Perjanjian Lama
Perjanjian Baru
Alkitab Indonesia (BIS) 1985
← 13

Amsal 14

15 →
1

Rumah tangga dibangun oleh kebijaksanaan wanita, tapi diruntuhkan oleh kebodohannya.

2

Orang yang jujur takut dan hormat kepada TUHAN Allah; orang yang hidupnya tidak lurus menghina Dia.

3

Karena pongahnya, orang bodoh suka membesarkan diri; orang bijaksana akan dilindungi oleh kata-katanya sendiri.

4

Tanpa lembu, hasil di ladang tak ada; dengan kekuatan lembu, panen akan berlimpah.

5

Saksi yang jujur selalu mengatakan yang sesungguhnya, saksi yang tak dapat dipercaya selalu berdusta.

6

Orang sombong tak akan menjadi bijaksana, tapi orang cerdas belajar dengan mudah.

7

Janganlah berkawan dengan orang dungu; tak ada yang dapat diajarkannya kepadamu.

8

Orang bijaksana tahu bagaimana harus bertindak, orang bodoh tertipu oleh kebodohannya.

9

Orang bodoh tidak peduli apakah dosanya diampuni atau tidak; orang baik ingin diampuni dosanya.

10

Suka maupun duka tersimpan dalam kalbu; orang lain tak dapat turut merasakannya.

11

Rumah orang baik tetap kokoh; rumah orang jahat akan roboh.

12

Ada jalan yang kelihatannya lurus, tapi akhirnya jalan itu menuju maut.

13

Di balik tawa mungkin ada tangis; kegembiraan dapat berakhir dengan kedukaan.

14

Orang jahat akan memetik buah kejahatannya, orang baik akan memetik buah kebaikannya.

15

Orang bodoh percaya kepada setiap perkataan, orang bijaksana bertindak hati-hati.

16

Orang berbudi selalu waspada dan menjauhi kejahatan, orang bodoh naik pitam, lalu merasa aman.

17

Orang yang suka marah bertindak bodoh; orang bijaksana bersikap sabar.

18

Orang yang tak berpengalaman akan menjadi bodoh; orang bijaksana akan bertambah pengetahuannya.

19

Orang jahat akan tunduk kepada orang yang lurus hati, untuk mohon supaya dikasihani.

20

Orang miskin tidak disenangi bahkan oleh kawan-kawannya; tetapi orang kaya banyak sahabatnya.

21

Siapa menghina orang lain, berbuat dosa; siapa baik hati kepada orang miskin, akan bahagia.

22

Siapa mengusahakan yang baik, akan dipercaya dan mendapat hormat; siapa merencanakan yang jahat ada di jalan yang sesat.

23

Dalam setiap usaha ada keuntungan; obrolan yang kosong membuat orang jatuh miskin.

24

Orang bijaksana dipuji karena kebijaksanaannya, orang bodoh terkenal karena kebodohannya.

25

Kalau seorang saksi berkata benar, ia menyelamatkan nyawa; kalau ia berbohong, ia mengkhianati sesamanya.

26

Orang yang takwa kepada TUHAN menjadi tentram, dan keluarganya akan mempunyai perlindungan.

27

Takwa kepada TUHAN adalah pangkal kebahagiaan; dan jalan untuk menghindari kematian.

28

Kejayaan raja terletak pada jumlah rakyatnya; tanpa rakyat ia tidak dapat berkuasa.

29

Orang bijaksana tidak cepat marah; orang bodoh tidak dapat menahan dirinya.

30

Hati yang tenang menyehatkan badan; iri hati bagaikan penyakit yang mematikan.

31

Siapa berbuat baik kepada orang miskin, menghormati Allahnya; siapa menindas orang lemah, menghina Penciptanya.

32

Orang jahat binasa karena kejahatan, orang baik terlindung oleh ketulusannya.

33

Hikmat selalu ada di dalam pikiran orang berbudi; tapi tertindas dalam pikiran orang bodoh.

34

Keadilan dan kebaikan mengangkat martabat bangsa, tapi dosa membuat bangsa menjadi hina.

35

Raja senang kepada pegawai yang cakap; tapi ia marah kepada pegawai yang tak dapat menjalankan tugas.

Indonesian Bible (BIS) 1985
Indonesia Sehari-hari (c) LAI 1985