Perjanjian Lama
Perjanjian Baru
Alkitab Indonesia 2005
← 10

Imamat 11

12 →
1

[Peraturan tentang Makan Daging] TUHAN berkata kepada Musa dan Harun,

2

“Katakanlah kepada orang Israel, ‘Inilah hewan yang boleh kamu makan.

3

Kamu boleh memakan setiap hewan yang berkuku belah dan memamah biak.

4

Beberapa hewan memamah biak, tetapi tidak berkuku belah. Jangan makan itu. Unta, pelanduk, dan kelinci adalah seperti itu, jadi semuanya haram bagimu.

5

(11:4)

6

(11:4)

7

Binatang yang lain mempunyai kuku belah, tetapi tidak memamah biak. Jangan makan itu. Babi adalah seperti itu, jadi haram bagimu.

8

Jangan memakan dagingnya. Bahkan jangan sentuh bangkainya. Itu haram bagimu.’”

9

[Peraturan tentang Binatang Laut] “Jika seekor binatang hidup di laut atau di sungai dan jika binatang itu bersisik dan bersirip, kamu dapat memakannya.

10

Jika seekor binatang hidup di laut atau di sungai dan tidak bersisik dan tidak bersirip, jangan memakannya. Itulah salah satu binatang yang dikatakan oleh TUHAN tidak baik untuk dimakan. Jangan makan daging binatang itu. Bahkan jangan sentuh bangkainya.

11

(11:10)

12

Setiap binatang yang hidup di dalam air yang tidak bersisik dan tidak bersirip dianggap haram, yang dikatakan Allah tidak baik untuk dimakan.”

13

[Burung yang Tidak Boleh Dimakan] “Perlakukanlah juga burung-burung berikut sebagai binatang yang dikatakan oleh Tuhan tidak baik dimakan. Jangan makan burung-burung ini: Burung rajawali, ering janggut, dan elang laut,

14

elang merah dan elang hitam,

15

setiap burung gagak menurut jenisnya,

16

burung unta, burung hantu, camar, dan elang menurut jenisnya,

17

burung pungguk, burung dendang air, dan burung hantu besar,

18

burung hantu putih, burung undan, burung ering,

19

burung ranggung, bangau menurut jenisnya, dan kelelawar.”

20

[Peraturan tentang Memakan Serangga] “Semua serangga yang bersayap dan merayap tidak boleh kamu makan. Jangan makan itu.

21

Kamu dapat memakan dari antara serangga yang bersayap, yaitu serangga yang berjalan dengan keempat kakinya dan yang mempunyai paha di atas kakinya, yang dapat melompat.

22

Kamu dapat memakan segala jenis belalang, semua jenis belalang gambar, semua jenis belalang kunyit, dan segala jenis belalang padi.

23

Semua serangga yang bersayap dan merayap adalah binatang yang tidak boleh kamu makan.

24

Serangga itu membuat kamu najis. Siapa yang menyentuh bangkainya menjadi najis sampai sore.

25

Setiap orang yang mengambil salah satu dari bangkainya, orang itu harus mencuci pakaiannya. Ia menjadi najis sampai sore.”

26

[Beberapa Lagi Peraturan tentang Binatang] “Beberapa binatang berkuku belah, tetapi kuku yang berbelah itu tidak jelas tampak terdiri dari dua bagian. Beberapa binatang tidak memamah biak. Beberapa binatang tidak berkuku belah — berjalan di atas telapak kakinya. Semua binatang itu najis bagimu. Jika kamu menyentuhnya, kamu menjadi najis sampai sore.

27

(11:26)

28

Jika kamu mengambil bangkai binatang yang najis itu, kamu harus mencuci pakaianmu. Kamu menjadi najis sampai sore. Binatang itu najis bagimu.”

29

[Peraturan tentang Binatang Merayap] “Binatang merayap ini najis bagimu: tikus buta, tikus, semua jenis cicak besar,

30

landak, biawak, cicak tanah, siput, dan bunglon.

31

Siapa yang menyentuh bangkainya menjadi najis sampai sore.”

32

[Peraturan tentang Binatang Najis] “Jika binatang najis mati dan jatuh ke atas sesuatu, maka itu menjadi najis. Bisa saja itu terbuat dari kayu, pakaian, kulit, baju karung, atau beberapa alat bekerja. Biar apa pun itu, harus dicuci dengan air. Itu menjadi najis sampai sore. Sesudah itu baru bersih kembali.

33

Jika seekor dari binatang yang najis mati dan jatuh ke atas periuk tanah, semua isinya menjadi najis. Dan kamu harus memecahkan periuk itu.

34

Jika air dari periuk yang najis itu mengalir ke atas makanan, makanan itu menjadi najis. Minuman yang terdapat di dalam periuk yang najis menjadi najis.

35

Jika ada bagian dari bangkai binatang yang najis jatuh ke atas sesuatu, benda itu menjadi najis. Mungkin itu adalah pot tembikar atau wajan penggorengan. Itu harus dipecahkan. Benda-benda itu tidak dapat lagi dibersihkan dan tetap najis bagimu.

36

Mata air atau sumur yang menampung air akan tetap bersih, tetapi orang yang menyentuh bangkai binatang yang najis di dalam air, menjadi najis.

37

Jika sesuatu bagian dari bangkai binatang yang najis jatuh ke atas benih yang akan ditanam, benih itu masih bersih.

38

Jika kamu menaruh air ke atas beberapa benih dan kemudian sebagian dari bangkai binatang yang najis jatuh ke atas benih itu, benih itu najis bagimu.

39

Juga, jika seekor binatang yang kamu gunakan sebagai makanan mati, siapa yang menyentuh bangkai itu menjadi najis sampai sore.

40

Jika kamu memakan daging binatang itu, kamu harus mencuci pakaianmu. Kamu menjadi najis sampai sore. Jika kamu mengangkat bangkai itu, kamu harus mencuci pakaianmu. Kamu menjadi najis sampai sore.

41

Perlakukanlah semua binatang yang merayap di atas kotoran sebagai yang menjijikkan yang tidak boleh dimakan.

42

Jangan makan binatang yang merayap, termasuk yang merayap dengan perutnya, atau yang berjalan dengan keempat kakinya, atau yang mempunyai banyak kaki. Jangan makan binatang itu.

43

Jangan biarkan itu membuat kamu najis. Jangan menjadi najis

44

karena Akulah TUHAN Allahmu. Aku kudus, jadi kamu harus menjaga dirimu kudus. Jangan membuat dirimu najis oleh setiap binatang yang merayap.

45

Akulah TUHAN yang telah membawa kamu keluar dari Mesir. Aku melakukan itu sehingga kamu dapat menjadi umat-Ku, dan Aku menjadi Allahmu. Aku kudus, jadi kamu juga harus kudus.

46

Itulah peraturan tentang semua binatang, burung, dan semua binatang yang lain di atas bumi, binatang di laut, dan semua binatang merayap di atas tanah.

47

Dengan ajaran itu orang dapat membedakan binatang yang najis dari yang halal. Jadi, orang tahu binatang yang mana yang tidak boleh dimakan dan yang boleh dimakan.”

Indonesian Bible 2005
© 2005 oleh World Bible Translation Center, Inc. dan dipakai dengan Izin