A A A A A
Pengkhotbah 4
8
Seseorang mungkin tidak mempunyai keluarga. Ia mungkin tidak mempunyai anak atau saudara, tetapi dia akan terus bekerja keras. Ia tidak pernah puas dengan miliknya. Dan dia bekerja begitu keras dan tidak pernah berhenti dan bertanya kepada dirinya, “Untuk siapa aku bekerja begitu keras? Mengapa aku tidak membiarkan diriku menikmati hidupku? Ini juga sangat buruk dan tidak berarti.”
Alkitab Indonesia 2005

8
Ada orang yang hidup sebatang kara tanpa anak, atau pun saudara. Meskipun begitu, ia bekerja keras terus-menerus dan hatinya tak pernah puas dengan hartanya. Untuk siapakah ia memeras keringat dan menolak segala kesenangan? Itu pun sia-sia, dan suatu cara hidup yang sengsara.
Alkitab Indonesia (BIS) 1985

8
ada seorang sendirian, ia tidak mempunyai anak laki-laki atau saudara laki-laki, dan tidak henti-hentinya ia berlelah-lelah, matanyapun tidak puas dengan kekayaan; --untuk siapa aku berlelah-lelah dan menolak kesenangan? --Inipun kesia-siaan dan hal yang menyusahkan.
Alkitab Indonesia TB 1974

8
yaitu: seorang yang berasing, yang tiada kawannya, lagipun tiada padanya anak atau saudara, kendatilah demikian, tiada juga berkesudahan segala pekerjaannya, dan matanyapun tiada puas melihat segala kekayaannya; maka tiada ia berkata demikian: Entah karena siapa gerangan aku bekerja dan kubiarkan diriku kekurangan perkara yang baik? Maka ini lagi sia-sia adanya dan percintaan yang amat syugul.
Alkitab Indonesia (TL) 1954

8
Aya jelema anu hirupna nyorangan, teu anak teu dulur tapi teu eureun-eureun barang gawe, teu kalis ku enggeus beunghar. Na keur saha usaha popohoan kitu nepi ka poho ka diri sorangan teh? Ieu oge mubadir, hirup teh nepi ka nyiksa maneh.
Alkitab Suci