Perjanjian Lama
Perjanjian Baru
Alkitab Indonesia 2005
← 29

Bilangan 30

31 →
1

[Janji Khusus] Musa berkata kepada para pemimpin suku-suku Israel tentang perintah dari TUHAN,

2

“Jika ada orang yang mau membuat suatu janji khusus kepada Allah, atau ia berjanji memberikan sesuatu yang khusus kepada TUHAN, biarlah ia melakukannya, tetapi ia harus melakukannya sesuai dengan yang dijanjikannya.

3

Seorang perempuan mungkin masih tinggal di rumah ayahnya. Dan dia membuat suatu janji khusus untuk memberikan sesuatu kepada TUHAN.

4

Jika ayahnya mendengar tentang janjinya itu dan menyetujuinya, ia harus melaksanakan yang dijanjikannya.

5

Jika ayahnya mendengar janji itu dan tidak menyetujuinya, ia bebas dari janjinya. Ia tidak harus melakukan yang dijanjikannya. Ayahnya melarangnya, maka TUHAN akan mengampuninya.

6

Seorang perempuan mungkin membuat suatu janji khusus atau suatu janji yang diucapkan begitu saja kemudian dia kawin.

7

Jika suami mendengar janji itu dan tidak keberatan, perempuan itu harus melaksanakan janjinya.

8

Jika suami mendengar janji itu dan melarangnya untuk melaksanakan janjinya, istri itu tidak harus melaksanakan janjinya. Suaminya membatalkan janji itu — ia tidak membiarkan istrinya melakukan yang telah dikatakannya. TUHAN mengampuninya.

9

Seorang janda atau seorang perempuan yang sudah bercerai mungkin membuat suatu janji khusus. Jika ia melakukan itu, ia harus melaksanakannya.

10

Seorang perempuan yang tinggal bersama suaminya mungkin membuat janji untuk memberikan sesuatu.

11

Jika suaminya mendengar janji itu, dan membiarkannya untuk membuat janji itu, ia harus melakukan sesuai dengan janjinya.

12

Jika suaminya mendengar janji itu dan melarangnya membuat janji itu, ia tidak harus melaksanakan janjinya. Tidak ada masalah apa pun yang dijanjikannya, suaminya dapat membatalkannya. Jika suaminya membatalkannya, TUHAN mengampuninya.

13

Seorang perempuan yang telah kawin mungkin membuat janji untuk memberi sesuatu, atau ia mungkin berjanji tanpa melakukan sesuatu, atau mungkin dia membuat janji kepada Allah. Suami dapat membatalkan janji itu dan dapat membiarkannya melakukannya.

14

Bagaimana suami dapat membiarkan istrinya melaksanakan janjinya? Jika ia mendengar janji itu, dan tidak membatalkannya, perempuan itu harus memenuhi semua janjinya.

15

Jika suami mendengar janji itu dan membatalkannya, ia bertanggung jawab atas pembatalan janjinya itu.

16

Itulah perintah TUHAN kepada Musa. Itulah perintah tentang orang dan istrinya, dan tentang ayah dan anaknya perempuan yang masih tinggal di rumah ayahnya.”

Indonesian Bible 2005
© 2005 oleh World Bible Translation Center, Inc. dan dipakai dengan Izin