Pemilihan Alkitab
Perjanjian Lama
Perjanjian Baru
Alkitab Indonesia 2005

1 Samuel 13

1

[Kesalahan Saul yang Pertama] Waktu itu Saul telah memerintah satu tahun. Setelah dia memerintah selama dua tahun,

2

dia memilih 3.000 orang laki-laki dari antara bangsa Israel; 2.000 orang dari mereka bersama dia di Mikhmas dan Pegunungan Betel. Sedangkan 1.000 orang bersama Yonatan di Gibea Benyamin. Selebihnya disuruhnya kembali ke tempatnya masing-masing.

3

Yonatan mengalahkan Filistin di perkemahannya di Geba. Orang Filistin mendengar hal itu. Mereka berkata, “Orang Ibrani telah memberontak.” Oleh karena itu, Saul memerintahkan untuk meniup terompet ke seluruh negeri Israel, katanya, “Biarkan orang Ibrani mendengar yang telah terjadi.”

4

Berita itu telah didengar oleh semua orang Israel bahwa Saul telah mengalahkan pemimpin Filistin. Dengan tindakan itu orang Israel dibenci oleh Filistin. Orang Israel diperintahkan berkumpul di Gilgal.

5

Orang Filistin berkumpul untuk menyerang Israel di perkemahan Mikhmas sebelah timur Bet-Awen. Filistin memiliki 3.000 kereta perang dan 6.000 pasukan berkuda. Sangat banyak orang Filistin seperti pasir di tepi pantai.

6

Orang Israel melihat bahwa mereka dalam kesulitan dan terjebak. Mereka melarikan diri untuk bersembunyi dalam gua-gua, celah-celah batu, dalam sumur-sumur, dan lubang-lubang di dalam tanah.

7

Bahkan ada orang Ibrani menyeberangi Sungai Yordan menuju tanah Gad dan Gilead. Saul masih di Gilgal dan semua anggota pasukannya gemetar ketakutan.

8

Samuel berkata bahwa ia akan bertemu dengan Saul di Gilgal. Saul menunggunya di sana selama 7 hari, tetapi ia belum juga datang, sehingga ada di antara pasukannya yang mulai meninggalkannya.

9

Saul mengatakan, “Bawa untukku kurban bakaran serta kurban persekutuan.” Kemudian Saul mempersembahkan kurban bakaran.

10

Segera sesudah Saul selesai melaksanakan persembahan kurban, tibalah Samuel. Saul pergi ke luar menyambutnya.

11

Samuel bertanya, “Apa yang telah kaulakukan?” Saul menjawab, “Aku melihat para tentara meninggalkan aku. Engkau tidak juga datang sesuai dengan waktu yang dijanjikan, dan orang Filistin sudah berkumpul di Mikhmas.

12

Aku berpikir, ‘Sebentar lagi pasukan Filistin akan menyerang aku di Gilgal, padahal aku belum memohon pertolongan TUHAN. Aku terpaksa melakukan persembahan kurban bakaran.’”

13

Samuel mengatakan, “Engkau telah melakukan perbuatan yang sangat bodoh. Engkau tidak mematuhi perintah TUHAN Allahmu. Jika engkau telah menaati perintah TUHAN, Ia akan menetapkan keturunanmu menjadi raja Israel untuk selamanya.

14

Namun, sekarang kerajaanmu tidak berlanjut. TUHAN telah memilih seorang yang berkenan di hati-Nya serta menentukan sebagai pemimpin umat-Nya karena engkau tidak menaati perintah TUHAN.”

15

Kemudian Samuel berdiri dan pergi dari Gilgal. [Pertempuran di Mikhmas] Saul dan sisa pasukannya meninggalkan Gilgal dan pergi ke Gibea Benyamin. Saul menghitung orang yang masih bersama dia. Ada sekitar 600 orang.

16

Saul, Yonatan anaknya, serta pasukannya berangkat ke Gibea Benyamin. Orang Filistin berkemah di Mikhmas.

17

Pasukannya yang terbaik mulai menyerang. Mereka terbagi dalam tiga kelompok. Kelompok pertama mengambil jalan menuju ke Ofra dekat Syual.

18

Kelompok kedua menuju Bet-Horon. Dan kelompok ketiga bergerak menuju perbatasan yang menghadap lembah Zeboim ke arah padang gurun.

19

Tidak seorang pun di Israel yang dapat membuat barang dari bahan besi. Tidak ada pandai besi di sana. Orang Filistin tidak mengajar orang Israel bagaimana membuat barang dari besi karena mereka takut orang Israel dapat membuat pedang dan tombak besi. Orang Filistin tidak mengajar orang Israel membuat barang dari besi.

20

Hanya orang Filistin yang dapat mengasah perkakas besi. Jika orang Israel ingin mengasah mata bajak, beliung, kapak atau aritnya, mereka harus pergi kepada orang Filistin.

21

Pandai besi Filistin mengenakan biaya 1/3 ons perak untuk mengasah mata bajak dan cangkul. Dan mereka mengenakan biaya 1/6 ons perak untuk pengasahan alat yang runcing, kapak, pemasangan kusa.

22

Pada hari pertempuran, tidak seorang Israel pun memiliki sebuah pedang atau tombak dari besi. Hanya Saul dan anaknya Yonatan mempunyai senjata.

23

Sekelompok tentara Filistin mengawasi pelintasan gunung di Mikhmas.

Indonesian Bible 2005
© 2005 oleh World Bible Translation Center, Inc. dan dipakai dengan Izin