Perjanjian Lama
Perjanjian Baru
Alkitab Indonesia 2005
← 18

Bilangan 19

20 →
1

[Abu Lembu Merah] TUHAN berkata kepada Musa dan Harun, kata-Nya,

2

“Inilah hukum dari ajaran yang diberikan TUHAN kepada orang Israel. Ambillah seekor lembu merah tanpa cacat. Lembu itu belum pernah terluka dan tidak pernah membawa beban.

3

Berikanlah itu kepada Eleazar dan dia akan membawanya keluar perkemahan dan menyembelihnya di sana.

4

Kemudian Imam Eleazar harus mengambil sedikit dari darahnya dengan jarinya dan memercikkannya ke arah Kemah Suci. Ia melakukannya sebanyak 7 kali.

5

Lembu itu harus dibakar di depannya. Kulit, daging, darah, dan isi perutnya harus dibakar.

6

Kemudian imam mengambil kayu cedar, hisop, dan seutas tali merah. Ia melemparkannya ke dalam api, tempat lembu dibakar.

7

Kemudian imam mencuci dirinya dan pakaiannya dengan air dan sesudah itu, ia kembali ke perkemahan. Dia tetap najis hingga malam hari.

8

Orang yang membakar lembu itu harus membersihkan dirinya dan pakaiannya dalam air. Ia tetap najis hingga malam hari.

9

Kemudian orang yang bersih akan mengumpulkan abu lembu itu dan menempatkannya pada tempat yang bersih di luar perkemahan. Abu itu akan dipakai ketika umat harus menjalankan upacara khusus untuk menjadi suci. Abu itu juga dipakai untuk menghapus dosa orang.

10

Orang yang mengumpulkan abu lembu itu harus mencuci pakaiannya. Ia najis hingga malam hari. Peraturan itu berlaku selamanya. Peraturan itu adalah bagi orang Israel dan bagi orang asing yang tinggal bersama kamu.

11

Jika orang menyentuh jenazah, mereka najis selama 7 hari.

12

Mereka harus membersihkan dirinya dengan air khusus pada hari ketiga dan pada hari ketujuh. Jika mereka tidak melakukannya, mereka tetap najis.

13

Jika orang menyentuh jenazah, mereka najis. Jika mereka masih najis dan pergi ke Kemah Suci TUHAN, Kemah Suci menjadi najis. Jadi, mereka harus dipisahkan dari orang Israel. Jika air khusus tidak dicurahkan pada orang yang najis itu, orang itu tetap najis.

14

Inilah peraturan tentang orang yang mati dalam perkemahan. Jika orang mati dalam kemahnya, setiap orang yang ada dalam kemah itu akan najis selama 7 hari.

15

Dan setiap kendi dan bejana yang tidak bertutup adalah najis.

16

Jika ada jenazah di ladang, apakah orang itu terbunuh dalam peperangan atau karena sebab-sebab lain, siapa saja menyentuh jenazah itu, atau tulang-belulangnya, atau bahkan kuburannya adalah najis selama 7 hari.

17

Jika kamu menjadi najis, orang harus memakai abu dari lembu yang dibakar itu untuk membuat kamu bersih lagi. Mereka mencurahkan air segar ke atas abu dalam kendi.

18

Orang yang bersih mengambil ranting hisop dan mencelupkannya ke dalam air. Ia memercikkannya ke atas kemah, alat dapur, dan setiap orang yang ada dalam kemah. Ia melakukannya terhadap setiap orang yang menyentuh jenazah, tulang-belulangnya, bahkan kuburannya.

19

Kemudian dia memercikkan air ke atas kamu pada hari ketiga dan pada hari ketujuh. Pada hari ketujuh kamu menjadi bersih. Cucilah pakaianmu dalam air dan kamu akan bersih malam hari.

20

Siapa saja yang najis dan tidak mau menjadi bersih harus diasingkan dari persekutuan. Jika orang yang najis tidak diperciki dengan air khusus dan tidak menjadi bersih, ia menajiskan Kemah Suci TUHAN.

21

Peraturan itu berlaku bagimu selamanya. Juga, orang yang memercikkan air khusus itu harus membasuh pakaiannya karena mereka najis hingga malam.

22

Dan siapa saja yang menyentuh orang yang najis akan najis hingga malam.”

Indonesian Bible 2005
© 2005 oleh World Bible Translation Center, Inc. dan dipakai dengan Izin