Pemilihan Alkitab
Perjanjian Lama
Perjanjian Baru
Alkitab Indonesia 2005

1 Raja 6

1

[Salomo Mendirikan Rumah Tuhan] Salomo mulai membangun Bait Tuhan. Yaitu pada tahun 480 sesudah umat Israel meninggalkan Mesir, pada tahun keempat pemerintahan Salomo di Israel, bulan Ziw, yaitu bulan kedua tahun itu.

2

Rumah Tuhan itu panjangnya 30 meter, lebarnya 10 meter, dan tingginya 15 meter.

3

Serambi di depan ruang utama Bait Tuhan itu panjangnya 10 meter dan lebarnya 5 meter. Panjangnya sama seperti lebarnya Bait Tuhan.

4

Ada jendela-jendela kecil di gedung itu. Jendela-jendela itu sempit pada bagian luar dan lebih besar pada bagian dalam.

5

Kemudian Salomo membangun sederetan kamar sekeliling bangunan utama Rumah Tuhan. Tinggi kamar-kamar itu tiga tingkat, kamar-kamar dibangun bertingkat.

6

Kamar-kamar itu menyentuh dinding Bait Tuhan, tetapi tiangnya tidak dibangun pada dinding itu. Dinding Bait Tuhan lebih tipis pada bagian atas sehingga dinding yang dibangun pada satu bagian kamar lebih tipis daripada dinding bagian bawah. Kamar paling bawah luasnya 2,5 meter lebar, lantai kedua 3 meter lebar, dan lantai ketiga 3,5 meter lebarnya.

7

Para tukang memakai batu besar untuk membangun dinding. Mereka memotong batu itu pada tempat penggaliannya di tanah, maka tidak terdengar suara palu, kapak, atau peralatan besi lainnya di dalam Rumah Tuhan.

8

Pintu masuk ke kamar-kamar itu melalui lantai bawah berada di bagian sisi sebelah selatan gedung itu, untuk mencapai tingkat bagian tengah tersedia tangga-tangga dan demikian juga ke tingkat tiga.

9

Demikianlah Salomo menyelesaikan bangunan utama Bait Tuhan itu, setiap bagian memakai papan pohon cedar termasuk langit-langitnya.

10

Sekeliling rumah dibangunnya kamar-kamar tambahan, setiap tingkat tingginya 2,5 meter yang menempel pada Rumah Tuhan dengan kayu-kayu cedar.

11

Kemudian TUHAN berkata kepada Salomo,

12

“Jika engkau mematuhi semua hukum dan perintahku, Aku akan melaksanakan yang telah Kujanjikan kepada Daud, ayahmu.

13

Dan Aku akan tinggal di antara anak-anak Israel dalam Bait Tuhan yang telah kaubangun. Aku tidak akan meninggalkan orang Israel.”

14

Ketika Salomo menyelesaikan pekerjaan batu pada Rumah Tuhan,

15

dinding batu sebelah dalam Bait Tuhan dilapisi dengan kayu cedar, mulai dari lantai sampai langit-langit. Lantainya sendiri ditutupi dengan kayu tusam.

16

Mereka membangun sebuah ruangan bagian dalam panjangnya 10 meter dibuat di bagian dalam sebelah belakang gedung itu dengan dinding pemisah berlapis kayu cedar mulai dari lantai sampai langit-langitnya. Ruangan itu dinamai Ruang Mahasuci.

17

Di depan Ruang Mahasuci itu terdapat Ruang Utama yang panjangnya 20 meter.

18

Bagian dalam tembok ruangan itu dilapisi dengan kayu cedar sehingga batu-batu tembok tidak tampak. Mereka melukis gambar bunga dan labu pada kayu cedar itu.

19

Salomo mempersiapkan kamar dalam di bagian belakang Rumah Tuhan. Kamar itu adalah untuk Kotak Perjanjian TUHAN.

20

Kamar itu 10 meter panjangnya, 10 meter lebarnya, dan 10 meter tingginya. Seluruhnya dilapisi emas murni. Dia membangun sebuah mezbah kemenyan di depan kamar itu. Ia melapisinya dengan emas

21

dan mengikatnya dengan rantai emas di sekelilingnya.

22

Bagian dalam Rumah Tuhan berlapis emas, termasuk mezbah yang ada di Ruang Mahasuci.

23

Para pekerja membuat dua patung malaikat kerub dengan sayapnya, yang terbuat dari kayu zaitun. Malaikat kerub itu ditempatkan dalam tempat Mahakudus. Setiap malaikat tingginya 5 meter.

24

Kedua malaikat kerub itu sama ukurannya dan membuat jalan yang sama. Setiap malaikat kerub mempunyai dua sayap. Setiap sayap 2,5 meter panjangnya. Dari ujung sayap yang satu ke ujung yang satu lagi panjangnya 5 meter. Masing-masing kerub itu tingginya 5 meter.

25

(6:24)

26

(6:24)

27

Kedua kerub itu ditempatkan di Ruang Mahasuci dengan sayap-sayapnya terbentang. Sayap dari salah satu kerub menyentuh dinding yang satu, sedangkan sayap lainnya menyentuh bagian dinding yang lain dan sayap-sayap itu saling menyentuh di tengah ruangan.

28

Kedua kerub dilapis dengan emas.

29

Pada dinding sekeliling Bait Tuhan itu, baik di bagian dalam maupun bagian luarnya dibuat ukiran kerub, pohon palem, dan bunga-bunga.

30

Ia juga melapisi lantai dalam dan luar Rumah Tuhan dengan emas.

31

Para tukang membuat dua pintu masuk dari bahan kayu zaitun. Pintu itu dibuat pada jalan masuk ke tempat Yang Mahakudus. Bingkai sekeliling pintu berbentuk segi lima.

32

Mereka membuat kedua pintu itu dari kayu zaitun. Mereka mengukir gambar malaikat kerub, pohon palem, dan bunga-bunga pada pintu itu. Kemudian mereka melapisi pintu itu dengan emas. Kemudian di atas ukiran kerub dan pohon palem itu diberi tempaan emas.

33

Mereka juga membuat pintu masuk ke Ruang Utama, terbuat dari bahan kayu zaitun berbentuk empat persegi.

34

Kemudian mereka memakai kayu tusam membuat pintu. Setiap pintu mempunyai dua bagian, jadi ada dua pintu yang dapat dilipat.

35

Mereka mengukir gambar malaikat kerub, pohon palem, dan bunga-bunga pada pintu itu. Kemudian mereka melapisinya dengan emas.

36

Kemudian mereka membuat halaman bagian dalam yang dikelilingi tembok, masing-masing terdiri dari 3 jalur batu hiasan dan satu jalur balok kayu cedar.

37

Mereka mulai bekerja pada Bait TUHAN pada bulan Ziw, yaitu bulan kedua tahun itu. Itulah tahun keempat pemerintahan Salomo selaku raja Israel.

38

Pada tahun kesebelas bulan Bul, yaitu bulan kedelapan Bait Tuhan selesai. Tujuh tahun lamanya dipakai untuk membangun Rumah itu, dan itu dibangun sesuai dengan rencana.

Indonesian Bible 2005
© 2005 oleh World Bible Translation Center, Inc. dan dipakai dengan Izin