kamu semua heran.


Yohanes 7:25
[Benarkah Yesus Raja Penyelamat Yang Dijanjikan Allah?] Beberapa orang Yerusalem berkata, “Pasti Dia ini orang yang dicari-cari oleh para penguasa kita untuk dibunuh!


Yohanes 7:28
Yesus sedang mengajar di dalam Rumah Tuhan. Dengan suara yang keras Ia berseru, “Apakah kalian sungguh-sungguh tahu siapa Aku dan dari mana asal-Ku? Aku datang bukan atas kemauan-Ku sendiri. Aku diutus oleh Dia yang berhak mengutus-Ku, dan Ia dapat dipercaya. Tetapi, kamu tidak mengenal Dia.


Yohanes 7:30
Lalu beberapa orang yang ada di situ berusaha menangkap Yesus, tetapi tak seorang pun yang berani memegang Dia. Sebab, belum tiba saatnya hal itu terjadi atas diri-Nya.


Yohanes 7:31
Meskipun begitu, banyak di antara orang banyak yang ada di situ mulai percaya kepada Yesus. Mereka berkata, “Apakah Raja Penyelamat yang akan datang itu bisa melakukan keajaiban-keajaiban yang lebih hebat daripada orang ini?”


Yohanes 7:32
[Pengawal Rumah Tuhan dikirim untuk menangkap Yesus] Pemimpin-pemimpin agama Yahudi mendengar orang banyak itu berbisik-bisik mengenai Yesus. Karena itu, mereka dan imam-imam kepala menyuruh beberapa pengawal Rumah Tuhan menangkap Dia.


Yohanes 7:33
Yesus berkata kepada orang banyak yang ada di situ, “Aku tidak akan lama bersama dengan kalian di sini. Nanti Aku akan pergi kepada Bapa-Ku yang mengutus Aku ke dunia.


Yohanes 7:37
[Air yang memberi hidup] Hari terakhir dari perayaan Pondok Daun adalah hari yang terpenting. Pada hari itu, Yesus berdiri di dalam Rumah Tuhan dan berseru, “Siapa saja yang haus, hendaklah datang kepada-Ku dan minum.


Yohanes 7:39
Yang dimaksudkan oleh Yesus ialah Roh Allah yang akan diterima oleh orang-orang yang percaya kepada-Nya. Pada waktu itu Allah belum memberikan Roh-Nya kepada orang-orang yang percaya kepada Yesus. Sebab, Yesus belum mati disalib dan belum dihidupkan kembali untuk diagungkan oleh Allah.


Yohanes 7:40
[Orang-orang bertengkar mengenai siapa Yesus] Banyak orang mendengar apa yang dikatakan oleh Yesus. Di antara mereka ada yang berkata, “Orang ini pasti Nabi yang sedang kita nanti-nantikan itu!”


Yohanes 7:43
Akhirnya orang-orang mulai bertengkar mengenai Yesus. Ada yang berbicara baik mengenai Dia dan ada yang mencela Dia.


Yohanes 7:44
Di antara orang banyak itu ada yang mau menangkap Yesus, tetapi tidak seorang pun yang berani memegang Dia.


Yohanes 7:45
[Para penguasa Yahudi tidak percaya kepada Yesus] Pengawal-pengawal Rumah Tuhan yang disuruh pergi menangkap Yesus, kembali dengan tidak membawa Yesus. Imam-imam kepala dan para pemimpin agama Yahudi bertanya kepada mereka, “Mana Dia? Mengapa kalian tidak membawa Dia kemari?”


Yohanes 7:50
Salah seorang dari antara para pemimpin agama Yahudi yang ada di situ adalah Nikodemus yang pernah datang kepada Yesus untuk bertanya-tanya. Ia berkata kepada rekan-rekannya, yaitu para pemimpin agama Yahudi yang lainnya,


Yohanes 8:1
tetapi Yesus pergi ke Bukit Zaitun.


Yohanes 8:2
Hari berikutnya, pagi-pagi, Yesus pergi ke Rumah Tuhan. Semua orang datang dan berkumpul di sekeliling-Nya. Yesus duduk, lalu mulai mengajar mereka.


Yohanes 8:4
“Bapak Guru,” kata mereka kepada Yesus, “wanita ini kedapatan berbuat serong dengan laki-laki lain.


Yohanes 8:6
Mereka bertanya begitu untuk menjebak Dia, supaya mereka dapat mempersalahkan-Nya. Tetapi, Yesus tunduk saja dan menulis di tanah dengan jari-Nya.


Yohanes 8:7
Mereka terus mendesak supaya Yesus menjawab. Karena itu, Ia berdiri dan berkata, “Siapa di antara kalian di sini yang belum pernah berbuat dosa? Biarlah dia yang pertama-tama melempar wanita ini dengan batu!”


Yohanes 8:8
Sesudah itu, Yesus tunduk kembali dan menulis di tanah lagi.


Yohanes 8:9
Karena Yesus berkata begitu, mereka pergi satu demi satu, mulai dari yang tertua. Akhirnya Yesus tinggal sendirian di situ dengan wanita yang masih berdiri di tempatnya itu.


Yohanes 8:10
Yesus berdiri dan berkata kepada wanita itu, “Di mana mereka semua? Apakah tidak ada yang mempersalahkan engkau?”


Yohanes 8:11
“Tidak ada,” jawabnya. “Baiklah,” kata Yesus, “Aku juga tidak mempersalahkan engkau. Sekarang pergilah dan jangan berdosa lagi!”


Yohanes 8:12
[Yesus sebagai terang dunia] Yesus berbicara lagi kepada orang banyak. Ia berkata, “Akulah terang dunia. Orang yang mengikuti-Ku akan mempunyai terang yang memberi hidup kepada mereka. Mereka tidak akan berjalan di tempat-tempat yang gelap.”


Yohanes 8:14
Yesus menjawab, “Kata-katamu tidak benar! Memang Aku berbicara mengenai diri-Ku sendiri, tetapi apa yang Kukatakan itu benar. Sebab, Aku tahu dari mana Aku datang dan ke mana Aku akan pergi. Kalian tidak tahu dari mana Aku datang dan ke mana Aku akan pergi.


Yohanes 8:19
“Bapak-Mu di mana?” tanya mereka. Yesus menjawab, “Kalian tidak sungguh-sungguh tahu siapa Aku dan siapa Bapa-Ku. Seandainya kalian tahu siapa Aku sesungguhnya, maka pasti kalian juga akan tahu siapa Bapa-Ku.”


Yohanes 8:20
Yesus mengatakan semua itu pada waktu Ia sedang mengajar di dekat kotak-kotak persembahan di Rumah Tuhan. Tetapi, tidak ada orang yang menangkap Dia, sebab belum sampai waktunya Ia ditangkap.


Yohanes 8:21
[Yesus berasal dari surga] Yesus berkata lagi kepada orang-orang itu, “Aku akan pergi dan kalian akan mencari Aku, tetapi kalian tidak akan sampai ke tempat-Ku. Kalian akan mati karena kalian terus saja berbuat dosa.”


Yohanes 8:23
Yesus berkata kepada mereka, “Kalian datang dari bawah, tetapi Aku datang dari atas. Kalian dari dunia, Aku bukan dari dunia.


Yohanes 8:25
“Siapa Engkau sebenarnya?” tanya mereka. Yesus menjawab, “Akulah Dia yang sejak semula sudah Kujelaskan kepadamu!


Yohanes 8:27
Orang-orang yang mendengar Yesus berkata begitu tidak mengerti bahwa yang Yesus maksudkan adalah Bapa-Nya yang di surga.


Yohanes 8:28
Karena itu, Yesus berkata kepada mereka, “Nanti kalau kalian sudah menaikkan Aku ke atas kayu salib, kalian akan tahu bahwa Akulah Dia. Dan kalian akan tahu bahwa tidak ada sesuatu pun yang Kulakukan atas kemauan-Ku sendiri. Aku hanya menyampaikan apa yang Bapa-Ku perintahkan kepada-Ku.


Yohanes 8:30
Sesudah Yesus mengatakan semua itu, banyak orang yang percaya kepada-Nya.


Yohanes 8:31
[Orang yang merdeka dan orang yang dijajah] Yesus berkata kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya, “Kalau kalian hidup dengan menuruti ajaran-ajaran yang Kuajarkan kepadamu,


Yohanes 8:34
“Percayalah,” kata Yesus, “Orang yang berbuat dosa adalah hamba dosa.


Yohanes 8:39
“Bapak kami ialah Abraham,” kata mereka. “Seandainya kalian betul-betul keturunan Abraham, pasti kalian melakukan apa yang dilakukan oleh Abraham,” kata Yesus.


Yohanes 8:42
Yesus berkata kepada mereka, “Kalau betul Allah itu Bapamu, kalian akan mengasihi Aku, sebab Aku berasal dari Allah. Dialah yang mengutus Aku ke dunia ini. Aku tidak datang atas kemauan-Ku sendiri.


Yohanes 8:48
[Yesus dan Abraham] Orang-orang Yahudi itu menjawab, “Memang benar apa yang kami katakan. Engkau adalah orang Samaria yang kemasukan setan!”


Yohanes 8:49
“Aku tidak kemasukan setan,” jawab Yesus. “Aku menghormati Bapa-Ku di surga, tetapi kalian menghina Aku.


Yohanes 8:52
Orang-orang Yahudi itu berkata kepada Yesus, “Sekarang kami tahu bahwa Engkau benar-benar kemasukan setan!


Yohanes 8:54
Yesus menjawab, “Seandainya Aku berusaha supaya orang memuji diri-Ku sendiri, pujian itu tidak ada artinya. Yang memuji Aku ialah Bapa-Ku yang kalian akui sebagai Allahmu.


Yohanes 8:57
Orang-orang Yahudi yang berada di situ berkata kepada Yesus, “Engkau belum berumur lima puluh tahun, masakan Engkau sudah melihat Abraham?”


Yohanes 8:58
Yesus menjawab, “Percayalah, sebelum Abraham lahir, Aku sudah ada.”


Yohanes 8:59
Maka orang-orang Yahudi itu mengambil batu untuk melempari Yesus. Tetapi, Yesus bersembunyi, dan kemudian pergi meninggalkan Rumah Tuhan.


Yohanes 9:1
[Yesus membuat orang buta melihat kembali] Yesus dan pengikut-pengikut-Nya berada di kota Yerusalem. Sementara berjalan di situ, mereka melihat seorang yang buta sejak lahir.


Yohanes 9:2
Pengikut-pengikut Yesus bertanya, “Bapak Guru, mengapa orang ini buta sejak lahir? Apakah karena ia sendiri berdosa atau karena ibu dan bapaknya berdosa?”


Yohanes 9:3
Yesus menjawab, “Dia buta bukan karena dosanya sendiri dan bukan juga karena dosa orang tuanya. Dia buta supaya Tuhan bisa menunjukkan kuasa-Nya dan menyembuhkan dia. Tuhan mengutus Aku ke dunia untuk melakukan pekerjaan-Nya.


Yohanes 9:6
Sesudah berkata begitu, Yesus meludah ke tanah dan mengaduk ludah-Nya dengan tanah. Lalu Ia mengoleskannya pada mata orang itu dan berkata,


Yohanes 9:11
Orang itu menjawab, “Orang yang bernama Yesus membuat sedikit lumpur dan mengoleskannya pada mata saya, lalu menyuruh saya pergi membasuh muka di Kolam Siloam. Saya pergi dan ketika saya membasuh muka, saya bisa melihat.”


Yohanes 9:15
Mereka bertanya kepadanya bagaimana ia sampai bisa melihat. Orang itu menjawab, “Yesus mengoleskan lumpur di mata saya. Lalu saya membasuh muka dan saya bisa melihat.”


Yohanes 9:22
Orang tuanya berkata begitu sebab mereka takut jangan-jangan pemimpin-pemimpin Yahudi nanti melarang mereka masuk ke rumah ibadat. Sebab, pemimpin-pemimpin Yahudi sudah berkata bahwa orang yang mengakui Yesus sebagai Raja Penyelamat yang dipilih Allah, dilarang masuk ke rumah ibadat.


Yohanes 9:29
kami tahu Allah sudah berbicara kepada Musa. Tetapi, orang yang bernama Yesus, itu kami tidak tahu dari mana asal-Nya!”


Yohanes 9:35
Yesus mendengar apa yang dilakukan oleh pemimpin-pemimpin Yahudi itu kepada orang itu. Maka Ia mencari orang itu dan berkata, “Apakah engkau percaya kepada Anak Manusia yang diutus Allah?”


Yohanes 9:37
“Kau sudah melihat Dia,” jawab Yesus. “Dialah yang sekarang ini sedang berbicara dengan engkau.”


Yohanes 9:38
“Saya percaya kepada-Mu, Tuhan!” kata orang itu, lalu ia sujud menyembah Yesus.


Yohanes 9:39
Yesus berkata, “Aku datang ke dunia untuk mengadili orang. Orang yang buta akan melihat dan orang yang bisa melihat akan menjadi buta.”


Yohanes 9:40
Beberapa di antara orang-orang yang selalu taat kepada agama itu, mendengar Yesus berkata begitu, maka mereka bertanya kepada-Nya, “Apa kaukira kami juga buta?”


Yohanes 9:41
Yesus menjawab, “Kalau kalian betul-betul buta, kalian tidak berdosa. Tetapi, karena kalian berkata, ‘Kami bisa melihat,’ itu berarti kalian masih berdosa.”


Yohanes 10:1
[Domba dan gembalanya] Yesus berkata, “Percayalah, apa yang Kukatakan ini benar: Kalau orang melompati pagar untuk memasuki sebuah kandang domba,


Yohanes 10:6
Yesus menyampaikan kiasan itu, tetapi mereka tidak mengerti apa maksudnya.


Yohanes 10:7
[Yesus mengumpamakan diri-Nya sebagai gembala yang baik] Yesus berkata, “Percayalah, apa yang Kukatakan ini benar: Akulah pintu bagi domba untuk masuk ke kandang.


Yohanes 10:19
Karena Yesus berkata begitu, orang-orang Yahudi mulai bertengkar lagi.


Yohanes 10:22
[Orang Yahudi tidak mau menerima Yesus] Di Yerusalem orang-orang sedang merayakan hari peringatan peresmian Rumah Tuhan. Pada waktu itu musim dingin.


Yohanes 10:23
Yesus sedang berjalan di Serambi Salomo di dalam Rumah Tuhan.


Yohanes 10:25
Yesus menjawab, “Aku sudah mengatakan hal itu kepada kalian, tetapi kalian tidak mau percaya. Semua yang Kulakukan, Kulakukan menurut apa yang diperintahkan Bapa-Ku kepada-Ku. Dan itu semua menunjukkan siapa Aku.


Yohanes 10:31
Orang-orang Yahudi yang mendengar Yesus berkata begitu, mengambil lagi batu untuk melempari Dia.


Yohanes 10:32
Tetapi, Yesus berkata kepada mereka, “Kalian sudah melihat Aku melakukan banyak pekerjaan yang baik. Bapa-Ku yang menyuruh Aku melakukan semua itu. Nah, dari semua pekerjaan-Ku itu, manakah yang tidak kalian setujui sehingga kalian mau melempari Aku dengan batu?”


Yohanes 10:34
Yesus menjawab, “Di dalam Buku Hukummu tertulis bahwa Allah berkata begini, ‘Kamu ilahi.’ Nah, orang-orang yang menerima perkataan Allah itu disebut ilahi oleh Allah.


Yohanes 10:39
Orang-orang Yahudi itu berusaha lagi menangkap Yesus, tetapi Ia lolos dari mereka.


Yohanes 10:40
Setelah itu, Yesus pergi menyeberang Sungai Yordan dan kembali ke tempat di mana Yohanes dahulu membaptis orang. Lalu Ia tinggal di sana.


Yohanes 10:42
Maka banyak orang di tempat itu percaya kepada Yesus.


Yohanes 11:2
Maria ialah wanita yang menuang minyak wangi pada kaki Tuhan Yesus dan menyeka-Nya dengan rambutnya. Pada suatu hari Lazarus jatuh sakit.


Yohanes 11:3
Kedua saudaranya itu mengirim berita ini kepada Yesus: “Tuhan, saudara kami yang Tuhan kasihi itu sakit.”


Yohanes 11:4
Ketika Yesus menerima berita itu, Ia berkata, “Lazarus tidak akan mati karena penyakit itu. Allah akan memakai itu untuk menunjukkan bahwa Ia sangat berkuasa. Juga supaya orang melihat bahwa Anak Allah berkuasa.”


Yohanes 11:5
Yesus mengasihi Lazarus dan kedua saudaranya, Marta dan Maria.


Yohanes 11:9
Yesus berkata, “Kalian tahu, siang hari lamanya dua belas jam. Orang yang berjalan di waktu siang, kakinya tidak tersandung, sebab ia mempunyai terang.


Yohanes 11:11
Lalu Yesus berkata lagi, “Teman kita Lazarus sudah tidur. Aku mau pergi membangunkan dia.”


Yohanes 11:12
Pengikut-pengikut Yesus berkata, “Kalau Lazarus hanya tidur, nanti ia akan sembuh.”


Yohanes 11:13
Sebenarnya, ketika Yesus berkata bahwa Lazarus tidur, Ia bermaksud mengatakan bahwa Lazarus sudah mati. Pengikut-pengikut-Nya tidak mengerti. Mereka menyangka yang Yesus maksudkan adalah Lazarus tidur biasa.


Yohanes 11:14
Karena itu, Yesus berkata kepada mereka dengan terus terang, “Lazarus sudah mati.


Yohanes 11:16
Salah seorang dari antara pengikut-pengikut Yesus adalah Tomas yang disebut juga “Si Kembar”. Tomas berkata kepada pengikut-pengikut Yesus yang lain, “Mari kita ikut, biar kita mati bersama Dia!”


Yohanes 11:17
[Yesus mempunyai kuasa untuk memberi hidup] Desa Betania terletak dekat Yerusalem, kira-kira sejauh tiga kilometer. Banyak orang dari Yerusalem dan sekitarnya datang mengunjungi Marta dan Maria untuk menghibur mereka. Ketika Yesus sampai di Betania, sudah empat hari lamanya Lazarus dikubur.


Yohanes 11:20
Marta mendengar bahwa Yesus datang, karena itu ia ke luar untuk menyambut Dia, sedangkan Maria tinggal di rumah.


Yohanes 11:21
Marta berkata kepada Yesus, “Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini waktu itu, tentu saudara saya tidak meninggal!


Yohanes 11:23
“Saudaramu akan hidup kembali,” kata Yesus kepada Marta.


Yohanes 11:24
Marta menjawab, “Saya tahu, Lazarus akan hidup kembali kalau orang mati dihidupkan pada Hari Kiamat.” Yesus berkata,


Yohanes 11:28
[Yesus dan Maria] Sesudah Marta berkata begitu, ia pergi memanggil Maria, saudaranya. “Bapak Guru ada di sini,” bisik Marta, “Ia menanyakan engkau.”


Yohanes 11:29
Cepat-cepat Maria bangun dan pergi menemui Yesus.


Yohanes 11:30
Pada waktu itu Yesus belum sampai di dalam kota. Ia masih berada di tempat Marta menyambut Dia.


Yohanes 11:32
Ketika Maria melihat Yesus, ia berlutut di depan Yesus dan berkata, “Sekiranya Tuhan ada di sini waktu itu, tentu saudara saya tidak meninggal!”


Yohanes 11:33
Yesus melihat Maria menangis dan orang-orang lain yang bersama dia juga menangis. Yesus terharu dan hati-Nya sedih.


Yohanes 11:35
Lalu Yesus menangis.


Yohanes 11:38
[Lazarus dihidupkan kembali] Yesus terharu sekali karena apa yang sudah terjadi, lalu Ia pergi ke kubur Lazarus. Kubur itu adalah sebuah gua yang ditutup dengan batu besar.


Yohanes 11:39
“Singkirkan batu itu!” kata Yesus. Marta, saudara Lazarus, menjawab, “Tetapi, ia sudah empat hari dikuburkan. Nanti keluar bau yang busuk, Tuhan!”


Yohanes 11:40
Yesus berkata kepada Marta, “Aku sudah katakan; kalau engkau percaya, engkau akan melihat betapa besar kuasa Allah!”


Yohanes 11:41
Maka mereka menyingkirkan batu itu. Yesus melihat ke langit dan berkata, “Terima kasih, Bapa, karena Engkau mendengar doa-Ku.


Yohanes 11:43
Sesudah Yesus berdoa, Ia berseru dengan suara keras, “Lazarus, keluar!”


Yohanes 11:44
Maka Lazarus keluar dari kuburan itu. Tangan dan kakinya masih terbungkus kain kafan. Mukanya tertutup dengan kain penutup muka. “Buka kain kafannya supaya ia bisa bebas berjalan,” kata Yesus kepada orang-orang yang ada di situ.


Yohanes 11:45
[Komplotan untuk melawan Yesus] Orang-orang Yahudi yang datang mengunjungi Maria, melihat apa yang terjadi. Maka banyak dari antara mereka percaya kepada Yesus.


Yohanes 11:46
Tetapi, ada beberapa dari mereka yang pergi kepada pemimpin-pemimpin agama Yahudi dan melaporkan apa yang dilakukan oleh Yesus.