← 39 41 →

Kejadian 40

1

[Yusuf Menerangkan Dua Mimpi] Kemudian, dua dari hamba Firaun melakukan kesalahan terhadap Firaun. Hamba-hamba itu adalah tukang roti dan pelayan anggur Firaun.

2

Firaun marah terhadap tukang roti dan pelayan anggurnya.

3

Ia memasukkan mereka ke dalam penjara yang sama seperti Yusuf. Potifar, kepala pengawal Firaun, pemimpin penjara itu.

4

Kepala pengawal membuat kedua tawanan itu di bawah pengawasan Yusuf. Kedua orang itu terus tinggal dalam penjara selama beberapa waktu.

5

Pada satu malam, kedua-duanya bermimpi. Tukang roti dan pelayan anggur mempunyai mimpinya masing-masing, dan setiap mimpi mempunyai arti tersendiri.

6

Besoknya Yusuf pergi kepada mereka dan melihat bahwa kedua orang itu khawatir.

7

Ia bertanya kepada mereka, “Mengapa kamu tampaknya khawatir hari ini?”

8

Kedua orang itu menjawab, “Kami bermimpi tadi malam, tetapi kami tidak mengerti mimpi kami. Tidak ada seorang pun yang dapat mengartikan atau menerangkan mimpi itu kepada kami.” Yusuf berkata kepada mereka, “Hanya Allah yang dapat mengerti dan menerangkan mimpi itu. Kuminta kepadamu, katakanlah mimpimu kepadaku.”

9

[Mimpi Pelayan Anggur] Pelayan anggur menceritakan mimpinya kepada Yusuf. Ia berkata, “Aku bermimpi melihat pohon anggur.

10

Pada pohon itu ada tiga cabang. Aku memperhatikan cabang itu berbunga dan kemudian menjadi buah anggur.

11

Aku sedang memegang mangkuk Firaun. Aku mengambil buah anggur itu dan memerasnya ke dalam mangkuk, lalu aku memberikan mangkuk itu kepada Firaun.”

12

Yusuf mengatakan, “Aku akan menerangkan mimpi itu kepadamu. Tiga cabang maksudnya tiga hari.

13

Sebelum tiga hari, Firaun mengampunimu dan mengizinkanmu kembali ke pekerjaanmu. Engkau melakukan pekerjaan yang sama untuk Firaun seperti yang kaulakukan sebelumnya.

14

Jadi, apabila engkau bebas, ingatlah aku. Baiklah kepadaku dan tolong aku. Katakan kepada Firaun tentang aku agar aku dapat keluar dari penjara.

15

Aku diculik dan dibawa dari negeri bangsaku, Ibrani. Aku tidak melakukan yang salah. Seharusnya aku tidak masuk penjara.”

16

[Mimpi Tukang Roti] Tukang roti melihat bahwa mimpi hamba yang lain itu baik. Tukang roti berkata kepada Yusuf, “Aku juga mempunyai mimpi. Aku bermimpi ada tiga keranjang roti di atas kepalaku.

17

Dalam keranjang yang paling atas terdapat semua jenis makanan yang dimasak. Makanan itu untuk raja, tetapi burung memakannya.”

18

Yusuf menjawab, “Aku akan mengatakan kepadamu arti mimpi itu. Tiga keranjang artinya tiga hari.

19

Sebelum tiga hari, raja mengeluarkan engkau dari penjara, lalu raja memotong kepalamu. Ia menggantungkan tubuhmu ke atas tiang, dan burung memakan tubuhmu.”

20

[Yusuf Terlupakan] Tiga hari kemudian adalah hari ulang tahun Firaun. Dia mengadakan pesta untuk semua hambanya. Pada pesta itu, Firaun mengizinkan pelayan anggur dan tukang roti meninggalkan penjara.

21

Ia membebaskan pelayan anggur dan memberikan kepadanya pekerjaannya kembali. Dan pelayan anggur itu memberikan semangkuk anggur ke tangan Firaun.

22

Firaun menggantung tukang roti, dan segala sesuatu terjadi seperti yang dikatakan Yusuf.

23

Namun, pelayan anggur tidak mengingat untuk menolong Yusuf. Ia tidak mengatakan apa-apa tentang Yusuf kepada Firaun. Pelayan anggur lupa terhadap Yusuf.

Indonesian Bible 2005
© 2005 oleh World Bible Translation Center, Inc. dan dipakai dengan Izin