Alkitab dalam satu tahun
Agustus 17


Ester 3:1-15
1. [Rencana Haman Membinasakan Orang Yahudi] Beberapa waktu setelah peristiwa itu terjadi, Raja Ahasyweros memberi penghormatan kepada Haman. Haman anak Hamedata keturunan Agag. Raja menaikkan pangkatnya dan memberi kedudukan yang terhormat yang lebih tinggi daripada pejabat lainnya.
2. Semua pejabat raja sujud di gerbang dan menghormati Haman. Itulah yang diperintahkan raja untuk dilaksanakan, tetapi Mordekhai tidak mau sujud dan tidak memberi hormat kepada Haman.
3. Kemudian para pemimpin yang berada di gerbang berkata kepada Mordekhai, “Mengapa engkau tidak menaati perintah raja bersujud kepada Haman?”
4. Hari demi hari, para pemimpin berbicara kepada Mordekhai, tetapi ia tidak mau menghormati Haman. Jadi, mereka memberitahukan kepada Haman tentang itu. Mereka ingin tahu apa yang akan dilakukannya terhadap Mordekhai. Mordekhai telah memberitahukan kepada mereka bahwa ia orang Yahudi.
5. Ketika Haman melihat Mordekhai tidak sujud kepadanya dan tidak menghormatinya, ia sangat marah.
6. Haman tahu bahwa Mordekhai orang Yahudi, tetapi Haman tidak puas hanya membunuh Mordekhai. Ia juga mau menemukan jalan untuk membinasakan semua orang Yahudi yang ada dalam kerajaan Ahasyweros.
7. Pada tahun kedua belas pemerintahan Raja Ahasyweros dalam bulan pertama yaitu bulan Nisan, Haman membuang undi untuk menetapkan hari dan bulan khusus. Dan bulan kedua belas, bulan Adarlah dipilih. Pada waktu itu undi disebut, “pur.”
8. Kemudian Haman datang kepada Raja Ahasyweros, katanya, “Ada satu kelompok bangsa tersebar di tengah-tengah semua propinsi kerajaanmu. Mereka tetap mengasingkan diri dari orang lain. Kebiasaannya berbeda dengan kebiasaan orang lain. Mereka tidak menaati hukum raja. Hal itu bukanlah yang terbaik bagi raja untuk membiarkan mereka tetap tinggal di dalam kerajaanmu.
9. Jika berkenan pada raja, aku mengusulkan: Berikanlah suatu perintah untuk membinasakan orang itu. Dan aku akan memasukkan 340.000 kg perak ke dalam perbendaharaan kerajaan dan uang itu dapat digunakan untuk membayar orang yang melakukan pekerjaan itu.”
10. Jadi, raja melepaskan cincin kerajaan dari jarinya dan memberikannya kepada Haman anak Hamedata orang Agag. Haman adalah musuh orang Yahudi.
11. Raja berkata kepada Haman, “Simpanlah uang itu. Lakukanlah apa yang kauinginkan terhadap mereka.”
12. Pada hari ketiga belas bulan pertama raja memanggil para sekretarisnya dan mereka menulis surat perintah Haman kepada setiap gubernur di propinsi yang berbeda-beda dan kepada pemimpin setiap kelompok yang berbeda. Mereka menulis atas nama Raja Ahasyweros dan dimeteraikan dengan cincin raja sendiri.
13. Kemudian perintah itu disebarkan oleh para suruhan kerajaan kepada semua propinsi bahwa semua orang Yahudi harus dibunuh dan dibinasakan. Termasuk tua-muda, perempuan, dan juga anak-anak. Perintah itu ialah untuk membunuh semua orang Yahudi dalam satu hari, yaitu pada hari ketiga belas bulan 12, yaitu bulan Adar. Perintah itu mengatakan untuk mengambil semua milik orang Yahudi.
14. Salinan surat itu dikeluarkan sebagai hukum dan dibagikan ke propinsi-propinsi dan dipamerkan di tengah-tengah orang banyak apa yang harus terjadi pada hari itu.
15. Para suruhan berangkat dengan cepat atas perintah raja dan perintah itu diumumkan di ibu kota Susan. Raja dan Haman duduk sambil minum, tetapi kota Susan telah kacau-balau.

Ester 4:1-17
1. [Mordekhai Membujuk Ester] Ketika Mordekhai mendengar segala sesuatu yang telah terjadi, ia merobek pakaiannya dan memakai kain kabung dan menaruh abu ke atas kepalanya. Ia pergi ke kota sambil berteriak dengan kuat.
2. Namun, Mordekhai hanya pergi sejauh pintu gerbang raja. Tidak seorang pun yang boleh memasuki gerbang raja dengan mengenakan kain kabung.
3. Peraturan dan perintah raja sampai ke semua propinsi. Terjadilah ratapan dan duka di tengah-tengah orang Yahudi. Mereka berpuasa dan menangis sekuat-kuatnya. Banyak orang Yahudi berbaring di atas tanah memakai kain kabung dan abu di atas kepalanya.
4. Para hamba perempuan Ester dan pegawai datang kepadanya dan menceritakan yang telah terjadi pada Mordekhai. Hal itu membuat Ratu Ester sangat sedih dan bingung. Dia mengirimkan pakaian kepada Mordekhai untuk menggantikan kain kabungnya, tetapi Mordekhai menolaknya.
5. Kemudian Ester memanggil Hatah, seorang pegawai yang bertugas melayani Ester, ditugaskan untuk menyelidiki yang terjadi terhadap Mordekhai dan mengapa demikian.
6. Hatah pergi menemui Mordekhai yang berada di istana raja di depan gerbang.
7. Kemudian Mordekhai menceritakan kepada Hatah semua hal yang terjadi pada dirinya. Ia mengatakan kepadanya tentang jumlah uang yang dijanjikan Haman untuk dimasukkan ke perbendaharaan raja, guna membunuh orang Yahudi.
8. Mordekhai juga memberikan kepada Hatah tembusan perintah raja untuk membunuh orang Yahudi. Perintah itu telah dikirimkan kepada semua kota Susan. Dia mau supaya Hatah menunjukkannya kepada Ester dan menceritakan segala sesuatu kepadanya. Ia juga mengatakan kepada Hatah agar menyuruh Ester menghadap raja untuk memohon belas kasihan bagi bangsanya.
9. Hatah kembali kepada Ester serta menceritakan apa yang dikatakan Mordekhai.
10. Kemudian Ester mengatakan kepada Hatah untuk menyampaikan pesan kepada Mordekhai,
11. “Mordekhai, semua pemerintah dan semua orang di propinsi kerajaan tahu: Raja mempunyai satu hukum untuk semua laki-laki atau perempuan yang pergi kepada raja tanpa panggilan, dia harus dihukum mati. Hanya bagi orang yang kepadanya tongkat emas diulurkan oleh raja tidak berlaku hukum itu. Jika raja melakukannya, orang itu akan selamat. Dan aku tidak dipanggil menghadap raja selama 30 hari.”
12. Kemudian pesan Ester diberikan kepada Mordekhai. Ketika Mordekhai menerima pesan itu, dia menjawab kembali, “Ester, jangan anggap karena engkau tinggal di istana raja, engkaulah satu-satunya orang Yahudi yang luput.
13. (4:12)
14. Jika engkau berdiam diri sekarang, pertolongan dan kebebasan untuk orang Yahudi akan datang dari tempat lain, tetapi engkau dan keluarga ayahmu akan mati. Dan siapa yang tahu, mungkin engkau telah dipilih menjadi ratu untuk masa seperti ini?”
15. Kemudian Ester mengirim jawabannya kepada Mordekhai, “Mordekhai, pergi dan kumpulkanlah semua orang Yahudi di Susan dan berpuasalah bagiku. Jangan makan dan minum selama tiga hari tiga malam. Aku sendiri dan para perempuan hamba pun akan berpuasa dengan cara yang sama seperti kamu. Setelah itu aku menghadap raja. Aku tahu bahwa bertentangan dengan hukum untuk pergi kepada raja, jika aku tidak diundangnya, namun aku akan melakukannya. Jika aku mati, matilah aku.”
16. (4:15)
17. Jadi, pergilah Mordekhai dan melakukan segala sesuatu yang dipesankan Ester kepadanya untuk dilaksanakan.

Mazmur 89:46-52
46. (89-47) Ya TUHAN, berapa lama lagi hal itu berlangsung? Apakah Engkau akan mengabaikan kami selama-lamanya? Apakah kemarahan-Mu akan membakar seperti api selama-lamanya?
47. (89-48) Ingatlah betapa singkatnya hidupku. Engkau telah menciptakan kami hidup dengan singkat lalu mati.
48. (89-49) Apakah ada orang yang hidup dan yang tidak pernah mati? Apakah ada orang yang dapat melarikan diri dari kubur? Sela
49. (89-50) Ya Tuhan, di manakah kasih yang telah Kautunjukkan pada masa lalu? Engkau telah menjanjikan kepada Daud bahwa Engkau setia kepada keluarganya.
50. (89-51) TUHAN, ingatlah bagaimana orang telah menghina hamba-Mu. Aku harus mendengarkan semua hinaan dari musuh-Mu. Mereka telah menghina raja pilihan-Mu, ke mana pun dia pergi.
51. (89-52) (89:50)
52. (89-53) Pujilah TUHAN selamanya. Amin dan Amin.

Amsal 22:7-8
7. Orang miskin menjadi hamba orang kaya. Orang yang meminjam menjadi hamba dari yang meminjamkan.
8. Orang yang menabur kesulitan akan menuai kesulitan. Dan akhirnya, mereka binasa karena kesulitan yang dibuatnya terhadap orang lain.

Roma 3:1-31
1. Jadi, apakah orang Yahudi mempunyai sesuatu yang tidak dimiliki orang lain? Apakah ada sesuatu hal yang istimewa dengan sunat?
2. Ya, orang Yahudi mempunyai banyak hal yang istimewa. Hal yang paling penting ialah: Allah mempercayakan ajaran-Nya kepada orang Yahudi.
3. Ada beberapa orang Yahudi yang tidak setia kepada Allah, tetapi apakah hal itu akan menghentikan Allah setia terhadap janji-Nya?
4. Tidak. Allah akan tetap mengatakan kebenaran, walaupun setiap orang berdusta. Seperti Kitab Suci mengatakan, “Engkau akan terbukti benar dalam semua firman-Mu, dan Engkau akan menang, jika Engkau dihakimi.”
5. Ketika kita bersalah, hal itu akan semakin membuktikan, bahwa Allah benar. Jadi, apakah kita boleh mengatakan, bahwa Allah salah pada saat Dia menghukum kita? Aku berkata selaku manusia.
6. Tidak. Jika Allah tidak dapat menghukum kita, Allah tidak dapat menghakimi dunia ini.
7. Orang mungkin mengatakan, “Jika aku berdusta, itu akan memuliakan Allah, sebab kebohonganku menunjukkan kebenaran Allah. Jadi, mengapa aku dihakimi sebagai orang berdosa?”
8. Sama dengan mengatakan, “Kita harus melakukan yang jahat supaya yang baik datang.” Banyak orang mengecam kami bahwa kami mengajarkan hal seperti itu. Orang yang berkata demikian sudah sepantasnya menerima hukuman.
9. [Semua Orang Berdosa] Apakah kita orang Yahudi lebih baik daripada orang lain? Tidak. Kami sudah mengatakan bahwa orang Yahudi dan yang bukan Yahudi sama. Mereka semua berdosa.
10. Seperti Kitab Suci mengatakan, “Tidak ada orang yang tidak berdosa, seorang pun tidak ada.
11. Tidak ada orang yang mengerti. Tidak ada orang yang sungguh mau bersama Allah.
12. Semua orang sudah berbalik dan semua orang tidak berguna. Tidak ada orang yang berbuat baik. Tidak ada.”
13. “Mulut orang seperti kubur yang terbuka; mereka menggunakan lidahnya berdusta.” “Yang dikatakan mereka seperti racun ular;”
14. “mulut mereka penuh kutukan dan kepahitan.”
15. “Mereka selalu bersedia menyakiti dan membunuh;
16. ke mana saja mereka pergi, mereka membuat kehancuran dan kesedihan.
17. Mereka tidak mengenal jalan damai.”
18. “Mereka tidak takut atau tidak hormat terhadap Allah.”
19. Yang dikatakan hukum Taurat adalah untuk manusia yang dikuasai hukum Taurat. Hal itu yang menyebabkan orang Yahudi berhenti meminta maaf dan membawa semua orang di dunia ini kepada penghakiman Allah,
20. karena tidak seorang pun yang dapat benar di hadapan Allah dengan mematuhi hukum Taurat. Hukum Taurat hanya menunjukkan dosa-dosa kita kepada kita.
21. [Allah Membenarkan Manusia] Tetapi Allah mempunyai jalan untuk membenarkan manusia, bukan dengan hukum Taurat. Dan sekarang Allah sudah menunjukkan jalan yang baru. Hukum Taurat dan para nabi telah mengatakan jalan baru itu kepada kita.
22. Allah membuat manusia benar melalui iman mereka kepada Yesus Kristus. Allah melakukan itu untuk semua orang yang percaya kepada Kristus karena semua orang sama.
23. Semua orang telah berdosa dan tidak cukup baik untuk kemuliaan Allah.
24. Manusia dibenarkan di hadapan Allah hanya karena anugerah-Nya. Itu adalah pemberian secara cuma-cuma. Manusia menjadi benar di hadapan Allah dengan membuatnya bebas dari dosa oleh Yesus Kristus.
25. Allah telah memberikan Yesus sebagai jalan untuk mengampuni dosa manusia melalui iman. Allah mengampuni orang melalui kematian Yesus. Allah telah memberikan Yesus untuk menunjukkan bahwa Ia selalu melakukan yang benar dan patut. Di masa lalu Allah tetap sabar dan tidak membinasakan manusia karena dosa-dosanya.
26. Allah telah memberikan Yesus untuk menunjukkan hari itu, bahwa Allah melakukan yang benar. Allah melakukan itu sehingga Ia dapat menghakimi dengan adil dan membenarkan orang yang mempunyai iman kepada Yesus.
27. Jadi, apakah kita punya alasan untuk bermegah diri? Tidak. Mengapa tidak? Melalui iman hal bermegah diri dihentikan, bukan dengan jalan menaati hukum Taurat,
28. sebab orang dibenarkan di hadapan Allah melalui iman, bukan dengan yang dilakukannya dengan menuruti hukum Taurat. Itulah yang kita percayai.
29. Allah bukan hanya Allah orang Yahudi, tetapi juga Allah orang yang bukan Yahudi.
30. Hanya ada satu Allah. Ia yang akan membenarkan orang Yahudi di hadapan-Nya melalui imannya. Dan Dia juga membenarkan orang yang bukan Yahudi di hadapan-Nya melalui imannya.
31. Apakah kami membinasakan hukum Taurat dengan mengikuti jalan iman? Tidak. Iman menyebabkan kami menjalankan yang sebenarnya dikehendaki hukum Taurat.