Perjanjian Lama
Perjanjian Baru
Alkitab Indonesia 2005
← 12

1 Raja 13

14 →
1

[Allah Berbicara Melawan Betel] TUHAN memerintahkan orangnya Allah dari Yehuda untuk pergi ke kota Betel. Raja Yerobeam berdiri di depan mezbah untuk mempersembahkan kemenyan ketika nabi Allah datang.

2

TUHAN telah memerintahkan orangnya Allah untuk berbicara terhadap mezbah itu. Ia berkata, “Hai mezbah, TUHAN berkata kepadamu, ‘Keluarga Daud akan mempunyai seorang anak, namanya disebut Yosia. Imam-imam dari tempat-tempat yang tinggi sekarang sedang membakar kemenyan di atasmu, tetapi Yosia akan mempersembahkan para imam di atasmu, membakar tulang-tulang manusia di atasmu, sehingga engkau tidak dapat lagi dipakai.’”

3

Nabi Allah memberi bukti kepada umat bahwa hal itu akan terjadi, katanya, “Inilah buktinya bahwa TUHAN telah mengatakan hal itu kepadaku. Ia berkata, ‘Mezbah ini akan terpecah-belah lalu abu-abu di atasnya jatuh ke tanah.’”

4

Raja Yerobeam mendengar berita dari nabi Allah tentang mezbah di Betel. Ia menarik tangannya dari atas mezbah dan menunjuk kepada orang itu. Katanya, “Tangkap orang itu!” Ketika raja mengatakan itu, tangannya menjadi lumpuh. Ia tidak dapat menggerakkannya.

5

Mezbah itu juga pecah dan abu di atasnya jatuh ke tanah. Itulah bukti yang diberitahukan nabi Allah atas perintah TUHAN.

6

Kemudian berkatalah raja kepada nabi Allah itu, “Berdoalah kepada TUHAN Allahmu untuk aku. Mintalah kepada-Nya untuk menyembuhkan tanganku.” Jadi, nabi Allah berdoa kepada TUHAN, dan tangan raja sembuh seperti semula.

7

Kemudian raja berkata kepada nabi Allah, “Marilah pulang bersama aku. Mari dan makanlah bersama aku. Aku akan memberikan hadiah kepadamu.”

8

Namun, nabi Allah berkata kepada raja, “Aku tidak pergi bersamamu walaupun engkau memberikan setengah kerajaanmu kepadaku. Aku tidak makan atau minum apa pun di tempat itu.

9

TUHAN memerintahkan kepadaku jangan makan atau minum apa pun. Dia juga memerintahkan agar aku tidak pulang melalui jalan yang telah kulalui ketika aku datang kemari.”

10

Kemudian kembalilah dia melalui jalan yang lain, bukan jalan yang sama yang ditempuhnya, ketika ia datang ke Betel.

11

Ada seorang nabi tua yang tinggal di Betel. Anak-anaknya datang kepadanya dan menceritakan tentang perbuatan nabi Allah di Betel. Mereka juga memberitahukan kepada ayah mereka yang dikatakan nabi itu kepada Raja Yerobeam.

12

Nabi tua itu mengatakan, “Melalui jalan yang mana dia pergi?” Mereka menunjukkan kepada ayahnya jalan yang diambil oleh nabi yang berasal dari Yehuda itu.

13

Nabi tua itu berkata kepada anak-anaknya untuk mempersiapkan pelana ke atas keledainya. Setelah pelana keledainya siap, pergilah nabi itu.

14

Nabi tua itu berangkat mengikuti jejak nabi Allah itu. Nabi tua bertemu dengan nabi Allah yang sedang duduk di bawah pohon ek. Ia bertanya, “Apakah engkau nabi Allah yang datang dari Yehuda?” Jawab nabi Allah itu, “Ya, akulah.”

15

Nabi tua itu mengatakan, “Mari, ikutlah aku dan makanlah bersama aku.”

16

Nabi Allah itu menjawab, “Aku tidak dapat pergi bersamamu. Aku tidak dapat makan atau minum di tempat itu.

17

TUHAN telah mengatakan kepadaku, ‘Jangan makan atau minum apa pun di tempat itu. Dan jangan pulang melalui jalan yang sama yang engkau ambil ketika datang kemari.’”

18

Nabi tua itu menjawab, “Aku pun juga seorang nabi seperti engkau.” Kemudian nabi tua itu berdusta, katanya, “Malaikat TUHAN datang kepadaku. Malaikat itu berkata kepadaku untuk membawa engkau ke rumahku dan mengizinkan engkau makan dan minum bersama aku.”

19

Jadi, nabi Allah itu pergi ke rumah nabi tua itu, lalu makan dan minum bersama dia.

20

Sementara mereka duduk di meja makan, TUHAN berbicara kepada nabi tua itu.

21

Nabi tua itu berkata kepada nabi Allah dari Yehuda itu, katanya, “TUHAN berkata bahwa engkau telah menentang perintah TUHAN. Engkau tidak melakukan perintah TUHAN.

22

Dia memerintahkan engkau supaya jangan makan atau minum apa pun di tempat ini, tetapi engkau pulang, makan, dan minum. Jadi, engkau tidak akan dikuburkan di dalam kubur keluargamu.”

23

Sesudah nabi Allah itu selesai makan dan minum, nabi tua mempersiapkan pelana keledai baginya dan dia pergi.

24

Ketika nabi itu pergi, seekor singa menyerang dan membunuh nabi Allah itu. Tubuhnya tergeletak di jalan. Keledai dan singa berdiri dekat mayatnya.

25

Beberapa orang lewat dari jalan itu. Mereka melihat mayat dan di sampingnya berdiri singa. Mereka meneruskan perjalanan ke kota tempat tinggal nabi tua itu dan memberitahukan yang dilihatnya di jalan itu.

26

Nabi tua itu mendengar tentang kejadian itu dan katanya, “Dia nabi Allah, yang tidak mematuhi perintah TUHAN. Jadi, TUHAN menyuruh singa membunuhnya. TUHAN telah berkata bahwa Ia melakukan hal itu.”

27

Nabi tua itu berkata kepada anak-anaknya, “Siapkanlah pelana di atas keledaiku.” Jadi, mereka memasang pelana di atas keledainya.

28

Nabi itu pergi dan menemukan mayat tergeletak di jalan. Keledai dan singa berdiri di sampingnya. Singa itu tidak memakan mayat ataupun melukai keledai itu.

29

Nabi mengangkat mayat itu ke atas keledainya. Ia membawa mayat itu kembali ke kota untuk menangisi dan menguburnya.

30

Nabi tua menguburkan orang itu dalam kuburan keluarganya sendiri. Nabi tua itu menangisinya dan berkata, “Oh, saudaraku, aku sangat sedih.”

31

Setelah menguburnya, nabi itu berkata kepada anak-anaknya, “Apabila aku mati, kuburlah aku di dalam kubur yang sama, letakkan tulang-tulangku ke sampingnya.

32

Apa yang dikatakan TUHAN melalui dia, pasti terjadi. TUHAN memakai dia berbicara terhadap mezbah di Betel dan kuil-kuil di tempat yang tinggi di kota-kota lainnya di Samaria.”

33

Raja Yerobeam tidak berubah dan terus melakukan yang jahat. Ia terus mengangkat orang dari berbagai suku menjadi imam. Mereka beribadat di tempat-tempat tinggi. Siapa saja yang ingin menjadi imam diizinkan menjadi imam.

34

Itulah dosa yang menyebabkan kebinasaan dan runtuhnya kerajaannya.

Indonesian Bible 2005
© 2005 oleh World Bible Translation Center, Inc. dan dipakai dengan Izin