Alkitab dalam satu tahun
Juni 26


1 Raja 11:1-43
1. [Salomo dan Istrinya yang Banyak] Raja Salomo mencintai perempuan yang bukan dari bangsa Israel, termasuk anak perempuan Firaun, perempuan dari Moab, Amon, Edom, Sidon, dan Het.
2. Pada masa lalu, TUHAN pernah berkata kepada orang Israel, “Kamu tidak boleh mengawini perempuan dari bangsa lain. Jika kamu melakukannya, mereka akan mempengaruhi hatimu untuk menyembah allahnya.” Namun, Salomo tetap jatuh hati terhadap perempuan-perempuan itu.
3. Ada 700 istrinya dari keturunan raja-raja. Dia juga mempunyai 300 hamba perempuan yang diperlakukan seperti istri baginya. Para istrinya membuatnya berbalik dari Allah.
4. Menjelang usianya yang bertambah tua, para istrinya membuatnya mengikut dewa-dewa asing. Ia tidak lagi mengikut TUHAN sepenuhnya sebagaimana yang dilakukan ayahnya Daud.
5. Salomo menyembah Asytoret, dewi orang Sidon. Dia menyembah Milkom, dewa orang Amon yang menjijikkan.
6. Jadi, Salomo berbuat yang salah di hadapan TUHAN, dia tidak menaati TUHAN sepenuh hatinya seperti yang dilakukan ayahnya Daud.
7. Salomo mendirikan sebuah tempat yang tinggi untuk menyembah Kamos, berhala orang Moab yang menjijikkan. Dia membangun tempat itu di bukit dekat Yerusalem. Pada bukit yang sama, ia membangun tempat penyembahan untuk Molekh, dewa orang Amon yang menjijikkan.
8. Hal yang serupa dilakukannya untuk semua istrinya dari negeri asing itu. Para istrinya membakar kemenyan dan memberikan kurban kepada dewa-dewa mereka.
9. TUHAN yang menampakkan diri kepada Salomo dua kali pada masa lampau, menjadi marah kepadanya, ketika ia berhenti mengikut TUHAN.
10. TUHAN telah melarang Salomo untuk menyembah dewa-dewa asing, tetapi larangan itu tidak dipatuhinya.
11. Jadi, TUHAN berkata kepada Salomo, “Engkau telah memilih untuk tidak melaksanakan perjanjianmu dengan Aku. Engkau tidak menaati perintah-Ku. Jadi, Aku berjanji bahwa Aku akan merobohkan kerajaanmu dan menyerahkannya kepada salah seorang hambamu.
12. Namun, Aku mengasihi ayahmu Daud, jadi Aku tidak melakukannya selama engkau masih hidup, Aku menunggu hingga anakmu menjadi raja. Kemudian Aku mengambilnya dari dia.
13. Aku tidak akan merobohkan seluruh kerajaan dari anakmu. Aku akan memberikan satu suku kepadanya untuk diperintahnya. Aku melakukannya karena Daud adalah hamba yang baik. Dan Aku melakukan hal itu demi Yerusalem, kota yang telah Kupilih.”
14. [Musuh Salomo] Pada masa itu, TUHAN membangkitkan Hadad orang Edom menjadi musuh Salomo. Hadad adalah keluarga raja Edom.
15. Beginilah yang terjadi: Dahulu Daud mengalahkan Edom. Yoab ialah panglima pasukan Daud. Yoab pergi ke Edom untuk menguburkan orang mati. Yoab membunuh semua lelaki yang masih hidup di sana.
16. Yoab dan semua umat Israel tinggal di Edom selama 6 bulan. Selama masa itu mereka membunuh semua lelaki Edom.
17. Hadad pada waktu itu masih seorang pemuda, jadi ia melarikan diri ke Mesir. Beberapa hamba ayahnya pergi bersama dia.
18. Mereka berangkat dari Midian dan pergi ke Paran. Beberapa orang di Paran bergabung dengan mereka, lalu semua kelompok itu pergi ke Mesir. Mereka menjumpai Firaun, raja Mesir minta tolong. Firaun memberikan rumah dan beberapa bidang tanah kepada Hadad. Firaun juga mendukungnya dan memberikan makanan kepadanya.
19. Firaun senang sekali dengan Hadad sehingga ia memberikan seorang istri kepada Hadad, yaitu adik istri Firaun. Istri Firaun adalah Ratu Tahpenes.
20. Jadi, saudari istri Tahpenes kawin dengan Hadad. Mereka mempunyai seorang anak yang bernama Genubat. Ratu Tahpenes mengizinkan Genubat dibesarkan dalam kalangan istana Firaun bersama anak-anak Firaun.
21. Di Mesir Hadad mendengar bahwa Daud telah mati. Ia juga mendengar bahwa Yoab, panglima tentara telah mati, maka berkatalah Hadad kepada Firaun, “Izinkanlah aku pergi ke negeriku sendiri.”
22. Namun, Firaun menjawab, “Aku telah memberikan kepadamu segala sesuatu yang kaubutuhkan di sini. Mengapa engkau ingin kembali ke negerimu sendiri?” Jawab Hadad, “Tolong, biarkanlah aku pulang.”
23. Allah juga membangkitkan seorang lain menjadi musuh Salomo, yaitu Rezon anak Elyada, yang telah melarikan diri dari tuannya. Majikannya ialah Hadadezer raja Zoba.
24. Setelah Daud mengalahkan pasukan Zoba, Rezon mengumpulkan beberapa orang dan menjadi pimpinan pasukan kecil. Rezon pergi ke Damsyik dan tinggal di sana dan menjadi raja Damsyik.
25. Rezon menjadi raja Aram dan dia terus menjadi musuh Israel selama hidup Salomo. Hezon dan Hadad menimbulkan banyak kesulitan terhadap Israel.
26. Yerobeam anak Nebat adalah salah seorang dari pelayan Salomo. Ia berasal dari suku Efraim dari kota Zereda. Ibunya bernama Zerua. Ayahnya telah mati. Ia memberontak terhadap raja.
27. Inilah kisahnya mengapa Yerobeam memberontak terhadap raja. Salomo membangun Milo dan menutup celah tembok Kota Daud, kota ayahnya.
28. Yerobeam adalah orang kuat. Salomo melihat bahwa orang muda itu pekerja yang baik, jadi Salomo mengangkatnya menjadi pimpinan para pekerja yang berasal dari keturunan Yusuf.
29. Pada suatu hari Yerobeam pergi ke luar Yerusalem. Nabi Ahia dari Silo bertemu dengan dia di perjalanan. Ahia memakai pakaian yang baru. Saat itu hanya mereka berdua di daerah itu.
30. Ahia mengambil pakaiannya dan merobeknya menjadi 12 potong.
31. Kemudian berkatalah Ahia kepada Yerobeam, “Ambillah 10 potong bagimu. TUHAN, Allah Israel, mengatakan, ‘Aku akan mengoyakkan kerajaan dari Salomo dan menyerahkan kepadamu 10 suku.
32. Dan Aku mengizinkan keluarga Daud memerintah hanya satu suku. Aku membiarkan mereka memiliki kelompok itu. Aku melakukan itu untuk hamba-Ku Daud dan demi Yerusalem. Yerusalemlah kota yang Kupilih dari antara semua suku Israel.
33. Aku akan mengambil kerajaan dari Salomo karena ia tidak mengikut Aku. Ia menyembah Asytoret, dewi Sidon. Dia menyembah Kamos, dewa Moab dan menyembah Milkom, dewa Amon. Salomo tidak melakukan yang benar dan yang baik. Ia tidak mematuhi hukum-Ku dan perintah-Ku. Ia tidak hidup dengan cara sebagaimana yang telah dilakukan oleh Daud.
34. Jadi, Aku mengambil kerajaan dari keluarga Salomo, tetapi Aku membiarkannya menjadi raja seumur hidupnya. Aku melakukan hal itu karena Daud hamba-Ku. Aku telah memilih Daud karena dia melakukan semua perintah dan hukum-Ku.
35. Aku akan mengambil kerajaan dari tangan anaknya, dan Yerobeam memerintah atas 10 suku.
36. Dan Aku mengizinkan anak Salomo terus memerintah atas satu suku. Aku melakukan hal itu supaya hamba-Ku Daud selalu mempunyai seorang keturunan memerintah di hadapan-Ku di Yerusalem, di kota pilihan-Ku sendiri.
37. Tentang dirimu, Aku membuat engkau memerintah atas semua yang kauinginkan. Engkau menjadi raja atas seluruh Israel.
38. Aku melakukan hal itu untukmu jika engkau hidup benar dan patuh atas semua perintah-Ku. Jika engkau mematuhi hukum dan perintah seperti Daud, maka Aku akan bersama engkau. Aku membuat keluargamu menjadi keluarga raja seperti yang telah Kulakukan terhadap Daud. Aku memberikan Israel kepadamu.
39. Aku menghukum keturunan Daud karena perbuatan Salomo, tetapi Aku tidak akan menghukum mereka selamanya.’”
40. [Kematian Salomo] Salomo berusaha membunuh Yerobeam, tetapi Yerobeam melarikan diri ke Mesir dan bertemu dengan Sisak raja Mesir. Dia tinggal di sana hingga Salomo meninggal.
41. Salomo melakukan banyak hal besar dan bijaksana selama pemerintahannya. Semua hal itu tertulis dalam Sejarah Salomo.
42. Salomo memerintah di Yerusalem atas seluruh Israel selama 40 tahun.
43. Kemudian dia meninggal dan dikuburkan bersama nenek moyangnya di kota Daud, kota ayahnya. Rehabeam menggantikan dia menjadi raja.

1 Raja 12:1-33
1. [Perang Saudara] Rehabeam pergi ke Sikhem karena semua orang Israel sedang pergi ke sana untuk menobatkannya menjadi raja yang baru.
2. Yerobeam anak Nebat masih tinggal di Mesir ketika ia mendengar berita itu. Yerobeam telah pergi ke Mesir untuk melarikan diri dari Raja Salomo.
3. Orang banyak menyuruh orang untuk mengundang Yerobeam datang ke pertemuan. Yerobeam dan kumpulan orang Israel bertemu. Mereka berbicara kepada Rehabeam, katanya,
4. “Ayahmu telah memaksa kami bekerja berat. Sekarang buatlah itu lebih ringan bagi kami. Hentikanlah pekerjaan berat yang dipaksakan ayahmu untuk kami kerjakan. Kami akan melayanimu.”
5. Rehabeam berkata kepada mereka, “Datanglah kembali setelah tiga hari, dan aku akan menjawab kamu.” Jadi, orang itu pun pergi.
6. Di sana ada beberapa tua-tua yang menolong Salomo mengambil keputusan selama hidupnya. Jadi, Raja Rehabeam bertanya kepada orang itu apa yang akan dilakukannya. Katanya, “Apa nasihat kamu kepadaku untuk memberi jawaban kepada mereka itu?”
7. Tua-tua itu mengatakan, “Jika engkau seperti pelayan bagi mereka hari ini, mereka sungguh-sungguh akan melayani engkau. Jika engkau berbicara dengan baik terhadap mereka, mereka selalu bekerja untukmu.”
8. Namun, Rehabeam mengabaikan nasihat itu. Ia meminta pendapat kepada orang muda, yaitu teman-temannya.
9. Rehabeam mengatakan kepada mereka, “Orang mengatakan, ‘Berikan kepada kami pekerjaan yang lebih ringan daripada yang diberikan ayahmu kepada kami.’ Bagaimana pendapat kamu mengenai jawabanku kepada mereka? Apa yang harus kukatakan kepada mereka?”
10. Anak-anak muda yang dibesarkan bersama raja itu mengatakan, “Orang itu datang kepadamu serta mengatakan, ‘Ayahmu telah memaksa kami bekerja berat. Sekarang buatlah itu lebih ringan bagi kami.’ Jadi, katakanlah kepada mereka, ‘Jari kelingkingku lebih kuat daripada seluruh tubuh ayahku.
11. Ayahku telah memaksa kamu kerja berat, tetapi aku membuatnya lebih berat lagi. Ayahku telah mencambuk kamu supaya kamu bekerja, tetapi aku mencambuk kamu dengan cambuk berduri untuk memotong kamu.’”
12. Rehabeam telah berkata kepada umat, “Datanglah kepadaku tiga hari lagi.” Jadi, setelah tiga hari semua orang Israel kembali kepada Rehabeam.
13. Pada saat itu Raja Rehabeam berkata dengan keras kepada mereka, tanpa mempedulikan nasihat tua-tua.
14. Dia menuruti saran anak-anak muda yang dibesarkan bersamanya dan berkata, “Ayahku telah memaksa kamu kerja berat, tetapi aku membuatnya lebih berat. Ayahku telah mencambuk kamu supaya kamu bekerja, tetapi aku mencambuk kamu dengan cambuk berduri untuk memotong kamu.”
15. Jadi, raja tidak memperhatikan permintaan umatnya. Hal itu diizinkan TUHAN terjadi untuk memenuhi kata-kata yang pernah diucapkan-Nya kepada Yerobeam anak Nebat dengan perantaraan Nabi Ahia, orang Silo.
16. Seluruh umat Israel melihat bahwa raja yang baru tidak mau mendengarkan mereka, maka mereka berkata kepada raja, “Apakah kami bagian dari keluarga Daud? Tidak! Apakah kami mendapat bagian dari tanah Isai? Tidak! Hai orang Israel, marilah kita pulang. Biarlah anak Daud memerintah umatnya sendiri.” Jadi pulanglah orang Israel.
17. Namun, Rehabeam masih memimpin orang Israel yang tinggal di kota-kota Yehuda.
18. Adoram adalah salah seorang dari yang mengatur para pekerja. Raja Rehabeam mengutus Adoram berbicara kepada orang banyak, tetapi orang Israel melempar batu kepadanya sampai mati. Kemudian Raja Rehabeam berlari ke kereta perangnya dan melarikan diri ke Yerusalem.
19. Jadi, Israel memberontak terhadap keluarga Daud sampai hari ini.
20. Semua orang Israel mendengar bahwa Yerobeam telah pulang, mereka mengadakan pertemuan dan mengangkatnya menjadi raja Israel. Hanya suku Yehuda yang setia terus mengikuti keluarga Daud.
21. Rehabeam kembali ke Yerusalem. Ia mengumpulkan seluruh keluarga Yehuda dan suku Benyamin. Mereka terdiri dari 180.000 orang dalam satu pasukan. Rehabeam mau menyerang orang Israel untuk mengambil kerajaannya kembali.
22. ALLAH berkata kepada Semaya, abdi Allah, kata-Nya
23. “Katakanlah kepada Rehabeam, anak Salomo, raja Yehuda dan kepada semua orang Yehuda dan Benyamin,
24. katakan kepada mereka, ‘TUHAN berkata bahwa kamu jangan maju berperang melawan saudara-saudaramu. Kembalilah ke tempatmu masing-masing. Aku membuat itu semuanya terjadi.’” Mereka semua mendengarkan perintah TUHAN lalu mereka pulang.
25. Kemudian Yerobeam memperkuat Sikhem di pebukitan Efraim dan tinggal di sana. Dari situ dia pergi dan membangun kota Pniel.
26. Yerobeam berpikir dalam hatinya, “Jika umat terus pergi ke Bait TUHAN di Yerusalem, mereka akan mau diperintah oleh keluarga Daud. Mereka mengikut Rehabeam raja Yehuda kembali, lalu mereka membunuh aku.”
27. (12:26)
28. Setelah meminta pertimbangan dari para penasihatnya, dia membuat dua anak lembu jantan dari emas, lalu berkata kepada umat, “Jangan pergi ke Yerusalem untuk beribadat, inilah dewa-dewa yang membawa kamu keluar dari Mesir.”
29. Raja Yerobeam meletakkan satu patung anak lembu jantan di Betel dan yang satu lagi di kota Dan.
30. Orang Israel bepergian ke kota Dan dan Betel untuk menyembah patung itu. Itulah dosa yang sangat besar.
31. Yerobeam juga membangun kuil-kuil di tempat-tempat yang tinggi dan mengangkat imam-imam dari berbagai suku Israel. Ia tidak memilihnya hanya dari suku Lewi.
32. Dia menetapkan suatu hari raya pada hari kelima belas bulan kedelapan, seperti hari raya di Yehuda, lalu ia sendiri memberikan persembahan di atas mezbah. Hal itu dilakukannya di Betel, memberi persembahan kepada patung anak lembu jantan yang dibuatnya. Ia juga mengangkat imam-imam di Betel untuk bertugas di kuil-kuil yang dibuatnya di tempat-tempat yang tinggi.
33. Raja Rehabeam menentukan waktunya sendiri untuk hari raya bagi umat Israel, yaitu pada hari kelima belas bulan kedelapan. Pada waktu itu dia memberikan persembahan dan membakar kemenyan di atas mezbah yang dibangunnya di kota Betel.

Mazmur 69:5-15
5. (69-6) Ya Allah, Engkau tahu kesalahanku. Aku tidak dapat menyembunyikan dosaku dari pada-Mu.
6. (69-7) Ya Tuhan ALLAHku Yang Mahakuasa, janganlah biarkan pengikut-Mu malu karena aku. Ya Allah Israel, janganlah biarkan aku mempermalukan orang yang menyembah-Mu.
7. (69-8) Mukaku ditutupi dengan noda. Aku menanggung noda demi Engkau.
8. (69-9) Aku diperlakukan oleh saudara-saudaraku seperti pendatang. Mereka berbuat seakan-akan aku seperti orang asing.
9. (69-10) Kegairahanku akan rumah-Mu membinasakan aku. Mereka yang menghina Engkau juga menghina aku.
10. (69-11) Bila aku menangis dan berpuasa, mereka mengejek aku.
11. (69-12) Bila aku memakai baju kabung menunjukkan kesedihanku, mereka menyindir aku.
12. (69-13) Mereka membicarakan tentang aku di tempat umum. Dan pemabuk-pemabuk menyanyi tentang aku.
13. (69-14) Bagiku, inilah doaku kepada-Mu, ya TUHAN: Terimalah aku. Ya Allah, aku mau supaya Engkau menjawab aku dengan kasih. Aku tahu aku dapat mempercayai Engkau untuk menyelamatkan aku.
14. (69-15) Tariklah aku dari lumpur. Janganlah biarkan aku tenggelam dalam lumpur. Selamatkanlah aku dari orang yang membenci aku. Selamatkanlah aku dari air yang dalam.
15. (69-16) Janganlah biarkan gelombang menenggelamkan aku. Janganlah biarkan lubuk yang dalam menelan aku, tutuplah liang kubur terhadap aku.

Amsal 17:20-22
20. Orang jahat tidak mendapat untung dari kejahatannya. Orang yang mengatakan sesuatu yang mengakibatkan kesulitan akan terperangkap bila itu terjadi.
21. Orang yang membuat anak bodoh akan kecewa. Orang bodoh tidak membawa sukacita bagi ayahnya.
22. Sukacita adalah obat yang baik, tetapi dukacita adalah penyakit.

Yohanes 12:1-26
1. [Yesus Diminyaki di Betania] Enam hari sebelum Paskah, Yesus datang ke Betania, kota tempat Lazarus tinggal, orang yang dibangkitkan oleh Yesus dari kematian.
2. Di Betania diadakan perjamuan untuk Yesus. Marta menyajikan makanan. Salah seorang yang makan bersama Yesus adalah Lazarus.
3. Maria mengambil setengah liter minyak narwastu murni yang sangat mahal. Maria meminyaki kaki Yesus dengan minyak itu dan mengeringkannya dengan rambutnya. Harum minyak narwastu itu tercium di seluruh rumah itu.
4. Yudas Iskariot salah seorang murid Yesus, yang kelak mengkhianati-Nya, mengatakan,
5. “Minyak narwastu itu harganya 300 keping uang perak. Minyak ini seharusnya dijual dan uangnya diberikan kepada orang miskin.”
6. Namun, Yudas sebenarnya tidak peduli kepada orang miskin. Yudas mengatakan itu karena ia seorang pencuri. Yudas sering mencuri uang yang disimpan dalam kas yang dipegangnya.
7. Jawab Yesus, “Biarkanlah dia melakukan hal ini sebagai persiapan akan hari penguburan-Ku.
8. Orang miskin akan selalu ada bersama kamu, tetapi Aku tidak akan selalu bersama kamu.”
9. [Kesepakatan Membunuh Lazarus] Banyak orang Yahudi mendengar bahwa Yesus di Betania, maka mereka pergi ke Betania. Mereka datang bukan hanya karena Yesus, melainkan untuk melihat Lazarus yang telah dibangkitkan-Nya dari kematian.
10. Maka imam-imam kepala berencana untuk membunuh Lazarus juga.
11. Karena Lazarus, banyak orang Yahudi meninggalkan mereka dan percaya kepada Yesus.
12. [Yesus ke Yerusalem] Keesokan harinya orang banyak yang akan menghadiri Paskah mendengar bahwa Yesus sedang di perjalanan menuju Yerusalem.
13. Mereka mengambil daun-daun palem dan pergi menyambut Yesus. Mereka berseru-seru, “‘Pujilah Dia! Selamat datang! Allah memberkati Dia yang datang dalam nama Tuhan!’ Allah memberkati Raja Israel!”
14. Yesus menemukan seekor keledai muda lalu Ia naik ke atasnya. Hal itu seperti yang tertulis dalam Kitab Suci,
15. “Jangan takut, hai putri Sion. Lihatlah rajamu datang. Ia duduk di atas seekor keledai muda.”
16. Mula-mula pengikut-pengikut Yesus tidak mengerti akan hal itu, tetapi sesudah Yesus dimuliakan, teringatlah mereka, bahwa nubuat itu mengenai Dia. Kemudian pengikut-pengikut Yesus mengingat bahwa mereka telah melakukannya untuk Dia.
17. [Orang Banyak Berbicara tentang Yesus] Di situ banyak orang yang bersama Yesus ketika Ia membangkitkan Lazarus dan memanggilnya keluar dari kubur. Mereka memberi kesaksian tentang Dia.
18. Banyak orang menyambut Yesus karena mereka mendengar, bahwa Dialah yang melakukan mukjizat itu.
19. Maka orang Farisi berkata satu kepada yang lain, “Lihatlah! Rencana kita sama sekali tidak berhasil. Semua orang mengikuti Dia.”
20. [Yesus Berbicara tentang Hidup dan Mati] Di antara mereka yang berangkat untuk beribadat di Yerusalem pada Hari Raya Paskah itu juga terdapat beberapa orang Yunani.
21. Orang Yunani itu pergi kepada Filipus, yang berasal dari Betsaida di Galilea. Mereka berkata kepada Filipus, “Tuan, kami ingin bertemu dengan Yesus.”
22. Filipus pergi dan menyampaikan hal itu kepada Andreas. Kemudian Andreas dan Filipus pergi menyampaikannya kepada Yesus.
23. Kata Yesus kepada mereka, “Telah tiba saatnya Anak Manusia itu dimuliakan.
24. Yakinlah, biji gandum harus jatuh ke tanah dan mati, barulah ia tumbuh dan akan menghasilkan banyak buah. Jika ia tidak pernah mati, ia tetap satu biji saja.
25. Orang yang mencintai hidupnya akan kehilangan hidupnya. Orang yang tidak mencintai hidupnya di dunia ini, akan memeliharanya. Ia akan memiliki hidup yang kekal.
26. Orang yang melayani Aku harus mengikut Aku. Maka hamba-Ku akan berada di tempat Aku berada. Bapa-Ku akan menghormati orang yang melayani Aku.”