Perjanjian Lama
Perjanjian Baru
Alkitab Indonesia 2005
← 8

1 Samuel 9

10 →
1

[Saul Mencari Keledai Ayahnya] Ada orang penting dari suku Benyamin yang bernama Kisy. Kisy anak Abiel. Abiel anak Zeror. Zeror anak Bekhorat. Bekhorat anak Afia, orang Benyamin.

2

Kisy mempunyai seorang anak bernama Saul, seorang pemuda yang tampan, tidak seorang pun di antara pemuda Israel yang dapat dibandingkan dengan Saul dan badannya lebih tinggi dari semua lelaki di Israel.

3

Suatu hari keledai Kisy ayah Saul hilang. Oleh karena itu, Kisy berkata kepada anak itu, “Pergilah dengan salah seorang hamba dan cari di mana keledai itu.”

4

Berangkatlah Saul menelusuri Pegunungan Efraim melalui wilayah Salisa, namun mereka tidak menemukan kawanan keledai itu. Mereka mengelilingi daerah Salisa, tetapi di sana pun mereka tidak menemukannya. Setelah itu mereka berjalan sekitar wilayah Sahalim, di sana pun mereka tidak melihatnya. Kemudian mereka berjalan ke daerah Benyamin dan hasilnya sama saja.

5

Akhirnya mereka tiba di wilayah Zuf, dan Saul berkata kepada hambanya, “Marilah kita pulang. Ayahku tidak khawatir lagi tentang keledainya, tetapi ia khawatir memikirkan keadaan kita.”

6

Hambanya menjawab, “Tunggu Tuan, di kota itu ada seorang abdi Allah, semua orang menghormatinya dan apa yang dikatakannya pasti akan terjadi. Lebih baik kita pergi menemuinya, mungkin dia dapat memberikan jalan keluar bagi kita.”

7

Saul berkata kepada hamba itu, “Baiklah, jika kita ke kota dan menemui dia, apa yang akan kita berikan kepadanya? Kita tidak punya apa-apa lagi saat ini untuk diberikan kepada abdi Allah itu.”

8

Hamba itu menjawab, “Aku masih punya kira-kira tiga gram perak mungkin itulah yang kita berikan kepadanya supaya ia dapat menunjuk jalan mana harus kita tempuh.”

9

Dahulu di Israel, jika orang ingin minta petunjuk dari Allah, dia berkata demikian, “Mari kita pergi ke peramal,” sebab yang dikenal dengan nabi sekarang, dahulu disebut peramal. Saul berkata kepada hamba itu, “Baik sekali pikiranmu itu, mari kita ke sana.” Keduanya pergi ke tempat abdi Allah itu. Sementara mereka mendaki bukit mau ke kota, mereka berjumpa dengan gadis-gadis yang hendak menimba air. Saul bertanya kepada mereka, “Apakah peramal ada di sana?”

10

(9:9)

11

(9:9)

12

Mereka menjawab, “Ya, dia ada. Baru saja dia datang. Cepat-cepatlah, dia baru datang ke kota ini karena hari ini orang akan berkumpul memberikan persembahan di atas mezbah.

13

Apabila engkau masuk ke kota, engkau menjumpainya di sana sebelum dia naik ke bukit untuk makan. Dia akan memberikan berkat atas persembahan kurban sebab orang tidak akan makan sebelum dia datang. Setelah itu baru para undangan yang hadir makan. Pergilah sekarang juga supaya engkau masih dapat bertemu dengan dia.”

14

Saul dan hambanya mulai naik bukit menuju kota. Ketika mereka memasuki kota, mereka berpapasan dengan Samuel yang sedang berjalan menuju bukit untuk memimpin persembahan kurban.

15

Satu hari sebelum itu, TUHAN telah berkata kepada Samuel,

16

“Besok kira-kira sama seperti waktu ini Aku mengirim seorang laki-laki dari suku Benyamin kepadamu. Engkau harus mengurapi dia serta mengangkatnya menjadi pemimpin Israel umat-Ku yang baru. Ia akan menyelamatkan umat-Ku dari tangan orang Filistin. Aku sudah memperhatikan penderitaan umat-Ku dan teriakan mereka telah Kudengar.”

17

Samuel melihat Saul. TUHAN berkata kepada Samuel, “Itulah orang yang Kuberitahukan kepadamu. Dialah yang akan memimpin pemerintahan atas umat-Ku.”

18

Saul menyambut kedatangan Samuel dekat pintu gerbang dan berkata, “Maaf, di manakah rumah peramal itu?”

19

Samuel menjawab, “Akulah yang kamu cari. Naiklah ke bukit lebih dahulu. Engkau dan hambamu akan makan bersamaku hari ini. Besok pagi kuperbolehkan engkau pergi dan menjelaskan segala sesuatu yang ingin engkau tanyakan.

20

Perihal keledaimu yang hilang tiga hari yang lalu, tidak perlu khawatir karena sudah ditemukan. Saat ini ada sesuatu yang dicari seluruh bangsa Israel dan itu adalah pribadi dan seluruh anggota keluargamu.”

21

Saul menjawab, “Aku dari suku Benyamin, suku terkecil dari yang ada di Israel. Keluargaku yang terkecil di antara keluarga besar Benyamin. Mengapa engkau mengatakan bahwa Israel menginginkan aku?”

22

Setelah itu Samuel membawa Saul bersama hambanya menuju ruang depan dan memberikan tempat duduk di antara kursi kehormatan bersama para undangan lainnya yang berjumlah kira-kira 30 orang.

23

Kepada juru masak Samuel mengatakan, “Keluarkan daging yang kuberikan kepadamu, yaitu yang telah kukatakan kepadamu untuk disimpan.”

24

Juru masak itu menyajikan bagian paha lalu meletakkannya di depan Saul. Samuel mengatakan, “Silakan makan daging yang dihidangkan di depanmu. Makanan itu telah disimpan untukmu pada acara khusus ini, ketika aku mengundang orang untuk berkumpul di sini.” Pada hari itu Saul makan bersama Samuel.

25

Setelah itu turunlah mereka dari tempat peribadatan dan pergi ke kota. Samuel mempersiapkan tempat tidur untuk Saul di atas atap rumah, dan Saul pergi tidur.

26

Pagi-pagi benar, Samuel memanggil Saul yang berada di loteng dengan kuat, katanya, “Bangunlah, aku mengantarkan engkau.” Saul bangun dan keluar bersama Samuel.

27

Pada saat Saul hambanya dan Samuel berjalan dekat pinggir kota, Samuel berkata kepada Saul, “Katakanlah kepada hambamu supaya ia berjalan mendahului kita. Aku menyampaikan pesan Allah kepadamu.” Jadi, hamba itu berjalan mendahului mereka.

Indonesian Bible 2005
© 2005 oleh World Bible Translation Center, Inc. dan dipakai dengan Izin