Perjanjian Lama
Perjanjian Baru
Alkitab Indonesia 2005
← 2

1 Samuel 3

4 →
1

[Allah Memanggil Samuel] Samuel anak muda itu melayani TUHAN di bawah pengawasan Eli. Waktu itu TUHAN jarang sekali berbicara langsung kepada manusia, penglihatan pun hanya sedikit.

2

Mata Eli agak kabur bahkan hampir buta. Suatu malam Eli sedang berbaring di tempat tidur.

3

Samuel telah tertidur di dalam Kemah Suci dekat Kotak Kudus Allah. Lampu TUHAN masih menyala.

4

TUHAN memanggil Samuel, dan Samuel menjawab, “Aku di sini.”

5

Samuel berlari menjumpai Eli dan berkata, “Aku di sini, apakah engkau memanggilku?” Eli mengatakan, “Tidak, aku tidak memanggilmu, tidurlah kembali.” Samuel kembali ke tempat tidurnya.

6

TUHAN memanggil sekali lagi, “Samuel.” Samuel bangun dan menghampiri Eli dan berkata, “Aku di sini, apakah engkau memanggilku?” Eli mengatakan, “Aku tidak memanggilmu, berbaringlah di tempat tidurmu lagi.”

7

Samuel belum mengenal TUHAN karena TUHAN belum berbicara kepadanya secara langsung sebelumnya.

8

TUHAN memanggil Samuel untuk ketiga kalinya. Kembali Samuel bangun dan pergi kepada Eli, “Aku di sini, apakah engkau memanggilku?” Kemudian sadarlah Eli bahwa TUHAN memanggil anak itu.

9

Eli berkata kepada Samuel, “Sekarang tidurlah jika Ia memanggil engkau lagi, jawablah demikian, ‘Berbicaralah TUHAN, aku hamba-Mu, dan aku mendengarnya.’” Samuel kembali ke tempat tidurnya.

10

TUHAN datang dan berdiri di sana serta memanggil seperti sebelumnya dan berkata, “Samuel, Samuel.” Samuel menjawab, “Berbicaralah, aku hamba-Mu, aku mendengar.”

11

TUHAN berkata kepada Samuel, “Aku akan segera melakukan sesuatu di Israel, yang membuat semua orang yang mendengarnya terkejut.

12

Aku akan melaksanakan segala sesuatu kepada Eli serta keluarganya semua yang telah Kukatakan.

13

Aku sudah mengatakan kepada Eli tentang hukuman yang akan Kujatuhkan untuk selamanya bagi keluarganya. Aku berbuat demikian sebab Eli tahu yang dikatakan dan diperbuat oleh anak-anaknya berupa dosa terhadap Allah, tetapi ia gagal mengambil tindakan terhadap mereka.

14

Oleh sebab itu, Aku sudah bersumpah bahwa kurban hewan atau kurban sajian tidak pernah menghapus dosa yang diperbuat keluarga Eli.”

15

Samuel berbaring di tempat tidur sampai pagi hari. Ia bangun dan membuka pintu-pintu rumah TUHAN. Dia takut menceritakan peristiwa penglihatannya itu kepada Eli.

16

Eli berkata kepadanya, “Samuel, anakku.” Samuel menjawab “Ya Tuan.”

17

Eli bertanya, “Apa yang disampaikan Allah kepadamu? Jangan sembunyikan kepadaku. Allah menghukum engkau jika engkau menyembunyikan sesuatu berita dari Allah, yang dikatakan kepadamu.”

18

Samuel menceritakan segala-galanya kepada Eli tanpa menyembunyikannya. Eli mengatakan, “Ia adalah TUHAN, biarkanlah Dia melakukan yang dianggap-Nya terbaik.”

19

TUHAN terus bersama Samuel dalam pertumbuhannya menjadi dewasa, dan tidak satu pun dari perkataan-Nya kepada Samuel tidak menjadi kenyataan.

20

Dengan demikian, semua umat Israel, mulai dari Dan sampai Bersyeba, tahu bahwa Samuel sungguh-sungguh nabi TUHAN.

21

Dan TUHAN terus menampakkan diri kepada Samuel di Silo. TUHAN menyatakan diri-Nya kepada Samuel melalui perkataan-Nya.

Indonesian Bible 2005
© 2005 oleh World Bible Translation Center, Inc. dan dipakai dengan Izin