Perjanjian Lama
Perjanjian Baru
Alkitab Indonesia 2005

Bilangan 21

1

[Perang terhadap Kanaan] Raja Kanaan dari Arad tinggal di Negeb. Ia mendengar bahwa Israel datang melalui jalan ke Atarim, maka ia datang menyerang orang Israel dan menawan beberapa orang dari mereka dan membuatnya menjadi orang tahanan.

2

Kemudian orang Israel berjanji secara khusus kepada TUHAN, “Tolonglah kami mengalahkan orang itu. Jika Engkau melakukannya, kami memberikan kota-kota mereka kepada-Mu. Kami akan membinasakan mereka seluruhnya.”

3

TUHAN mendengar orang Israel dan membantu mereka mengalahkan orang Kanaan. Mereka benar-benar membinasakan orang Kanaan dan kota-kotanya, maka mereka menamakan tempat itu “Horma.”

4

[Ular Tembaga] Orang Israel meninggalkan Gunung Hor dan berjalan menuju Laut Merah. Mereka mengelilingi negeri Edom, tetapi umat tidak sabar dalam perjalanan itu.

5

Mereka mengeluh terhadap Allah dan Musa, “Mengapa Engkau membawa kami keluar dari Mesir? Kami akan mati di padang gurun. Tidak ada roti dan air. Dan kami muak terhadap makanan yang tidak enak itu.”

6

Jadi, TUHAN mengirimkan ular-ular berbisa ke tengah-tengah umat. Ular-ular itu menggigit mereka, dan banyak dari orang Israel mati.

7

Mereka datang kepada Musa dan berkata, “Kami tahu bahwa kami telah berdosa, ketika kami berbicara menentang TUHAN dan engkau. Berdoalah kepada TUHAN. Minta kepada-Nya agar Ia menjauhkan ular-ular itu.” Musa berdoa demi mereka.

8

Dan TUHAN berkata kepada Musa, “Buatlah seekor ular tembaga dan letakkan ke atas sebuah tiang. Jika orang digigit ular, orang itu harus memandang kepada ular tembaga pada tiang itu. Orang itu tidak akan mati.”

9

Jadi, Musa membuat seekor ular dari tembaga dan menempatkannya di atas sebuah tiang. Bila ular menggigit orang, dan orang itu melihat ular tembaga pada tiang itu, ia akan hidup.

10

[Perjalanan ke Moab] Orang Israel meninggalkan tempat itu dan berkemah di Obot.

11

Kemudian mereka meninggalkan Obot dan berkemah di Iye-Abarim di padang gurun sebelah timur Moab.

12

Mereka meninggalkan tempat itu dan berkemah di Lembah Zered.

13

Kemudian mereka pindah dan berkemah di seberang Sungai Arnon di padang gurun. Sungai itu hulunya di perbatasan Amori. Lembah itu merupakan batas antara Moab dan Amori.

14

Itulah yang diterangkan dalam Buku Perang TUHAN, “… dan Waheb di Sufa, dan lembah-lembah di Arnon,

15

dan bukit-bukit dekat lembah-lembah yang memanjang hingga Kota Ar. Tempat itu terletak pada perbatasan Moab.”

16

Orang Israel meninggalkan tempat itu dan berjalan ke Beer. Itulah tempat yang ada sumurnya. Di tempat itulah TUHAN berkata kepada Musa, “Kumpulkanlah umat dan Aku akan memberikan air.”

17

Sesudah itu Israel menyanyikan nyanyian ini: “Hai sumur, meluaplah dengan air. Nyanyikanlah itu.

18

Orang besar telah menggali sumur itu. Pemimpin yang penting menggali sumur itu. Mereka menggalinya dengan tongkat kerajaan dan dengan tongkatnya. Itulah pemberian di Matana.”

19

Dari Matana mereka berangkat ke Nahaliel, dan dari Nahaliel ke Bamot.

20

Mereka berjalan dari Bamot ke Lembah Moab. Di tempat itulah puncak Gunung Pisga yang menghadap ke padang gurun.

21

[Sihon dan Og] Orang Israel mengutus beberapa orang kepada Sihon raja Amori. Mereka berkata kepada raja,

22

“Izinkanlah kami melewati negerimu. Kami tidak akan berjalan melalui ladang atau kebun anggurmu. Kami tidak meminum air dari sumurmu. Kami hanya berjalan di jalan raya. Kami tetap pada jalan itu hingga kami melintasi negerimu.”

23

Namun, Raja Sihon tidak mengizinkan orang Israel melewati negerinya. Ia mengumpulkan tentaranya dan keluar ke padang gurun melawan orang Israel. Tentara raja berperang melawan orang Israel di Yahas-Hor pada perbatasan negeri Edom.

24

Orang Israel mengalahkan raja itu dan merebut negerinya mulai dari Sungai Arnon hingga Sungai Yabok. Orang Israel merebut tanah sepanjang perbatasan Amon. Mereka berhenti pada perbatasan karena dipertahankan oleh orang Amon.

25

Israel merebut semua kota orang Amori dan mereka mulai tinggal di kota-kota itu. Bahkan mereka juga mengalahkan kota Hesybon dan semua kota kecil di sekitarnya.

26

Hesybon adalah kota tempat tinggal Sihon, raja Amori. Dahulu Sihon berperang melawan raja Moab. Sihon telah merebut tanah sepanjang Sungai Arnon.

27

Itulah sebabnya, para penyanyi menyanyikan nyanyian ini: Datanglah dan bangun kembali Hesybon. Buatlah kota Sihon teguh.

28

Api mulai di Hesybon. Api itu mulai di kotanya Sihon. Api itu membinasakan Ar, di Moab. Api itu membakar bukit-bukit di atas Sungai Arnon.

29

Hai Moab, celakalah engkau. Engkau kehilangan orangnya Kamos. Anaknya laki-laki telah melarikan diri. Anaknya perempuan ditawan Sihon, raja Amori,

30

tetapi kami mengalahkan orang Amori. Kami membinasakan kota-kotanya dari Hesybon hingga Dibon, dari Nasim hingga Nofa, dekat Medeba.

31

Orang Israel berkemah di tanah orang Amori.

32

Musa mengutus beberapa orang untuk menyelidiki kota Yaezer. Kemudian orang Israel merebut kota itu dan semua kota kecil di sekitarnya. Mereka memaksa orang Amori yang tinggal di tempat itu untuk meninggalkannya.

33

Kemudian orang Israel berjalan menuju Basan. Og, raja Basan mengumpulkan tentaranya dan berjalan menemui orang Israel. Ia berperang melawan mereka di Edrei.

34

TUHAN berkata kepada Musa, “Jangan takut kepada raja itu. Aku membiarkanmu mengalahkannya. Engkau akan mengambil semua pasukannya dan seluruh negerinya. Lakukanlah hal yang sama kepadanya seperti yang telah kaulakukan terhadap Sihon, raja Amori yang tinggal di Hesybon.”

35

Jadi, orang Israel mengalahkan Og dan pasukannya. Mereka membunuhnya, anak laki-laki, dan semua pasukannya. Dan orang Israel mengambil seluruh negerinya.

Indonesian Bible 2005
© 2005 oleh World Bible Translation Center, Inc. dan dipakai dengan Izin