A A A A A
Ulangan 24
1
“Seorang laki-laki dapat mengawini seorang perempuan, dan kemudian laki-laki itu menemukan rahasia tentang perempuan itu, yang tidak disukainya. Jika dia tidak menyukainya, ia harus menulis surat perceraian dan memberikannya kepada perempuan itu, lalu mengusirnya dari rumahnya.
2
Bila perempuan itu meninggalkan rumahnya, dia dapat menjadi istri orang lain.
3
Jika sekiranya suaminya yang baru itu tidak menyukainya, ia mengusirnya. Jika orang itu menceraikannya, suami pertamanya tidak dapat mengawininya kembali. Atau jika suaminya yang baru itu meninggal, suaminya yang pertama tidak dapat mengawininya lagi. Perempuan itu telah najis baginya. Jika dia mengawininya kembali, ia melakukan hal yang dibenci oleh TUHAN. Jangan berdosa seperti itu di negeri yang diberikan TUHAN Allahmu kepadamu.
Alkitab Indonesia 2005

1
"Misalkan seorang laki-laki kawin dengan seorang gadis, dan kemudian tidak menginginkannya lagi karena ia mendapati sesuatu yang memalukan padanya. Lalu laki-laki itu menyerahkan surat cerai kepadanya dan mengusir dia dari rumahnya.
2
Kemudian wanita itu kawin dengan seorang laki-laki lain.
3
Tetapi sesudah beberapa waktu laki-laki itu tidak suka lagi kepadanya, lalu menyerahkan surat cerai kepadanya dan mengusir dia. Atau mungkin juga suami yang kedua itu meninggal.
Alkitab Indonesia (BIS) 1985

1
"Apabila seseorang mengambil seorang perempuan dan menjadi suaminya, dan jika kemudian ia tidak menyukai lagi perempuan itu, sebab didapatinya yang tidak senonoh padanya, lalu ia menulis surat cerai dan menyerahkannya ke tangan perempuan itu, sesudah itu menyuruh dia pergi dari rumahnya,
2
dan jika perempuan itu keluar dari rumahnya dan pergi dari sana, lalu menjadi isteri orang lain,
3
dan jika laki-laki yang kemudian ini tidak cinta lagi kepadanya, lalu menulis surat cerai dan menyerahkannya ke tangan perempuan itu serta menyuruh dia pergi dari rumahnya, atau jika laki-laki yang kemudian mengambil dia menjadi isterinya itu mati,
Alkitab Indonesia TB 1974

1
Bermula, maka apabila seorang laki-laki telah mengambil bini dan telah kawin dengan dia, bahwa sesungguhnya jikalau tiada ia berkenan akan dia, sebab didapatinya akan barang sesuatu kecelaan padanya, maka hendaklah disuratkannya akan dia surat talak, diberikannya kepada tangannya, lalu disuruhnya akan dia keluar dari dalam rumahnya.
2
Maka jikalau ia telah keluar dari rumahnya, lalu pergi menjadi bini orang lain,
3
dan orang inipun benci akan dia, disuratkannya akan dia surat talak dan diberikannya surat itu kepada tangannya, lalu disuruhnya ia keluar dari rumahnya, atau kalau orang laki-laki yang kemudian ini mati setelah sudah diambilnya perempuan itu akan bininya,
Alkitab Indonesia (TL) 1954

1
”Upamana, hiji lalaki ngawin hiji awewe tuluy beak kasukaan lantaran pamajikanana nyieun teu pikaresepeun, seug bojona teh dibere surat talak sarta diusir ti imahna.
2
Upamakeun eta awewe boga salaki deui ka nu sejen,
3
tapi ku nu ieu ge diserahkeun sarta diusir ti imahna dumeh geus beak duriat. Atawa, upamana bae salakina anu pandeuri teh tilar dunya.
Alkitab Suci