Alkitab dalam satu tahun


Februari 16


Keluaran 13:1-22
1. Sebermula, maka berfirmanlah Tuhan kepada Musa, firman-Nya:
2. Sucikanlah bagi-Ku segala anak sulung; bahwa segala anak di antara bani Israel yang mula-mula keluar dari pada rahim, baik manusia baik binatang, Aku yang empunya dia.
3. Arakian, maka kata Musa kepada orang banyak itu: Ingatlah kamu akan hari ini, yaitu hari yang kamu keluar dari Mesir, dari dalam tempat perhambaan itu, karena dengan tangan yang kuat Tuhan telah membawa akan kamu keluar dari sini, maka sebab itu yang berkhamir itu tiada boleh dimakan.
4. Maka pada hari ini juga kamu sekalian keluar, pada bulan Abib.
5. Maka akan jadi apabila Tuhan sudah membawa akan kamu masuk ke dalam negeri orang Kanani dan Heti dan Amori dan Hewi dan Yebuzi, yang telah dijanji-Nya kepada nenek moyangmu dengan bersumpah hendak dianugerahkan-Nya kepada kamu, yaitu sebuah negeri yang berkelimpahan air susu dan madu, maka tak akan jangan kamu memegang kebaktian ini pada bulan ini juga.
6. Tujuh hari lamanya hendaklah kamu makan apam fatir, maka hari yang ketujuh itu akan jadi satu hari raya bagi Tuhan.
7. Tujuh hari lamanya hendaklah dimakan apam fatir itu, jangan kelihatan padamu yang berkhamir, bahkan, janganlah kelihatan khamir di antara kamu dalam segala perhinggaan negerimu.
8. Maka pada masa itu hendaklah kamu memberitahu kepada anak-anakmu serta katakan: Inilah sebab perkara yang telah dibuat Tuhan akan daku tatkala aku keluar dari negeri Mesir.
9. Biarlah ini akan suatu tanda pada tanganmu dan akan suatu peringatan di antara kedua belah matamu, supaya hukum Tuhan adalah pada lidahmu, sebab telah dibawa Tuhan akan kamu keluar dari negeri Mesir dengan tangan yang kuat.
10. Sebab itu peganglah akan syarat ini pada masa yang tertentu sebilang-bilang tahun.
11. Dan lagi akan jadi, apabila Tuhan sudah membawa kamu masuk ke dalam negeri orang Kanani, seperti yang telah dijanji-Nya kepada nenek moyangmu dengan bersumpah, dan apabila sudah diberikannya negeri itu kepadamu,
12. maka tak dapat tiada kamu memulangkan kepada Tuhan segala anak yang mula-mula keluar dari pada rahim dan lagi segala buah sulung dari pada segala binatang yang ada padamu, segala yang jantan itu Tuhan punya.
13. Tetapi segala anak sulung keledai hendaklah kamu tebus dengan seekor anak domba, maka jikalau kiranya tiada kamu menebus dia, tak dapat tiada kamu mematahkan lehernya; tetapi segala anak sulung manusia di antara anak-anakmu laki-laki itu hendaklah kamu tebus.
14. Maka akan jadi besok, apabila anakmu bertanya akan kamu, katanya: Apakah ini? hendaklah kamu katakan kepadanya: Bahwa Tuhan telah menghantar akan kami keluar dari Mesir, dari dalam tempat perhambaan itu dengan tangan yang kuat.
15. Karena telah jadi tatkala dikeraskan Firaun akan hatinya, tiada diberinya kami pergi, maka dibunuh Tuhan akan segala anak sulung dalam negeri Mesir, dari pada anak sulung manusia sampai kepada anak sulung binatangpun, maka sebab itu aku mempersembahkan kepada Tuhan segala jantan di antara segala binatang yang diperanakkan mula-mula, tetapi segala anakku laki-laki yang sulung itu kutebus.
16. Maka biarlah ini akan suatu tanda pada tanganmu dan akan suatu jamang antara kedua belah matamu, karena Tuhan telah menghantar akan kami keluar dari Mesir dengan tangan yang kuat.
17. Bermula, maka jadi setelah sudah diberi Firaun orang banyak itu pergi, maka dihantar Allah akan mereka itu bukan pada jalan ke negeri orang Filistin, jikalau ia itu dekat sekalipun, karena firman Allah: Kalau-kalau orang banyak itu menyesal apabila dilihatnya perang, lalu mereka itu kembali ke Mesir.
18. Melainkan dihantar Allah akan orang banyak itu pada simpangan jalan yang menuju ke padang belantara laut Kolzom. Maka bani Israel itupun berjalanlah keluar dari negeri Mesir dengan lima tentaranya.
19. Maka oleh Musa dibawa akan segala tulang Yusuf sertanya, karena telah dipesan Yusuf akan bani Israel sambil bersumpah dengan sumpah yang besar, katanya: Niscaya Allah akan mengunjungi kamu, maka pada masa itu bawalah akan segala tulangku sertamu dari sini!
20. Hata, maka mereka itupun berjalanlah dari Sukot, lalu berhenti di Etam pada ujung padang belantara itu.
21. Maka Tuhanpun berjalanlah di hadapannya, yaitu pada siang hari dalam sebatang tiang awan, hendak dihantarnya akan mereka itu di jalan, dan pada malam dalam sebatang tiang api, hendak diterangkannya mereka itu, supaya dapat mereka itu berjalan baik siang baik malam.
22. Maka tiada dilalukannya tiang awan itu pada siang hari, atau tiang api itu pada malam dari pada pemandangan orang banyak itu.

Keluaran 14:1-31
1. Arakian, maka berfirmanlah Tuhan kepada Musa, firman-Nya:
2. Suruhkanlah bani Israel balik, lalu berhenti di sebelah timur Pi-Hakhirot, di antara Migdol dengan laut, bertentangan dengan Baal-Zefon, berbetulan dengan tempat itu hendaklah kamu berhenti di tepi laut.
3. Kemudian kata Firaun kelak akan hal bani Israel: Mereka itu sudah sesat jalannya dan padang belantara itu sudah melengkung mereka itu.
4. Maka Aku akan mengeraskan hati Firaun, supaya dikejarnya akan mereka itu, maka Aku kelak dipermuliakan akan Firaun dan akan segala balatentaranya, sehingga diketahui oleh segala orang Mesir, bahwa Akulah Tuhan. Maka oleh orang Israelpun dibuatlah demikian.
5. Hata, setelah dikabarkan oranglah kepada baginda raja Mesir, bahwa bangsa itu sudah lari, maka berubahlah hati Firaun dan hati segala pegawainyapun kepada orang Israel, lalu katanya: Mengapa kita sudah berbuat demikian, yaitu kita biarkan orang Israel itu pergi, sehingga tiada lagi mereka itu jadi hamba kepada kita?
6. Maka disuruh baginda sediakan ratanya, dibawanya akan segala rakyatnyapun sertanya.
7. Dan lagi dibawanya akan enam ratus buah rata pilihan dan segala rata lain yang di Mesir serta dengan segala hulubalangnya.
8. Karena dikeraskan Tuhan akan hati Firaun, raja Mesir, sehingga dikejarnya akan bani Israel, jikalau bani Israel telah keluar dengan kuasa yang dari atas sekalipun.
9. Maka oleh orang Mesir dikejarlah akan mereka itu dengan segala kuda dan rata Firaun serta dengan orang yang mengendarainya dan segala balatentaranya, lalu sampailah ia kepadanya, sebab mereka itu lagi berhenti di tepi laut, yaitu dekat Pi-Hakhirot, bertentangan dengan Baal-Zefon.
10. Setelah Firaun datang hampir, serta diangkat bani Israel matanya, dilihatnya orang Mesir mengikut dari belakang, maka ketakutanlah mereka itu sangat, lalu berserulah bani Israel kepada Tuhan.
11. Serta katanya kepada Musa: Adakah sebab kurang kubur di Mesir, maka engkau membawa akan kami sertamu, supaya kami mati dalam padang belantara ini? Apakah macam perbuatanmu ini, yaitu engkau membawa akan kami keluar dari Mesir?
12. Bolakkah kata kami kepadamu di Mesir: Lalulah engkau dari pada kami dan biarkanlah kami diperhamba oleh orang Mesir? Karena dari pada mati dalam padang belantara ini remaklah kami diperhamba oleh orang Mesir.
13. Tetapi kata Musa kepada orang banyak itu: Janganlah kamu takut; pertetapkanlah hatimu, maka kamu akan melihat kelak pertolongan besar dari pada Tuhan, yang diadakan-Nya bagimu pada hari ini juga, karena adapun segala orang Mesir, yang kamu lihat pada hari ini, ia itu tiada kelihatan pula kepadamu sampai selama-lamanya.
14. Bahwa Tuhan juga kelak berperang akan ganti kamu, dan kamu ini akan berdiam diri jua.
15. Hata, maka firman Tuhan kepada Musa: Mengapa engkau berseru kepada-Ku? Suruhlah bani Israel berjalan dari sini.
16. Dan engkau ini, angkatlah tongkatmu, unjukkanlah tanganmu ke atas laut, belahkanlah airnya, supaya dapat bani Israel berjalan di tengah-tengah laut di atas kekeringan itu.
17. Tetapi akan Daku, bahwa sesungguhnya Aku akan mengeraskan hati segala orang Mesir, supaya mereka itupun masuk mengikut bani Israel, maka Aku dipermuliakan kelak akan Firaun dan akan segala balatentaranya, akan segala ratanya dan akan segala orangnya yang berkuda itu.
18. Maka akan diketahui oleh segala orang Mesir, bahwa Akulah Tuhan, apabila Aku dipermuliakan akan Firaun dan akan segala ratanya dan akan segala orangnya yang berkuda.
19. Bermula, maka Malaekat Allah, yang ada berjalan di hadapan balatentara Israel itu, undur, lalu ke belakang mereka itu, sehingga tiang awan itupun undur dari hadapan mereka itu, lalu berdiri di belakangnya.
20. Maka datanglah ia di antara balatentara orang Mesir dengan balatentara Israel, maka adalah awan itu sebelahnya gelap dan sebelahnya menerangi malam, sehingga tentara tiada dapat menghampiri tentara semalam-malaman itu.
21. Hata, serta diunjuk Musa tangannya ke atas laut, maka diundurkan Tuhan air laut itu oleh angin timur yang keras, yang bertiup semalam-malaman itu, maka laut itupun kekeringanlah dan airnyapun terbelahlah.
22. Maka masuklah bani Israel ke tengah-tengah laut dengan berjalan di atas kekeringan, dan adalah air itu bagi mereka itu akan dewala pada sebelah kiri kanannya.
23. Maka dikejar oleh orang Mesir akan mereka itu, diturutnya masuk dengan segala kuda Firaun dan segala ratanya dan segala orangnya yang berkuda itu ke tengah-tengah laut.
24. Maka jadi pada waktu jaga pagi-pagi itu juga dipandang Tuhan dari dalam tiang api dan awan itu akan balatentara orang Mesir, dikejutkannyalah balatentara orang Mesir itu,
25. dan ditahankannyalah jentera segala rata mereka itu, sehingga ia itu tak boleh mara. Maka pada masa itu kata orang Mesir: Baik kita lari dari hadapan orang Israel, karena Tuhan juga yang berperang dengan orang Mesir akan ganti mereka itu.
26. Maka firman Tuhan kepada Musa: Unjuklah tanganmu ke atas laut, supaya baliklah pula airnya ke atas segala orang Mesir dan ke atas segala ratanya dan segala orangnya yang berkuda.
27. Maka diunjuklah Musa tangannya ke atas laut, lalu laut itupun baliklah pula kira-kira pada waktu terbit fajar, sehingga pasang besar airnya, maka larilah orang Mesir mendapatkan air itu, demikian dicampak Tuhan segala orang Mesir itu ke tengah-tengah laut.
28. Karena apabila berbalik pasang air itu diliputinyalah segala rata dan orang yang berkuda dan segenap balatentara Firaun, yang telah turut akan orang Israel masuk ke dalam laut, dari pada sekalian itu seorangpun tiada terlepas.
29. Tetapi segala bani Israel itu telah berjalan di atas kekeringan di tengah-tengah laut, maka airnya menjadi bagi mereka itu akan dewala pada sebelah kanan kirinya.
30. Demikianlah peri dilepaskan Tuhan segala orang Israel pada hari itu juga dari pada tangan orang Mesir, maka dilihat orang Israel akan segala orang Mesir itu mati terhantar di pantai laut.
31. Dan lagi dilihat orang Israel kodrat besar yang dilakukan Tuhan atas segala orang Mesir itu, lalu takutlah mereka akan Tuhan dan percayalah mereka itu akan Tuhan dan akan Musa, hambanya.

Mazmur 18:13-19
13. Dari pada cahaya hadirat-Nya melayang-layanglah segala awan-Nya dan hujan air beku dan bara api.
14. Maka Tuhanpun gemuruhlah dalam langit, dan Allah taalapun mengeluarkan suara-Nya, hujan air beku dan bara api!
15. Maka dilepaskan-Nya anak panah-Nya ke mana-mana, halilintar sabung-menyabung yang diempas-empaskan-Nya.
16. Maka pada masa itu kelihatanlah segala tubir laut, dan segala alas bumipun terhantar dengan telanjangnya oleh hardik-Mu, ya Tuhan! dan oleh hembusan nafas hidung-Mu.
17. Maka disuruhkan Tuhan dari atas, diambil-Nya akan daku dan ditarik-Nya akan daku keluar dari dalam air yang besar-besar.
18. Dilepaskan-Nya aku dari pada segala seteruku yang berkuasa dan dari pada pembenciku yang kuat dari padaku.
19. Mereka itu telah menempun akan daku pada masa kesukaranku, tetapi Tuhan menjadi pesandaran bagiku.

Amsal 6:6-11
6. Pergilah belajar kepada semut, hai pemalas; perhatikanlah kelakuannya dan jadilah bijaksana.
7. Bahwa jikalau tiadalah padanya penghulu atau pengerah atau pemerintah sekalipun,
8. maka disediakannya juga rezekinya pada musim panas dan dikumpulkannya makanannya pada musim menuai.
9. Berapa lama lagi, hai pemalas, engkau hendak berbaring? bilakah engkau hendak bangun dari pada tidurmu?
10. Dengan sedikit lagi tidur, sedikit lagi mengantuk, sedikit lagi berlipat tangan sambil berbaring,
11. demikianlah kepapaanmu akan datang kelak atasmu seperti seorang penyamun, dan kekuranganmu seperti seorang yang bersenjata lakunya.

Matius 21:1-22
1. Apabila mereka itu tiba dekat negeri Yeruzalem, dan sampai ke Baitfagi, yang di Bukit Zaitun, lalu Yesus menyuruh dua orang murid-Nya,
2. serta berkata kepada mereka itu, "Pergilah kamu ke kampung yang di hadapan kamu, maka dengan segeranya kamu akan jumpa seekor keledai tertambat beserta dengan anaknya; orakkanlah talinya, bawa dia kepada-Ku.
3. Jikalau barang seorang berkata apa-apa kepadamu, hendaklah kamu katakan: Bahwa Tuhan berkehendak akan dia, maka dengan segeranya ia menyuruh bawa."
4. Segala perkara ini telah berlaku supaya sampailah sabda nabi, demikian:
5. Katakanlah kepada puteri Sion: Tengok Rajamu datang kepadamu, dengan rendah hati-Nya mengendarai seekor keledai, yaitu seekor keledai muda, anak daripada binatang yang menanggung kuk.
6. Maka pergilah murid-murid itu, serta berbuat sebagaimana yang dipesankan oleh Yesus kepada mereka itu.
7. Maka dibawanya keledai itu dengan anaknya, serta membubuhkan ke atasnya pakaian mereka itu, lalu duduklah Ia di atasnya.
8. Maka kebanyakan orang membentangkan pakaiannya di jalan, dan ada yang lain pula mengerat carang-carang kayu, lalu dihamparkannya di jalan.
9. Maka orang banyak yang berjalan di hadapan dan yang mengikut itu pun bersorak-soraklah, katanya, "Hosanna bagi Anak Daud, mubaraklah Ia yang datang dengan nama Tuhan, Hosanna di tempat yang Mahatinggi."
10. Serta Ia masuk ke Yeruzalem, gemparlah segala isi negeri itu, katanya, "Siapakah ini?"
11. Maka kata orang banyak itu, "Inilah Nabi; yaitu Yesus dari negeri Nazaret di tanah Galilea."
12. Maka masuklah Yesus ke dalam Bait Allah, lalu mengusir segala orang yang berjual beli di dalam Bait Allah, diterbalikkan-Nya meja-meja orang yang menukar uang, dan kursi orang yang menjual burung merpati,
13. serta berkata kepada mereka itu, "Telah tersurat: Bahwa Rumah-Ku akan disebut rumah tempat berdoa; tetapi kamu ini menjadikan dia gua penyamun."
14. Maka orang buta dan orang timpang pun datang kepada-Nya di dalam Bait Allah, lalu disembuhkan-Nya mereka itu.
15. Tetapi apabila kepala-kepala imam dan ahli Taurat melihat segala perbuatan-Nya yang ajaib itu, dan sekalian budak yang bersorak-sorak di dalam Bait Allah dengan kata, "Hosanna bagi Anak Daud," maka marahlah mereka itu,
16. serta berkata kepada Yesus, "Adakah Engkau dengar apa kata budak-budak ini?" Maka kata Yesus kepada mereka itu, "Bahkan, tetapi belum pernahkah kamu membaca: Bahwa dari mulut kanak-kanak dan budak-budak yang menyusu pun Tuhan sudah menyempurnakan puji-pujian?"
17. Maka Yesus pun meninggalkan mereka itu, serta keluar dari negeri itu pergi ke Baitani, lalu bermalam di situ.
18. Pada pagi-pagi harinya, apabila Ia kembali ke negeri itu, Ia berasa lapar.
19. Serta dipandang-Nya sepohon ara di sisi jalan, pergilah Ia ke situ, dan didapati-Nya satu apa pun tiada di pohon itu, melainkan daun sahaja. Lalu berkatalah Ia kepadanya, "Janganlah jadi buah daripadamu lagi selama-lamanya." Maka dengan seketika itu juga layulah pohon ara itu.
20. Apabila murid-murid itu melihat hal yang demikian, maka mereka itu pun heranlah, serta berkata, "Bagaimanakah pohon ara ini telah layu dengan seketika itu juga?"
21. Maka jawab Yesus serta berkata kepada mereka itu, "Sesungguhnya Aku berkata kepadamu, jikalau kamu menaruh iman dan tiada bimbang, maka bukannya sahaja kamu dapat melakukan perbuatan seperti yang dilakukan atas pohon ara ini, melainkan jikalau kamu berkata kepada bukit ini: Terangkatlah engkau dan terbuang ke dalam laut, tak dapat tiada akan jadi kelak.
22. Dan barang apa pun yang kamu pinta di dalam doamu, jikalau dengan yakin, niscaya kamu akan beroleh."