Perjanjian Lama
Perjanjian Baru
Alkitab Indonesia 2005
← 4

Galatia 5

6 →
1

[Jagalah Kebebasanmu] Sekarang kita bebas sebab Kristus yang membebaskan kita. Berdirilah teguh. Jangan berubah dan jangan kembali lagi menjadi hamba hukum Taurat.

2

Dengarkanlah! Aku Paulus berkata kepadamu. Jika kamu kembali kepada hukum sunat, Kristus tidak berarti bagimu.

3

Sekali lagi, aku mengingatkan setiap laki-laki: Jika kamu membiarkan dirimu disunat, kamu harus menaati semua perintah hukum Taurat.

4

Jika kamu berusaha dibenarkan di hadapan Allah melalui hukum Taurat, tidak ada lagi hubunganmu dengan Kristus, dan kamu telah meninggalkan anugerah Allah.

5

Aku mengatakan hal itu sebab pengharapan kita, supaya dibenarkan di hadapan Allah melalui iman. Kita menunggu pengharapan itu dengan pertolongan Roh.

6

Jika orang berada dalam Kristus Yesus, tidak penting lagi disunat atau tidak. Hal yang penting adalah iman-iman yang bekerja melalui kasih.

7

Kamu sedang berlomba dengan baik. Kamu patuh pada kebenaran. Siapakah yang membujukmu untuk berhenti mengikuti jalan yang benar?

8

Bujukan itu bukan berasal dari Allah yang telah memilih kamu.

9

Hati-hatilah, “Karena sedikit ragi, seluruh adonan akan menjadi banyak.”

10

Aku yakin bahwa dalam Tuhan kamu tidak percaya akan pendapat-pendapat yang berbeda. Beberapa orang mencoba membuat kamu bingung dengan pendapat-pendapatnya. Siapa pun orangnya, ia akan dihukum.

11

Saudara-saudara, aku tidak mengajarkan bahwa mereka perlu disunat. Jika aku mengajarkan sunat, lalu mengapa aku masih dianiaya? Jika aku masih mengajar orang untuk disunat, ajaranku tentang salib tidak akan menjadi masalah bagi mereka.

12

Biarlah orang yang mengacaukan kamu dengan sunat lebih mengebirikan diri lagi.

13

Saudara-saudara, kamu telah dipanggil Allah untuk bebas. Jangan gunakan kebebasanmu sebagai alasan untuk melakukan yang menyenangkan dirimu yang berdosa, tetapi layanilah orang lain dengan kasih.

14

Seluruh hukum Taurat disimpulkan dalam satu perintah, “Kasihilah orang lain, sama seperti mengasihi dirimu sendiri.”

15

Jika kamu terus saling menyakiti dan menghancurkan, hati-hatilah, jangan kamu saling membinasakan.

16

[Roh Kudus dan Kebiasaan Manusia] Jadi, aku mengatakan, hiduplah mengikuti Roh, supaya kamu tidak akan melakukan dosa yang diinginkan oleh dirimu yang berdosa.

17

Keinginan diri kita yang berdosa berlawanan dengan keinginan Roh. Dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan diri kita yang berdosa. Dua hal yang berbeda itu saling berlawanan, jadi kamu tidak melakukan yang sesungguhnya kamu mau lakukan.

18

Tetapi, jika kamu membiarkan Roh memimpinmu, kamu tidak berada di bawah hukum Taurat.

19

Kesalahan yang dilakukan oleh diri kita yang berdosa sudah jelas: melakukan dosa percabulan, yang kotor secara moral, hawa nafsu yang memalukan,

20

menyembah berhala, sihir, benci, perkelahian, iri hati, marah, memikirkan diri sendiri, menghasut orang sehingga orang lain saling ribut, memecah-belah,

21

cemburu, bermabuk-mabuk, berpesta pora, dan melakukan banyak hal seperti itu. Sekarang aku mengingatkan kamu seperti yang dahulu pernah kuingatkan: Orang yang melakukan itu tidak akan mewarisi Kerajaan Allah.

22

Tetapi Roh membuahkan kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,

23

kelemah-lembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum Taurat yang dapat mengatakan bahwa itu salah.

24

Orang yang menjadi milik Kristus Yesus sudah menyalibkan dirinya yang berdosa. Mereka sudah menyerahkan dirinya yang lama dan hal-hal yang jahat yang mau dilakukannya.

25

Kita menerima hidup dari Roh, jadi biarlah kita mengikut Roh itu.

26

Janganlah kita sombong. Jangan kita mengadakan keributan terhadap orang lain dan jangan kita iri hati satu sama lain.

Indonesian Bible 2005
© 2005 oleh World Bible Translation Center, Inc. dan dipakai dengan Izin